cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Implementasi Klasifikasi Decision Tree Dengan Algoritma C4.5 Dalam Pengambilan Keputusan Permohonan Kredit Oleh Debitur (Studi Kasus: Bank Pasar Daerah Istimewa Yogyakarta) Rafik Khairul Amin; Indwiarti Indwiarti; Yuliant Sibaroni
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meminjam dangan cara kredit sudah merupakan hal biasa di masyarakat. Sebelum mendapatkan kredit, seseorang harus melalui survey yang akan dilakukan oleh seorang analisis kredit untuk mengetahui apakah pemohon kredit layak atau tidak layak untuk mendapat kredit.Seorang analisis kredit harus benar-benar teliti dalam memprediksi pemohon kredit tersebut dalam pemberian kredit agar tidak terjadi kredit macet. Perlu adanya suatu penunjang keputusan untuk membantu seorang analisis kreditdalammemprediksi pemohon kredit. Pohon keputusan adalah model prediksi menggunakan struktur pohon atau struktur berhirarki. Pohon keputusan merupakan salah satu metode klasifikasi yang paling populer karena mudah untuk dipahami. C4.5 merupakan algoritma pohon keputusan yang sering digunakan untuk membuat suatu pohon keputusan karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam menentukan keputusan. Algoritma C4.5 adalah suksesor dari ID3 dimana pemilihan root dan parent bukan hanya berdasar information gain saja tetapi juga split information untuk mendapatkan Gain Ratio. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 1000 data dengan proporsi 70% disetujui dan 30% data debitur yang ditolak. Dalam laporan ini dibahas kinerja algoritma pohon keputusan C4.5 pada identifikasi kelayakan kredit oleh debitur. Dari penelitian yang dilakukan, diketahui nilai precision terbesar dicapai oleh algoritma C4.5 dengan partisi data 90%:10% dengan nilai sebesar 78,08 %. Nilai recall terbesar partisi data 80%:20% dengan nilai sebesar 96,4 %. Dari hasil data latih yang sama,ID3 menghasilkan precision sebesar 71,51% dan recall sebesar 92,09% Hasil akhir dari penelitian ini membuktikan bahwa pada kasus ini algoritma C4.5 memiliki tingkat akurasi yang tinggi dan lebih baik dari ID3. Kata kunci :Pohon Keputusan, C4.5, Kelayakan Kredit Debitur, Gain Ratio.
Analisis Dan Implementasi Aplikasi Pengolahan Citra Berbasis Android Dengan Metode Cross Process Fani Soniavita Hijjati; Asep Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Android adalah sistem operasi pada smartphone yang saat ini mampu memfasilitasi berbagai kegiatan. Salah satunya dibidang fotografi karena sudah banyak smartphone yang dilengkapi dengan kamera bermegapiksel tinggi serta didukung aplikasi pengolahan citra untuk memberikan efek dengan nuansa yang unik. Salah satu efek yang digunakan adalah Cross Processing (Xpro). Cross Processing (Xpro) adalah teknik konvensional proses pencucian/afdruk (developing) film analog yang dengan sengaja menukar bahan kimia yang seharusnya digunakan untuk film negatif dengan bahan kimia untuk film slide positif dan sebaliknya[8]. Sehingga akan dihasilkan pegeseran warna yang tidak natural dan meningkatnya kontras serta saturasi[2]. Dengan tujuan menggabungkan keunikan warna yang diperoleh teknik Xpro dengan fleksibilitas dan kecepatan komputer grafis, dibuatlah sebuah efek image filtering cross process pada aplikasi fotografi yang digunakan untuk smartphone berbasis Android. Cross Process filter adalah salah satu filter yang sangat menarik dalam menghasilkan warna. Untuk memperoleh efek cross process yang diharapkan dilakukan pengaturan parameter-paramenter pada filter. Hasil pengujian menunjukan aplikasi ini berjalan baik dan menghasilkan warna yang cenderung menyerupai hasil pencucian film dengan teknik cross processing. Kata kunci: mobile application, image filter, cross process
Klasifikasi Untuk Deteksi Kualitas Keju Cheddar Menggunakan Pengolahan Citra Digital Dengan Metode Content Based Image Retrieval Dan K-nearest Neighbor Berbasis Android Syifa Mellynda Prisca; Bambang Hidayat; Sjafril Darana
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keju merupakan makanan olahan yang terbuat dari hasil fermentasi susu. Dalam kehidupan sehari-hari, keju dimanfaatkan sebagai tambahan bahan makanan karena banyak mengandung protein hewani yang sangat bermanfaat untuk tubuh manusia. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan akan memberikan dampak yang tidak baik pada tubuh, mengingat mengandung lemak dan kolestrol. Dalam pengkonsumsian nya sudah tentu perlu memperhatikan kondisi keju yang layak selaku bahan pangan. Dalam tugas akhir ini, penulis merancang sebuah perangkat lunak yang dapat mengidentifikasi kualitas sebuah keju berdasarkan dari warna, bentuk dan tekstur. Teknik identifikasi yang digunakan adalah memproses citra digital yang diambil dengan kamera. Kemudian citra query tersebut diolah menggunakan metode Content Based Image Retrieval dan K-Nearest Neighbor. Lalu dari metode tersebut diperoleh data ciri statistik, sehingga akhirnya dapat diklasifikasikan untuk menentukan kualitas keju. Dalam penelitian tugas akhir penulis menggunakan beberapa macam sample keju, dari yang berkualitas tinggi hingga rendah. Hasil dari perancangan sistem aplikasi berbasis android diperoleh akurasi sebesar 85,42%, sehingga dengan demikian temuan penelitian diharapkan dapat menjadi suatu alat bantu guna mengetahui kualitas keju. Kata kunci : Content based image retrieval, K-nearest neighbor Abstract Cheese is processed food that made from fermented milk. In the daily life, is used as a food ingredient because it contains many animal protein which are have much of beneficial for human body. However, if this food is consumed too much it will have negative effect on body. That is why, before it will be consumed, so we have to know about their quality product. In this final project, the writer want to design a software that can identify cheese quality based on color, shape and texture. Identification technique used via digital image by using camera, Then image of query is processed by method. Then the characteristic data were studied, so that can be determine about classified of cheese quality. From this final task research the author used several samples of cheese from several various qualities, the high quality into the low. The design research with android-based application system and get an accuracy of 85.42%. So people should know the condition of the cheese before consumed. Keywords: Content based image retrieval, K-nearest neighbor
Penentuan Harga Opsi Beli Eropa Dengan Dua Proses Volatilitas Stokastik Muhammad Faizal; Irma Palupi; Rian Febrian Umbara
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Opsi merupakan suatu emiten derivatif yang memperjualbelikan hak untuk menjual atau membeli atas suatu aset dengan harga tertentu dan selama waktu tertentu. Dalam menentukan harga Opsi bukan hal yang mudah. Salah satu model yang banyak digunakan untuk menghitung harga opsi Eropa adalah model Black & scholes. Dalam menentukan harga opsi eropa dengan model model Black & scholes masih memiliki kekurangan yaitu, tidak dapat menghitung harga opsi pada saat out-of-the money. Sedangkan dengan model dua proses volatilitas stokastik memberikan harga opsi yang lebih konsisten dalam menentukan harga opsi. Dengan menyubtitusikan model dua proses stokastik kedalam persamaan diferensial Black & scholes. Pada pengujian yang telah dilakukan, penentuan harga opsi Eropa dengan dua proses volatilitas stokastik memberikan hasil yang lebih mendekati harga pasar dibandingkan dengan satu proses volatilitas stokastik. Pada perhitungan MSE untuk model dua proses stokastik adalah 0,4478 sedangkan MSE untuk model satu proses stokastik adalah 0,4726 hal ini menunjukkan perbedaan yang tidak jauh antara model dua proses stokastik dengan satu proses stokastik dalam menentukan harga opsi beli Eropa. Kata kunci: Opsi, Opsi Eropa, Dua proses volatilitas stokastik.
Perancangan Knowledge Map Di Laboratorium Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom Menggunakan Metode Seci Faqih Azka Widyaputra; Amelia Kurniawati; Ika Arum Puspita
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Knowledge sharing di laboratorium Fakultas Rekayasa Industri melibatkan tacit knowledge asisten laboratorium FRI. Masa jabatan asisten laboratorium FRI hanya dua semester akademik yang menyebabkan perlu adanya panduan untuk membantu asisten baru agar dapat menjalankan aktivitas laboratorium. Oleh karena itu, dibutuhkan knowledge conversion pada knowledge sharing asisten laboratorium FRI agar tacit knowledge diubah menjadi explicit knowledge berupa diagram alur knowledge sharing sehingga knowledge tersebut tersimpan di laboratorium. Penelitian ini menggunakan metode SECI yang terdiri dari empat tahap knowledge conversion, yaitu socialization, externalization, combination, dan internalization. Pada tahap socialization, dilakukan observasi data untuk mendapatkan tacit knowledge berupa pengalaman asisten laboratorium. Tahap externalization, tacit knowledge dikonversi menjadi explicit knowledge berupa diagram alur knowledge sharing beserta identifikasi tacit dan explicit knowledge. Pada tahap combination, dilakukan pemilihan best practice knowledge map menggunakan metode factor rating dan pembobotan AHP. Pada tahap internalization, dilakukan pemberian knowledge mengenai knowledge map kepada asisten laboratorium. Knowledge map yang tercipta adalah: knowledge map pengajuan ATK BHP, knowledge map pembuatan jadwal praktikum, knowledge map pembuatan modul praktikum, knowledge map pramodul, knowledge map simulasi praktikum, knowledge map pelaksanaan praktikum, knowledge map rekapitulasi dan input nilai praktikum, knowledge map rekapitulasi honor asisten, dan knowledge map perekrutan asisten laboratorium baru. Kata kunci: knowledge conversion, SECI, best practice, knowledge map
Perancangan Duplexer Jenis Ferrite Circulator Untuk Aplikasi Synthetic Aperture Radar (sar) Muhammad Anshar Arif; Heroe Wijanto; Agus Dwi Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Duplexer merupakan perangkat yang berfungsi untuk mengisolasi receiver dari transmitter saat keduanya menggunakan satu antena yang sama. Duplexer yang ideal menghasilkan isolasi yang sempurna tanpa ada loss, dari dan ke antena. Teknologi Synthetic Aperture Radar (SAR) -yang merupakan salah satu teknologi pencitraan profil permukaan bumi dari ruang angkasa untuk mendapatkan profil bumi secara keseluruhan-, merupakan teknologi yang menggunakan satu antena dan satu frekuensi untuk proses receiver dan transmitter. Karena daya yang dikirim oleh transmitter besar, maka pada penelitian ini direalisasikan sebuah duplexer jenis ferrite circulator bentuk-Y yang berfungsi untuk meredam pembalikan sinyal ke input, yang dapat mengakibatkan kerusakan pada perangkat tersebut. Hasil pengukuran menunjukkan nilai insertion loss pada port 1 (S21) sebesar -10,483 dB, pada port 2 (S32) sebesar -12,535 dB, pada port 3 (S13) sebesar -10,933 dB, nilai return loss pada port 1 (S11) sebesar -16,045 dB, pada port 2 (S22) sebesar -10,898 dB, pada port 3 (S33) sebesar -9,7252 dB, dengan nilai VSWR di port 1 sebesar 1,3156, pada port 2 sebesar 1,6869, dan pada port 3 sebesar 1,9543. Kata kunci: Synthetic Aperture Radar, duplexer, ferrite circulator
Analisis Sistem Lampu Lalu Lintas Gabungan Menggunakan Kecerdasan Buatan Rizky Iskandar; Agus Virgono; Casi Setianingsih
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Lalu lintas merupakan jantung transportasi bagi pengguna jalan, kondisi lalu lintas yang tidak baik menjadi masalah utama di Indonesia. Kemacetan lalu lintas disebabkan karena tidak seimbangnya antara jumlah kendaraan dan kapasitas jalan yang tersedia, menyebabkan waktu dan antrian kendaraan meningkat. Solusi pelebaran dan penambahan jalan membutuhkan waktu lama dan biaya tinggi. Dalam permasalahan ini penulis memilih solusi yaitu dengan mengimplementasikan algoritma Genetika yang diterapkan pada sistem lalu lintas gabungan. Dalam permasalahan ini penulis memilih solusi untuk merancang sistem lalu lintas gabungan bersifat adaptif yang mengimplementasikan algoritma Genetika pada sistem lampu lalu lintas yang dirancang. Sistem lalu lintas ini bersifat adaptif karena menghasilkan durasi lampu hijau sesuai dengan jumlah kendaraan yang ada dipersimpangan sehingga dapat mengatasi kemacetan dan meningkatkan kinerja lampu lalu lintas. Kata Kunci : Kecerdasan Buatan, Algoritma Genetika, Sistem Lampu Lalu Lintas. Abstract Traffic is the heart of the transportation for road users, bad traffic condition can be the most problem in Indonesia. Traffic congestion caused by unbalanced between the number of the vehicle and the available road capacity, causing queue time and vehicle that being increased. The widening of the road and the addition of the road solutions take more time and high costs. In this case the author minimizing the solution to implement the genetic algorithm applied on the combined traffic system. The author choosing the solution for redesign combined traffic light system are adaptive to implement the genetic algorithm put into traffic light system. This traffic light is adaptive because it produces the green light according to the number of vehicle in the road, so it can be fix the traffic jam and increase the green light. That algoritm will be testing in R.A.A Marta Negara Bandung and Buah Batu compared with conventional traffic light. Based on the results of the study, Genetic Algorithm who was designed at the intersection of R.A.A Marta Negara Bandung could adding the total vehicles in the intersection as much as 65 vehicles/hour in one period and Buah Batu is -25 vehicles/hour. Key Words : Artificial Intelligence, Genetic Algorithms, Traffic Light System
Pemberian Peringkat Jawaban Pada Forum Tanya-jawab Online Menggunakan Lexical Dan Semantic Similarity Measure Feature Riska Junia Wulandari; Ade Romadhony; Moch. Arif Bijaksana
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya penggunaan internet saat ini membuat banyak forum tanya-jawab (Community Question Answering On- line) bermunculan. Bahkan forum tanya jawab yang muncul bukan hanya untuk masalah akademik, tetapi tentang kehidupan disuatu negara seperti QatarLiving Forum. Namun, tidak semua jawaban yang diberikan sesuai dengan pertanyaan yang diajukan. Membutuhkan waktu yang lama untuk menentukan jawaban yang sesuai dengan per- tanyaan yang diajukan. Untuk itu, dibutuhkan suatu sistem yang dapat memberikan peringkat pada jawaban untuk membantu merangking jawaban yang sesuai dengan pertanyaan. Adapun tahapan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu, dimulai dari preprocessing dataset berdasarkan SemEval 2016 question answering similarity, melakukan ekstraksi fitur untuk membantu proses klasifikasi dengan menggunakan lexical similarity feature, semantic similar- ity feature, non textual feature grup dan Heuristic. Penelitian ini memfokuskan pada penggunaan lexical similarity dan semantic similarity untuk mencari kemiripan antar pertanyaan dan jawaban. Hasil ekstraksi fitur ini akan dijadikan inputan untuk classfier untuk membuat model yang akan digunakan oleh data uji. Classifier yang digu- nakan yaitu Support Vector Machine (SVM) dan logistic regression untuk mendapatkan score klasifikasi dimana score ini yang menentukan peringkat sebuah jawaban untuk setiap pertanyaan. Hasil penelitian yang diperoleh me- nunjukkan pengaruh fitur terhadap kedekatan antara pertanyaan dan jawaban. Lexical similarity feature terutama sub feature Cosine similarity dan LCS menunjukkan semakin tinggi nilai feature pada jawaban semakin jawaban tersebut mendekati pertanyaan yang diajukan. Sedangkan nilai semantic similarity menggunakan Wu Palmer Algo- rithm, persebaran nilai antar kelasnya lebih merata, sehingga cukup sulit untuk membedakan ciri setiap kelasnya. Non Textual Feature Group membantu dalam melakukan klasifikasi jawaban dan meningkatkan akurasi sebanyak 4%. Kata Kunci: Community Question Answering, Question Answering System, similarity measure, classifier, per- ingkat jawaban CQA, MAP.
Prototipe Otomasi Pengendalian Kadar Air Berbasis Logika Fuzzy Irma Yunita Masturi; Bayu Erfianto; Andrian Rakhmatsyah
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini banyak dikembangkan sistem pembudidayaan tanaman dengan memanfaatkan lahan sempit di sekitar daerah perkotaan yang mampu menghasilkan tanaman dengan kualitas baik dan sehat secara mandiri. Selain itu, keterbatasan waktu juga mengakibatkan kesulitan pemantauan tanaman seperti kontrol penyiraman dan intensitas penyinaran sehari-hari menjadi tantangan tersendiri yang sering ditemui. Tanaman membutuhkan air dan cahaya yang cukup agar dapat tumbuh maksimal sehingga perlu adanya pemantauan dan kontrol yang baik terhadap faktor-faktor pertumbuhan tanaman. Dalam penelitian ini dibangun prototipe sistem pemantauan kondisi tanaman dan pengendalian kadar air tanah pada tanaman. Pemantauan dan kontrol menggunakan data kondisi tanaman dalam selang waktu tertentu kemudian diolah menjadi referensi aksi aktuator. Model perancangan sistem memanfaatkan teknologi WSN (Wireless Sensor Network). Data diolah dan disimpulkan menjadi klasifikasi kondisi tanaman menggunakan metode Logika Fuzzy sebagai kendali sistem dan memberikan keluaran berupa aksi aktuator. Implementasi sistem yang dibangun menggunakan multisensor yaitu kadar air tanah, intensitas cahaya, ketinggian, waterflow dan pompa air sebagai aktuator. Hasil dari sistem ini berupa data kondisi tanaman, klasifikasi kondisi tanah berdasarkan hasil pengolahan akuisisi data sensor, dan aksi aktuator pompa berdasarkan hasil fuzzy. Kata Kunci : Wireless Sensor Network, logika fuzzy, aktuator.
Analisis Implementasi Sistem Policy Charging Pada Indonesia Wifi Service Set Identfier Flashzone-Seamless Pradika Caesarizky Kurniahadi; Indrarini Dyah Irawati; Bagus Budi Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Wi-Fi flashzone-seamless adalah teknologi terbaru dari Telkomsel yang memanfaatkan jaringan Wi-Fi Telkom sebagai jaringan seluler tambahan untuk mendukung layanan data. Tujuan dari Wi-Fi Offload Telkomsel ini adalah untuk memberikan pengalamanan ber-internet dengan kecepatan dan kestabilan tinggi dan lebih nyaman bagi pelanggan paket data Telkomsel.Saat ini penggunaan flashzone-seamless oleh pelanggan Telkomsel masih diberikan secara gratis untuk menggunakan network WIFI dengan SSID flashzone-seamless kepada semua pelanggan yang telah berlangganan paket data flash. Kedepan, PT. Telekomunikasi Seluler, Tbk dan PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk menginginkan adanya revenue tambahan dari flashzone-seamless ini, dimana di network WIFI juga perlu adanya paket-paket yang dapat dibeli oleh pelanggan, seperti halnya pada data paket di selular. Untuk itu diperlukan sebuah system yang dapat melakukan policy charging dalam pemakaian WIFI. Berdasarkan tujuan tersebut maka dibutuhkan sebuah analisis studi kasus mengenai system policy charging pada Indonesia Wi-Fi (ssid: flashzone-seamless). Pada penelitian Tugas Akhir ini dilakukan studi kasus pada konfigurasi jaringan Indonesia Wi-Fi (ssid: flashzone-seamless). Dimana pada konfigurasi jaringan yang telah ada masih belum dapat menerapkan system policy charging. Dari tugas akhir ini dihasilkan konfigurasi jaringan yang sesuai sehingga layanan Wi-Fi Flashzone-Seamless dapat mendukung sistem policy charging dengan success rate yang didapat sebesar 94,8% dan availability 98,85%. Kata kunci : internet, seamless, policy charging, Wi-Fi, wireless, volume Abstract Wi-Fi Flashzone-Seamless is the latest technology from Telkomsel that utilizes Telkom Wi-Fi network as an additional cellular networks to support data services. The purpose of Wi-Fi Offload Telkomsel is to give an experience of high speed and stability internet and more convenient for Telkomsel data packets customers. Currently flashzone-seamless that used by customers of Telkomsel is free of charge to use the WIFI network with the SSID flashzone-seamless to all customers who have subscribed to flash data packet. In the future, PT. Telekomunikasi Seluler, Tbk and PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk want any additional revenue from flashzone-seamless, WIFI network also need for packages that can be purchased by customers, as well as on mobile packet data. Therefore we need a system that can handle the charging policy on WIFI. Based on these objectives we need an analysis of the charging policy system in Indonesia Wi-Fi (ssid: flashzone-seamless). On this final project research, will be done a study case on Indonesia wifi network configuration. Where in the existed network configuration, there still can’t implementing policy charging system. The final project result is produced appropriate network configuration to serve Wi-Fi Flashzone-Seamless service that supports the policy charging system with success rate 94,8% and availability 98,85%. Keywords : internet, seamless, policy charging, Wi-Fi, wireless, volume

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue