cover
Contact Name
Nohan
Contact Email
retii@itny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
retii@itny.ac.id
Editorial Address
https://journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/about/editorialTeam
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII
ISSN : 19075995     EISSN : -     DOI : -
Sub – Tema : Manajemen EBT (Energi Baru Terbarukan) & Energy Harvesting IOT Robotika Era Industry 4.0 Green Manufacturing Sains Terapan Berbasis Kecerdasan Teknologi Transportasi Cerdas & Ramah Lingkungan Rekayasa Material Maju & Teknologi Nano Teknologi Eksplorasi Mineral, Limbah & Lingkungan Sistem Peringatan Dini & Mitigasi Bencana Alam Teknologi Penanganan Pandemi Covid-19 Teknologi Informasi & Komunikasi Berkesinambungan Berbasis Layanan Technology in Teaching Technology of Online Business Perguruan Tinggi Dalam Pemberdayaan Masyarakat Pengembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia Pembangunan Masyarakat Madani Siap Era Industri 4.0 & Society 5.0 Perencanaan Wilayah Kota Berkelanjutan Peran Teknologi Digital Pasca Pandemi & Perubahan Budaya Kerja Rekayasa Infrastruktur Berbasis Manajemen Resiko Bencana Proses Peer Review Editor akan menyerahkan tulisan yang telah diterima kepada tim redaksi untuk menentukan review bagi tulisan yang telah diterima. Pada dasarnya setiap tulisan akan direview oleh seorang ahli (mitra bestari) yang berkompeten di bidang yang menjadi fokus tulisan. Berdasar hasil review pertama, Editor akan menentukan prosedur lanjutan dari sebuah tulisan, diterima dengan perbaikan minor; diterima dengan perbaikan mayor, atau ditolak. Tulisan yang telah direview dan memerlukan perbaikan, akan segera dikirim kepada penulis melalui kontak yang tertera dalam tulisan. Selain substansi tulisan yang diatur dalam proses review, Redaksi juga berhak meminta perbaikan teknis, sebelum tulisan benar-benar diterbitkan. Waktu perbaikan harus memenuhi ketentuan seperti yang diberikan. Setelah proses perbaikan selesai, dan tulisan dinyatakan siap terbit, maka penulis juga harus menyerahkan pernyataan pengalihan hak cipta bagi distribusi tulisan kepada Redaksi Jurnal ReTII atau Penerbit. Semua tulisan yang masih dalam proses review, menjadi tanggung jawab redaksi dan redaksi akan bertanggung jawab terhadap kerahasiaan isi tulisan. Semua tulisan dan dokumen lain yang telah diserahkan kepada redaksi tidak akan dikembalikan
Articles 905 Documents
IMPLEMENTASI ATURAN MINIMAL LAHAN PEMUKIMAN KAWASAN PERDESAAN DENGAN UJI MANN WHITNEY ridayati ridayati
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sleman  adalah salah satu kabupaten yang mengalami perkembangan fisik perkotaan yang pesat. Pertumbuhan ini ditandai dengan peningkatan nilai lahan secara signifikan, khususnya di bagian selatan Kabupaten Sleman yang berbatasan langsung dengan Kota Yogyakarta, atau yang termasuk sebagai Kawasan Perkotaan Yogyakarta (KPY) berdasarkan delineasi kawasan yang tercantum dalam dokumen RTRW Kabupaten Sleman 2011-2031. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik lahan yang ditransaksikan di kawasan perdesaan di kecamatan Ngaglik Sleman pada tahun 2008 sampai dengan 2016 berdasarkan peraturan gubernur no 11 tahun 2007 tentang minimum lahan pemukiman. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan bantuan crosstab. Tahap analisis data menguji beda luasan lahan yang ditransaksikan kawasan perkotaan dan kawasan perdesaan menggunakan Mann Whitney.Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa 129 Lahan perkotaan yang ditransaksikan.   Luas lahan yang ditransaksikan di kawasan perkotaan yang memenuhi syarat peraturan gubernur mencapai 114 atau sekitar 88,4%. Menurut uji Mann whitney, terdapat perbedaan yang signifikan antara luas lahan yang ditransaksikan di kawasan perkotaan dan di kawasan perdesaan.Kabupaten Sleman  adalah salah satu kabupaten yang mengalami perkembangan fisik perkotaan yang pesat. Pertumbuhan ini ditandai dengan peningkatan nilai lahan secara signifikan, khususnya di bagian selatan Kabupaten Sleman yang berbatasan langsung dengan Kota Yogyakarta, atau yang termasuk sebagai Kawasan Perkotaan Yogyakarta (KPY) berdasarkan delineasi kawasan yang tercantum dalam dokumen RTRW Kabupaten Sleman 2011-2031. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik lahan yang ditransaksikan di kawasan perdesaan di kecamatan Ngaglik Sleman pada tahun 2008 sampai dengan 2016 berdasarkan peraturan gubernur no 11 tahun 2007 tentang minimum lahan pemukiman. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan bantuan crosstab. Tahap analisis data menguji beda luasan lahan yang ditransaksikan kawasan perkotaan dan kawasan perdesaan menggunakan Mann Whitney.Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa 129 Lahan perkotaan yang ditransaksikan.   Luas lahan yang ditransaksikan di kawasan perkotaan yang memenuhi syarat peraturan gubernur mencapai 114 atau sekitar 88,4%. Menurut uji Mann whitney, terdapat perbedaan yang signifikan antara luas lahan yang ditransaksikan di kawasan perkotaan dan di kawasan perdesaan.
UNJUK KERJA DESTILASI AIR JENIS ABSORBER KAIN BERPENDINGIN SPRAY Anugrah Aji Pramudia
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air bersih menjadi kebutuhan pokok setiap makhluk hidup, dan air yang dibutuhkan adalah air yang tidak terkontaminasi oleh zat berbahaya. Oleh sebab itu diperlukan proses penjernihan air. Banyak cara untuk menjernihkan air kotor menjadi air yang bersih, salah satunya dengan destilasi. Destilasi merupakan suatu metode penjernihan air dengan dua proses utama, yaitu dengan cara penguapan dan pengembunan. Untuk menghasilkan kedua proses utama tersebut, diperlukan energi panas yang salah satunya dengan energi surya. Penelitian ini dilakukan selama 2 jam didalam laboratorium Mekanika Fluida Universitas Sanata Dharma, dengan menambahkan spray dan debit air sebagai bentuk pendinginan pada kaca alat destilasi, serta menggunakan 6 buah lampu infrared sebagai pengganti energi panas matahari. Terdapat 3 variasi pendinginan pada spray, yaitu dengan debit air spray Variasi 1; 5 L/jam, Variasi 2 ; 8 L/jam, dan Variasi 3; 10 L/jam. Debit kain dipertahankan pada 0,6 L/jam. Hasil yang diperoleh bahwa dengan debit air pada spray sebesar 5 L dapat menghasilkan air destilasi 0.36 liter dan efisiensi aktual 62%, diikuti dengan debit air spray 8 L sebesar 0.35 liter serta efisiensi aktual 61% dan debit air spray 10 L sebesar 0.37 liter dengan efisiensi aktualnya 63%.
Implikasi Peningkatan Emplasemen Stasiun KA dan Fasilitas Pendukungnya Terhadap Rantai Distribusi Semen di Koridor Selatan Jawa (Studi Kasus: Emplasemen Stasiun KA Kebumen) Zulzizar Nur Muhammad J.T; Imam Muthohar; Aisyah Nurjannah
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arah Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNas) memiliki harapan bahwa kereta api mampu menjadi tulang punggung mobilitas angkutan barang yang dapat berintegrasi dengan moda transportasi lain sehingga memberikan peningkatan efisiensi penyelenggaraan ekonomi nasional. Rencana tersebut mendorong beberapa stasiun untuk meningkatkan kapasitas emplasemen yang dimiliki, salah satunya Stasiun KA Kebumen. Tujuan dari perancangan emplasemen ini adalah meningkatkan pelayanan distribusi komoditas semen di Lintas Selatan Jawa serta penambahan fasilitas untuk bongkar dan muat barang pada stasiun tersebut. Peningkatan emplasemen Stasiun Kebumen dirancang menggunakan data distribusi semen menuju Kebumen untuk mendapatkan luasan gudang. Dilakukan pula pengamatan di stasiun untuk menentukan konfigurasi emplasemen, panjang jalur KA efektif berdasarkan kereta api terpanjang yang melintas dan tata letak jalur KA baru beserta penempatan gudang dan fasilitas alih moda. Hasil perancangan memberikan konfigurasi emplasemen baru sejumlah 4 (empat) jalur yang memiliki panjang jalur KA efektif 450 meter. Selain itu, ditambahkan pula jalur bongkar muat, jalur simpan dan rencana bangunan gudang dengan luas 265 m2 yang letaknya berdekatan dengan jalur bongkar muat serta fasilitas alih moda berupa folklift. Dengan adanya peningkatan fasilitas tersebut, maka diharapkan distribusi semen menggunakan moda kereta api menjadi lebih efektif dan efisien.Kata kunci: Emplasemen, Jalur, Kereta Api, Efisien, Semen.
PENERAPAN METODE KRIGING PADA PEMODELAN ANDESIT MENGGUNAKAN DATA GEOLISTRIK DAERAH GUNUNG KALI SONGGO KULON PROGO YOGYAKARTA hidayatullah sidiq; Andyono B. Santoso; Rizqi Prastowo
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pertambangan khususnya komoditas batuan seperti andesit saat ini sedang meningkat seiring peningkatan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia. Untuk itu perlu dilakukan eksplorasi dan estimasi sebaran andesit yang optimal, baik menggunakan data awal eksplorasi geolistrik maupun hasil pemboran. Geostatistik merupakan teknik analisis untuk mengukur distribusi suatu fenomena berdasarkan keruangan. Kriging adalah salah satu metode yang digunakan dalam analisis geostatistik dan sering digunakan untuk estimasi sumberdaya berdasarkan data kualitas hasil pemboran. Pada penelitian kali ini, kriging digunakan untuk mengestimasi sebaran andesit yang ada di daerah Kali Songgo, Kulun Progo menggunakan data resistivitas pengukuran lintasan geolistrik. Hasil dari analisis geostatistik menggunakan metode kriging dapat memberikan informasi jarak penyebaran dan volume andesit. Selain itu dapat menjadi referensi rencana pengeboran selanjutnya.
Pengembangan Teknologi Pengolahan Gula Merah Sebagai Bahan Kue Putu di Bangka Belitung soma wardi; Sugianto Sugianto
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gula merah banyak  diolah menjadi produk olahan campuran makanan seperti kue putu, onde-onde, serabi dan varian kuliner lainnya. Salah satu olahan dari gula merah tersebut adalah kue putu, yang mana gula merah sebagai bahan tambahnya. Berdasarkan survei yang telah dilakukan pada Industri Kecil Menengah (IKM) Kue Putu HJ Bangka di daerah Pangkal Pinang, bahwa proses penggerusan dan pengadukan gula merah masih manual dan membutuhkan waktu proses yang lama. Untuk mengatasi masalah industri kecil tersebut, melalui program Ibm penulis membuat sebuah mesin yang dapat langsung melakukan proses penggerusan gula merah dan pengadukan gula merah dan gula pasir. Daya yang digunakan sangat cocok dengan listrik rumah tangga karena menggunakan motor DC yakni Motor Wiper dan motor AC yang dikombinasikan mempunyai daya yang cukup dengan menggunakan rangkaian relay, selain itu dengan terpisahnya putaran penggerus dan pengaduk dapat memudahkan operator dalam proses penggerusan secara kontinyu dan juga memudahkan operator dalam mengeluarkan hasil akhir dari proses penggerusan karena menggunakan dudukan lengan fleksibel. Mesin yang telah dibuat dapat memenuhi kebutuhan UKM Kue Putu dimana kapasitas produksi gula merah yang tadi 10 kg/jam menjadi 20 kg/jam. Selain itu hasil pengerusan dan pengadukan gula pasir dan gula merah lebih merata jika dibandingkan secara manual.  
MONITORING TEMPERATUR SISTEM AC SPLIT DENGAN METODE AKUISISI DATA BERBASIS ARDUINO UNO Faldian Faldian; Ismail Wellid; Yana Cahyana
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem kompresi uap merupakan sistem yang paling banyak digunakan dan dikembangkan dalam sistem pendingin dan tata udara sejak lampau hingga saat ini. Sistem pendingin dan tata udara merupakan salah satu elemen penting dalam sebuah bangunan dan memiliki konsumsi energi terbesar, maka untuk mendapakan sistem yang hemat energi dibutuhkan analisa performansi dari sistem tersebut. Penelitian ini memanfaatkan Arduino sebagai sistem akuisisi data dimana pengukuran, pengumpulan data dan penyimpanan data suhu dapat dilakukan secara bersamaan sehingga pekerjaan tersebut lebih praktis, efisien dan hasil analisa data sistem menjadi lebih akurat. Pada penelitian ini dirancang sistem akuisisi data berbasis Arduino untuk memonitoring temperatur pipa (discharge, suction, masukan dan keluaran kondensor, masukan dan keluaran evaporator, dan masukan kapiler). Penyimpanan data pengukuran dilakukan secara otomatis menggunakan aplikasi PLX-daq, dan kinerja sistem AC split berkapasitas 1,5 PK menjadi objek analisa. Hasil pemanfaatan Arduino pada sistem ini mampu menjadi sistem akuisisi data pada sistem AC Split yang memiliki COP aktual sebesar 5.04, COPcarnot 7.24, efek pendinginan yang termanfaatkan terhadap kerja sistem refrigerasi sebesar 69% dan daya listrik sebesar 903 Watt. Penggunaan Arduino sebagai sistem akuisisi data menghadirkan sistem akuisisi data yang efisien, praktis, dan rendah biaya.
Model Konseptual Struktur Basement Sebagai Pengontrol Potensi Hidrokarbon di Cekungan Kendeng ardian novianto; Sutanto Sutanto; Suharsono Suharsono; Carolous Prasetyadi
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cekungan Kendeng dikenal sebagai cekungan yang dalam dan ditandai oleh anomali Bouguer Gravity negative besar yang menunjukkan basement yang sangat dalam serta diisi oleh sedimen dengan tebal kurang lebih 8 km-11km. Kondisi basement di Cekungan Kendeng menjadi permasalahan utama. Pola struktur yang berkembang pada basement belum dapat dipastikan karena tebalnya sedimen yang menutupinya. Basement di Cekungan ini diperkirakan memiliki sifat transisional antara tipe komplek akresi dan kontinental sedangkan pola struktur basement akibat dari collision di Cekungan ini masih menjadi pertanyaan apakah sama dengan pola umum di Jawa atau ada pola lain sehingga mengontrol pembentukan Cekungan Kendeng. Kondisi tersebut menyebabkan Cekungan kendeng mempunyai kompleksitas yang tinggi dalam eksplorasi hidrokarbon. Namun Kemunculan rembesan minyak di beberapa tempat menjadi daya tarik untuk ekplorasi di cekungan ini.Paper ini bertujuan untuk membuat model konseptual struktur basement di Cekungan Kendeng berdasarkan dari data-data sekunder berupa gravity, seismik yang berhubungan dengan cekungan kendeng, dan pengukuran Magnetik. Hasil penelitian ini berupa model struktur geologi yang menggambarkan kondisi Cekungan Kendeng sebagai cekungan migas yang selanjutnya dapat digunakan sebagai kontrol dalam interpretasi hasil pengukuran geofisika yang akan dilakukan selanjutnya.
Optimasi Prestasi Motor Bakar Empat Langkah Berbahan Bakar Liquefied Petroleum Gas dengan Water Injection Fiqih Muhammad; Nasrul Ilminnafik
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah kendaraan bermotor yang semakin banyak menyebabkan tingginya tingkat konsumsi bahan bakar minyak di Indonesia dan mengakibatkan tingginya tingkat pencemaran udara akibat dari sisa pembakaran kendaraan bermotor. Liqufied Petroleum Gas (LPG) merupakan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan bisa menggantikan bahan bakar minyak. Penggunaan LPG pada mesin motor bakar menyebabkan mesin lebih cepat panas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prestasi motor bakar empat langkah berbahan bakar premium dengan LPG dengan penambahan water injection. Variasi air yang diinjeksikan adalah A100, A75, dan A50. Penggunaan bahan bakar LPG dapat meningkatkan torsi mesin, akan tetapi daya yang dihasilkan cenderung lebih rendah. Penggunaan bahan bakar LPG dengan water injection A50 dapat meningkatkan torsi dan daya. Penggunaan bahan bakar LPG juga mengurangi emisi CO, dengan nilai optimal pada A100. Bahan bakar LPG mampu menghemat konsumsi bahan bakar dibandingkan dengan bahan bakar premium dengan penurunan konsumsi bahan bakar paling optimum dihasilkan dengan variasi water injection A50.
Pemanfaatan Batubara Dari Hasil Proses Upgrading Menjadi Coal Water Mixture (CWM) Dengan Teknologi Coal Drying Dan Tar Coating Di Puslitbang TekMira Bandung Erwin Rangga Fitriawan; Edy Nursanto
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Dewasa ini telah banyak ditemukan penelitian untuk upgrading batubara, salah satunya adalah dengan metode coal drying. Namun demikian bentuk batubara bisa disempurnakan lagi untuk menambah nilai keekonomisannya. Tujuan dilakukan penelitian tentang coal water mixture ini adalah untuk menentukan variabel komposisi air dan zat aditif nya yang optimal. Penelitian ini terdiri dari 4 langkah mulai dari preparasi batubara,analisa proksimat,pencampuran bahan,dan uji viskositas. Hasil optimal viskositas yang bisa diraih penelitian kali ini berada di angka 1002 centri Poise yang diraih oleh batubara jenis upgrading baturona Ini sudah sesuai dengan range ideal yang dibutuhkan yaitu 1000 centri Poise , yang mempunyai sifat mudah dialirkan dan stabil. Untuk komposisi yang di raih antara lain 60% batubara, 0,7% zat aditif, dan 39,3% air. Kata kunci : viskositas , batubara , upgrading, coal water mixture  ABSTRACTToday has been a lot of research for upgrading coal is found, one of which is the method of drying coal. However, the form of coal could be revised to add value economy. The purpose of the study on coal water mixture is to determine the variable composition of the water and its optimal additives. The study consists of four steps starting from the preparation of coal, proximate analysis, mixing materials, and viscosity test. Optimal results can be achieved viscosity of the present study are in Poise Centri 1002 figures achieved by upgrading coal types baturona This is in conformity with the required ideal range of 1000 Centri Poise, which have easily flowed and stable nature. For composition achieved, among others, 60% coal, 0.7% additive, and 39.3% water. 
Identifikasi Struktur Geologi Sungai Watugajah, Kec. Gedangsari, Kab. Gunung Kidul, DIY al hussein flowers rizqi
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah penelitian terletak di Sungai Watugajah, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan fisiografi dan stratigrafi regional, termasuk ke dalam fisiografi Zona Pegunungan Selatan yang disusun oleh litologi batupasir Formasi Kebo Butak. Metode penelitan berupa pengambilan struktur geologi dilakukan dengan observasi data struktur geologi seperti kekar dan sesar di sepanjang Sungai Watugajah. Analisis studio berupa pemrosesan data kekar dan sesar menggunakan software dips. Berdasarkan hasil pengamatan lapangan, struktur geologi di daerah penelitian dikontrol oleh adanya kekar dan sesar. Kekar yang dijumpai di lapangan berupa: shear fracture, extension fracture, dan release fracture. Sesar yang terdapat di jalur sungai berupa sesar minor. Penentuan jenis dan kinematika sesar utama dilakukan dengan penentuan zona releasing bend dan restraining bend berdasarkan kenampakan sesar-sesar minor di lapangan. Hasil rekonstruksi kinematika sesar didapatkan adanya kontrol sesar utama berupa sesar mendatar mengkanan dengan arah relatif timur laut – barat daya (pola Meratus). Kata kunci: struktur geologi, kekar, sesar mendatar, watugajah, Kebo Butak