cover
Contact Name
Yusep Supriadi
Contact Email
supriadi@iaipibandung.ac.id
Phone
+6285865475441
Journal Mail Official
journalqurantafsir@iaipibandung.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciganitri No.2, Cipagalo, Kec. Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40287
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JUQUTS
ISSN : 28294483     EISSN : 28296915     DOI : https://doi.org/10.54801/juquts
Journal of Ulumul Quran and Tafsir Studies disingkat JUQUTS adalah sebuah open access journal yang diterbitkan dua kali dalam setahun. Menerima submisi tulisan ilmiah yang terkait dengan kajian AlQuran, teks dan konteks. JUQUTS diterbitkan oleh Program Studi Ilmu AlQuran dan Tafsir STAI Persis Bandung. Journal of Ulumul Quran and Tafsir Studies disingkat JUQUTS Menerima submisi tulisan ilmiah yang terkait dengan kajian AlQuran, teks dan konteks. Ulumul Quran Tafsir Ilmu tafsiir
Articles 73 Documents
Wacana Syahadat dalam Tafsir Sunda: Pembacaan atas Kitab Al-Adzkar Karya Udung Abdurrahman Ya’kub Fahmi Nur Fadilah; Haris Muslim
Journal of Ulumul Qur'an and Tafsir Studies Vol. 5 No. 1 (2026): JUQUTS: Journal of Ulumul Quran and Tafsir Studies
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/r55v0a92

Abstract

  Penelitian ini berfokus pada penafsiran Syahadat Udung Abdurrahman Ya’kub yang di uraikan dalam ikrar keIslaman. Udung Abdurrahman ya’kub merupkan salah satu tokoh agama di Jawa Barat khususunya dikalangan Syarikat Islam, dan pondok pesantren Cikoneng. Ikrar keIslaman ini menjadi ciri khas dari keduanya karena sering dibacakan pada suatu forum baik formal maupun non formal. Penelitian ini bertujuan, mengungkap penjelasan dari keseluruhan terkait dua kalimat syahadat dalam perspektif  U.Abdurrahman Ya’kub,dan metode seperti apa yang digunakan dalam penafsirannya.Serta bagaimana strategi dan tantangan yang beliau dalam menghadapi problematika yang dapat mempengaruhi dalam penafsiranya. Menganilisi unsur apa saja yang terkandung didalamnya. Langkah peneliti dalam penelitian ini, menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan buku dan wawancara. Melalui pendekatan teori studi ketokohan yang dicetuskan oleh Abdul Mustaqim. Penelitian ini berfokus pada peneliatian naratif teks ikrar keIslaman Dari hasil temuan pada penelitian ikrar keIslaman U. Abdurrahman ya’kub menjelaskan pada pokok tauhid bukan hanya sekedar mempercayai dari rububiyyah dan ke Uluhiyyahan-Nya saja.  Akan tetapi beliau menambahkan tahid mulkiyyah yaitu, pengakuan manusia terhadap kerjaan Allah SWT, agar senantiasa tunduk dan patuh. Pada teks penafsiranya beliau menggunakan bahasa sunda dengan penjelasan secara  ringkas dan padat, serta mamasukan dalam penfsirannya pesan teologis, politik, ideologi dan social. Penelitan ini bahwa harus lebih banyak lagi kajian kajian terhadap tafsir lokal sebagai tafsir budaya nusantara. Studi ketokohan pun mesti terus dikembangkan terutama terhadap ulama lokal untuk mencari penafsiran yang kontekstualisasi dan relevan pada budaya dan social masyarakat.
Cinta Dan Hawa Nafsu Dalam Perspektif Al-Qur’an (Kajian Tasir Mauḍū’Ῑ) Ulfiana Amaliah Hafiidhinillah; Sukardi
Journal of Ulumul Qur'an and Tafsir Studies Vol. 5 No. 1 (2026): JUQUTS: Journal of Ulumul Quran and Tafsir Studies
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/g7ak3928

Abstract

Al-Qur’an memberikan panduan yang komprehensif mengenai cinta sebagai kekuatan positif yang mengarahkan manusia kepada kebaikan moral dan kedekatan dengan Allah, sementara hawa nafsu kerap digambarkan sebagai potensi penyimpangan apabila tidak dikendalikan. Kajian-kajian sebelumnya umumnya membahas cinta dan hawa nafsu secara terpisah dalam kerangka etika atau spiritual, sehingga analisis integratif melalui pendekatan tafsir mauḍū’Ῑ masih terbatas. Penelitian ini berupaya mengisi celah tersebut dengan mengkaji relasi konseptual antara cinta dan hawa nafsu dalam Al-Qur’an secara tematik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir mauḍū’Ῑ menurut al-Farmawi, dengan sumber data utama berupa ayat-ayat Al-Qur’an dan sumber data sekunder berupa kitab tafsir klasik dan kontemporer. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menekankan cinta kepada Allah, Rasul, dan sesama manusia sebagai fondasi nilai moral, sementara hawa nafsu yang tidak terkendali berpotensi menjerumuskan manusia ke dalam dosa dan kerusakan akhlak. Pengendalian hawa nafsu dipahami sebagai bentuk jihad batin yang mencerminkan integritas spiritual dan ketaatan kepada ajaran Ilahi. Temuan ini memberikan kontribusi bagi studi Ulumul Qur’an dan tafsir dalam merumuskan pemahaman yang seimbang antara cinta yang bernilai etis dan disiplin diri dalam perspektif Islam.
Qawāʿid al-Tafsīr Sebagai Landasan Konseptual Penafsiran Al-Qur’an Irsyad Al-Fikri Ys
Journal of Ulumul Qur'an and Tafsir Studies Vol. 5 No. 1 (2026): JUQUTS: Journal of Ulumul Quran and Tafsir Studies
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/ebw8nk67

Abstract

Kajian terhadap qawāʿid al-tafsīr menempati posisi penting dalam tradisi keilmuan tafsir sebagai perangkat yang merumuskan prinsip-prinsip umum dalam memahami al-Qur’an. Berbagai literatur telah membahas kaidah-kaidah tersebut dalam bentuk definisi, klasifikasi, dan ruang lingkup penggunaannya. Namun, kajian yang ada masih didominasi oleh uraian konseptual, sehingga belum memperlihatkan penataan yang sistematis mengenai kedudukan qawāʿid al-tafsīr sebagai kerangka konseptual dalam aktivitas penafsiran. Kondisi ini memunculkan kebutuhan untuk menempatkan kembali kaidah tafsir dalam struktur keilmuan yang lebih terarah dan terformulasi secara konseptual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji qawāʿid al-tafsīr sebagai landasan konseptual dalam penafsiran al-Qur’an. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Data bersumber dari literatur klasik dan kontemporer yang berkaitan dengan kaidah tafsir, dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, dan dianalisis dengan metode deskriptif-analitis melalui penelaahan sistematis terhadap konsep, klasifikasi, dan fungsi kaidah tafsir dalam kerangka ilmu tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa qawāʿid al-tafsīr tersusun sebagai prinsip-prinsip umum yang mencakup aspek kebahasaan, historis, dan relasional antar ayat dalam al-Qur’an. Kaidah-kaidah tersebut berfungsi sebagai acuan konseptual yang membantu mengarahkan proses penafsiran agar tetap berada dalam koridor metodologis yang dapat dipertanggungjawabkan. Pada saat yang sama, pembahasan yang berkembang masih cenderung berhenti pada tataran pemaparan konsep dan klasifikasi, sehingga belum tersusun dalam bentuk formulasi yang operasional dalam praktik penafsiran. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kajian qawāʿid al-tafsīr diperlukan dalam rangka memperjelas posisinya sebagai kerangka konseptual dalam ilmu tafsir. Secara akademik, kajian ini berkontribusi dalam memperkaya pengembangan metodologi tafsir melalui penataan konseptual yang lebih sistematis dan terarah.