Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 1 (2023): Februari"
:
12 Documents
clear
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Pada Anak Balita
Rochmatun Hasanah;
Fahimah Aryani;
Bahtiar Effendi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Alesha Media Digital
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (763.839 KB)
|
DOI: 10.59025/js.v2i1.54
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi dan penyuluhan dalam upaya pencegahan stunting yang ada di Desa Kwasen Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang. Stunting menjadi permasalahan karena dapat menyebabkan terjadinya kesakitan, kematian, melambatnya proses perkembangan motorik dan menghambat proses pertumbuhan mental penderita. Sasaran dari kegiatan penyuluhan ini yaitu ibu hamil dan anak yang memiliki balita. Pelaksanaan kegiatan yang bekerjasama dengan perangkat desa Kwasen dan bidan desa, dilaksanakan dengan metode sosialisasi serta penyuluhan. Materi yang disamaikan berupa ciri stunting, penyebab dan pencegahan, serta penyuluhan terkait program pemerintah “isi piringku”. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai apa itu stunting, penyebab stunting, bahaya stunting untuk jangka pendek dan panjang serta tumbuhnya kesadaran dalam menanggulangi dampak dari stunting sehingga dapat meminimalisir terjadinya stunting pada anak.
Pencegahan Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) di Poskesdes Desa Bandung Kabupaten Mojokerto
Nurul Agustin;
Yosep Filliandri;
Sutrisno;
Alfian Chandiardy
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Alesha Media Digital
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (722.443 KB)
|
DOI: 10.59025/js.v2i1.55
Nyeri punggung bahwa atau Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu penyakit yang sering diderita oleh para petani dan pekerja berat. Kondisi ini disebabkan oleh posisi tubuh yang tidak ergonomis dan terpaksa menahan beban berat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kondisi ini berbahaya, karena dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan memicu penyakit lainnya. Tujuan dari kegiatan penyuluhan kesehatan ini adalah untuk memberikan pemahaman bagi petani dalam upaya pencegahan nyeri punggung bawah sehingga harapannya petani dapat melakukan pencegahan secara mandiri. Metode yang digunakan adalah ceramah atau presentasi kemudian demonstrasi yang melibatkan pekerja tani yang ada di lingkungan kerja Poskesdes Desa Bandung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto pada tanggal 24 Oktober 2022. Sebagai evaluasi kegiatan, pelaksanaan penyuluhan ini berjalan dengan baik. Melalui kegiatan ini didapatkan hasil peserta dapat memahami faktor risiko yang dapat terjadi akibat pekerjaannya
Edukasi Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Gempa Bumi Di Universitas Alma Ata Yogyakarta: Indonesia
Jaka Sarwadhamana Raden;
Imram Radne R. Putri;
Angie Indriantoro;
Faizatun R. Hasanah;
Intan N. Rahmawati;
Luh Shindy Novita Putri;
Nara A. Wadji;
Petra M. Leoni;
Risfina N. Diyanti;
Rismaini N. Aisyah;
Taufiq H. Saklil
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Alesha Media Digital
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1321.485 KB)
|
DOI: 10.59025/js.v2i1.57
Pengetahuan dan intensi yang baik diperlukan untuk mengatasi dampak buruk dari gempa bumi. Peningkatan pengetahuan dapat dilakukan dengan memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana dengan metode yang digunakan yaitu ceramah, tanya jawab dan diskusi bersama, serta pemberian buku saku mengenai kesiapsiagaan bencana gempa bumi. Pelaksanaan edukasi kesiapsiagaan bencana gempa bumi diberikan kepada mahasiswa Program Studi Administrasi Rumah Sakit dan Pendidikan Matematika Universitas Alma Ata Yogyakarta, yang berjumlah 45 peserta. Sebelum dan sesudah penyampaian materi edukasi kesiapsiagaan bencana diukur pengetahuan peserta melalui pengisian pretest dan posttest. Dari hasil pretest dan posttest menunjukkan bahwa masih adanya peserta yang masuk kategori lemah terhadap kesiapsiagaan dalam mengantisipasi bencana gempa bumi. Hal tersebut, dipengaruhi oleh pengetahuan dan intensi peserta yang masih kurang. Berdasarkan hasil, diharapkan dapat disusun program edukasi berkala tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi agar seluruh mahasiswa dapat berpartisipasi.
Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Dengan Pemeriksaan Asam Urat Pada Lansia
Eka Novitayanti;
Betty Kusdhiarningsih
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Alesha Media Digital
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (628.584 KB)
|
DOI: 10.59025/js.v2i1.58
Hiperurecemia adalah peningkatan kadar asam urat di dalam darah. Keadaan hiperurecemia ini dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada sendi yang disebabkan penimbunan asam urat. Keadaan artritis gout dapat mengganggu aktivitas seseorang sehingga dapat menurunkan produktivitas kerja. Keluhan-keluhan nyeri sendi masih ditemukan pada sebagian besar lansia di daerah tersebut. Apabila tidak segera terdeteksi akan menimbulkan komplikasi-komplikasi yang lebih berat bagi lansia. Peserta Kegiatan pengabdian masyarakat ini efektif dan sudah terlaksana dengan baik hari jumad 15 Maret 2019 mulai pukul 09.00 sampai selesai. Pemeriksaan diselenggarakan di salah satu rumah warga yang mempunyai halaman rumah cukup luas. Metode Pelaksanaan pengukuran kadar asam urat, hasil di dokumentasikan dalam bentuk deskripsi kualitatif yaitu berupa angka hasil pemeriksaan asam urat. Hasil 26 lansia mengalami asam urat (60,5%) dan sebagian besar pada jenis kelamin perempuan 25 responden (96,2 %) dapat di simpulkan. Saran untuk pengabmas berikutnya yaitu intervensi untuk menurunkan kadar asam urat.
Pelatihan Digital Marketing Untuk Pemasaran Desa Wisata di Kepulauan Wakatobi
I Wayan Adi Pratama
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Alesha Media Digital
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (928.224 KB)
|
DOI: 10.59025/js.v2i1.60
Program pengembangan 10 Bali Baru di destinasi super priotias yang tersebar di beberapa titik yakni Kepulauan Wakatobi diharapkan menjadi katalisator pemerataan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Berubahnya perilaku wisatawan dan perkembangan teknologi turut menjadi alasan mengapa pemasaran dengan bantuan teknologi dan digitalisasi kian menjadi penting untuk diterapkan oleh pelaku desa wisata. Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat pelaku desa wisata juga mampu merencanakan dan mengimplementasi strategi pemasaran digital dengan memanfaatkan media sosial. Media sosial dijelaskan memiliki dampak positif terhadap minat kunjungan wisatawan untuk berkunjung ke sebuah destinasi. Sesi pemaparan teori dan konsep dilengkapi dengan berbagai pemaparan strategi pemasaran digital yang mencakup pemanfaatan media sosial seperti akun Instagram, Facebook, dan Google My Business untuk dapat menjadi media utama informasi mengenai daya tarik serta produk wisata yang ditawarkan oleh desa wisata. Berdasarkan hasil observasi, seluruh peserta pelatihan tertarik mendalami bagaimana pembuatan kalender konten, penulisan caption pada postingan serta pembuatan identitas branding tiap desa wisata yang akan dipromosikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 60 peserta yang terdiri dari pelaku industri pariwisata, UMKM serta lembaga kelompok sadar wisata di Kepulauan Wakatobi guna meningkatkan kemampuan dan mengembangkan keterampilan yang bermanfaat untuk meningkatkan kunjungan wisatawan serta pemerataan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Harapannya dengan pelatihan ini masyarakat memiliki dasar-dasar pemasaran serta memahami bagaimana langkah-langkah mengimplementasikan strategi pemasaran digital bagi desa wisatanya
Sosialisasi Moderasi Beragama Bagi Siswa di Desa Rahtawu Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus
Ozi Setiadi Ozi Setiadi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Alesha Media Digital
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (726.605 KB)
|
DOI: 10.59025/js.v2i1.65
Moderasi beragama mendorong lahirnya kerukunan umat beragama dalam beraktivitas kehidupan sehari-hari, meskipun tidak semua orang memahami moderasi beragama. Moderasi beragama juga menjadi media penting bagi perkembangan kehidupan umat beragama ke depan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang moderasi beragama bagi siswa kelas menengah. Pemahaman atas moderasi beragama penting bagi siswa menengah agar dapat menjadi pribadi yang moderat yang dapat menjalankan aktivitasnya sehari-hari tanpa menyinggung orang yang berbeda agama.. Melalui siswa sebagai generasi penerus bangsa, kerukunan umat beragama itu dapat terjalin. Pelaksanaan sosialisasi dilaksanakan melalui kegiatan seminar moderas beragama. Hasilnya, siswa memiliki pemahaman tentang moderasi beragama setelah pelaksanaan kegiatan seminar. Hal tersebut ditunjukkan dengan kemampuan mereka menjelaskan apa moderasi beragama itu. Indikator moderasi beragama dan toleransi sebagai salah satu cara mencapai moderasi beragama. Kegiatan moderasi beragama bagi siswa penting dilakukan agar masyarakat dapat hidup rukun dengan perbedaan agama yang ada.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting di Desa Tobela Kecamatan Porehu
Hamzah B;
St. Rahmawati Hamzah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Alesha Media Digital
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1009.026 KB)
|
DOI: 10.59025/js.v2i1.66
Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang terjadi sejak janin hingga anak umur dua tahun. Secara nasional prevalensi balita stunting di Indonesia adalah 30,8% dan di Sulawesi Tenggara sebanyak 30,2%. Angka ini masih cukup tinggi dibandingkan dengan angka yang dianjurkan WHO yaitu <20%. Pemantauan kasus stunting dapat dilakukan melalui pengukuran antropometri di Posyandu. Meskipun ibu sudah datang ke posyandu, akan tetapi kesadaran dan pengetahuan ibu tentang stunting masih rendah. Penyuluhan kesehatan sebagai media edukasi dapat digunakan dalam meningkatkan kemampuan ibu dalam melakukan pencegahan stunting. Waktu pelaksanaan pada hari Kamis 15 September 2022 di Posyandu Desa Tobela yang dihadiri 18 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting, dimana sebelum dilakukan penyuluhan skor pengetahuan adalah 9,42 dan setelah dilakukan penyuluhan skor pengetahuan adalah 18,35 dengan perbedaan rata-rata skor pengetahuan adalah 8,93. Sebagai kesimpulan penyuluhan kesehatan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu tentang pentingnya pencegahan stunting.
Penyuluhan Branding Kemasan Kemplang dan Dodol Produk UMKM Desa Tebing Gerinting Indralaya Selatan
Suhendra Suhendra;
Ardiansyah Ardiansyah;
Trecy Austin
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Alesha Media Digital
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1532.783 KB)
|
DOI: 10.59025/js.v2i1.67
Penyuluhan ini merupakan salah bentuk tanggung jawab sebagai wujud pelaksanaan tridarma penguruan tinggi dalam mengimplementasikan ilmu kepada masyarakat. Dalam penyuluhan ini pemateri menjelaskan strategi membranding kemasan pada produk UMKM. Produk UMKM unggulan dari desa tebing gerinting selatan adalah kemplang panggang, dan dodol. Kedua produk tersebut masih di jual secara manual atau di jual di pinggir jalan lalu lintas desa tersebut. Untuk kemasan sendiri masih sangat sederhana yaitu plastic putih bahkan tanpa label. Dengan mengunakan metode kualitatif, wawancara pelaku usaha UMKM dan observasi lapangan langsung. Penulis tertarik untuk mengedukasi pelaku usaha tersebut supaya bisa membranding kemasan sehingga memiliki nilai jual tinggi dan berdampak pada kesejahteraan ekonomi desa tersebut. Dengan memanfaatkan media social dan membuat label branding pada produk UMKM. Tujuan dari diadakannya penyuluhan ini bisa di lirik pelancong lokal maupun internasional. Kemasan sangat penting sehingga menarik wisatawan berkunjung ke desa tebing gerinting dan terciptanya market digital sehingga bisa mempermudah produk UMKM desa tebing gerinting selatan dapat dikenal lebih luas lagi.
Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Purbayan Sukoharjo Melalui Pelatihan Pembuatan Cairan Pembersih Lantai Ekstrak Daun Sereh
Henny Parida Hutapea;
Nur Arifah Hidayati
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Alesha Media Digital
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (850.389 KB)
|
DOI: 10.59025/js.v2i1.68
Pemanfaatan tanaman sereh yang berada di sekitar menjadi tambahan nilai guna untuk menjadi suatu produk cairan pembersih lantai yang dapat digunakan masyarakat dan menjadi produk yang dapat dijual sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi kepada masyarakat Purbayan dalam memanfaatkan tanaman sereh yang berada disekitar menjadi produk cairan pembersih lantai. Metode kegiatan ini diawali dengan pemberian materi mengenai ekstrak daun sereh dan manfaatnya, dilanjut dengan pelatihan kepada masyarakat dengan membuat kelompok kecil agar dapat terlibat langsung dalam pembuatan cairan pembersih lantai sambil diskusi dan tanya jawab, kemuadian diakhiri dengan evaluasi dan tindak lanjut. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah setiap warga dapat membuat cairan pembersih lantai ekstrak daun sereh dan menujukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai bahan- bahan dan fungsi masing-masing bahan dalam pembuatan cairan pemebrsih lantai. Cairan pembersih lantai ini sangat menjanjikan untuk dapat diproduksi masal menjadi usaha mandiri warga. Harapannya melalui pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan dan kreatifitas masyarakat Purbayan Sukoharjo dalam pembuatan cairan pembersih lantai ekstrak daun sereh, sehingga menjadi produk yang bernilai guna.
Pengenalan Aplikasi Logimathics Untuk Menunjang Perkembangan Kognitif Mahasiswa
Hesti Yunitiara Rizqi;
Lisa Virdinarti Putra
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Alesha Media Digital
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (895.239 KB)
|
DOI: 10.59025/js.v2i1.70
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan sosialisasi terkait pengenalan aplikasi logimathics dan diikuti dengan adanya pendampingan dalam upaya menunjang perkembangan kognitif mahasiswa. Kurangnya informasi mahasiswa mengenai media pembelajaran menjadi permasalahan dikarenakan mahasiswa yang masih menganggap teknologi digital hanya dijadikan media untuk berkomunikasi dan bermain. Sasaran dari kegiatan ini adalah mahasiswa S1 PGSD Universitas Ngudi Waluyo menggunakan metode partisipatif yang terdiri dari sosialisasi dengan pengenalan aplikasi logimathics, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan dengan beberapa indikator diantaranya mahasiswa dengan pemahaman materi terkait aspek kognitif sebesar 98%, mengenal dan memahami aplikasi logimathics sebesar 87%, menginstall aplikasi logimathics sebesar 96%, mengimplementasikan aplikasi logimathics sebesar 92%, ketetapatan waktu pengerjaan deret aritmatika sebesar 88%, dan memperoleh respon positif terhadap aplikasi logimathics sebesar 97% . Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mencapai kategori sangat baik dalam setiap indikatornya. Diharapkan selain aspek kognitif, melalui aplikasi logimathics juga dapat mengembangkan aspek afektif maupun aspek psikomotorik bagi mahasiswa S1 PGSD.