Articles
123 Documents
HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN TINGKAT STRES DALAM MENYUSUN SKRIPSI DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
Sabilla Rizdanti;
Surya Akbar
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 5 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (99.069 KB)
|
DOI: 10.30743/stm.v5i2.318
Religiusitas dapat berpengaruh pada beberapa aspek di antaranya moralitas, tingkat stres dan kebahagiaan seseorang. Semakin baik tingkat religiusitas yang dimiliki individu maka akan semakin baik pula moralnya dan begitu juga sebaliknya. Mahasiswa dapat mengalami stres terutama mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan tugas akhir skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan religiusitas dengan tingkat stres saat menyusun skripsi. Desain cross sectional digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan subjek 126 orang. Subjek diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Centrality of Religiosity Scale (CRS) untuk mengetahui tingkat religiusitas dengan dengan reliabilitas sebesar 0,793 dan validitas menggunakan CFI sebesar 0,98 serta kuesioner PSS-10 (The Perceived Stress Scale) untuk mengetahui tingkat stres dengan koefisien Alpha Cronbach sebesar 0,81 yang diberikan melalui google form. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman rho. Pada penelitian ini menunjukkan responden mayoritas memiliki religiusitas dalam kategori tinggi 125 (99,2%) dan memiliki stres dalam kategori berat 116 (92,1%). Hasil uji statistik dengan uji korelasi Spearman rho diperoleh nilai p=0,347 (p>0,05) sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara religiusitas dengan tingkat stres.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI FK UISU TAHUN 2021
Hana Syintia Nadenggan Siregar;
Abd Harris Pane;
Suryani Eka Mustika;
Kesuma Wardhani
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 5 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (181.326 KB)
|
DOI: 10.30743/stm.v5i2.319
Siklus menstruasi menandakan proses kematangan organ reproduksi atau berhubungan dengan tingkat kesuburan seorang perempuan. Kualitas tidur dan kadar estrogen memiliki pengaruh terhadap siklus menstruasi. Tidur yang tidak berkualitas bisa menurunkan produksi melatonin dan menyebabkan peningkatan kadar estrogen, sehingga mempengaruhi siklus menstruasi. Beban akademik mahasiswi kedokteran yang berat berpotensi menimbulkan penurunan kualitas tidur dibandingkan masyarakat umum, hal ini dapat menimbulkan gangguan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada mahasiswi FK UISU Tahun 2021. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode observasional analitik, desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel stratified random sampling dengan besar sampel sebanyak 109 mahasiswi. Variabel kualitas tidur diukur dengan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index. Sedangkan variabel siklus menstruasi diukur dengan kuesioner siklus menstruasi. Hasil penelitian melaporkan bahwa 52,6% mahasiswi memiliki kualitas tidur buruk dan sebesar 22,9% responden mengalami siklus menstruasi tidak normal. Hasil analisa data dengan menggunakan Chi-square test diperoleh nilai p=0,005 serta nilai odd ratio sebesar 4,773. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada mahasiswi FK UISU Tahun 2021.
HUBUNGAN KETERATURAN MAKAN DENGAN SINDROM DISPEPSIA PADA MAHASISWA FK UISU
Nurhanifa Meiviani;
Dian Afriandi
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 6 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (266.02 KB)
|
DOI: 10.30743/stm.v6i1.320
Fakultas Kedokteran UISU merupakan salah satu fakultas yang memiliki jadwal kelas yang padat. Aktivitas yang padat dapat membuat keteraturan makan sehari-hari pada mahasiswa FK UISU cenderung tidak memiliki jadwal makan yang teratur atau baik. Keteraturan makan yang tidak teratur dan terjadinya perubahan gaya hidup menjadi salah satu penyebab timbulnya gangguan pencernaan, termasuk dispepsia. Dispepsia merupakan beberapa gejala seperti sensasi nyeri atau tidak nyaman di perut bagian atas, rasa seperti terbakar pada dada maupun kerongkongan, mual muntah, penuh dan terasa kembung. Berbagai mekanisme yang mungkin mendasari gangguan motilitas usus, hipersensitivitas, infeksi, ataupun faktor psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapatnya hubungan keteraturan makan dengan sindrom dipepsia pada mahasiswa FK UISU. Jenis penelitian yang digunakan adalah bersifat analitik dengan metode study cross-sectional. Hasil uji Chi Square terdapat nilai p=0.636 (p>0,05), hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapatnya hubungan yang signifikan antara dua variabel. Dalam penelitian ini keteraturan makan dengan sindrom dispepsia pada mahasiswa/i FK UISU tidak terdapat hubungan bermakna.
HUBUNGAN PENDIDIKAN DENGAN PENGETAHUAN TENTANG PEMERIKSAAN KANKER SERVIKS PADA PEGAWAI WANITA DI UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
Muhamad Excel Prastio;
Hadiyatur Rahma
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 6 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (246.318 KB)
|
DOI: 10.30743/stm.v6i1.329
Kanker serviks merupakan pemicu kematian paling tinggi kedua pada wanita di dunia dan menjadi penyebab utama kematian wanita di negara berkembang. Pendekatan komprehensif seperti pencegahan, diagnosis dini dan skrining yang dilakukan secara efektif serta program pengobatan yang tepat dapat mengurangi tingkat kematian dari kanker serviks secara global. Deteksi dini kanker serviks di Indonesia sangat rendah, hanya sekitar 5% perempuan Indonesia yang terekspos dengan Pap smear dan Inspeksi Visual Asam asetat (IVA). Pengetahuan berperan sebagai salah satu pengaruh besar yang menentukan perilaku seseorang. Tingkat pendidikan yang tinggi akan berpengaruh terhadap seseorang memahami dan menerima informasi sehingga semakin banyak pengetahuan yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status pendidikan dengan tingkat pengetahuan deteksi dini kanker serviks pada pegawai wanita Universitas Islam Sumatera Utara – Medan. Penelitian ini memakai metode observasional- analitik dengan pendekatan cross sectional. Data diambil dari kuesioner tentang pengetahuan pemeriksaan dini kanker serviks. Sampel penelitian ini pegawai wanita dari Universitas Islam Sumatera Utara. Analisis data hubungan antara status pendidikan dengan tingkat pengetahuan deteksi dini kanker serviks diperoleh p value sebesar 0,000. Kesimpulan yang dapat diambila adalah ada hubungan signifikan antara status pendidikan seseorang dengan tingkat pengetahuannya terhadap pemeriksaan dini kanker serviks pada pegawai wanita di Univesitas Islam Sumatera Utara.
PERBEDAAN KEJADIAN KONTAMINASI STH PADA KUBIS DAN SELADA DI PASAR TRADISIONAL DAN MODERN KOTA MEDAN
Fadliya Husaini;
Cana Rifiza Rahmawani Saragih;
Hadiyatur Rahma;
Ichwan Alamsyah Lubis
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 5 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (202.33 KB)
|
DOI: 10.30743/stm.v5i2.330
Prevalensi kejadian infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) di Indonesia masih tergolong tinggi yaitu bervariasi dari 2,5-62%. Soil Transmitted Helminths (STH) dapat masuk ke tubuh manusia dengan berbagai cara, salah satunya yaitu dari telur yang menempel pada sayuran yang tidak dicuci bersih dan tidak dimasak. Beberapa jenis sayuran yang biasa dimakan mentah antara lain adalah kol atau kubis, selada air, dan kemangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan angka kejadian kontaminasi STH pada kubis (Brassica oleracea) dan selada (Lactuca sativa) yang dijual di pasar tradisional dan pasar modern di kota Medan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional yang dilakukan pada Juli-Desember 2021. Sebanyak 120 sampel terdiri atas 60 kubis dan 60 selada yang diambil dari pasar tradisional dan modern. Sayuran kubis dan selada yang sudah layu / tidak segar atau yang dimakan ulat tidak diikutkan dalam sampel penelitian. Uji yang digunakan dalam penelitian yaitu dengan uji Chi-square. Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat perbedaan yang signifikan antara kontaminasi STH pada sayur kubis dan selada yaitu dengan nilai p sebesar 0,031 (p<0,05). Kesimpulan yang diperoleh adalah terdapat perbedaan antara kontaminasi STH pada sayur kubis dan selada yang dijual di pasar tradisional dan modern Kota Medan.
GAMBARAN PENGETAHUAN MAHASISWA FK UISU ANGKATAN 2018 TERHADAP PERAN PEMERIKSAAN PCR, ANTIGEN, DAN ANTIBODI SEBAGAI PARAMETER DALAM MENDETEKSI COVID-19
Tyta Rizky Anugrah Lubis;
Dewi Yanti Handayani
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 6 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (247.148 KB)
|
DOI: 10.30743/stm.v6i1.332
Desember 2019, terdapat temuan kasus pneumonia yang belum diketahui sebabnya di kota Wuhan, provinsi Hubei, Cina. Penyakit tersebut kemudian diketahui disebabkan oleh corona virus jenis beta corona virus tipe baru dan diberi nama SARS-CoV-2 karena kemiripan genetik dengan virus SARS-CoV penyebab SARS. Penyakit yang disebabkannya disebut COVID-19. Menurut WHO 9 Desember 2021, 267.184.723 kasus COVID-19 telah dikonfirmasi dan 5.277.327 orang telah meninggal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional dan jumlah sampel sebanyak 60 mahasiswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah univariat yang bertujuan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan gambaran pengetahuan mahasiswa/i terhadap peran pemeriksaan PCR sebagai parameter dalam mendeteksi COVID-19 adalah baik, dengan jumlah 59 orang (98,3%), gambaran pengetahuan mahasiswa/i terhadap peran pemeriksaan antigen sebagai parameter dalam mendeteksi COVID-19 adalah baik, dengan jumlah 57 orang (95%) dan gambaran pengetahuan mahasiswa/i terhadap peran pemeriksaan antibodi sebagai parameter dalam mendeteksi COVID-19 adalah baik, dengan jumlah 57 orang (95%). Dapat disimpulkan bahwa rata-rata mahasiswa memiliki pengetahuan yang cukup baik dalam mengetahui peran pemeriksaan PCR, antigen dan antibodi sebagai parameter dalam mendeteksi COVID-19.
TINGKAT EFIKASI PADA MAHASISWA - MAHASISWI FK UISU UNTUK TIDAK TERINFEKSI COVID-19 SETELAH VAKSINASI
Afrilanatasa;
Agus Sumedi
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 5 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (221.46 KB)
|
DOI: 10.30743/stm.v5i2.333
Dua jenis coronavirus yang diketahui menyebabkan penyakit yang dapat menimbulkan gejala berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Untuk mengurangi lonjakan kasus Covid-19 adalah memberikan vaksin COVID – 19. Pada survei awal pada mahasiswa-mahasiswi mempunyai permasalahan dengan efikasi tidak terjadinya infeksi setelah vaksinasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat efikasi mahasiswa-mahasiswi FK UISU untuk tidak terinfeksi COVID-19 setelah vaksinasi. Jenis Penelitian yang digunakan adalah bersifat deskriptif dengan metode studi cross-sectional dimana didapatkan sampel 80 orang dari angkatan 2018, 2019, dan 2020 yang diambil dengan metode stratified random sampling yang artinya diambil secara acak berstrata (tingkat) menggunakan uji analisa univariat sehingga dapat disimpulkan bahwa responden dengan efikasi tinggi 42 orang (52,5%), efikasi sedang 33 orang (41,2%) dan efikasi rendah 5 orang (6,3%).
HUBUNGAN PENGETAHUAN MENSTRUASI DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI REMAJA PUTRI SMK MULTIKARYA MEDAN
Melida Daulay;
Sofiani Sari;
Mayasari Rahmadhani;
Siti Kemala Sari
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 5 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (210.076 KB)
|
DOI: 10.30743/stm.v5i2.339
Masa remaja adalah masa peralihan atau masa transisi dari anak menuju masa dewasa yang dialami setiap orang. Pada masa ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik itu secara fisik maupun mental. Menstruasi adalah bagian alami dari siklus reproduksi wanita yang merupakan tanda alami dari pubertas. Di Indonesia, kewajiban menjaga kesehatan dan kebersihan terkait menstruasi sering diabaikan. Menstruasi yang tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan masalah kesehatan seksual dan reproduksi lainnya yang memiliki konsekuensi kesehatan dan sosial-ekonomi dalam jangka panjang bagi remaja putri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan pengetahuan menstruasi dengan perilaku personal hygiene pada remaja putri di SMK Multi Karya Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan total sampel sebanyak 60 orang. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Kendall-Tau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status pengetahuan menstruasi terbanyak adalah pengetahuan baik (43,3%), dengan perilaku personal hygiene terbanyak adalah perilaku personal hygiene baik (58,3%). Hasil uji bivariat didapatkan tidak adanya hubungan antara antara pengetahuan menstruasi dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di SMK Multi Karya Medan (p=0.779).
TINGKAT PENGETAHUAN DAN PREVENTIF CA MAMMAE DENGAN SADARI PADA MAHASISWI FK UISU ANGKATAN 2018-2019
Rini Fadilla;
Mayasari Rahmadhani
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 6 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (462.267 KB)
|
DOI: 10.30743/stm.v6i1.340
Kanker payudara atau biasa disebut dengan Ca Mammae merupakan tumor ganas yang berasal dari pembentukan sel-sel payudara yang tumbuh dan berkembang tanpa terkendali sehingga dapat menyebabkan penyebaran ke jaringan atau organ di sekitar payudara atau ke organ lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan tindakan preventif Ca Mammae dengan perilaku SADARI pada mahasiswi FK UISU angkatan 2018 dan 2019. Metode penelitian deskriptif dengan desain cross sectional dengan jumlah populasi sebanyak 165 mahasiswi dan didapatkan jumlah sampel dengan menggunakan rumus slovin adalah 117 mahasiswi. Rata-rata tingkat pengetahuan mahasiswi FK UISU angkatan 2018-2019 tentang SADARI dengan nilai mean 70,6. Rata-rata tindakan preventif Ca Mammae mahasiswi FK UISU angkatan 2018-2019 dengan nilai mean 69. Berdasarkan uji beda Kruskal Wallis menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan mahasiswi FK UISU angkatan 2018 dan 2019 dengan nilai p = 0,433 (p>0,05). Berdasarkan uji beda Kruskal Wallis tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tindakan preventif Ca Mammae dengan perilaku SADARI antara mahasiswi FK UISU angkatan 2018 dan 2019 dengan nilai p = 0,406 (p>0,05). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan tindakan preventif antara angkatan 2018 dan 2019.
GAMBARAN JENIS TRAUMA PENYEBAB KEMATIAN DI BAGIAN FORENSIK RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MEDAN 2021
Eka Dina Marissha;
Ismurrizal
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 5 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (232.523 KB)
|
DOI: 10.30743/stm.v5i2.341
Trauma Tajam diartikan sebagai perlukaan pada tubuh akibat persentuhan dengan benda bersisi tajam sedangkan Trauma tumpul adalah perlukaan yang disebabkan benda yang tidak memiliki sisi runcing atau tajam alias tumpul seperti tongkat, batu, dan pentung. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk Mengetahui insidensi tingkat kematian akibat trauma benda tajam dan benda tumpul yang di periksa di bagian forensik rumah sakit bhayangkara medan ver 2021. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif observasional dengan melihat data VeR di RS Bhayangkara Medan 2021. Populasi penelitian ini adalah seluruh hasil VeR korban meninggal akibat perlukaan benda tajam dan benda tumpul yang berjumlah 73 kasus yang memiliki keriteria inklusi. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling melalui studi dokumentasi dengan memanfaatkan dokumen resmi RS Bhayangkara Medan. Hasil dari penelitian ini diperoleh persentase insiden terbanyak ialah pada korban meninggal akibat trauma benda tumpul dengan jumlah (63,01%) sedangkan trauma benda tajam berjumlah (36,99%) dengan kelompok usia terbanyak adalah 24-35 tahun (15,07%) dengan kasus terbanyak adalah laki-laki (47,95%). Lokasi luka paling sering yaitu pada daerah berambut kepala (58,90%).