cover
Contact Name
Buhaerah
Contact Email
jmli@iainpare.ac.id
Phone
+6282394655062
Journal Mail Official
jmli@iainpare.ac.id
Editorial Address
Jl. Amal Bhakti No.8, Bukit Harapan, Kec. Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan 91131
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Mathematics Learning Innovation (JMLI)
ISSN : -     EISSN : 29854105     DOI : 10.35905
Core Subject : Education,
Journal of Mathematic Learning Innovation (JMLI) adalah jurnal internasional akses terbuka peer-refereed yang telah didirikan untuk penyebaran pengetahuan mutakhir di bidang pendidikan matematika. Jurnal ini didirikan atas kerjasama antara pengembangan pendidikan matematika dan matematika. Mulai tahun 2022 akan terbit dua kali dalam setahun ( Maret dan September ). Semua manuskrip yang dikirimkan pada awalnya akan ditinjau oleh editor dan kemudian dievaluasi oleh minimal dua reviewer melalui proses tinjauan double-blind. Hal ini untuk memastikan kualitas manuskrip yang diterbitkan dalam jurnal
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2022): Journal of Mathematics Learning Innovation" : 6 Documents clear
ANALISIS KEMAMPUAN MEMAHAMI MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL PADA PESERTA DIDIK asma, Nur; Usman
Journal of Mathematics Learning Innovation Vol 1 No 2 (2022): Journal of Mathematics Learning Innovation
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.559 KB) | DOI: 10.35905/jmlipare.v1i2.3486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman peserta didik tentang sistem pembelian linear dua variabel dan isinya. Peserta didik, guru, dan orang tua dapat mengambil manfaat dari temuan penelitian ini. Seorang guru matematika kelas VIII di SMP Negeri 8 Parepare, serta observasi, wawancara, dan dokumentasi, menjadi sampel penelitian kualitatif ini. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pemahaman peserta didik terhadap sistem pembelian linear dua variabel; Terdapat 9 peserta didik pada rentang 80-100, 6 peserta didik pada rentang 70-80, dan 5 peserta didik pada rentang kategori rendah, berkisar antara 70 menjadi 100 poin. 2) Gambaran Umum Pemahaman Peserta didik Materi Sistem Persamaan Linier Secara khusus pemahaman peserta didik terbatas pada penggunaan rumus persamaan tanpa memahami pola dan konsep persamaan. Akibatnya, peserta didik tidak mampu secara efektif menyelesaikan variabel soal berbasis naratif dan persamaan linier berbasis naratif dua.
ANALISIS KESULITAN PESERTA DIDIK DALAM MATEMATISASI MATERI PROGRAM LINEAR Erliani, Erliani
Journal of Mathematics Learning Innovation Vol 1 No 2 (2022): Journal of Mathematics Learning Innovation
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.585 KB) | DOI: 10.35905/jmlipare.v1i2.3491

Abstract

pembelajaran dapat terjadi dikarenakan memandang matematika sebagai suatu materi yang menakutkan dan sukar siswa, dan salah satunya materi yang sangat sukar dimengerti dan dianalisis adalah proses matematisasi dari soal program cerita linier dikarenakan dalam mempelajarinya memerlukan konsentrasi dan ketelitian tingkat tinggi. Dalam menyelesaikan soal cerita program linear perlu memanfaatkan masalah nyata kedalam aktifitas sehari-hari sehingga siswa mampu mengetahui secara terstruktur. Proses matematisasi adalah suatu proses guna mematematikakan suatu masalah atau memodelkan masalah secara matematis serta membangun konsep matematika dari permasalahan tersebut. Penelitian ini dimaksudkan untuk menunjukkan betapa sulitnya soal cerita dalam pose matematika bagi siswa yang menggunakan materi pemrograman langsung. Empat siswa kelas XI MIPA 4 yang telah diberikan materi pembelajaran direct programming dijadikan sebagai subjek uji coba. Representasi subyektif adalah metode eksplorasi yang digunakan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa menghadapi tantangan pada level dan proses siswa matematika vertikal saat menangani masalah pemrograman secara langsung. Metodologi eksploratif penelitian ini meliputi tiga tahap: (1) persiapan; (2) implementasi; dan (3) analisis data. Tantangan dengan pendekatan matematisasi horizontal adalah bahwa tidak ada cara untuk membedakan antara ide matematika dasar dan tidak ada model matematika yang dihasilkan. Tantangan matematisasi vertikal
ANALISIS KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Wulandari, Arwinda
Journal of Mathematics Learning Innovation Vol 1 No 2 (2022): Journal of Mathematics Learning Innovation
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.867 KB) | DOI: 10.35905/jmlipare.v1i2.3648

Abstract

Penelitian ini berencana untuk memutuskan otonomi pembelajran dalam pembelajaran matematika untuk siswa kelas VIII. Adapun yang menjadi topik permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya kemandirian belajar pada pembelajaran matematika yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemandirian belajar pada pembelajaran matematika siswa dan bagaimana desain pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan kemandirian belajar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskripstif. Pengambilan data kualitatif menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemandirian belajar pada pembelajaran matematika siswa berada pada kategori rendah pada indikator menetapkan tujuan belajar, memandang kesulitan sebagai tantangan, mencari sumber yang relevan, menetapkan strategi belajar, dan mengevaluasi hasil belajar. Sedangkan untuk indikator inisiatif belajar, mendiagnosa kebutuhan belajar, dan kepercayaan diri termasuk pada kategori cukup tinggi. Namun, rata-rata secara keseluruhan kemandirian belajar pada pembelajaran matematika siswa berada pada kategori rendah. Desain pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk menumbuhkan kemandirian belajar pada pembelajaran matematika siswa yaitu menggunakan model kooperatif (kelompok) dan metode ceramah maupun diskusi..
MODEL FLIPPED CLASSROOM BERBANTUAN GOOGLE CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Dilla, Nurfadilla
Journal of Mathematics Learning Innovation Vol 1 No 2 (2022): Journal of Mathematics Learning Innovation
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.752 KB) | DOI: 10.35905/jmlipare.v1i2.3651

Abstract

This study aims to determine the effect of using the modelflipped classroom assisted by google classroom on learning outcomesmathematics. This type of research used is quantitative researchwith a Real Experiment approach (True experiment design)involving two treatment groups. SampleThis research was all students of class VII SMP Negeri 2Patampanua. The data collection techniques in this study namelyby using observation and tests (pre-test and post-test) todistinguish student learning outcomes. For Data Analysisusing descriptive analysis and inferential analysis. Research resultshows that: The effect of using the flipped classroom modelassisted google classroom is better than modeldirect learning of mathematics learning outcomes in SMP Negeri 2Patampanua. The results of student learning tests taught by modelsflipped classroom assisted learning google classroom hasa significant difference compared to the results of student learning teststaught by using the direct learning model so thatit can be said that the use of the Flipped Classroom model is helpfulgoogle classroom affects student learning outcomes
Analisis Sistem Antrian dan Optimalisasi Layananan pada UPTD Puskesmas Lakessi Parepare Alimuddin, Suhartini; Ahsan, Muhammad
Journal of Mathematics Learning Innovation Vol 1 No 2 (2022): Journal of Mathematics Learning Innovation
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.577 KB) | DOI: 10.35905/jmlipare.v1i2.4298

Abstract

Antrian adalah salah satu jenis permasalahan yang paling umum dialami oleh seseorang untuk mendapatkan pelayanan dari jasa yang disediakan. Pada instansi kesehatan seperti Puskesmas, Rumah Sakit ataupun Poliklinik, bahkan proses mengantri juga harus dilakukan pasien sebagai pendaftar sebelum dapat dilayani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan model sistem antrian pada UPTD Puskesmas Lakessi Parepare serta berapa lama waktu antrian seorang pasien untuk mendapatkan pelayanan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, berupa angka yang dapat di hitung yaitu jumlah kedatangan pasien dan waktu pelayanan pasien saat melakukan registrasi dan waktu pemeriksaan kondisi awal pasien. Selanjutnya akan dilakukan uji distribusi pola kedatangan dan distribusi pola pelayanan dengan menggunkan Uji satu sample Kolmogorov-Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan model sistem antrian pada loket pendaftaran pasien BPJS ataupun pada pemeriksaan kondisi awal pasien di UPTD Puskesmas Lakessi Parepare mengikuti model antrian (M/M/1) : (FIFO/∞/∞) dengan tingkat kedatangan berdistribusi poisson dan tingkat pelayanan berdistribusi eksponensial, disiplin antrian berbentuk first in first out (FIFO) yang datang lebih dahulu akan dilayani lebih awal, jumlah pasien yang berada di sistem antrian serta ukuran populasi pada sumber kedatangan tak terhingga. Pada loket pendaftaran pasien BPJS, menunjukkan tidak terpenuhinya kondisi steady state sehingga membutuhkan penambahan fasilitas pelayanan atau mempercepat waktu pelayanan. Setelah melakukan perhitungan menggunakan 2 loket dengan rata-rata waktu pelayanan 3 menit/pasien dan membentuk model antrian (M/M/2) : (FIFO/∞/∞), maka diperoleh sistem antrian menjadi optimal. Sedangkan pada pemeriksaan kondisi awal pasien dengan model antrian (M/M/1) : (FIFO/∞/∞) bekerja cukup efektif atau sistem antrian dapat dikatakan sudah optimal.
MATH ANXIETY SISWA: LEVEL DAN ASPEK KECEMASAN SERTA PENYEBABNYA Mardhatillatus Sholichah, Fazha; Aini, Afifah Nur
Journal of Mathematics Learning Innovation Vol 1 No 2 (2022): Journal of Mathematics Learning Innovation
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.397 KB) | DOI: 10.35905/jmlipare.v1i2.4374

Abstract

Math anxiety is a student's anxiety when learning mathematics. This research is qualitative descriptive to describe the levels and aspects of students' math anxiety and its causes. The research subjects were class VIII students of MTs Bustanul Ulum Krai who were selected by purposive sampling method. The instruments used were questionnaires and interviews. The results showed that 96% of students had moderate levels of math anxiety and the rest had low cognitive aspects, while the affective and physiological aspects had moderate levels of student math anxiety. The reason is the low self-confidence of students and a lack of mathematical ability.

Page 1 of 1 | Total Record : 6