cover
Contact Name
Anis Ervina
Contact Email
lp2makbidlatansa@gmail.com
Phone
+6287772706700
Journal Mail Official
lp2makbidlatansa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Soekarno-Hatta Pasir Jati By Pass Rangkasbitung Lebak Banten
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
Obstretika Scientia
ISSN : 23376120     EISSN : 27164330     DOI : http://dx.doi.org/10.55171
Jurnal Obstretika Scientia adalah Jurnal penelitian Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro, yang terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juli dan Desember. ISSN : 2337-6120, e-ISSN : 2716-4330. Ruang Lingkup Penelitian terkait dengan ilmu Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Reproduksi serta Kesehatan Ibu dan Anak.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2018)" : 5 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI PUSKESMAS RANGKASBITUNG KABUPATEN LEBAK Roslina Roslina; Sindi sindi
Jurnal Obstretika Scientia Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.119 KB) | DOI: 10.55171/obs.v6i2.372

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ibu dalam pemberian ASI eksklusif  pada bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Rangkasbitung Kabupaten Lebak tahun 2017. Jenis penelitian ini bersifat survei analitik yang dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang yang memiliki bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Rangkasbitung dan jumlahnya ada 728 ibu. Jadi jumlah sampel yang dibutuhkan dalam penelitian ini sebanyak  88 sampel di tambah  10 % menjadi  97 sampel, dan untuk memaksimalkan menjadi 100 sampel, peneliti menggunakan pengumpulan sampel dengan proporsi sampling.  Analisis yang digunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, pekerjaan dan sikap terhadap pemberian ASI eksklusif. Dengan demikian diharapkan agar dapat meningkatkan tingkat pengetahuan ibu mengenai pemberian ASI eksklusif dengan cara melakukan penyuluhan dengan metoda yang lebih efektif yaitu dengan menggunakan media yang dapat membantuk keberhasilan dalam penyuluhan misalnya melalui alat bantu infokus, klipchart, leflet dsb.
Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Diare Siti Juhariyah
Jurnal Obstretika Scientia Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.844 KB) | DOI: 10.55171/obs.v6i2.373

Abstract

Menurut data World Health Organization (WHO) pada tahun 2013 di Indonesia, diare adalah pembunuh balita nomor dua setelah ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) dan setiap 100.000 balita meninggal karena diare. Faktor penyebab diare pada balita salah satunya yaitu status gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kejadian diare dengan status gizi pada balita di Puskesmas Rangkasbitung Kabupaten Lebak. Jenis penelitian analitik dengan rancangan case control dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian adalah seluruh balita yang melakukan kunjungan ke Puskesmas Rangkasbitung sebanyak 1.254 balita dan sampel sebanyak 38 responden dengan menggunakan teknik systematic random sampling. Cara ukur menggunakan lembar checklist yang dianalisa secara univariat dan bivariat dengan analisa chi square. Hasil pengolahan data proporsi kejadian diare pada balita sebesar 19 responden dengan gizi buruk dan kurang sebanyak 18 responden. Hasil uji statistik ada hubungan antara status gizi dengan kejadian diare pada balita dengan p value: 0,04 dan OR 5.93 berarti balita yang mengalami gizi buruk dan kurang berpeluang hampir 6 kali lebih beresiko untuk terjadinya diare dibandingkan dengan balita dengan gizi baik.. Kesimpulan penelitian bahwa terdapat hubungan antara kejadian diare dengan  status gizi pada balita. Perlu upaya meningkatkan penyuluhan mengenai dampak dari penyakit diare. Kegiatan proaktif tenaga kesehatan untuk melakukan penelusuran status gizi pada balita yang tidak dibawa ke Puskesmas atau Posyandu.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelengkapan Imunisasi Dasar Nani Handayani
Jurnal Obstretika Scientia Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.405 KB) | DOI: 10.55171/obs.v6i2.374

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi dasar di Desa Parungsari, wilayah kerja Puskesmas Pajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak tahun 2017. Penelitian ini berkorelasi dengan desain cross-sectional. Ukuran sampel adalah 50 orang. Hasil analisis univariat dari mayoritas responden memberikan imunisasi lengkap kepada bayi mereka (50%), memiliki pengetahuan yang baik, (38%), responden yang masih muda (42%) dan ibu yang memiliki tempat untuk menjauh dari tempat pelayanan kesehatan (54%). Hasil analisis bivariat mengungkapkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p = 0,0001), usia ibu (p = 0,045) dan jarak dari tempat tinggal ke tempat pelayanan kesehatan dengan imunisasi dasar lengkap (p = 0,0001) . Sarannya adalah memberikan informasi tentang imunisasi dasar kepada ibu yang memiliki bayi 11-12 bulan dengan melibatkan peran keluarga.
PROTOTIPE SISTEM MONITORING DATA IBU HAMIL BERBASIS WEB DENGAN PENDEKATAN METODE SERVICE ORIENTED ARCHITECTURE (SOA) DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN LEBAK Cancan Firman Wilantika; Wendi Usino
Jurnal Obstretika Scientia Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.187 KB) | DOI: 10.55171/obs.v6i2.375

Abstract

Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak merupakan salah satu instansi pemerintahan yang bergerak di bidang kesehatan. Salah satu tugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak adalah melakukan monitoring terhadap perkembangan ibu hamil. Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak akan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas wilayah setempat. Pendataan ibu hamil di setiap Puskesmas Kabupaten Lebak belum menerapkan system yang terintegrasi, sehingga informasi tentang data ibu hamil tidak dapat diakses setiap saat oleh unit-unit terkait yang berhubungan dengan kegiatan monitoring perkembangan ibu hamil. Sehingga hal ini menyebabkan terhambatnya penyampaian informasi kepada pihak-pihak terkait yang membutuhkan informasi tentang perkembangan ibu hamil tersebut. Pengolahan data ibu hamil di setiap Puskesmas masih menggunakan aplikasi desktop dan belum adanya fitur Hari Perkiraan Lahir yang memberikan informasi yang dapat diatur berdasarkan kurun waktu dan memberikan notifikasi jika terdapat ibu hamil yang akan melahirkan. Dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut maka dibutuhkan suatu sistem berbasis WEB yang dapat mengintegrasikan sistem yang ada di setiap elemen pada instansi Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, yang mampu menampilkan berbagai macam informasi tentang ibu hamil sesuai dengan kebutuhan di Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak. Dalam perancangan Sistem Monitoring Data Ibu Hamil ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Service Oriented Architecture (SOA), SOA adalah sebuah kerangka kerja untuk mengintegrasikan proses bisnis dan mendukung infrastruktur teknologi informasi dan menstandarisasi komponen-komponen layanan yang dapat digunakan kembali dan digabungkan sesuai dengan prioritas bisnis, sehingga diharapkan dapat menghasilkan suatu sistem yang dapat diterima dan sesuai dengan kebutuhan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak. Prototipe sistem monitoring data ibu hamil ini diuji menggunkan metode User Acceptance Test untuk mengetahui apakah sistem yang dikembangkan ini diterima atau tidak oleh pengguna. Pada pengujian sistem melalui tahap pengujian Alpha dan Beta didapatkan hasil pengujian dengan hasil rata-rata skor penerimaan user sebesar 77%. Berdasarkan hasil pengujian sistem tersebut maka prototipe sistem monitoring data ibu hamil berbasis WEB ini dapat diterima oleh user atau pengguna di lingkungan wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak.
Studi Kasus Manajemen Kebidanan pada Ibu Hamil, Bersalin, Nifas dan Bayi Baru Lahir dengan Asfiksia Sedang Daini Zulmi
Jurnal Obstretika Scientia Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.946 KB) | DOI: 10.55171/obs.v6i2.371

Abstract

Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia Tahun 2012 menunjukkan bahwa Angka Kematian Ibu adalah 359 kematian per 100.000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Bayi sebesar 32 per 1.000 kelahiran hidup (Kementrian kesehatan, 2012). Kabupaten Lebak berdasarkan data, Angka Kematian Ibu 2014 sebesar 47 jiwa dari 201/100.000 Kelahiran Hidup dan Angka Kematian Ibu pada Tahun 2015 sebesar 43 jiwa dari 179/100.000 Kelahiran Hidup. Tujuan studi kasus manajemen kebidanan adalah mampu memberikan asuhan kebidanan secara komprehenif pada ibu hamil dengan menggunakan pendekatan asuhan kebidanan0varney0dengan0metode0pendokumentasian menggunakan SOAP. Metode yang digunakan adalah studi kasus manajemen yang berkesinambungan dimulai dari hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan kontrasepsi. Pada Ny. I dalam kehamilannya hasil pemeriksaan fisik normal tidak ada kelainan pada saat dilakukan pemeriksaan Ante Natal Care, Intra Natal Care, Postnatal care, dan ditemukan kendala pada  bayi baru lahir dengan Asfiksia. Pada studi kasus ini dapat menjadi bahan masukan dalam menerapkan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan bayi baru lahir sesuai standar asuhan kebidanan khususnya dilahan praktik yang digunakan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5