cover
Contact Name
Cahyo Hasanudin
Contact Email
cha.sanu.88@gmail.com
Phone
+6285730936242
Journal Mail Official
cha.sanu.88@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, IKIP PGRI Bojonegoro Jl. Panglima Polim No.46, Pacul, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62114
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : -     EISSN : 29645891     DOI : http://dx.doi.org/10.30734/
Jubah Raja adalah akronim dari Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran. Jurnal ini merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP PGRI Bojonegoro. Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitan yang berkaitan dengan bahasa dan sastra Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP PGRI Bojonegoro. jurnal ini menerima artikel dalam bidang: 1. Kajian Bahasa Indonesia 2. Kajian Bahasan daerah 3. Kajian Bahasa asing 4. Kajian Sastra Indonesia 5. Kajian Sastra daerah 6. Kajian Sastra asing 7. Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi 8. Inovasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa 9. Bahasa Indonesia bagi Penutur asing (BIPA) 10. Evaluasi pembelajaran bahasa 11. Kajian bahasa asing
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023" : 15 Documents clear
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web Google Sites Materi Teks Hikayat Kelas X SMA Nurul Huda Pucuk Fanani, Moh. Nizam Nasrullah; Risnawati, Risnawati; A.N.H., Maulida Tifani.
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3426

Abstract

abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran Google Sites adalah platform pembuatan website yang dapat digunakan sebagai alat media pembelajaran yang menarik. Penggunaan Google Sites sebagai media pembelajaran berbasis website diharapkan dapat mengatasi masalah dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya materi teks hikayat, di SAM Nurul Huda Pucuk yang saat ini masih menggunakan pendekatan teks yang terbatas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research & Development) yang menggunakan model 4-D, yang terdiri dari empat tahap: tahap pendefinisian (Define), tahap perancangan (Design), tahap pengembangan (Develop), dan tahap penyebaran (Disseminate). Namun, tahap penyebaran tidak dilaksanakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian terdiri dari tiga validator, yang terdiri dari dua dosen dan satu guru Bahasa Indonesia dari SMA Nurul Huda Pucuk, serta peserta didik kelas X dari SMA Nurul Huda. Media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Google Sites yang difokuskan pada pembelajaran Bahasa Indinesia dengan materi teks hikayat di SMA Nurul huda Pucuk. Berdasarkan hasil penelitian, media pembelajaran yang telah dikembangkan dinilai baik dan layak untuk digunakan, berdasarkan validasi dari ahli materi, ahli media, guru, dan siswa. Hasil validasi materi menunjukkan bahwa materi mencapai tingkat kelayakan sebesar 88% dengan rerata nilai 4,4, sementara hasil validasi media menunjukkan bahwa media pembelajaran mencapai tingkat kelayakan sebesar 71% dengan rerata nilai 4, produk media ini telah terbukti dapat diterima dan diaplikasikan dalam pembelajaran, terutama dalam pembelajaran teks hikayat.Kata kunci— Pengembangan, Google Sites, Teks Hikayat  Abstract— This research aims to develop learning Google Sites is a website creation platform that can be used as an interesting learning media tool. The use of Google Sites as a website-based learning medium is expected to overcome problems in Indonesian learning, especially saga text material, at SAM Nurul Huda Pucuk which currently still uses a limited text approach. This research is a type of development research (Research &; Development) that uses a 4-D model, which consists of four stages: the defining stage (Define), the design stage (Design), the development stage (Develop), and the deployment stage (Disseminate). However, the dissemination stage was not implemented in this study. The research subjects consisted of three validators, consisting of two lecturers and one Indonesian teacher from SMA Nurul Huda Pucuk, as well as class X students from SMA Nurul Huda. The learning media used in this study is Google Sites which is focused on learning Indonesian language with saga text material at SMA Nurul huda Pucuk. Based on the results of the study, the learning media that has been developed is considered good and suitable for use, based on validation from material experts, media experts, teachers, and students. The results of material validation show that the material reaches a feasibility level of 88% with an average value of 4.4, while the results of media validation show that learning media reaches a feasibility level of 71% with an average value of 4, this media product has proven to be acceptable and applicable in learning, especially in the study of saga textsKeywords— Development, Google Sites, Tale Text
Diplomasi Bahasa dan Budaya Indonesia melalui Program Cultura: Studi Kasus Program BIPA di Universitas Islam Sultan Agung Chamalah, Evi
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3674

Abstract

Abstrak— Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), baik di dalam maupun luar negeri, semakin mendapat perhatian yang signifikan. Hal serupa juga dapat ditemui dalam konteks program BIPA di Universitas Islam Sultan Agung. Program BIPA di Unissula tidak hanya terbatas pada Mata Kuliah BIPA di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, melainkan juga menjadi salah satu keunggulan program di bawah naungan UPT Bahasa dan UPT Kerjasama Unissula. Pada tahun 2022 dan 2023, UPT Bahasa Unissula meluncurkan program Cultura, sebuah program BIPA yang diselenggarakan secara gratis. Program ini diikuti oleh 39 peserta dari 16 negara pada tahun 2022 dan meningkat menjadi 54 peserta dari 10 negara pada tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan fokus pada deskripsi pelaksanaan program Cultura di Unissula. Teknik analisis data yang diterapkan adalah teknik kajian isi. Dalam pelaksanaannya, diplomasi bahasa dan budaya tampak melekat dalam setiap tahapan program BIPA Cultura, mulai dari pembukaan program, proses pembelajaran, hingga penutupan program. Interaksi yang terjalin antara panitia, pengajar, sahabat BIPA, dan peserta BIPA menunjukkan keberhasilan diplomasi budaya yang diwujudkan melalui pertukaran bahasa dan pemahaman antarbudaya. Lebih lanjut, bentuk diplomasi budaya ini diperkuat melalui kegiatan seperti perlombaan membaca puisi dan menyanyikan lagu nasional atau lagu daerah dari Indonesia.Kata kunci—diplomasi bahasa dan budaya, BIPA, program Cultura Abstract— Teaching Indonesian for Foreign Speakers (BIPA), both at home and abroad, is increasingly receiving significant attention. Similar things can also be found in the context of the BIPA program at Sultan Agung Islamic University. The BIPA program at Unissula is not only limited to BIPA courses in the Indonesian Language and Literature Education Study Program, but is also one of the advantages of the program under the auspices of the Unissula Language UPT and Unissula Cooperation UPT. In 2022 and 2023, Unissula Language UPT launches the Cultura program, a BIPA program which is held free of charge. This program was attended by 39 participants from 16 countries in 2022 and will increase to 54 participants from 10 countries in 2023. The research method used in this research is descriptive qualitative, with a focus on describing the implementation of the Cultura program at Unissula. The data analysis technique applied is the content study technique. In its implementation, language and cultural diplomacy appears to be inherent in every stage of the BIPA Cultura program, starting from the opening of the program, the learning process, to the closing of the program. The interaction between the committee, teachers, BIPA friends and BIPA participants shows the success of cultural diplomacy which is realized through language exchange and intercultural understanding. Furthermore, this form of cultural diplomacy is strengthened through activities such as poetry reading competitions and singing national or regional songs from Indonesia.Keywords— language and cultural diplomacy, BIPA, Cultura program
Nilai Sosial dalam Novel Laut Bercerita Karya Leila s. Chudori dan Implikasinya pada Pembelajaran Novel Kelas XII SMA Fatonah, Inten Nur; Chamalah, Evi; Arsanti, Meilan
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3689

Abstract

abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Analisis nilai sosial akan diteliti menggunakan teori Zubaedi yang mengemukakan mengenai nilai sosial yang terdiri dari cinta kasih, tanggung jawab, dan keserasian hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang akan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari tokoh yang diamati, sumber data berasal dari novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori yang diterbitkan pada tahun 2017 oleh Kepustakaan Populer Gramedia dengan jumlah halaman yaitu 379 halaman. Data yang diambil berupa kata, frasa, klausa, kalimat, dan paragraf yang merujuk pada nilai sosial. Teknik yang dipakai menggunakan teknik simak yang dilanjutkan dengan teknik catat. Ketika semua data terkumpul, maka proses selanjutnya yaitu analisis data yang dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan kemudian verifikasi atau penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengandung 12 bentuk nilai sosial, sehingga ditemukan sejumlah 163 data yakni mengenai nilai pengabdian, kekeluargaan, tolong-menolong, kepedulian, kesetiaan, rasa memiliki, empati, disiplin, keadilan, kerja sama, toleransi, dan demokrasi. Penelitian ini diimplikasikan pada pembelajaran novel kelas XII SMA. Terdapat banyak sekali nilai sosial yang dapat dipelajari oleh peserta didik yang nantinya nilai-nilai yang baik tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, rumah, maupun di lingkungan masyarakat.Kata kunci— nilai sosial, novel Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori, pembelajaran novel  Abstract—This study aims to describe social values in the novel Laur Bercerita by Leila S. Chudori. Analysis of social values will be examined using Zubaedi's theory which suggests social values consisting of love, responsibility, and harmony in life. I This study uses a qualitative approach which will produce descriptive data in the form of written words from the characters observed, the data source comes from the novel Laut Bercerita by Leila S. Chudori which was published in 2017 by the Gramedia Popular Library with a total of 379 pages. The data taken is in the form of words, phrases, clauses, sentences, and paragraphs that refer to social values. The technique used is a listening technique followed by a note taking technique. When all the data is collected, the next process is data analysis which is done by reducing data, presenting data, and then verifying or drawing conclusions. This study contains 12 forms of social values, so that a total of 163 data were found, namely the values of devotion, kinship, mutual help, caring, loyalty, a sense of belonging, empathy, the discipline of justice, cooperation, tolerance, and democracy. This research is applied to class XII novels. SMA There are many social values that can be learned by students which later these good values can be applied in everyday life. whether at school, home or in the community.Keywords— social value, storytelling novel Laut Bercerita by Leila S. Chudori, learning Novel
Urgensi Menyimak Sosial di Kalangan Karang Taruna di Daerah Pedesaan Tara, Firman; Sari, Bintang Puspita; Agustina, Reva Amelia; Maharani, Tyas Ayu; Hasanudin, Cahyo
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3810

Abstract

abstrak— Menyimak sosial dapat diartikan sebagai bentuk kegiatan mendengarkan dan memahami terhadap lingkungan sosial atau masyarakat. Tujuan dari penelitian yakni ingin memahami dan mengetahui urgensi dari menyimak sosial dalam lingkup karang taruna terutama  di daerah pedesaan. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa metode kepustakaan,  jenis data dalam penelitian ini berupa data sekunder, teknik yang terdapat pada penelitian berupa menyimak, melibatkan, dan mencatat, sementara  teknik  untuk memvalidasi yang ada pada penelitian ini berupa teknik pengujian kreadibilitas (triangulasi). Hasil penelitian ini adalah menyimak sosial di kalangan karang taruna di daerah pedesaan memiliki peran penting seperti: 1) Memperlancar serta meringankan kegiatan yang ada dalam organisasi karang taruna di daerah pedesaan 2) Meningkatkan sikap empati atau kepedulian terhadap sesama dalam organisasi karang taruna di pedesaan 3) Menciptakan pedesaan yang rukun  dan harmonis 4) Memajukan pedesaan 5) Menciptakan jiwa pemuda yang produktif dalam organisasi karang taruna. Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat 5 urgensi menyimak sosial di kalangan karang taruna di daerah pedesaan.Kata kunci— Karang Taruna, Menyimak, Pedesaan, Sosial Abstract— Social listening can be interpreted as a form of listening and understanding activities towards the social environment or society. The purpose of the research is to understand and know the urgency of social listening within the scope of youth organizations, especially in rural areas. The method used in this research is the library method, the type of data in this study is secondary data, the techniques contained in the research are listening, involving, and recording, while the technique to validate the existing research is in the form of reliability testing techniques (triangulation). The results of this study are social listening among youth organizations in rural areas has an important role such as: 1) Facilitate and alleviate activities in youth organizations in rural areas 2) Increase the attitude of empathy or concern for others in youth organizations in rural areas 3) Creating a harmonious and harmonious countryside 4) Advancing the countryside 5) Creating a productive youth spirit in youth organizations. The conclusion in this study is that there are 5 urgencies of social listening among youth organizations in rural areas.Keywords— Youth Organization, Listening, Rural, Social
Urgensi Menyimak Ekstensif di Kalangan Mahasiswa Pecinta Podcast Masni, Harbeng; Yuliana, Elsa; Cahyani, Felisia Enggita; Romadhoni, Muchamad Baharudin; Hasanudin, Cahyo
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3812

Abstract

Abstrak—Menyimak ekstensif dapat diartikan sebagai suatu kegiatan mendengarkan hal umum, serta terbuka terkait dengan apa yang dibicarakan. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui urgensi menyimak ekstensif pada kalangan mahasiswa terutama bagi pecinta podcast. Penelitian ini menggunakan metode library research, data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data sekunder, teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik simak, catat, libat, dan jenis teknik validasi artikel ini dilakukan dengan menggunakan Teknik triangulasi. Hasil penelitian ini adalah menyimak ekstensif di kalangan mahasiswa pecinta podcast memiliki peran penting seperti: 1) Dapat menambah wawasan melalui menyimak podcast 2) Dapat mengembangkan kemampuan mendengar 3) Dapat memperluas jaringan dan informasi 4) Dapat meningkatkan kemampuan berbahasa. Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat 4 urgensi menyimak ekstensif di kalangan mahasiswa pecinta podcast.Kata kunci- Mahasiswa, Menyimak Ekstensif, Podcast  Abstract—Extensive listening can be defined as an activity of listening to general, open things related to what is being discussed. The purpose of this study is to find out the urgency of extensive listening among students, especially for podcast lovers. This research uses library research method, the data used in this research is secondary data, the techniques used in this research are listening, note taking, involvement, and the type of validation technique of this article is done by using triangulation technique. The results of this study are extensive listening among students who love podcasts has an important role such as: 1) Can add insight through listening to podcasts 2) Can develop listening skills 3) Can expand networks and information 4) Can improve language skills. The conclusion in this study is that there are 4 urgencies of extensive listening among students who love podcasts.Keywords- Students, Extensive Listening, Podcasts
Dampak Menyimak Estetik bagi Penonton dalam Pertunjukan Pentas Seni Suhada, Dadang; Saskia, Devina Dwi; Hendinata, Dimas Rizqia; Yulistya, Yulistya; Hasanudin, Cahyo
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3813

Abstract

abstrak— Menyimak estetik dapat diartikan sebagai sebuah pengalaman bagi penonton untuk memahami lebih dalam tentang pertunjukan pentas seni. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui dampak dari menyimak estetik bagi penonton dalam pertunjukan pentas seni. Penelitian ini menggunakan metode library research atau study pustaka. Perolehan data memerlukan data sekunder yang mengumpulkan data menggunakan teknik simak, libat, catat. Kemudian divalidasi menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini adalah efek menyimak estetik bagi penonton dalam pertunjukan pentas seni seperti: 1) Penonton akan mendapatkan pengalaman visual dan emosional yang mendalam, 2) Penonton dapat menikmati keindahan visual, harmoni, dan ekspresi artistik yang mampu membangkitkan perasaan dan pemikiran baru, 3) Estetik mampu memperkaya persepsi suatu penonton terhadap sebuah pentas seni serta memberikan pengalaman artistik yang memuaskan, 4) Mampu menyampaikan isi pertunjukan kepada khalayak tanpa adanya keresahan, 5) Dapat menyimak dengan santai pada pertunjukan pentas seni, 6) Meningkatkan nilai-nilai estetik bagi penonton. Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat enam dampak menyimak estetik bagi penonton dalam pertunjukan pentas seni.Kata kunci— Estetik, Menyimak, Penonton, Pentas seni Abstract— Aesthetic listening can be interpreted as an experience for the audience to understand more about performing arts performances. The purpose of this research is to find out the impact of aesthetic listening for the audience in performing arts performances. This research uses library research method or library study. Data acquisition requires secondary data that collects data using the technique of listening, engaging, recording. Then validated using triangulation techniques. The results of this study are the effects of aesthetic listening for the audience in performing arts performances such as: 1) The audience will get a deep visual and emotional experience, 2) The audience can enjoy visual beauty, harmony, and artistic expression that can evoke new feelings and thoughts, 3) Aesthetics can enrich an audience's perception of an art performance and provide a satisfying artistic experience, 4) Able to convey the content of the performance to the audience without any anxiety, 5) Can listen casually to the performance of art performances, 6) Increase aesthetic values for the audience. The conclusion in this study is that there are six impacts of aesthetic listening for the audience in performing arts performances.Keywords— aesthetic, listening, audience,art performances
Urgensi Menyimak Selektif di Kalangan Mahasiswa dalam Menghadapi Berita Hoax Fatikhaturrohmah, Nurul; Wati, Tutut Septia; Hasanudin, Cahyo
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3818

Abstract

abstrak— Menyimak selektif dapat diartikan sebagai kegiatan menyimak untuk memilih dan memfilter informasi yang diterima. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui urgensi menyimak selektif di kalangan mahasiswa dalam menghadapi berita hoax. Metode dalam penelitian ini adalah metode library research, menggunakan data sekunder, dan pengumpulan data  menggunakan teknik simak, libat, dan catat, serta menggunakan teknik triangulasi untuk memvalidasi kebenaran penelitian ini. Hasil penelitian ini adalah menyimak selektif di kalangan mahasiswa dalam menghadapi berita hoax penting dilakukan karena memiliki keuntungan tersendiri bagi mahasiswa seperti: 1) Mencari kebenaran dari berita di media sosial 2) Memilah informasi untuk mendapatkan berita yang akurat 3) Peranan mahasiswa untuk menekan penyebaran berita hoax. Simpulan dalam penelitian ini terdapat 3 urgensi menyimak selektif di kalangan mahasiswa dalam menghadapi berita hoax.Kata kunci— Berita Hoax, Mahasiswa, Menyimak SelektifAbstract— Selective listening can be defined as listening activities to select and filter the information received. The purpose of this study is to determine the urgency of selective listening among students in dealing with hoax news. The method in this research is library research method, using secondary data, and data collection using listening, engaging, and recording techniques, and using triangulation techniques to validate the truth of this research. The results of this study are selective listening among students in dealing with hoax news is important because it has its own advantages for students such as: 1) Seeking the truth from news on social media 2) Sorting information to get accurate news 3) The role of students to suppress the spread of hoax news. The conclusion in this study is that there are 3 urgencies of selective listening among students in dealing with hoax news.Keywords— Hoax News, Students, Selective Listening
Urgensi Menyimak Pasif di Kalangan Masyarakat dalam Menghadapi Era Digital Choirunnisa, Indah; Saputri, Linda Rahma Dhani; Hasanudin, Cahyo
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3819

Abstract

abstrak—Menyimak pasif merupakan kegiatan menyimak tanpa sadar yang biasanya dilakukan untuk belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui urgensi menyimak pasif di kalangan masyarakat dalam menghadapi era digital. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode library research, data yang diperoleh adalah data sekunder, pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak, libat, catat, dan validasi penelitian menggunakan teknik triangulasi untuk memvalidasi penelitian ini. Hasil penelitian ini adalah menyimak pasif di kalangan masyarakat dalam menghadapi era digital sangat penting untuk dilakukan karena bisa menjadikan 1) Masyarakat tidak ketinggalan zaman seiring perkembangan era digital 2) Mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai informasi di media sosial 3) Menyimak pasif menjadikan masyarakat semakin ahli dalam menghadapi era digital. Simpulan dalam penelitian ini terdapat 3 urgensi menyimak pasif di kalangan masyarakat dalam menghadapi era digital. Kata kunci— Era digital, Masyarakat, Menyimak Pasif.                                          Abstract— Passive listening is an unconscious listening activity that is usually done for learning. The purpose of this study is to determine the urgency of passive listening among people in facing the digital era. The method in this study uses library research method, the data obtained is secondary data, data collection in this study uses listening techniques, involve, record, and research validation using triangulation techniques to validate this research. The results of this study are passive listening among the community in the face of the digital era is very important to do because it can make 1) People are not outdated along with the development of the digital era 2) Make it easier for people to access various information on social media 3) Passive listening makes people more expert in facing the digital era. The conclusion in this study is that there are 3 urgencies of passive listening among the community in facing the digital era.Keywords— Digital age, Society, Passive Listening.
Urgensi Menyimak Kritis dalam Pembelajaran Berbasis Diskusi bagi Mahasiswa Istiqlal, Ima; Kurnia, Laila Dwi; Saputra, Martinus Seriandika; Hasanudin, Cahyo
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3820

Abstract

abstrak— Menyimak kritis dapat diartikan sebagai bentuk kegiatan untuk menafsirkan, memahami dan mengingat yang didengar. Penelitian ini bertujuan untuk mengingatkan pentingnya menyimak kritis saat sedang berdiskusi dikalangan mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah study pustaka, menggunakan data sekunder, dan pengumpulan data menggunakan teknik simak, libat, dan catat, serta menggunakan teknik triangulasi untuk memvalidasi kebenaran penelitian ini. Hasil penelitian ini ialah menyimak kritis dalam pembelajaran berbasis diskusi bagi mahasiswa memiliki peran penting seperti: 1) Meningkatkan pemikiran kritis dalam berdiskusi, 2) Meningkatkan komunikasi antar mahasiswa dalam berdiskusi, 3) Meningkatkan partisipasi secara aktif dalam berdiskusi. Simpulan dalam penelitian ini terdapat 3 urgensi menyimak kritis dalam pembelajaran berbasis diskusi bagi mahasiswa.Kata kunci— Diskusi, Mahasiswa, Menyimak KritisAbstract— Critical listening can be interpreted as a form of activity to interpret, understand and remember what is heard. This study aims to remind the importance of critical listening when discussing among students. The method used in this research is literature study, using secondary data, and data collection using listening, engaging, and recording techniques, and using triangulation techniques to validate the truth of this research. The results of this study are critical listening in discussion-based learning for students has an important role such as: 1) Increase critical thinking in discussion, 2) Improve communication between students in discussion, 3) Increase active participation in discussion. The conclusion in this study is that there are 3 urgencies of critical listening in discussion-based learning for students.Keywords— Discussion, Students, Critical Listening
Peran Menyimak Kritis dalam Diskusi antar Mahasiswa Vidyarti, Dwi; Damayanti, Mutiara Retno; Hasanuddin, Cahyo
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3842

Abstract

abstrak— Menyimak kritis adalah cara menyimak dalam menemukan kekurangan dalam bahan simakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran menyimak kritis dalam diskusi antar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode library research atau studi pustaka untuk mendapatkan data sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui simak, libat, catat, dan pembenaran (validasi) dilakukan dengan menerapkan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini adalah peran menyimak kritis dalam diskusi mahasiswa meliputi 1) Mahasiswa mampu memahami argumen yang disampaikan oleh pemateri dengan menyimak kritis, 2) Mahasiswa dapat mengevaluasi informasi dalam diskusi melalui menyimak kristis, 3) Menyimak kritis dapat memperkaya pengetahuan dan pengalaman mahasiswa, 4) Menyimak kritis dapat membangun keterampilan berpikir kritis mahasiswa, 5) Menyimak kritis dapat meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa. Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat 5 peran menyimak kritis dalam diskusi antar mahasiswa.Kata kunci— Diskusi, Mahasiswa, Menyimak Kritis  Abstract— Critical listening is a way of listening to find flaws in the listening material. The purpose of this study was to determine the role of critical listening in discussions between students. This research uses library research method or library study method to obtain secondary data with data collection techniques through listening, engaging, recording, and justification (validation) is done by applying triangulation techniques. The results of this study are the role of critical listening in student discussions includes 1) Students are able to understand arguments presented by the speaker by listening critically, 2) Students can evaluate information in discussions through critical listening, 3) Critical listening can enrich student knowledge and experience, 4) Critical listening can build students' critical thinking skills, 5) Critical listening can improve student communication skills. Conclusion in this study are there are 5 roles of critical listening in discussions between students.Keywords— Discussion, Students, Critical Listening.

Page 1 of 2 | Total Record : 15