cover
Contact Name
Muhammad Anggie J. Daulay
Contact Email
anggie.fbsunimed@yahoo.com
Phone
+6281370069751
Journal Mail Official
jurnalsasindounimed@unimed.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Indonesia Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar Pasar 5 Medan Estate Kode Pos 20221 Provinsi Sumatra Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Sastra Indonesia
urnal Sastra Indonesia (Sasindo) merupakan media publikasi hasil penelitian dan kajian konseptual dalam bidang sastra, media pembelajaran sastra, linguistik, seni budaya, multimedia senimatografi, dan kajian media massa. Bidang sastra memuat tentang ilmu sastra, sejarah sastra, kritik sastra, dan apresiasi sastra serta pembelajarannya. Bidang lingustik memuat kajian fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, serta terapannya. Bidang seni budaya berkaitan dengan dunia kesusastraan. Bidang multimedia senimatografi memuat kajian film dan dasar-dasar senimatografi, serta pada bidang media massa meliputi kajian jurnalistik sastrawi.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO" : 8 Documents clear
KEKERASAN VERBAL PADA FILM WARKOP DKI REBORN KAJIAN SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE Yesika Danastasya; Hendra Kurnia Pulungan
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.758 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v7i1.10439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kekerasan verbal yang terdapat pada tiap scene dalam film Warkop DKI Reborn. Selain itu juga untuk mengetahui sign, object dan interpretant dengan kajian semiotika Charles Sanders Pierce yang terdapat pada film tersebut.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif.Instrument dalam penelitian ini adalah instrument yang dapat menayangkan dan memilah data yang dianalisis, tujuannya agar data tersebut sahih. Karena data penelitian ini berupa tuturan dalam film DVD, maka instrumen penelitian yang digunakan adalah DVD player.Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak bebas libat cakap dan teknik catat.Metode simak adalah metode yang dilakukan melalui penyimakan penggunaan bahasa dan dapat disejajarkan dengan metode pengamatan atau observasi dalam ilmu sosial (Sudaryanto, 1993: 133).Dalam hal ini, peneliti melakukan penyimakan terhadap dialog yang dipakai oleh para aktor dan aktris yang berperan dalam film komedi “WARKOP DKI REBORN”.Dari hasil perolehan data ditemukan bahwa terdapat banyak kekerasan verbal dalam film Warkop DKI Reborn tersebut.Pada awalnya film tersebut ingin menciptakan humor, namun pada akhirnya banyak humor yang mengandung kekerasan verbal dan berdampak tidak baik bagi para pendengar atau bagi para penonton. Kata kunci: Kekerasan Verbal, Film, Semiotika.
KESANTUNAN BERBAHASA PADA PROSES UPACARA MAKAN BERADAT DALAM PERNIKAHAN DI DESA BINTUAS KEC. NATAL KAB. MANDAILING NATAL (KAJIAN PRAGMATIK) Mira wati; Ros maini
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.582 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v7i1.10435

Abstract

Makan beradat adalah salah satu acara pada tata cara adat pernikahan desa Bintuas Kec. Natal Kab. Mandailing Natal. Makan beradat dilakukan selesai akad nikah dirumah pengantin wanita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemakaian prinsip kesantunan dan skala kesantunan pada proses upacara makan beradat dalam pernikahan  di Desa Bintuas Kec. Natal Kab. Mandailing Natal (kajian Pragmatik). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskripsi. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan penuh yaitu pada bulan Agustus 2017. Sumber data penelitian ini diperoleh dari CD-CD pelaksanaan upacara adat pernikahan didalamnnya berisi tentang proses upacara makan beradat yang sudah ada sebelumnnya. Data dikumpulkan berupa dokumentasi. Data yang dikumpulkan sebanyak 8. Hasil penelitian yang ditemukan adalah sebagai berikut: 1) berdasarkan jenis prinsip kesantunan, terdapat 6 ujaran maksim kebijaksanaan, 4 ujaran maksim kedermawanan, 1 ujaran maksim penghargaan, 3 ujaran maksim permufakatan dan 1 ujaran maksim kesimpatisan serta tidak terdapat maksim kesederhanaan. 2) berdasarkan skala kesantunan semua ujaran yang disampaikan terdiri dari 4 ujaran skala kerugian dan keuntungan, 1 ujaran skala kesantunan pilihan, 3 ujaran skala kesantunan ketidaklangsungan, dan tidak terdapat ujaran yang memakai skala kesantunan keotoritasa dan jarak sosial.                                                                      Kata Kunci : Makan Beradat, Prinsip Kesantunan, Skala      Kesantunan, CD, Pragmatik.
REPRESENTASI KESETARAAN GENDER DALAM BUKU BIOGRAFI “PEREMPUAN TEGAR DARI SIBOLANGIT” KARYA HILDA UNU-SENDUK Yulia Tasnim; Wisman Hadi
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.464 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v7i1.10440

Abstract

Penelitian ini membicarakan bagaimana isu pendidikan, isu sosial, serta gagasan kesetaraan gender direpresentasikan dalam buku Perempuan Tegar dari Sibolangit karya Hilda Unu-Senduk. Ketiga poin di atas menjadi isu paling penting serta hangat diperbincangkan, begitu banyak polemik yang terjadi ketika perempuan hendak memilih atau melakukan pergerakan terhadap pendidikan, membina kehidupan sosialnya, serta memperjuangkan hak-hak yang patut di peroleh bagi perempuan. Melalui analisis berdasarkan pandangan/pemikirian Wollstonecraft (2010) serta pemikiran Tong (2010), penelitian ini menemukan bahwa isu pendidikan serta isu sosial menjadi tema paling banyak yang di bahas, selain itu, isu sosial sebagai tema yang paling banyak ditampilkan di dalam buku ini. Likas sebagai tokoh paling menonjol yang menyuarakan  pentingnya pendidikan, bersosialisasi dalam masyarakat. Pendidikan yang layak patut diperoleh bagi seorang perempuan agar berkembang, memperoleh pengetahuan serta memenuhi kebutuhan hidupnya. isu sosial juga digambarkan melalui tokoh Likas sebagai perempuan yang aktif berorganisasi dimana saja demi menyuarakan hak-hak yang pantas diperjuangkan, serta gagasan kesetaraan gender yang ditampilkan berupa keseimbangan antara laki-laki dan perempuan dalam hal memperoleh pendidikan, kesempatan bekerja.Kata Kunci: feminisme, pendidikan, sosial, perempuan         
KEARIFAN LOKAL TRADISI LISAN PANTUN SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI PERTUNJUKAN RONGGENG MELAYU Hayyun Kamila; Wisman Hadi
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.729 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v7i1.10436

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Kearifan Lokal Pantun dalam Kesenian Ronggeng Melayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kearifan lokal tradisi lisan pantun pertunjukan Ronggeng Melayu dengan menggunakan teori lapisan pemaknaan yang membahas tentang makna dan fungsi, nilai dan norma, dan kearifan lokal inti.Jenis pendekatan yang dipakai adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa pantun pertunjukan Ronggeng Melayu. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data kepustakaan dan lapangan. Sumber data kepustakaan berupa buku, makalah, dan jurnal, sedangkan sumber data lapangan yakni melihat langsung pertunjukan Ronggeng Melayu. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik rekam dan teknik catat. Teknik ini digunakan agar memperoleh data secara detail dan menyeluruh. Terdapat 38 pantun pertunjukan tradisi lisan Ronggeng Melayu yang diteliti. Pantun yang mengandung kearifan lokal terdiri dari kearifan lokal cinta budaya, bersahabat dan ramah, rukun dan toleran, jujur, sopan santun, dan komitmen. Sedangkan nilai dan norma yang terkandung di dalamya terdiri dari nilai etika, nilai estetika, nilai sosial, norma agama, norma kesopanan dan norma kesusilaan. Kemudian makna dan fungsi pantun pertunjukan Ronggeng Melayu. Kumpulan pantun tradisi lisan Ronggeng Melayu memperlihatkan hubungan antar struktur yang satu dengan yang lainnya terjalin erat. Hal ini dapat dilihat dari jalinan tema, sampiran, isi, dan amanat yang membentuk satu rangkaian yang dapat mengungkapkan makna dan pesan tersirat dalam pantun. Kata Kunci: Pantun, Ronggeng Melayu, Kearifan lokal, Nilai dan norma, Makna dan fungsi.
ANALISIS KESANTUNAN PADA TUTURAN MAHASISWA DI FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Risa Aulia; Abdurrahman Adisaputera
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.286 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v7i1.10437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realisasi dan penyimpangan prinsip kesantunan di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah rekaman tuturan mahasiswa saat berkomunikasi. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan beberapa hal. Pertama, ditemukan realisasi terhadap prinsip kesantunan. Realisasi terhadap prinsip kesantunan ditemukan pada tuturan mahasiswa meliputi semua maksimnya (enam maksim). Realisasi paling banyak ialah terhadap maksim permufakatan, yang diikuti oleh  maksim simpati, maksim kesederhanaan, maksim kearifan, maksim kedermawanan, dan maksim pujian. Kedua, terdapat tuturan yang menyimpang dari prinsip kesantunan. Penyimpangan terhadap prinsip kesantunan tersebut meliputi semua maksimnya (enam maksim). Penyimpangan prinsip kesantunan yang paling sering muncul ialah terhadap maksim permufakatan, diikuti oleh maksim pujian, maksim kearifan, maksim kedermawanan, maksim kesederhanaan, maksim simpati.Kata Kunci: Realisasi, Penyimpangan, Kesantunan Berbahasa.
KEKHASAN STILISTIK NOVEL EDENSOR KARYA ANDREA HIRATA Simon Laurensius Hutagalung; Inayah Hanum
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.851 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v7i1.10438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekhasan stilistitk dari sebuah novel berjudul Edensor karya Andrea Hirata. Kekhasan yang dimaksud berfokus pada pemakaian gaya bahasa oleh pengarang. Dengan ruang lingkup gaya bahasa yang dimaksud adalah kosakata, frasa atau kalimat asing yang lebih banyak dibandingkan novel lain dan juga variasi majas yang digunakan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deksriptif     Hasil perolehan data ditemukan bahwa terdapat pengaruh latar belakang pengarang baik itu pendidikan atau sosial berperan sangat  besar dalam proses kreatif alur cerita novel. Hal ini tampak dalam pemakaian bahasa asing yang bervariasi dan terdiri dari bahasa Bahasa Inggris, Belanda, Hokien, Prancis, India, , Arab (istilah keagamaan), Spanyol dan Rusia. Pemakain gaya bahasa yang variatif juga ditemukan dalam hasil penelitian terdiri dari 10 majas antara lain, simile, metafora, hiperbola, personifikasi, hipokronisme, Sinekdoke totem pro parte, Sarkasme, Depersonifikasi, Metonimia dan AntonomasiaKata kunci: Kekhasan, Stilistik, Gaya Bahasa, Novel
CERITA RAKYAT “ELUH BERRU TINAMBUNEN” : KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Willy Mario Pasaribu; Malan Lubis
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.366 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v7i1.11747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk Nilai-nilai sosiologis dalam cerita rakyat “Eluh Berru Tinambunen.” Dan untuk melihat sejauh mana nilai-nilai sosiologis yang hidup dalam masyarakat Pakpak Baratpada cerita rakyat “Eluh Berru Tinambunen.” Dibantu dengan teori-teori sosiologi sastra. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat pakpak barat atau responden. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif.               Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melakukan observasi, wawancara mendalam, dan ditambah dengan kajian dokumentasi. Setelah data terkumpul, mulailah diadakan analisis terhadap data untuk menyelesaikan permasalahan penelitian. Untuk mengetahui nilai-nilai sosiologis  yang terdapat dalam cerita rakyat ”Ellu Berru Tinambunen” berdasarkan teori-teori sosiologi sastra. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa nilai-nilai sosiologi yang ada yakni, (1) Nilai Sosial budaya. (2) Konflik Batin. (3) Nilai Edukatif. Lalu pengaruh cerita rakyat “Eluh Berru Tinambunen” terhadap masyarakat setempat : (1) Masyarakat lebih agamais. (2) Masyarakat lebih bijak dalam menentukan jodoh untuk anaknya. (3) Objek wisata delleng simpon.   Kata Kunci:   cerita rakyat,  Ellu Berru Tinambunen, sosiologi, nilai-nilai                                 sosiologis.
KESANTUNAN BAHASA DALAM FILM “KOALA KUMAL” KARYA RADITYA DIKA Feby Dwi Sabrina; Abdurrahman Adisaputera
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.237 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v7i1.10434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan prinsip kesantunan bahasa yang terdapat pada film Koala Kumal karya Raditya Dika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan teknik Menonton, pengumpulan data, mengklasifikasikan data, dan menganalisis data. Teknik analisis data adalah Setelah data terkumpul selanjutnya data dianalisis dengan dua langkah, yaitu dengan menentukan bentuk, berupa pernyataan, kata, klausa, dan kalimat, yang termasuk kedalam bentuk maksim kesantunan bahasa dan yang melanggar prinsip kesantunan bahasa, Kedua, data dianalisis sesuai dengan bentuk maksim kesantunan bahasa dan penyimpangan maksim prinsip kesantunan, berupa tact maxim (maksim kebijaksanaan) dan pelanggarannya, generosity maxim (maksim kedermawanan) dan pelanggarannya, approbation maxim (maksim pujian) dan pelanggarannya, modesty maxim (maksim kerendahan hati) dan pelanggarannya, agreement maxim (maksim kesepakatan) dan pelanggarannya, dan sympathy maxim (maksim kesimpatisan) dan pelanggarannya, dan kemudian melakukan kesimpulan.Hasil penelitian menjelaskan mengenai bentuk dan prinsip kesantunan bahasa yang terdapat pada film Koala Kumal karya Raditya Dika dengan menggunakan teori model Leech serta membandingkan antara bentuk prinsip maksim kesantunan berbahasa dengan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol. 14 No. 1` (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol. 13 No. 3 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 13 No. 2 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 13, No 2 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 13, No 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol. 13 No. 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 12, No 3 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 12 No. 3 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 12, No 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 12, No 1 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 11, No 2 (2022): JURNAL SASINDO Vol 11, No 1 (2022): JURNAL SASINDO Vol 10, No 2 (2021): JURNAL SASINDO Vol 10, No 1 (2021): JURNAL SASINDO Vol 9, No 2 (2020): JURNAL SASINDO Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO Vol 8, No 2 (2019): JURNAL SASINDO Vol 8, No 1 (2019): JURNAL SASINDO Vol 7, No 2 (2018): JURNAL SASINDO Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Sasindo Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Sasindo Vol 5, No 2 (2016): JURNAL SASINDO Vol 5, No 1 (2016): JURNAL SASINDO Vol 4, No 3 (2015): JURNAL SASINDO Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO Vol 4, No 1 (2015): JURNAL SASINDO Vol 3, No 4 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 3 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 2 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 1 (2014): JURNAL SASINDO Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Sasindo Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Sasindo More Issue