cover
Contact Name
helfy susilawati
Contact Email
helfy.susilawati@uniga.ac.id
Phone
+62262-540007
Journal Mail Official
jurnal.fuse@uniga.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS GARUT Jalan Jati No. 42B Tarogong Kaler Kab. Garut 44151 Jawabarat, Indonesia telp. 0262-540007 fax. 0262-540181 email : jurnal.fuse@uniga.ac.id
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Fuse-teknik Elektro
Published by Universitas Garut
ISSN : 27978745     EISSN : 2797815X     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jft.v2i2
Teknik Elektro, teknik tenaga listrik, mesin-mesin listrik dan sistem konversi energi, elektronika dan aplikasi, teknik komputer, teknologi informasi dan sistem kontrol, telekomunikasi dan teknik biomedik.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2022): Fuse-teknik Elektro" : 7 Documents clear
Perancangan Solar Garden System untuk Penerangan dan Pengisian Daya Handphone pada Taman Terbuka Hijau Fauzi, Muhammad Iqsan; Shalahuddin, Yanu; Erwanto, Danang
Fuse-teknik Elektro Vol 2 No 2 (2022): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v2i2.2133

Abstract

Ruang terbuka hijau selain digunakan sebagai paru-paru kota atau wilayah juga dimanfaatkan untuk area rekreasi masayarakat. Namun, dengan adanya ruang terbuka hijau yang digunakan sebagai area rekreasi masyarakat perlu dilengkapi dengan penerangan dan fasilitas pengisian daya handphone.  Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dimana yaitu, metode yang menyatakan bahwa hubungan kausal atau sebab akibat adalah inti dari penelitian eksperimen. eksperimen merupakan metode penelitian yang memenggunakan pendekatan kuantitatif. Dari hasil perancangan dan pengujian di dapatkan hasil untuk pengujian pada lampu sensor LDR hasil yang didapatkan lampu dapat menyala lebih dari 11 jam sesuai dengan perencanaan yang sudah dilakukan. Untuk hasil pengujian pengisian baterai telepon seluler didapatkan hasil bahwa baterai dapat mengisi 3400 mAh dalam 1 hari pada kondisi yang baik dan untuk kondisi yang kurang baik alat yang sudah dibuat masih mampu mengisi lebih dari 2000 mAh. Sehingga dari hasil pengujian yang sudah dilakukan presentase keberhasilan alat yang sudah dibuat adalah 100%
Analisis Perbandingan Performa serta Efisiensi Energi Routing Protocol Data Centric SPIN dengan Directed Diffusion Wireless Sensor Network Rachman, Taufik; Ikhsan, Akhmad Fauzi; Wiharso, Tri Arif
Fuse-teknik Elektro Vol 2 No 2 (2022): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v2i2.2304

Abstract

Wireless Sensor Network (WSN) merupakan suatu jaringan multi hop nirkabel yang terdiri dari beberapa node yang tersebar di suatu area yang mengatur dirinya sendiri. Dalam pengaplikasian WSN memiliki suatu masalah yang sering muncul yaitu tingkat konsumsi energi dan performanya. Dalam upaya memecahkan masalah tersebut, diperkenalkan routing protocol berbasis data centric yang bertujuan untuk meminimalisir penggunaan energi. Salah satu routing protocol berbasis data centric yaitu SPIN dan directed diffusion. Berdasarkan hal tersebut dilakukannya penelitian untuk mengetahui perbandingan performa dan penggunaan energi. Penelitian ini menggunakan metode simulasi jaringan dengan bantuan software Network Simulator 2 (NS 2) untuk mendapatkan hasil berupa parameter jaringan. Parameter yang dibandingkan yaitu throughput, end-to-end delay, packet delivery ratio, konsumsi energi dan node life time. Hasil penelitian didapatkan bahwa directed diffusion lebih baik dalam hal performa berdasarkan parameter throughput bernilai 1281,184 Kbps, end-to-end delay bernilai 65,8975 ms dan packet delivery ratio bernilai 100%. SPIN lebih unggul dalam hal efisiensi energi yang bernilai 28,91%.
Rancang Bangun Pemodelan Alat Pengendali Pintu Otomatis untuk Irigasi Sawah Berskala Kecil Berbasis Arduino Firdaus, Ripki Fauzi; Ikhsan, Akhmad Fauzi; Matin, Iik Muhammad Malik
Fuse-teknik Elektro Vol 2 No 2 (2022): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v2i2.2312

Abstract

Irigasi merupakan salah satu hal yang penting dalam sektor pertanian ataupun perkebunan bertujuan membantu pertumbuhan tanaman supaya dapat tumbuh dengan baik dan bisa berpengaruh pada hasil panen. Perebutan air pada saluran irigasi sering kali menyebabkan terjadi perdebatan bahkan permusuhan. Itu disebabkan oleh adanya ketidakadilan dalam pembagian air kepada setiap petak sawah. Dengan menerapkan metode sistem buka tutup irigasi otomatis dapat memberikan pembagian air pada setiap petak sawah dengan parameter batas ketinggian air yang sama. Sensor ultrasonik JSN-SR04 waterproof dapat mendeteksi ketinggian dari air secara realtime. Arduino mampu memproses input dari sensor dan mampu membedakan kondisi air sawah yang kekurangan ataupun berkecukupan berdasarkan tinggi air sawah sehingga mampu memberikan perintah kepada servo untuk membuka atau menutup pintu irigasi. Penggunaan modul GSM membantu petani dalam memantau kondisi air dengan mengirimkan SMS kondisi sungai. Dari hasil pengujian didapat sistem mampu bekerja dengan relatif baik dan membagi air kepada setiap sawah. Error yang terjadi pada saat pengukuran oleh sensor ultrasonik 1 sebesar 0,0136%, ultrasonik 2 sebesar 0,008% dan ultrasonik 3 sebesar 0,015%. Servo bergerak membuka dan menutup pintu irigasi dengan baik sehingga menghasilkan error 0% pada kedua servo yang terpasang.
Rancang Bangun Alat Pemilah Sampah Organik dan Non Organik Berbasis Raspberry Pi Wibysono, Adhitya Yusuf; Susilawati, Helfy; Matin, Iik Muhammad Malik
Fuse-teknik Elektro Vol 2 No 2 (2022): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v2i2.2338

Abstract

Sampah menjadi masalah yang jarang diperhitungkan oleh masyarakat. Sampah dapat digolongkan berdasar sifatnya, menjadi organik dan non norganik, pada penelitian ini dibuat tempat sampah yang dapat membedakan sampah organik dan sampah non organik secara otomatis tanpa harus membuka sendiri tutup tempat sampah dengan menggunakan metode Single Shot Detector (SSD). Alat ini dibuat menggunakan raspberry pi sebagai mikroprosesornya, kamera sebagai pendeteksi objek, ultrasonik untuk menentukan jarak objek, LCD I2C untuk menampilkan teks jika salah satu atau kedua tempat sampah penuh. Adapun yang menjadi tampilan tersebut seperti “Non Organik Penuh”. atau “Organik Penuh”. Berdasarkan hasil pengujian, sistem dapat mengenali objek sampah organik dan non organik dengan nilai ratarata akurasi pengenalan objek sebesar 60.16% dan rata-rata delay pendeteksian 2.875 detik serta error rate pada pengujian jarak objek sekitar 1.08%.
Rancang Bangun Filtrasi Air Portabel Berbasis Arduino Uno Ghofur, Shaefan Afuan; Susilawati, Helfy; Wiharso, Tri Arif
Fuse-teknik Elektro Vol 2 No 2 (2022): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v2i2.2341

Abstract

Penyediaan air minum pada saat kondisi bencana alam sering kali tidak merata dan bahkan menjadi barang yang langka, sehingga terjadilah krisis air bersih/minum. Saat terjadi bencana serta keterbatasan sarana dan prasarana tidak berjalannya sumber air yang ada sehingga para korban hanya dapat menggunakan sumber air yang ada. Sumber air yang tersedia tidak diketahui bagaimana kualitasnya sehingga diperlukanlah sebuah alat filtrasi yang dapat digunakan pada saat bencana dimana alat filtrasi air tersebut harus dapat dibawa kamana-mana (mobile) mengingat pada saat bencana banyak yang membutuhkan dan kurangnya suplay listrik pada tempat bencana. Perhitungan korelasi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana alat yang dibuat mendekati nilai 1 dengan alat ukur yang dijadikan sebagai acuan. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah metode prototype alat. Dilakukan perhitungan regresi dilakukan untuk mengkalibrasi sensor sehingga nilai yang dikeluarkan sama dengan alat ukur sebenarnya. Perhitungan akurasi dilakukan untuk mengetahui ketelitian alat yang dibuat dengan alat ukur sebenarnya.. Sensor TDS memiliki tingkat kestabilan sampai 1500 ppm, didapat akurasi sebesar 99.12% dengan nilai error rata rata 0.88% ,dan kolerasi 0.99. 2. Sensor pH memiliki keakurat akurasi sebesar 99.99% dengan nilai error 0.01% dan kolerasi 0.99. 3. Sensor LDR memiliki keakurat akurasi sebesar 98.42%dengan nilai error 1.58 %. Dan kolerasi 0.82. 4 Sensor Ultrasonik dapat mengatur nyala dan matinya pompa, apabila 5cm on dan 30 off.1. Pengembangan alat bisa menambahkan monitoring wireless atau online agar alat dapat bekerja secara efesien dan dapat di kontrol dengan jarak jauh.
Evaluasi Kinerja Routing Protocol PEGASIS Menggunakan NS-2 Paujiah, Awalia; Ikhsan, Akhmad Fauzi; Wiharso, Tri Arif
Fuse-teknik Elektro Vol 2 No 2 (2022): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v2i2.2344

Abstract

Routing protocol PEGASIS pada dasarnya menggunakan algoritma greedy untuk komunikasinya, namun membuat struktur rantai yang panjang sehingga dapat menyebabkan penundaan transmisi yang besar. Maka penelitian ini bertujuan untuk memprbaiki kinerja PEGASIS dengan menggunakan algoritma Simulated Annealing yang diimplementasikan pada base stationya untuk memililh chain leader dan untuk membentuk jalur rantai. Metode penelitian ini yaitu dengan mensimulasikan PEGASIS dengan simulated annealing pada NS2 menggunakan dua jenis skenario yaitu perubahan luas area sebesar 100 x 100 m2, 200 x 200 m2,  300 x 300 m2, dan 400 x 400 m2 dan jumlah node yaitu 60, 80, 100, dan 120 node terhadap jumlah energi yang sama. Hasil penelitian diperoleh bahwa antara skenario perubahan jumlah node dan luas area, skenario yang paling baik untuk konsumsi energi terdapat pada skenario perubahan jumlah node dengan jumlah node sebanyak 60 besar konsumsi energinya sebesar 0.144% namun memiliki waktu delay yang cukup tinggi yaitu 0.000148952 s. Sama halnya untuk kondisi terbaik untuk delay yaitu terdapat pada perubahan jumlah node dengan jumlah node 120 node pada luas area 100 x 100 m2 dengan waktu delay 0.000148461 s namun memiliki jumlah konsumsi energi yang besar yaitu 0.288%.
Perancangan Sistem Fiber to The Home (FTTH) dalam Pengimplementasian Triple Play Service di Perumahan Lovina Karangpawitan Garut Majid, Nurholis; Sugiarto, Bambang; Wiharso, Tri Arif
Fuse-teknik Elektro Vol 2 No 2 (2022): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v2i2.2346

Abstract

Fiber to The Home (FTTH) merupakan suatu format transmisi sinyal optik dari pusat penyedia (provider) ke kawasan pengguna dengan menggunakan fiber optik sebagai media penghantaran. Pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat baik di area perkotaan maupun pedesaan memicu untuk dilakukannya peningkatan layanan pelanggan serta di dorong oleh keinginan untuk mendapatkan layanan yang di kenal dengan istilah layanan Triple Play Service maka perancangan FTTH di area perkotaan maupun pedesaan perlu dilakukan secara masif. Adapun jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan berlandaskan perhitungan serta data-data yang telah didapat penulis dari sumber-sumber yang relevan dan kredibel. Perancangan FTTH ini bertujuan untuk membuat suatu desain jaringan telekomunikasi optik di Perumahan Lovina Karangpawitan Garut yang memenuhi standar kelayakan yang telah ditentukan oleh Pt. Icon+ serta ITU-T sebagai badan standarisasi Internasional di bidang telekomunikasi. Berdasarkan hasil pengujian yang sudah dilakukan didapatkan hasil perhitungan power link budget yang mana analisa jaringan dilakukan dari perangkat sentral sampai ke pelanggan dengan jarak terjauh dan di hasilkan daya sebesar -15,675 dBm untuk uplink dan -15,864 untuk downlink. Hasil tersebut didapatkan dengan memanfaatkan tipe optik G.652D sedangkan untuk tipe optik G.655D didapatkan daya sebesar -15,222 dBm untuk uplink dan -15,336 dBm untuk downlink.

Page 1 of 1 | Total Record : 7