cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 158 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2016): April, 2016" : 158 Documents clear
Identifikasi Jenis Penyakit Pada Kakao Dengan Pengolahan Citra Digital Dan K-nearest Neighbor Gede Hari Yogiswara; Rita Magdalena; Hilman Fauzi Tresna Sania Putra
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil dan pengekspor kakao terbesar ke-3 dunia setelah Pantai Gading dan Ghana. Kualitas biji kakao dipengaruhi baik atau buruk dari buahnya itu sendiri. Salah satu parameter dari kualitas buah kakao ada tidaknya penyakit yang dihasilkan oleh hama ataupun patogen yang menyerang tanaman kakao. Namun pengecekan penyakit pada kakao masih dilakukan manual oleh manusia dengan tingkat ketelitian yang relatif masih rendah. Agar proses pengecekan penyakit pada kakao bisa lebih efisien, maka diperlukan suatu sistem yang dapat melakukan identifikasi penyakit secara otomatis. Pada tugas akhir ini penulis akan merancang sistem identifikasi jenis penyakit kakao otomatis berbasis pengolahan citra digital. Cara kerja dari sistem ini adalah dengan membandingkan sampel kakao yang akan diteliti dengan referensi yang ada pada database. Pada penelitian ini hanya mengidentifikasi buah normal dan buah yang terserang busuk buah dan helopeltis. Sistem yang dirancang pada tugas akhir ini menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA), klasifikasi K-Nearest Neighbor (KNN) dan diimplementasikan menggunakan aplikasi Maltab R2009a. Berdasarkan hasil pengujian secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa sistem dapat mengidentifikasi jenis penyakit pada kakao. Hasil akurasi tertinggi sebesar 86,67% diperoleh dengan kombinasi dari 3 parameter yaitu, menggunakan ukuran citra normalisasi 128 x 64 piksel, tanpa membatasi jumlah PC yang digunakan dan dengan metode distance cityblock dimana nilai k = 1. Rata-rata waktu komputasi yang dibutuhkan untuk proses pre-processing adalah 0,31284 detik, sedangkan rata-rata waktu komputasi yang dibutuhkan untuk proses ekstraksi ciri adalah 0,03598 detik dan rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk proses klasifikasi adalah 0,07774 detik. Kata kunci: Buah kakao, Identifikasi jenis penyakit kakao, PCA, k-NN, MATLAB.
Prediksi Harga Komoditi Pertanian Menggunakan Algoritma Hybrid Jaringan Syaraf Tiruan Arsitektur Elman Dengan Algoritma Genetika Dewa Made Rai Widyadarma; Deni Saepudin; Fhira Nhita
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan dengan berbagai komoditi utama pertaniannya. Komoditi pertanian yang banyak salah satunya adalah cabai dan bawang merah.Berdasarkan data harga historis harga cabai dan bawang merah mengalami fluktuasi yang dapat dilihat polanya, walaupun setiap tahunnya mengalami trend kenaikan harga. Tetapi hingga saat ini harga kedua komoditi ini ditentukan dari stok dipasaran serta harga dari para tengkulak. Untuk itu diperlukan duatu prediksi harga agar didapatkan gambaran bagaimana harga komoditi ini ketika sudah dipanen. Pada tugas akhir ini digunakan Algoritma Jaringan Syaraf Tiruan Arsitektur Elman untuk memprediksi harga cabe merah besar serta bawang merah untuk 10 minggu selanjutnya atau pada saat dipanen. Penelitian sebelumnya menyarankan untuk hasil yang lebih baik algoritma ini di-hybrid-kan dengan Algoritma Genetika untuk mendapatkan bobot optimal Jaringan Syaraf Tiruan. Algoritma Genetika membangkitkan individu dengan representasi real sebagai solusi untuk bobot-bobot Jaringan Syaraf Tiruan. Individu tersebut kemudian diseleksi dengan melihat nilai MAPE yang didapat melalui fitness untuk memilih kromosom terbaik. Lalu individu tersebut juga mengalami seleksi orang tua, rekombinasi, dan mutasi u ntuk kemudian menghasilkan satu individu terbaik yang berupa bobot Jaringan Syaraf Tiruan yang optimal. Hybrid Jaringan Syaraf Tiruan Arsitektur Elman dengan Algoritma Genetika menghasillkan prediksi harga dengan rata-rata MAPE training sebesar 25,786 dan rata-rata MAPE testing 44,6772 dengan parameter algoritma genetika probabilitas cross-over (Pc) 0,6 dan 0,8, probabilitas mutasi (Pm) 0,1, ukuran populasi 50, dan generasi maksimum 500. Kata kunci : prediksi harga, komoditas pertanian, Elman neural network, Hybrid, Genetic Algorithm
Klasifikasi Kualitas Kerupuk Udang Sidoarjo Berdasarkan Metode Segmentasi Warna Watersheds Dan K Nearest Neighbor (K-NN) Erty Kasdiantika; Bambang Hidayat; Suci Aulia
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerupuk udang adalah kerupuk yang terbuat dari adonan tepung tapioka dan udang yang ditumbuk halus yang diberi bumbu rempah dan penambah rasa. Kerupuk udang merupakan salah satu kerupuk yang banyak digemari oleh masyarakat karena rasanya yang enak. Namun, banyak konsumen yang kurang bisa membedakan antara kerupuk udang kualitas bagus,  sedang, dan jelek.  Proses klasifikasi kualitas kerupuk udang dengan menggunakan metode segmentasi warna Watersheds dan K Nearest Neighbor. . Segmentasi warna Watersheds dilakukan untuk mengelompokkan tingakat warna yang ada pada citra kerupuk udang berdasarkan ketajaman gradasi warnanya. K Nearest Neighbor merupakan proses pengklasifikasian terhadap suatu objek berdasarkan data pembelajaran yang jaraknya paling dekat dengan objek tersebut (tetangga terdekat). dihasilkan citra kerupuk udang kualitas 1 memiliki nilai >4500 piksel. Sedangkan citra kerupuk udang kualitas 2 memiliki  nilai >2400 piksel dan kerupuk udang kualitas 3 memiliki r nilai <2400 piksel. Hasil tersebut diperoleh dengan menghitung jumlah luasan macam warna. Hasil pengujian sistem didapatkan nilai akurasi sebesar 98.3% . Kata kunci: Citra Kerupuk Udang, Segmentasi, Watersheds, K Nearest Neighbor (K-NN)
Perancangan Dan Implementasi Tuner Gitar Otomatis Berbasis Mikrokontroler Renhat Dial Panjaitan; Mas Sarwoko Suraatmadja; Angga Rusdinar
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gitar adalah alat musik yang sangat populer di seluruh dunia. Dapat kita temui berbagai kalangan mengenal dan memainkan alat musik ini. Untuk menghasilkan nada yang harmonis dan tepat, senar pada gitar memerlukan penalaan (tuning) yang baik. Sayangnya, ini merupakan salah satu masalah yang cukup rumit, terutama bagi para pemula. Karena dibutuhkan pendengaran yang sangat akurat dan teliti untuk menyatakan apakah nada-nada pada senar tersebut sudah akurat atau masih belum akurat. Pada  tugas  akhir  kali  ini,  penulis  merancang  sebuah  prototype  berbasis  mikrokontroler yang didukung kabel jack, berfungsi sebagai alat komunikasi sinyal analog masuk, sehingga dapat diproses di dalam mikrokontroller. Sinyal gitar digunakan sebagai input yang berfungsi sebagai pengirim sinyal masuk dan motor servo sebagai output yang berfungsi sebagai tuner otomatis pada dawai gitar. Proses perancangan berfokus pada penyusunan blok-blok sistem tuner gitar yang mampu menghitung dan membandingkan besarnya frekuensi sinyal masuk dan sinyal keluar, dalam hal ini adalah sinyal dari petikan dawai gitar, sehingga menghasilkan performansi sesuai tuner pada umumnya. Didapatkan dari implementasi sistem ini menghasilkan tuner gitar yang mampu berjalan secara real- time dengan rentang waktu yang sudah ditentukan untuk setiap senar gitar disertai error rata-rata 1.55 %. Kata Kunci- Gitar, real time, PID, motor servo, tuning
Prediksi Harga Komoditas Pertanian Menggunakan Hybrid Algoritma Jaringan Syaraf Tiruan Arsitektur Radial Basis Function (rbf) Dengan Algoritma Genetika Sri Rezeki Hardiyanti; Deni Saepudin; Fhira Nhita
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harga komoditas pertanian seperti bawang merah dan cabai merah biasa sangat fluktuatif sehingga membuat masyarakat Indonesia menjadi sensitif akan hal itu. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini dilakukan suatu metode memprediksi harga komoditas pertanian yaitu bawang merah dan cabai merah biasa yang disertai curah hujan dan tanpa curah hujan untuk 10 minggu kedepan berdasarkan data harga mingguan komoditas tersebut dan data mingguan curah hujan di Bandung. Sistem ini menggunakan salah satu  metode  Algoritma  Jaringan  Syaraf  Tiruan  (JST)  yaitu  Radial  Basis  Function  Neural  Network (RBFNN). Akan tetapi, RBFNN memiliki kelemahan dalam menentukan nilai center yang optimal. Untuk mendapatkan hasil terbaik, maka Algoritma Genetika akan digunakan untuk mengoptimasi RBFNN. Algoritma Genetika membangkitkan sejumlah individu random dengan representasi integer yang berarti posisi dari data input. Setiap individu akan dievaluasi menggunakan algoritma RBFNN untuk mencari individu terbaik berdasarkan fitnessnya, setelah itu dilakukan operator GA sehingga didapatkan individu yang berisi nilai center di RBFNN yang optimal. Penelitian sebelumnya tentang algoritma hybrid GANN dan algoritma RBFNN dengan kasus memprediksi harga sayuran jamur dengan nama latin Lentionus edodes dilakukan di China dengan judul “Prediction of Vegetable Price Based on Neural Network and Genetic Algorithm” dengan MAE yang didapatkan 0.144. Hasil dari sistem prediksi harga bawang merah tanpa disertai curah hujan didapatkan nilai center yang optimal dengan inputan 22, ukuran populasi 50, maksimal generasi 500, probabilitas crossover (Pc) 0.8, probabilitas mutasi (Pm) 0.1 dengan MAPE yg didapatkan 16.664, sedangkan untuk prediksi bawang merah yang disertai curah hujan yang optimal dengan inputan 2, ukuran populasi 50, maksimal generasi 500, Pc 0.6, Pm 0.1 dengan MAPE yg didapatkan 19.212, sedangkan untuk sistem prediksi cabai merah biasa tanpa disertai curah hujan yang optimal dengan inputan 26, ukuran populasi 50, maksimal generasi 500, Pc 0.6, Pm 0.1 dengan MAPE 24.116 dan untuk cabai merah disertai curah hujan dengan inputan 26, ukuran populasi 50, maksimal generasi 500, Pc 0.6 dan Pm 0.1 didapatkan MAPE 18.723. Dari keseluruhan hasil MAPE yang diperoleh performansi akurasi yang didapatkan lebih dari 75%. Kata kunci : komoditas pertanian , prediksi, time series, JST, RBF, MAPE
Prediksi Indeks Harga Saham Dengan Metode Gabungan Jaringan Syaraf Tiruan Dan Support Vector Regression Lisbeth Evalina Siahaan; Rian Febrian Umbara; Yuliant Sibaroni
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harga suatu saham yang berubah secara cepat dari waktu ke waktu. Pergerakan indeks harga saham menjadi tolak ukur para pemilik saham untuk membuat keputusan kapan sebaiknya saham dibeli, dijual atau diperthankan. Untuk itu diperlukan suatu model yang dapat memprediksi indeks harga saham untuk memantau pergerakan tersebut dan membantu para pemilikk saham dalam mengambil keputusan. Penelitian ini mengusulkan metode untuk memprediksi pergerakan harga saham dengan menggunakan metode gabungan Support Vector Regression (SVR) pada tahap dan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) pada tahap kedua. Pada penelitian ini, Algoritma Genetika atau Genetic Algorithm (GA) akan digunakan untuk melakukukan optimasi parameter SVR. Prediksi dibuat untuk 1, 3, 5, 7, 10, 15, dan 30 hari kedepan. Dari serangkaian uji coba yang dilakukan, SVR-JST (SVR dioptimasi GA) memberikan tingkat kesalahan lebih kecil dibandingkan dengan metode JST. Kata kunci: Indeks Harga Saham, Metode Gabungan, Genetic Algorithm, Support Vector Regression, Jaringan Syaraf Tiruan
Perancangan Dan Realisasi Low Noise Amplifier Frekuensi S-band (2,425 Ghz) Untuk Aplikasi Stasiun Bumi Satelit Nano Andzaz Zilfa Millatisilmi; Mas Sarwoko Suraatmadja; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Satelit nano merupakan satelit berukuran kecil (< 10 kg) yang bekerja pada frekuensi 2.4 – 2.45 GHz dengan ketinggian sekitar 700 km. Satelit tersebut akan mengirimkan sinyal informasi ke stasiun bumi penerima satelit nano. Jarak pengiriman yang begitu jauh dan banyaknya gangguan yang terjadi di lingkungan sekitar luar angkasa menyebabkan sinyal informasi yang dikirimkan memiliki daya yang sangat lemah. Oleh karena itu, setelah sinyal informasi diterima dan dikuatkan oleh antena penerima dibutuhkan sebuah low noise amplifier (LNA) agar level daya yang dikirimkan cukup besar dengan menekan noise yang dihasilkan sehingga dapat diproses oleh stage selanjutnya. Pada tugas akhir ini dirancang dan direalisasikan LNA yang dapat bekerja pada frekuensi 2.4-2.45 GHz dengan spesifikasi gain  15 dB dan noise figure  2 dB. LNA tersebut dirancang dengan menggunakan mikrostrip dimana komponen aktif penyusunnya berupa transistor jenis e-pHEMT yaitu ATF 55413. Gain maksimum yang akan dihasilkan pada transistor ini sekitar 21 dB sedangkan noise figure minimum yang dihasilkan sekitar 0.5 dB sehingga dalam perancangan LNA menggunakan metode single stage amplifier dengan bilateral design. Pengujian kinerja LNA dilakukan dengan membandingkan hasil yang didapat dari pengukuran dengan spesifikasi perancangan. Dari hasil pengukuran diketahui realisasi rangkaian LNA pada frekuensi 2.425 GHz menghasilkan gain sebesar 15.63 dB sedangkan perhitungan noise figure yang dihasilkan sebesar 3.02 dB. Kata Kunci : LNA, Gain, Noise Figure
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Phased Array 8×4 Untuk Sistem Airport Surveillance Radar (asr) S-band Aninditya Esti Pratiwi; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Airport Surveillance Radar (ASR) merupakan radar untuk memantau pergerakan pesawat komersial pada saat memasuki/keluar wilayah bandara. Namun saat ini radar pengawas udara milik bandara-bandara masih belum dapat mencakup semua wilayah udara NKRI. Sehingga LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) sedang giat mengembangkan riset ASR. Salah satu komponen yang krusial dalam sistem ASR adalah antena.Antena yang digunakan merupakan phased array antenna yang terdiri dari beberapa elemen antena, dan menggunakan variabel fasa atau pengontrolan time- delay pada masing-masing port untuk memindai beam yang diberi sudut tertentu sehingga memungkinkan kontrol pola radiasi lebih tepat. Phased array antenna diatur dengan memberikan panjang kabel catu yang berbeda untuk masing masing elemen phased array antena. Pergeseran fasa yang dihasilkan yaitu pola radiasi elevasi. Antena direalisasikan menggunakan bahan substrat epoxy FR-4 yang bekerja pada frekuensi S-Band (2,97 GHz - 3,03 GHz) dengan VSWR yaitu 1.065,1.023,1.042,1.054 pada masing-masing port, Gain 17,244 dB dan pola radiasi unidireksional. Serta memiliki dimensi (328,7 × 405 × 7,76 mm) dengan effective bandwidth ≈ 60 MHz dan ketika digeser sebesar 30˚ dan 60˚ dalam pola radiasi elevasi menghasilkan pergeseran fasa sebesar 10˚ dan 20˚. Dengan spesifikasi tersebut, antena phased array mampu bekerja dengan baik untuk performansi Airport Surveillance Radar (ASR). Kata kunci : Airport Surveillance Radar, Antena Phased Array, Phased Shifter,S-Band
Perancangan Dan Realisasi Antena Phased Array Mikrostrip 1×4 X-band Zillya Fatimah; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Defense Radar , radar ini merupakan radar pertahanan udara yang mampu mendeteksi target di udara meliputi posisi dan kecepatan. sistem Air Defense Radar membutuhkan sebuah media transmisi berupa antena.Untuk sistem radar konvensional, antena radar diputar menggunakan rotator sehingga memungkinkan antena melakukan scanning area sekitar antena. Dengan aplikasi antena phased array maka memungkinkan dilakukan scanning secara elektrik pada antena radar,dimana dengan posisi antena tidak berubah tetapi polaradiasi bisa diarahkan dengan mengendalikan fasa arus catu pada antenanya. Pada tugas akhir ini Antena dirancang dan disimulasikan dengan bantuan perangkat lunak bantu dan direalisasikan menggunakan bahan substrat Rogers Duroid 5880 dengan nilai (εr = 2,2 dan h=1,57 mm). Antena bekerja pada frekuensi X-Band (9,37 – 9,43 GHz) yang menghasilkan VSWR 1.101, 1.104 , 1.106 , 1.109 , polarisasi linier, Gain =18,636 dBi dan pola radiasi unidireksional. Antena memiliki dimensi 256,6 × 37,88 x 1,535 mm serta mampu menggeser fasa secara elektrik sebesar 200 dan 300 saat variasi sudut fasa 700 dan 900 menggunakan variasi kabel catu. Dengan spesifikasi tersebut antena phased array mampu bekerja dengan baik untuk Air Defense Radar Kata Kunci: Antena Phased array, Phase shifter , X-band
Perancangan Dan Implementasi Robot Jari Tangan Nirkabel Berbasis Mikrokontroler Rizki Suharly; Erwin Susanto; Agung Surya Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot adalah suatu perangkat keras yang mempunyai tujuan awal untuk membantu pekerjaan manusia. Perkembangan robot pada saat ini sudah menghasilkan berbagai robot berteknologi mutakhir seperti robot pada bidang industri, bidang militer, hiburan hingga robot di bidang medis. Penelitian kali ini akan merancang sebuah robot yang berbentuk jari tangan manusia yang dapat bergerak mengikuti tangan manusia sesungguhnya. Tangan manusia dikenakan sarung tangan yang sudah diberikan flex sensor pada setiap jari. Data dari flex sensor akan diolah dan dikirimkan secara wireless yang pada akhirnya akan dikirimkan ke servo yang merupakan penggerak utama dari robot ini. Pengolahan data pada alat ini menggunakan mikrokontroler. Alat ini bertujuan untuk mengenggam atau mengambil suatu benda. Pengujian dilakukan untuk mengetahui seberapa kuat genggaman yang dapat dilakukan oleh robot ini dan seberapa jauh jangkauan alat tersebut.Dari hasil pengujian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa flex sensor memiliki nlai resistansi yang berbanding terbalik terhadap sudut kelengkungan dengan nilai resistansi tertinggi ada pada jari kelingking ketika posisi 0° sebesar 146,19 kΩ dan terendah ada pada jari jempol pada posisi >90° dengan nilai 9,88 kΩ. Kekuatan genggaman dari alat ini ialah 6 kg dan jarak yang dapat dijangkau antara sarung tangan dan robot ialah 24 m dan memiliki pergerakan yang real time. Kata kunci : Flex sensor, Mikrokontroler, Xbee S1, Servo

Page 2 of 16 | Total Record : 158


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue