cover
Contact Name
Margaretha Praba Aulia
Contact Email
praba@uby.ac.id
Phone
+628112643322
Journal Mail Official
praba@uby.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Boyolali Jl. Pandanaran No.405, Dusun 1, Winong, Kec. Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah 57315
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
AGROTECH Research Journal
Published by Universitas Boyolali
ISSN : -     EISSN : 27234177     DOI : https://doi.org/10.36596/arj.v3i2
Core Subject : Agriculture,
AGROTECH Research Journal (ARJ) Scope of Study: Seed technology, Agrotechnology, Plant Physiology, Post Harvest Technology, Soil Fertility and Plant Nutrition, Seed Production, Post Harvest Physiology, Tissue Culture, and Plant Diseases Pests.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2023)" : 5 Documents clear
Identifikasi Keragaman Gulma Pada Lahan Pertanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Di Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Boyolali Wardani, Diyah Kusuma; Aulia, Margaretha Praba
AGROTECH Research Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v4i2.1019

Abstract

Cabai menjadi salah satu komoditas pertanian yang diminati oleh masyarakat Indonesia. Keberadaan gulma pada tanaman budidaya mengakibatkan berbagai kerugian yang akhirnya dapat menurunkan hasil panen. Gulma sebagai pelindung hama dan patogen. Selain itu, gulma juga mengandung allelopati yang mampu meracuni tanaman budidaya. Gulma harus dikendalikan sebaik mungkin agar tidak merugikan petani. Identifikasi keragaman gulma penting untuk mengetahui teknik pengendalian gulma. Penelitian ini menggunakan metode survei. Ada 4 famili dengan 8 spesies gulma yang ditemukan di lahan pertanaman cabai yaitu Eleusine indica, Cynodon dactylon, Borreria laveis, Ageratum conyzoides, Paspalum conjugatum, Echinochloa cruss-galli, Mimosa pudica, dan Eupatorium odoratum. Jenis gulma yang berpotensi untuk pestisida nabati adalah Mimosa pudica dan Ageratum conyzoides. Herbarium kering bermanfaat untuk model pembelajaran. Kata kunci: Gulma, Identifikasi, Keragaman, Allelopati
Pengaruh Ratio Jenis Kedelai Terhadap Uji Tingkat Kesukaan Konsumen Terhadap Tempe CHRISTIANTO, WENI AGUSTRIA; Juhariah, Jujuk; Muryanto, Sigit
AGROTECH Research Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v4i2.1149

Abstract

Tempe adalah salah satu makanan fermentasi yang mengandung nutrisi cukup tinggi. Tempe mudah diserap dan dicerna oleh tubuh. Penelitian ini mempelajari tentang pengaruh perbandingan dari kedelai lokal dan kedelai impor sebagai bahan baku pembuatan tempe kedelai terhadap sifat organoleptik dan daya terima konsumen. Dalam penelitian ini digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Sifat organoleptik dan daya terima tempe kedelai diukur dengan uji hedonik dan dilanjutkan dengan uji analisis variansi untuk menentukan perbedaan yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan konsentrasi bahan kedelai yang berbeda pada tempe mempengaruhi sifat organoleptik dan daya terima terhadap konsumen, seperti warna, aroma, rasa, tekstur dan kenampakan terhadap semua parameter. Tempe kedelai lokal memberikan tingkat penerimaan panelis yang paling banyak di sukai.
Pengaruh Konsentrasi Limbah air rebusan kedelai dan limbah sayur terhadap pertumbuhan tanaman selada Rusmanto, Rusmanto; Muryanto, Sigit; Hertini, Etty Sri
AGROTECH Research Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v4i2.1150

Abstract

Limbah air rebusan kedelai mempunyai kandungan hara cukup tinggi, namun belum banyak digunakan untuk larutan nutrisi tanaman. Hasil penelitian membuktikan bahwa limbah air rebusan kedelai mengandung unsur hara Phosphor (P), Nitrogen (N) dan Kalium (K) yang sangat dibutuhkan untuk laju pertumbuhan tanaman.Limbah air rebusan kedelai mempunyai kandungan yang nutrisi yang bagus, oleh karena itu agar bisa langsung digunakan sebagai pupuk atau nutrisi yang langsng di aplikasikan ke tanaman atau dengan ekomposisi melalui fermentasi. Proses dekomposisi limbah air rebusan kedelai secara alami bisa dipercepat dengan bantuan starter dekomposer berupa Mikro Organisme Lokal (MOL) (Muryanto, S. 2015). MOL terbuat dari bahan-bahan alami lokal yang khas pada suatu daerah setempat, sebagai media hidup dan berkembangnya mikroorganisme yang berguna untuk mempercepat penghancuran bahan organik melalui proses fermentasi. Limbah air kelapa dan limbah buah merupakan sumber MOL yang melimpah, dan mempunyai kemampuan yang tinggi sebagai dekomposer (Muryanto, S. 2017). MOL buah-buahan mengandung unsur N dan P yang agak berimbang sangat baik untuk pertumbuhan vegetatif tanaman (Pureasasmita, 2009) dan (Sobirin, S. 2008). Oleh karena itu melalui penelitian ini akan dilakukan pengolahan urin sapi dengan menggunakan MOL tersebut sebagai dekomposer.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Kotoran Sapi dan Pupuk Organik Cair Limbah Sayuran Terhadap Tanaman Cabai Rawit anam, Muhamad Khoerul; Hertini, Etty Sri; Juhariah, Jujuk
AGROTECH Research Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v4i2.1212

Abstract

Cabai rawit (Capsicum annum ) termasuk dalam famili terong-terongan dan tergolong tanaman semusim atau tanaman berumur pendek. Tanaman cabai rawit merupakan jenis tanaman perdu yang memiliki kayu, bercabang dan tumbuh dengan tegak. Habitat tanaman cabai rawit yaitu di dataran tinggi maupun dataran rendah. Tujuan dari penelitian ini agar dapat mengetahui tentang perbedaan antara penggunaan pupk organik kotoran sapi dan pupuk cair dari limbah sayuran terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Manggis, Mojosongo, Boyolali pada bulan Juli 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial 2 faktor. parameter yang diamati pada penelitian ini adalah panjang tanaman, panjang daun terpanjang, lebar daun terlebar. Hasil penelitian menunjukan bahwa menggunakan pengaruh pemberian pupuk organik kotoran sapi dan pupuk organik cair limbah sayuran tidak berbeda secara signifikan.
Perbandingan Penggunaan Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Tanaman Mentimun(Cucumis Sativus) Multazam, Nur faishal; Juhariah, Jujuk; Muryanto, Sigit
AGROTECH Research Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v4i2.1215

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus) merupakan salah satu jenis sayuran dari famili cucurbitaceae, yang memiliki banyak manfaat dalam kehidupan masyarakat. Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil mentimun yaitu dengan pemupukan menggunakan pupuk organik cair dan pupuk hayati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui yang terbaik dari pupuk cair dengan pupuk hayati terhadap pertumbuhan tanaman mentimun. Penelitian ini dilaksanakan di lahan persawahan di dusun kiringan, desa Manggis, Mojosongo, Boyolali pada bulan Juli 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial 2 faktor, yaitu dosis masing-masing pupuk organik cair dengan pupuk hayati: (0ml/L, 10ml/L, dan 20ml/L) Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah panjang tanaman, jumlah daun dan diameter batang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5