cover
Contact Name
Muhammad Anggie J. Daulay
Contact Email
anggie.fbsunimed@yahoo.com
Phone
+6281370069751
Journal Mail Official
jurnalsasindounimed@unimed.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Indonesia Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar Pasar 5 Medan Estate Kode Pos 20221 Provinsi Sumatra Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Sastra Indonesia
urnal Sastra Indonesia (Sasindo) merupakan media publikasi hasil penelitian dan kajian konseptual dalam bidang sastra, media pembelajaran sastra, linguistik, seni budaya, multimedia senimatografi, dan kajian media massa. Bidang sastra memuat tentang ilmu sastra, sejarah sastra, kritik sastra, dan apresiasi sastra serta pembelajarannya. Bidang lingustik memuat kajian fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, serta terapannya. Bidang seni budaya berkaitan dengan dunia kesusastraan. Bidang multimedia senimatografi memuat kajian film dan dasar-dasar senimatografi, serta pada bidang media massa meliputi kajian jurnalistik sastrawi.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO" : 9 Documents clear
PENINGKATAN KEMAHIRAN BERBICARA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SERI DI SEKOLAH DASAR Fhitria Siska Pulungan
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.73 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v9i1.26761

Abstract

AbstrakPenelitian ini berlatar belakang pada kenyataan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya berbicara mengalami berbagai hambatan. Hambatan tersebut berasal dari siswa maupun guru. Siswa kurang berminat terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Siswa merasa takut berbicara didepan kelas. Penelitian ini bertujuan memberikan sumbangan informasi dan pemikiran tentang bagaimana media pembelajaran gambar seri digunakan dalam pembelajaran berbicara? Berdasarkan hasil pratindakan diperoleh ketuntasan kemahiran berbicara siswa sebesar 37,5% atau sebanyak 12 orang dengan nilai rata-rata 61,86. Selanjutnya diberi tindakan pada siklus I dan memperoleh ketuntasaan sebesar 75% atau sebanyak 24 siswa dengan nilai rata-rata 71,25. Pada siklus II diperoleh ketuntasan belajar sebesar 93,75% atau 30 orang siswa yang tuntas dari 32 siswa dengan nilai rata-rata 81,25.  Dari hasil pengamatan kemahiran berbicara siswa pada siklus I sudah meningkat. Siswa sudah berani maju ke depan walaupun masih ada yang berpasangan. Pada siklus II siswa sudah berani maju ke depan secara perorangan, perbendaharaan kata sudah banyak dan berbicara secara runtut baik dan benar. Dari siklus tampak ada peningkatan proses dan hasil pembelajaran berbicara. Dengan demikian media gambar seri dapat meningkatkan kemahiran berbicara siswa di Sekolah Dasar. Kata Kunci: Media pembelajaran, Gambar Seri, Kemahiran berbicara.
KESANTUNAN BERBAHASA IMPERATIF DALAM DEBAT KANDIDAT CAPRES-CAWAPRES 2019-2024 (KAJIAN PRAGMATIK) Junita Anggraini Situmeang; Malan Lubis
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.31 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v9i1.19124

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesantunan berbahasa imperatif dalam debat kandidat capres-cawapres 2019-2024 dengan kajian pragmatik. Penelitian ini meneliti tiga sesi debat yaitu debat pertama, kedua, dan kelima pada tanggal 17 Januari, 18 Februari, dan 13 April 2019. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik simak yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi internet, yaitu dengan mengunduh video tayangan di youtobe.Setelah video diunduh, data berupa tuturan peserta debat kemudian diproses dengan melakukan transkrip.Dari hasil transkrip ini, kemudian penulis mencari data kalimat imperatif dengan membaca dan mencatat. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu 1). Terdapat 56 wujud kesantunan imperatif dalam debat capres-cawapres 2019-2024 diantaranya yaitu 7 tuturan imperatif perintah, 2 tuturan imperatif suruhan, 3 tuturan imperatif permintaan, 1 tuturan permohonan, 12 tuturan desakan, 2 tuturan imbauan, 7 tuturan ajakan, 4 tuturan mengizinkan, 9 tuturan larangan, 5 tuturan harapan, 4 tuturan anjuran. 2).Terdapat 12 strategi kesantunan imperatif dalam debat capres-cawapres 2019-2024 yaitu strategi 1 (kurang santun), strategi 2 (agak santun), strategi 3 (lebih santun), dan strategi 4 (paling santun). Namun dalam debat ini tidak ada strategi kurang santun yang diperoleh.Kata Kunci: Wujud Imperatif, Strategi Imperatif, Debat 
CITRA WANITA PADA TOKOH UTAMA RUMANTI DALAM NOVEL PEREMPUAN JOGJA KARYA ACHMAD MUNIF: SEBUAH REFLEKSI IDEOLOGI DAN BUDAYA Fransiska Uli Khairani; M. Oky Fardian Gafari
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.355 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v9i1.19123

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai ideologi, budaya, dan citra perempuan pada tokoh utama wanita yaitu Rumanti dalam novel Perempuan Jogja Karya Achmad Munif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana ideologi, budaya, dan citra perempuan yang tergambar di dalam novel Perempuan Jogja karya Achmad Munif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil dari pengolahan dan penyimpulan data, maka ditemukan lima ideologi yang terdapat di dalam novel Perempuan Jogja karya Achmad Munif. Novel Perempuan Jogja karya Achmad Munif cenderung pada ideologi familialisme yang dianut oleh tokoh Rumanti dan ideologi patriarki yang dianut oleh tokoh Danudirjo. Budaya yang tergambar di dalam novel Perempuan Jogja karya Achmad Munif diantaranya rila, nrimo, sabar, dan budaya Jawa juga rergambar melalui acara pernikahan dengan menggunakan adat Jawa. Citra perempuan pada tokoh Rumanti digambarkan sebagai perempuan jawa yang memiliki sifat setia, penurut, perhatian yang secara umum sudah tertanam dalam kehidupan masyarakat di tanah jawa.Kata Kunci: Novel, Ideologi, Budaya, Citra Perempuan
PEMERTAHANAN BAHASA PANE LABUHAN BILIK MELALUI PENYUSUNAN KAMUS EKOLOGI Putri Aulia; M. Oky Fardian Gafari
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.918 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v9i1.19126

Abstract

Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori ekolinguistik dan leksikografi. Data yang digunakan untuk mendukung penelitian diambil dengan teknik wawancara, observasi dan penyebaran kuesioner. Data penelitian ini adalah kosakata ekologi yang terkait dengan lingkungan di Labuhan Bilik. Dari hasil  penelitian 1)  diperoleh  400 kosakata ekologi dan hasil yang diperoleh adalah penguasaan kosakata ekologi bahasa Pane dengan gabungan tiga generasi usia 15-20 tahun, usia 21-45 tahun, dan usia ≥ 46 tahun pada Kategori I diperoleh jumlah pemaham sebanyak 9829 dan rata-rata berjumlah 15%, Kategori II jumlah pemaham sebanyak 22195 dan rata-rata berjumlah 33%, Kategori III jumlah pemaham 32391 dan rata-rata berjumlah 52%. 2) Dalam melakukan penyusunan kamus, peneliti melakukan pengabjadan, seleksi data, pemberian defenisi, penyuntingan defenisi, pengatakan data, komputerisasi, penyuntingan, pemeriksaan kamus dan pencetakan naskah kamus.Kata Kunci: Pemertahanan bahasa, ekolinguistik,  leksikografi, kamus ekologi
CAMPUR KODE DALAM VIDEO DAKWAH USTAZ HANAN ATTAKI DI INSTAGRAM (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Ristia Ulfa; Syamsul Arif
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.24 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v9i1.19128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wujud campur kode yang muncul dalam video dakwah Ustaz Hanan Attaki, mengetahui faktor penyebab terjadinya campur kode, dan frekuensi munculnya peristiwa campur kode dalam video dakwah Ustaz Hanan Attaki di Instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari video-video dakwah yang terdapat dalam akun instagram Ustaz Hanan Attaki. Data diperoleh dari tuturan Ustaz Hanan Attaki dalam video dakwahnya dengan terlebih dahulu mengunduh video dan mengubah tuturannya ke dalam bentuk teks. Teknik analisis data adalah mendengarkan rekaman data, mentranskrip data ke dalam bentuk tulisan, kemudian mengemukakan wujud, faktor penyebab terjadinya campur kode, dan frekuensi munculnya campur kode dengan memasukkan kedalam tabel. Selanjutnya memberikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan beberapa hal. Pertama, ditemukan 4 (empat) wujud campur kode dalam video dakwah Ustaz Hanan Attaki di Instagram yaitu, penyisipan berwujud kata, penyisipan berwujud baster, penyisipan berwujud idiom, dan penyisipan berwujud frasa. Faktor penyebab campur kode dalam video dakwah Ustaz Hanan Attaki adalah faktor kebiasaan, faktor adanya keinginan penutur untuk menjelaskan, serta faktor adanya keinginan penutur untuk menunjukkan prestise. Frekuensi munculnya campur kode yaitu, berwujud kata (68,19%), baster (18, 93%), idiom (1,52%), dan frasa (11,36%). Kata Kunci: Campur kode, video dakwah, Hanan Attaki
ANALISIS MAJAS PERBANDINGAN DALAM LIRIK LAGU BAND IKLIM PADA ALBUM “SATU KESAN ABADI” Rini Prismayanti; Rosmaini Rosmaini
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.599 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v9i1.19127

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis majas perbandingan serta makna yang tersirat dalam lirik lagu Band Iklim pada Album “Satu Kesan Abadi”. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai analisis majas perbandingan  serta makna yang tersirat dalam lirik lagu. Sumber data pada penelitian ini adalah lirik lagu band Iklim pada album “Satu Kesan Abadi”berjumlah sepuluh lagu yaitu 1) Amarah. 2) Suci dalam debu, 3) Impian Hidup, 4) Hakikat Sebuah Cinta, 5)Kegelapan Dunia, 6) Bujang Kota, 7) Sandiwara Cinta Semusim, 8) Insan Maya, 9) Seribu Penghargaan, 10) Satu Kesan Abadi.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Teknik simak yaitu menyimak lagu yang sudah dipilih dan diunduh, lalu dicatat, dianalisis sesuai kutipan lagu yang berdasarkan jenis majas perbandingan dan makna tersiratnya. Hasil penelitian yang diperoleh berjumlah 45 data yang terdiri dari 20 data majas metafora, 1 data majas sinestesia, 3 data majas simile, 2 data majas alegori, 1 data majas antonomasia, 7 data majas hiperbola, 1 data majas litotes, 2 data majas personifikasi, 1 data majas sinekdoke (pars pro toto), 1 data majas eufemisme, dan 6 data majas simbolik. Berdasarkan teori, jenis majas perbandingan  berjumlah 17, tetapi hasil penelitian yang ditemukan hanya ada 11 jenis majas perbandingan dalam lirik lagu band Iklim pada album “Satu Kesan Abadi”. Secara keseluruhan, majas yang paling dominan adalah majas metafora. Makna yang ditemukan dalam hasil analisis yaitu makna leksikal dan makna kiasan. Kata kunci: Majas Perbandingan, Makna, Lirik Lagu Band Iklim
EUFEMISME DALAM NOVEL BATAK TOBA “SI TUMOING PASIDING HOLANG PADIMPOS HOLONG” KARYA SAUT POLTAK TAMBUNAN Roida Gultom; Mara Untung Ritonga
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.688 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v9i1.19129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi, bentuk dan makna eufemisme dalam novel Batak Toba “Si Tumoing Pasiding Holang Padimpos Holong” Karya Saut Poltak Tambunan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan masalah sesuai dengan realita.Sumber data yang digunakan penulis dalam penelitian ini teks tulisan yaitu novel Batak Toba “Si Tumoing Pasiding Holang Padimpos Holong” Karya Saut Poltak Tambunan”.Analisis data dalam penelitian ini digunakan untuk menganalisis data yang telah terkumpul agar mudah untuk diolah. Adapun usaha-usaha yang penulis lakukan dalam analisis ini adalah sebagai berikut: Mengumpulkan data yang dianalisis melalui metode dokumentasi atau kepustakaan, Mengidentifikasi dan mengklasifikasi data sesuai dengan fungsi atau peranan, bentuk  dan makna kata, frasa, klausa dan  kalimat yang menggunakan eufimisme dalam novel “Si Tumoing Pasiding Holang Padimpos Holong” Karya Saut Poltak Tambunan, Mengambil kesimpulan terhadap data yang diperoleh sesuai dengan aspek analisis  permasalahan yang diteliti.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi eufemisme ditemukan 4 fungsi yaitu: (1) eufemisme sebagai alat menghaluskan ucapan; (2) eufemisme sebagai alat merahasiakan sesuatu; (3) eufemisme sebagai alat penolak bahaya; (4) sebagai alat pendidikan. Sedangkan berdasarkan bentuk eufemisme terdapat 5 bentuk eufemisme yaitu: (1) Ekspresi figurative; (2) Metafora; (3) Penggantian kata  dengan  kata yang lain; (4) Jargon; (5) Hiperbola.Makna dan maksud penggunaan eufemisme dalam novel Batak Toba dihubungkan dengan konteks yang terdapat dalam situasi tuturan setiap tokoh.Kata Kunci : Eufemisme, Novel, dan makna eufemisme.
ANALISIS KEKERASAN VERBAL TERHADAP PEREMPUAN DALAM PEMBERITAAN DI MEDIA ONLINE KOMPAS.COM Nur Qamarin Trywahyuni; Wisman Hadi
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.485 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v9i1.19125

Abstract

Data dalam penelitian ini adalah kalimat ujaran orang yang menghina lewat komentar di akun media sosial dalam hal ini menghina, mengejek, mengintimidasi para korban disampaikan dalam pengidentifikasian data-data yang berjumlah 12 berita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif . Teknik pengumpulan data dengan metode simak dengan teknik baca dan catat. Sebagai instrumen utamanya adalah peneliti sendiri, dalam hal ini maka membaca berita secara intuisif dari media online Kompas.com, mencermati, dan mencatat hal-hal yang berkaitan dengan data penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh adalah representasi verbal terhadap perempuan di media online Kompas.com sebanyak 12 data, struktur wacana skema Teun A. Van Dijk di Media Online Kompas.com dalam elemen latar sebanyak 2 data, elemen detil sebanyak 1 data, elemen maksud sebanyak 2 data dan kekerasan verbal sebanyak 10 data.Kata Kunci: representasi verbal, struktur wacana, kekerasan verbal.
PRINSIP KESANTUNAN BAHASA PADA PEDAGANG DI PASAR STASIUN TANJUNG BALAI UTARA Wiwik Utami; Fitriani Lubis
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.101 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v9i1.19130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa yang terdapat pada Pasar Stasiun Tanjung Balai Utara. Metode yang digunakan dalam  penelitian  ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian  ini adalah pedagang yang ada pada Pasar Stasiun Tanjung Balai Utara. Data diperoleh dari tuturan penjual Pasar Stasiun Kecamatan Tanjung Balai Utara tersebut, dengan menggunakan teknik catat. Dalam menganalisis dibutuhkan upaya memahami data, agar data yang dihasilkan akurat dan tepat. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan beberapa hal. Pertama, Pada masyarakat awam, salah satunya didaerah terpencil tidak mengenal prinsip kesantunan bahasa. Mereka mengucapkan kalimat berdasarkan apa yang mereka peroleh dari lingkungannya. Masyarakat Tanjung Balai dikenal mempunyai bahasa yang sangat kasar dalam bertutur antar sesama sehari-harinya.Selainitu, banyak kesalahan bahasa yang terjadi antara pedagang dan pembeli pada Pasar Stasiun Kecamatan Tanjung Balai Utara.Kata Kunci:Kesantunan Berbahasa

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol. 14 No. 1` (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol. 13 No. 3 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 13 No. 2 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 13, No 2 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 13, No 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol. 13 No. 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 12, No 3 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 12 No. 3 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol 12, No 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 12, No 1 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 11, No 2 (2022): JURNAL SASINDO Vol 11, No 1 (2022): JURNAL SASINDO Vol 10, No 2 (2021): JURNAL SASINDO Vol 10, No 1 (2021): JURNAL SASINDO Vol 9, No 2 (2020): JURNAL SASINDO Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO Vol 8, No 2 (2019): JURNAL SASINDO Vol 8, No 1 (2019): JURNAL SASINDO Vol 7, No 2 (2018): JURNAL SASINDO Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Sasindo Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Sasindo Vol 5, No 2 (2016): JURNAL SASINDO Vol 5, No 1 (2016): JURNAL SASINDO Vol 4, No 3 (2015): JURNAL SASINDO Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO Vol 4, No 1 (2015): JURNAL SASINDO Vol 3, No 4 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 3 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 2 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 1 (2014): JURNAL SASINDO Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Sasindo Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Sasindo More Issue