cover
Contact Name
Armanto Makmun
Contact Email
jurnalpengabdian.fk@umi.ac.id
Phone
+6282293330302
Journal Mail Official
jurnalpengabdian.fk@umi.ac.id
Editorial Address
JL. Urip Sumohardjo No. 5 KM.5, Kampus II UMI, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
jpki
ISSN : 27544495     EISSN : 27544495     DOI : https://doi.org/10.33096/jpki
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia (JPKI) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Unit Penelitian Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (UP3M) Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Jurnal ini mencakup banyak masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. JPKI berisi berbagai kegiatan pengabdian masyarakat oleh peneliti dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2022): September 2022" : 6 Documents clear
Upaya Peningkatan Kesehatan Atlet selama Pandemi Covid-19 melalui Pemeriksaan Tekanan Darah dan Denyut Nadi pada Atlet Provinsi Aceh Yusni Yusni; Firdalena Meutia; Amiruddin Amiruddin; Nasyaruddin Herry Taufik
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.426 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i2.169

Abstract

Olahraga berpengaruh terhadap sistem kardiovaskuler dan berdampak terhadap regulasi tekanandarah. Pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi pada atlet merupakan salah satu cara untukscreening adanya gangguan jantung dan risiko hipertensi pada atlet. Kegiatan pengabdian inibertujuan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi pada atlet dari berbagaicabang olahraga sebagai upaya untuk deteksi risiko hipertensi pada atlet. Hasil pengabdian didapatkanbahwa dari sebanyak 57 atlet, sebanyak 20 orang tekanan darahnya diatas normal (tinggi), namunkondisi ini belum dapat dipastikan atlet mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi). Oleh karena ituperlu follow up dan pemeriksaan lanjutan seperti pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) untukmengetahui ada tidaknya gangguan tekanan darah atau kelainan jantung pada atlet. Perlu pemeriksaansecara teratur dan berkala pada atlet untuk dapat mendeteksi dini hipertensi atau ada tidaknyagangguan pada jantung dan pembuluh darah.
Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan sebagai Skrining Awal Penyakit Gangguan Metabolik Zulfitriani Murfat; Rachmat Faisal Syamsu
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.784 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i2.188

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang penyakit yangdisebabkan adanya gangguan metabolik melalui pemeriksaan kesehatan di Desa Padang Lampe,Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan. Metode yangdilakukan adalah dengan cara melakukan pemeriksaan kesehatan meliputi indeks massa tubuh,pengukuran tekanan darah, pemeriksaan tes gula darah, asam urat dan kolesterol untuk melihat adanyagangguan metabolik yang menyebabkan sindrom metabolik. Pengabdian ini menunjukkan hasiladanya peningkatan kadar gula darah dan kolesterol baik pada laki laki maupun perempuan. Sebagaiumpan balik kegiatan ini dalam pencegahan penyakit sindrom metabolik dilakukan penilaianpengetahuan masyarakat tentang diet gizi seimbang dengan hasil pengetahuan yang baik terutamapada perempuan.
PkM Sosialisasi Bahaya Hiperkolesterol, Pengenalan Herbal Penurun Kolesterol, dan Pemeriksaan Kadar Kolesterol di Desa Lanna, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa Zulfahmidah Zulfahmidah; Sri Wahyuni Gayatri; Inna Mutmainna Musa; Nur Isra
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.114 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i2.191

Abstract

Tubuh manusia memerlukan kolesterol untuk terus memproduksi sel-sel yang sehat. Kadar kolesteroltinggi dalam darah bisa meningkatkan risiko penyakit jantung seseorang, karena timbunan lemak padapembuluh darah. Timbunan lemak ini akan menghambat aliran darah dalam arteri, sehingga jantungbisa tidak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang dibutuhkan. Berbagai pengobatan untukmengatasi masalah hiperkolesterolemia telah banyak dilakukan di masyarakat. Salah satunyapengobatan modern menggunakan obat-obatan kimia buatan pabrik misalnya obat golongan statin,yaitu simvastatin. Simvastatin banyak digunakan sebagai obat penurun kolesterol. Pengobatan secaramodern ini bersifat destruktif (melemahkan organ tubuh), dan terbukti menimbulkan efek samping,sehingga masyarakat beralih ke pengobatan tradisional menggunakan tanaman obat yang murah,mudah didapat, efek samping kecil, tetapi tidak kalah manjur dengan obat-obatan buatan pabrik.Upaya skrining hiperkolesterolemia membutuhkan partisipasi dari semua pihak, baik dokterpemerintah, swasta maupun masyarakat diperlukan agar hiperkolesterolemia dapat dikendalikan.Sebagian besar masyarakat enggan untuk melakukan skrining hiperkolesterolemia. Penyebabkeengganan tersebut beragam, mulai dari aspek biaya, keterjangkauan ke lokasi pemeriksaan,keterbatasan sarana prasarana maupun aspek waktu. Untuk itu perlu dilakukan kegiatan pengabdianmasyarakat untuk memfasilitasi hal tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah menambah pengetahuandan pemahaman masyarakat mengenai bahaya hiperkolesterolemia, pengenalan bahan herbal penurunkolesterol. Kegiatan ini memberikan penyuluhan sosialisasi bahaya hiperkolesterolemia pada tubuhdan pemeriksaan kadar kolesterol di Desa Lanna, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa SulawesiSelatan. Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai bahayahiperkolesterolemia dan bahan herbal penurun kolesterol.
Pelatihan dan Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional untuk Pencegahan dan Penurunan Hipertensi di Desa Lanna, Kec. Parangloe, Kab. Gowa Sri Wahyuni Gayatri; Andi Siti Fahirah Arsal
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1327.44 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i2.193

Abstract

Prevelensi hipertensi di Indonesia tahun 2020 adalah 31,7% dari populasi pada usia 18 tahun keatas. Sekitar 80% penderita hipertensi tersebut tergolong hipertensi essensial. Tekanan darah pada penderita hipertensi dapat diturunkan secara farmakologis dan non farmakologis. Penurunan dengan farmakologis dapat dilakukan dengan mengkonsumsi obat yang dianjurkan untuk menurunkan tekanan darah. Secara non farmakologis dapat menurunkan tekanan darah dengan modifikasi gaya hidup dan mengkonsumsi tanaman obat tradisional. TOGA dapat dimanfaatkan sebagai alternatif obat untuk antihipertensi yang tidak memberikan efek samping, murah dan mudah diperoleh karena dapat dibudidayakan sendiri. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan untuk sosialisasi dan penanaman tanaman obat yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk obat tradisional khususnya pengobatan alternatif untuk hipertensi. Metode pengabdian yang dilakukan terdiri dari dua tahapan, yaitu penyuluhan dan penanaman tanaman obat tradisional. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta dan terdapat 42 orang mengalami hipertensi yang tidak teratur konsumsi obat dan hanya sebanyak 10 orang yang mengetahui tanaman obat tradisional pencegah dan penurun hipertensi. Kesimpulan: Dalam mencegah dan membantu penurunan hipertensi perlu dilakukan edukasi mengenai penyakit hipertensi dan pengobatannya baik secara farmakologis maupun non farmakologis dengan menggunakan tanaman obat tradisional.
Penyuluhan Diet Diabetes Melitus dan Pemeriksaan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Pasien Prolanis di Puskesmas Parangloe Rezky Putri Indarwati Abdullah; Zulfahmidah Zulfahmidah; Surya Sumantri Abdullah
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.011 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i2.194

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan yang besar. Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang terjadi baik ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkan. Estimasi terakhir International Diabetes Federation (IDF), terdapat 382 juta orang yang hidup dengan diabetes di dunia pada tahun 2013. Pada tahun 2035 jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 592 juta orang. Pembangunan kesehatan di Indonesia saat ini dihadapkan pada dua masalah ganda (double burden). Disamping masalah penyakit menular dan kurang gizi, terjadi pula peningkatan kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) dan obesitas (gizi lebih) yang merupakan faktor risiko terjadinya PTM seperti penyakit hipertensi, diabetes melitus, kardiovaskuler, stroke, dan lain-lain.³ WHO melaporkan bahwa Indonesia berada di urutan keempat negara yang jumlah penyandang DM terbanyak. Jumlah ini akan mencapai 21,3 juta pada tahun 2013. Metode : Memberikan penyuluhan diet diabetes melitus dan Pemeriksaan Kadar Glukosa Darah Sewaktu di Puskesmas Parangloe, Desa Lanna, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Target luaran : Menambah pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai diet diabetes melitus, komplikasi diabetes melitus, memberikan alat pemeriksaan GDS dan bahan ajar seperti banner dan flipchart yang mudah dimengerti dan dapat dipergunakan setelah kegiatan ini.
Penyuluhan Diet Rendah Purin dan Pemeriksaan Kadar Asam Urat Darah sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Akibat Hiperurisemia Inna Mutmainnah Musa; Rezky Putri Indarwati Abdullah; Muhammad Alief Akbar; Wafi Ramadhan
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1101.168 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i2.195

Abstract

Konsumsi makanan yang mengandung purin berlebih menyebabkan terjadinya peningkatan produksi asam urat di dalam darah (hiperurisemia). Kristal asam urat yang berlebih akan menumpuk di dalam sendi dan menyebabkan penyakit gout arthritis dan apabila menumpuk di ginjal akan mengakibatkan batu ginjal. Menurut Riskesdas pada tahun 2018, prevalensi penyakit asam urat berdasarkan berdasarkan diagnosis atau gejala sebesar 24,7% jika dilihat dari karateristik umur, prevalensi tertinggi pada umur ≥ 75 tahun (54,8%). Penderita wanita juga lebih banyak (8,46%) dibandingkan dengan pria (6,13%). Meskipun angka kejadian gout arthritis dan penyakit lain akibat hiperurisemia cukup tinggi, namun sebagian besar masyarakat belum banyak mengetahui informasi mengenai diet rendah purin dan jarang melakukan skrining kadar asam urat. Upaya pencegahan hiperurisemia membutuhkan partisipasi dari semua pihak, baik dokter pemerintah, swasta maupun masyarakat, agar hiperurisemia dapat dikendalikan. Pemberian pelatihan partisipatif kepada masyarakat dengan melibatkan peran serta mitra melalui kegiatan ceramah dan diskusi. Selain itu, menambah pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai diet rendah purin, memberikan bahan ajar seperti banner dan flipchart bergambar yang mudah dimengerti dan dapat dipergunakan setelah kegiatan ini serta mengetahui kadar asam urat darah warga sekitar.

Page 1 of 1 | Total Record : 6