cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Perancangan Kebijakan Maintenance Menggunakan Metode Reliability Centered Spares (rcs) Dan Cost Of Unreliability (cour) Pada Mesin Dumping Line 1 Di Pt Xyz Dhofar Shafarrizqullah Separman; Endang Budiasih; Judi Alhilman
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - PT XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi baterai sekunder atau aki. Dalam pembuatan aki PT XYZ memiliki banyak mesin. Mesin-mesin tersebut sering mengalami kerusakan yang mengakibatkan downtime pada saat proses produksi. Mesin yang memiliki tingkat kerusakan yang tinggi yaitu mesin dumping yang mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Salah satu penyebab tingginya frekuensi kerusakan pada mesin tersebut yaitu sering terjadinya kerusakan komponen. Dalam penentuan kebutuhan komponen yang tepat maka dibutuhkan perhitungan yang sesuai, Reliability Centered Spares (RCS) merupakan salah satu metode yang dapat melakukan perhitungan kebutuhan komponen. Komponen kritis mesin dumping yaitu Rantai Conveyor, Sensor Omron E3Z-T61-L, Sensor Omron E3ZT61-D, dan Gear Conveyor yang diperoleh berdasarkan analisis Risk Matrix. Dalam perhitungan kebutuhan komponen dilakukan perhitungan Poisson Process, didapatkan jumlah kebutuhan suku cadang selama periode dua belas bulan yaitu empat komponen Rantai Conveyor, dua belas komponen Sensor Omron E3Z-T61-L, dua belas komponen Sensor Omron E3Z-T61-D dan enam komponen Gear Conveyor. Kerugian yang dikibatkan oleh komponen kritis pada mesin dumping dihitung menggunakan metode Cost of Unreliability, kerugian perusahaan selama tahun 2016 sampai dengan tahun 2017 yaitu sebesar Rp 3,028,165,22. Kata kunci : reliability centered spares, poisson process, risk matrix, cost of unreliability, mesin dumping, suku cadang Abstract - PT XYZ is a company that produces secondary battery or accumulator. In the process production of battery, PT XYZ has many machines. The machines are often damaged resulting downtime during the production process. Machines that have a high frequency of damage that is Dumping machine, which resulted in losses for the company. The cause of the high frequency of damage to the machine is often the occurrence of component damage. In determining the right spare part then needed calculations in accordance with the needs, Reliability Centered Spares (RCS) is one method that can perform calculations of spare part requirements. The critical components of the dumping machine are the Conveyor Chain, the E3Z-T61-L Omron Sensor, the E3Z-T61-D Omron Sensor, and the Conveyor Gear obtained based on the Risk Matrix analysis. In the calculation of component requirement using Poisson Process calculation is obtained the number of spare parts requirement for twelve months period is four components of Conveyor Chain, twelve components of Omron E3Z-T61-L Sensor, twelve components of Omron E3Z-T61-D Sensor and six of Conveyor Gear components. Losses incurred by the critical component of the dumping machine are calculated using the Cost of Unreliability method, the company's losses from 2016 to 2017 amounting to Rp 3,028,165.22. Keywords: Reliability Centered Spares, Poisson Process, Risk Matrix, Cost of Unreliability, Dumping machine, spare part
Implementasi Embedded Server Sebagai Pendukung Smart Parking System Degas Rinaldo; Agung Nugroho Jati; Umar Ali Ahmad
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian tugas akhir ini fitur failover pada smart parking system, failover digunakan sebagai layanan yang menjamin ketersediaan akses server. Apabila terjadi kegagalan hardware pada server database utama maka akses layanan database dapat secara otomatis dipindahkan pada server database slave. Dalam smart parking system di lengkapi network embedded yang berfungsi untuk komunikasi data secara realtime antar raspberry dengan server utama dan server slave. Inputan ke server berupa true or false dari raspberry yang berguna untuk visualiasi pada smart parking system guna mempermudah pengunjung melihat slot parking yang tersedia. Hasil dari penelitian ini, di ketahui rata – rata waktu yang di butuhkan untuk perpindahan server yang di akibatkan pemutusan jaringan pada server dengan menggunakan wired yaitu 4 sec. jika menggunakan wireless waktu yang di butuhkan yaitu 6.033 sec. Pengiriman data true or false dari raspberry secara realtime di uji dengan 2 skema yaitu skema A adalah Update slot kosong menjadi terisi dan skema B adalah Update slot terisi menjadi kosong. Waktu rata-rata yang didapatkan dari pengujian skema A didapatkan 733.336667 ms sedangkan skema B Waktu rata-rata yang didapatkan dari pengujian skema B didapatkan 740.456667 ms. Waktu rata-rata yang di dapat di pengaruhi oleh koneksi karena di percobaan ini menggunakan ngrok tunneling untuk pengiriman sehingga koneksi tergantung pada ngrok tersebut. Kata Kunci : Network Embedded, Failover, , Charging System
Rancang Bangun Prototype Kendali Pintu Gerbang Parkir Berbasis Pelat Nomor Polisi Dan Barcode Menggunakan Pengolahan Citra Digital Jhordy Reswandi; Porman Pangaribuan; Ratri Dwi Atmaja
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi sistem otomatis pada saat ini telah berkembang secara cepat diberbagai bidang kehidupan sebagai pendukung kinerja manusia. Salah satunya dalam bidang sistem keamanan, bagi pengguna kendaraan pribadi yang membutuhkan tempat parkir yang memiliki tingkat kemananan dan kenyamanan yang tinggi. Dalam sistem parkir, umumnya sistem pencatatan pelat nomer kendaraan sebagai identifikasi pemilik dilakukan secara manual oleh manusia atau menggunakan mesin tiket. Dibutuhkan waktu yang lama untuk proses pencatatan pelat nomer yang dilakukan sehingga mengakibatkan antrean kendaraan, dan sistem tiket juga tidak menjamin keamanan kendaraan dari pencurian. Oleh karena itu, timbul kebutuhan akan adanya aplikasi sistem otomatis pegenalan pelat nomer kendaraan yang memudahkan pengontrolan sistem keamanan parkir. Oleh karena itu perancangan prototype dan implementasi sistem keamanan pintu gerbang parkir khusus berbasis image processing digital pelat kendaraan dan barcode sangat dibutuhkan. Proses buka tutup pintu gerbang ini akan menggunakan webcam sebagai sensor yang diletakkan di depan gerbang, untuk pengambilan gambar pelat nomor kendaraan dan barcode. Citra yang didapat akan diproses untuk mendapatkan karakter pelat nomer kendaraan dan dibandingkan dengan database yang telah dimasukan sebelumnya. Menghindari pemalsuan pelat nomer hasil identifikasi akan digabungkan dengan barcode dibaca oleh barcode reader untuk mendapatkan pencirian tambahan pada kendaraan. Jika data yang diolah sesuai dengan data referensi, data akan dikirim ke mikrokontroler Arduino Uno untuk menggerakkan dan mengendalikan motor servo sebagai aktuator pintu gerbang. Pada penelitian ini pengambilan data sensor dan proses pengolahan citra digital yaitu 55 % dalam melakukan detection, sedangkan pada proses segmentation dan template matching data untuk angka tingkat peformansi dan akurasi sebanyak 25 %, dan pada proses barcode reader ketika proses segmentasi berhasil peformansi didapat 100 %. Pengontrolan posisi motor servo sebagai aktuator pintu gerbang berhasil dilakukan dari 00 ke 900 kembali ke posisi awal. Proses pengiriman data dengan menggunakan UART TTL antara Arduino Uno dan PC membutuhkan waktu yang cukup lama dikarenakan sistem yang bekerja secara continuous dan loop dengan akurasi peformansi pengiriman data sebesar 80 % . Delay total sistem kendali ini 33 - 35 detik dengan mengabaikan error yang terjadi pada proses pengolahan citra. Kata Kunci : image processing, detection, segmentation, template matching data, barcode, continous , mikrokontroler Arduino Uno, Motor servo.
Perancangan Dan Realisasi Keran Dan Pengisian Tangki Air Otomatis Dengan Sensor Ultrasonik Dan Liquid Water Level Menggunakan At-mega 328 Moh. Vita Nur Adhitya; Hafidudin Hafidudin; Mas Sarwoko Suraatmaja
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Air merupakan salah satu sumber kehidupan bagi setiap makhluk hidup. Namun, saat ini jumlah air bersih yang tersedia sangat terbatas sehingga tak sebanding dengan semakin tingginya pertumbuhan penduduk di dunia. Upaya penghematan yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan air sebaik mungkin. Salah satunya dengan penghematan air wudhu pada masjid dan pengontrolan level air pada tempat penampungan air. Pada Tugas Akhir ini dirancang sebuah keran otomatis mengunakan sensor ultrasonik yaitu sensor yang akan mendeteksi adanya objek dan mengeluarkan air secara otomatis. Pada pengisian tangki air untuk mencegah air meluap digunakan sensor water level yang akan secara otomatis mengisi pada saat sensor berada di level low dan juga akan secara otomatis berhenti mengisi pada saat berada di level full sehingga tidak ada lagi air yang terbuang percuma akibat kelalaian pengguna. Kedua sensor yang digunakan akan dikontrol oleh sebuah mikrokontroller yaitu AT-Mega 328. Sistem yang dirancang telah mampu untuk mengurangi pemborosan air yang seringkali terjadi dikalangan masyarakat. Sistem ini dapat menghemat penggunaan air sekitar ± 38% dari penggunaan keran normal yang digunakan untuk berwudhu. Selain itu juga telah mampu untuk melakukan otomatisasi pengisian tangki air. Sehingga alat ini mampu untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas penggunaan air sehari-hari. Kata kunci : Sensor Ultrasonik, sensor water level, keran otomatis
Implementasi Jaringan Heterogen Untuk Optimasi Jaringan Lte Release 10 Studi Kasus Di Kecamatan Sukajadi Nahla Dewi Sartika; Nachwan Mufti; Budi Syihabuddin
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LTE Advanced atau LTE Release 10 yang dikembangkan oleh 3GPP untuk menyediakan bitrates yang lebih tinggi dari LTE Release sebelumnya. Meningkatnya populasi dan tingginya mobilitas di daerah Sukajadi menjadikan performansi jaringan yang diterima oleh pelanggan menjadi rendah, sehingga perlu dilakukan optimasi jaringan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu cara untuk meningkatkan performansi jaringan tersebut adalah dengan menerapkan jaringan heterogen. Jaringan heterogen merupakan suatu jaringan seluler dengan meletakkan small cell ke dalam macro cell. Penelitian yang dilakukan menggunakan skenario implementasi jaringan heterogen dan physical tuning & power configuration sebagai skenario optimasi jaringan LTE Advanced studi kasus di Kecamatan Sukajadi. Optimasi dilakukan dengan meninjau mean throughput, RSRP, SINR dan rejected user. Dengan menggunakan data hasil drive test maka akan diketahui daerah mana yang mengalami low RSPR, low SINR, dan low throughput. Setelah itu dilakukan optimasi jaringan dengan menggunakan software Atoll 3.3. Dengan menerapkan dua skenario tadi diharapkan dapat meningkatkan performansi jaringan LTE-Advanced di wilayah Sukajadi. Performansi jaringan eksisting mengalami peningkatan setelah dilakukan proses optimasi. Nilai mean throughput meningkat dari 17,2 Mbps menjadi 37,27 Mbps, dengan target KPI minimal 20 Mbps. Parameter persebaran nilai rata-rata RSRP jika ditinjau dari persentase nilai yang berada di atas threshold -105 dBm, persebaran nilai RSRP mengalami peningkatan dari 69,39% menjadi 91,62%. Parameter persebaran persentase nilai yang berada di atas threshold senilai 5 dB, mengalami peningkatan dari 69,93% menjadi 98,43%. Jumlah user yang ditolak di jaringan mengalami penurunan dari 5,4% menjadi 0,2%. Parameter yang ditinjau dalam penelitian ini dapat memenuhi target KPI, menunjukkan bahwa skenario optimasi yang dilakukan berhasil mengatasi permasalahan low RSRP, low SINR, dan low throughput.
Implementasi Dan Analisis Performansi Jaringan Multicast Vpls (Virtual Private Lan Service) Untuk Layanan Video Streaming Devi Fitriani; Rendy Munadi; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Video streaming merupakan suatu layanan yang memungkinkan sebuah server untuk mengirimkan video ke beberapa user yang berada pada suatu jaringan. Sebagai contoh layanan video streaming dapat dimanfaatkan untuk long distance learning. Untuk menyediakan layanan long distance learning dibutuhkan suatu jaringan yang dapat menjaga privasi client dan menyediakan jaminan QoS. Hal ini dapat diatasi dengan teknologi tunneling pada jaringan Virtual Private Network (VPN). Tetapi tunneling ini memiliki kelemahan karena kompleksitas jaringan dan mahalnya perangkat yang digunakan. Sehingga lahirlah teknologi Virtual Private LAN Service (VPLS) yang dapat mengatasi masalah tersebut. Dengan penambahan teknologi multicast pada VPLS diharapkan dapat meningkatkan QoS layanan yang bersifat point-to-multipointseperti video streaming. Pada tugas akhir ini dilakukan pengujian jaringan Multicast VPLS untuk layanan video streaming. Skenario pengujian yang dilakukan antara lain untuk melihat perbandingan performansi dari jaringan OSPF dan VPLS, dan pengaruh implementasi multicast pada VPLS, pengaruh variasi bandwidth, variasi bitrate, dan variasi jumlah client yang mengakses layanan video streaming. Dari hasil pengujian dan analisis implementasi sistem Multicast VPLS didapatkan hasil yaitu jaringan VPLS memiliki QoS yang lebih baik daripada jaringan OSPF karena dapat mengurangi delay sampai 20.03%, meningkatkan throughput sampai 23.13%, dan mengurangi packet loss sampai 79.91%. Penambahan teknologi multicast terbukti dapat meningkatkan performansi jaringan VPLS yaitu dapat mengurangi delay sampai 25.66%, meningkatkan throughput 34.27%, tetapi packet loss yang dihasilkan oleh multicast lebih besar yaitu memiliki selisih sampai 3.54% dibandingkan unicast. Kemudian bandwidth, bitrate, dan juga jumlah client yang mengkases layanan video streaming terbukti mempengaruhi performansi dari jaringan multicast VPLS untuk layanan video streaming.
Simulasi Pengaturan Lampu Lalu Lintas Menggunakan Cellular Automata Dan Fuzzy Inference System Septian Nugraha Kudrat; Yuliant Sibaroni; Erwin Budi Setiawan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan menjadi permasalahan di berbagai wilayah, terutama di kota-kota besar. Permasalahan ini tidak mudah untuk diatasi karena semakin hari pertumbuhan populasi kendaraan semakin bertambah. Salah satu efek yang timbul dari pertumbuhan populasi kendaraan adalah menjadi sensitifnya pengaturan traffic light pada suatu persimpangan. Sistem pengaturan traffic light yang tidak sesuai dengan keadaan jumlah kendaraan dapat memicu kemacetan. Saat ini, sistem pengaturan traffic light menggunakan pengaturan Fixed Time. Durasi traffic light hasil pengaturan Fixed Time tidak dapat menyesuaikan dengan keadaan jumlah kendaraan sehingga tundaan yang dihasilkan berpotensi lama, terutama jika proporsi jumlah kendaraan tidak sesuai dengan durasi traffic light yang diberikan. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan suatu skema pengaturan yang lebih baik dibanding skema Fixed Time. Dalam penelitian ini, dikembangkan skema pengaturan adaptif menggunakan Fuzzy Inference System (FIS). FIS menghasilkan durasi lampu hijau untuk tiap pendekat. FIS tidak memiliki parameter performa untuk menguji kemampuan skema yang telah dibuat sehingga sistem perlu diintegrasikan dengan model Cellular Automata (CA). Pergerakan kendaraan yang dihasilkan CA dapat memunculkan tundaan dan kecepatan rata-rata. Indikator keberhasilan utama dalam perhitungan didasarkan pada waktu tunggu rata-rata dan kecepatan rata-rata yang dialami oleh setiap kendaraan dalam waktu pengamatan per time step. Selain itu, pembagian durasi lampu lalu lintas dalam satu siklus menjadi faktor pertimbangan tambahan untuk menganalisis performa sistem. Metode FIS menghasilkan hingga 76,2 % tundaan rata-rata pada kelas E dan menghasilkan hingga 23,8 % tundaan rata-rata pada kelas F. Skema Fixed Time menghasilkan 0 % tundaan rata-rata pada kelas E dan 100 % tundaan rata-rata pada kelas F sehingga tundaan yang dihasilkan skema Fixed Time lebih lama daripada tundaan yang dihasilkan metode FIS. Kata kunci : traffic light, Fixed Time, adaptif, Fuzzy Inference System, Cellular Automata.
Analisis Gangguan Polycystic Ovary Syndrome (Pcos) Berdasarkan Citra Ultrasonography Menggunakan Metode Linear Discriminant Analysis (Lda) Dan Fuzzy C-Mean Clustering Adwin Rahmanto; Adiwijaya Adiwijaya; Untari Wisesty
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesuburan terjadi akibat terganggunya sistem reproduksi pada wanita dan terjadinya penurunan kualitas sperma pada pria. Sebuah penelitian menyatakan bahwa masalah kesuburan terjadi pada 40% akibat perempuan, 40% akibat laki-laki dan 20% akibat keduanya. Oleh karena itu, pemeriksaan dini kesuburan sangatlah perlu khususnya untuk wanita agar dapat dilakukan pencegahan secara dini hal-hal yang menyebabkan kemandulan. Salah satu yang sangat dianjurkan yaitu dengan pemeriksaan USG (Ultrasonography). USG (Ultrasonography) adalah suatu kaidah pemeriksaan tubuh menggunakan gelombang bunyi pada frekuensi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu sistem aplikasi yang dapat mendiagnosa citra USG (Ultrasonography) dan mengklasifikasikan rahim ke dalam kelas normal atau terdeteksi PCOS (Polycystic Ovary Syndrome). Proses pendeteksian diawali dengan pemrosesan awal pada citra rahim, proses ekstraksi ciri menggunakan Linear Discriminant Analysis (LDA), dan proses klasifikasi menggunakan Fuzzy C-Mean Clustering. Pemrosesan awal dilakukan untuk membuang informasi yang tidak dibutuhkan dalam pengolahan citra. Data keseluruhan yang digunakan dalam tugas akhir ini berjumlah 167 citra. Pengujian sistem dilakukan dengan penentuan pengambilan nilai w (pembobot), dan jumlah data latih normal maupun terdeteksi PCOS. Dari hasil pengujian diperoleh hasil pengujian terbaik dengan akurasi 94,44% untuk data citra anggota kelas. Kata Kunci : Polycystic Ovary Syndrom, Kesuburan, Ultrasonography, Linear Discriminant Analysis, Fuzzy CMean Clustering
Perancangan Jaringan Akes Fiber To The Home (ftth) Menggunakan Teknologi 10-gigabit Passive Optical Network(xgpon) Untuk Perumahan Graha Yasa Asri Dengan Ducting Bersama Rizky Mauludy Muttaqien; Akhmad Hambali
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumahan Graha Yasa Asri yang berada pada Jalan Reni Jaya Tanggerang merupakan konsep hunian townhouse yang memiliki berbagai fasilitas lengkap dan modern. PT. Telkom di Bandung memiliki inisiatif untuk memberikan layanan Fiber To The Home (FTTH) menggunakan teknologi 10 - Gigabit Passive Optical Network (XGPON) kepada seluruh hunian lama maupun hunian baru untuk dapat memberikan performansi yang baik pada layanan yang diberikan oleh PT. Telkom. Dalam tugas akhir ini dilakukan perhitungan terhadap parameter-parameter kelayakan dan performansi sistem perancangan FTTH yang ingin diimplementasikan pada Perumahan Graha Yasa Asri. Parameter- parameter tersebut adalah Link Power Budget dan Rise Time Budget untuk kelayakan sistem. Nilai parameter tersebut dihitung secara manual dan dibandingkan dengan hasil menggunakan perangkat lunak Opti System. Selain itu parameter lainnya adalah Bit Error Rate (BER) untuk performansi sistem. Parameter ini dapat dilihat dengan membuat simulasi perancangan jaringan pada Opti System. Hasil perhitungan manual link power budget, yaitu total redaman yang dihasilkan untuk jarak terjauh adalah sebesar 6,2328 dB untuk link upstream dan 21,2328 dB untuk link downstream. Hasil dari perhitungan tersebut masih memenuhi standar yang ditentukan oleh ITU-T G.984 yang kemudian diikuti oleh PT. Telkom, yaitu sebesar 28 dBm. Berdasarkan nilai total redaman pada jarak terjauh didapatkan nilai daya terima sebesar - 23.328 dBm untuk upstream dan -20.537 dBm untuk downstream. Untuk nilai rise time budget di link downstream didapatkan nilai waktu batasan adalah sebesar 0,07 ns untuk pengkodean NRZ dan 0,035 ns untuk pengkodean RZ. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai tsystem adalah sebesar 0,049507299 ns. Hasil rise time budget yang didapatkan bernilai baik karena tsystem yang lebih kecil dari batasan waktu untuk pengkodean NRZ namun tidak utnuk RZ . Sedangkan untuk nilai rise time budget upstream didapatkan nilai waktu batasan adalah sebesar 0,28 ns untuk pengkodean NRZ dan 0,14. ns untuk pengkodean RZ. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai tsystem adalah sebesar 0.050229354 ns. Hasil rise time budget yang didapatkan bernilai baik karena tsystem yang lebih kecil dari batasan waktu untuk tiap pengkodean . Untuk parameter performansi sistem yaitu BER yang dihasilkan dari simulasi di Opti System, didapatkan nilai BER untuk upstream 3,03372 x 10-10 dan nilai BER untuk downstream 5,07235 x 10-10. Kedua nilai tersebut memenuhi nilai minimum BER yang ditentukan untuk optik, yaitu 10-9. Kata kunci: FTTH, GPON, Link Power Budget, Rise Time Budget, Bit Error Rate, CityLight Residence, Opti System
Perbandingan Pengukuran Jarak Tempuh Sepeda Motor Antara Google Maps Dan Modul Gps Berbasis Mikrokontroler Hamman Aryo Bimmo; Andrian Rakhmatsyah; Aji Gautama Putrada
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, ojek online berhasil meraup banyak pelanggan, menggunakan aplikasi smartphone pelanggan dapat memesan jasa ojek online. Tarif yang ditentukan merupakan jarak tempuh dari titik berangkat sampai titik tujuan (yang diperkirakan oleh map dalam aplikasi Google Maps) dan dikalikan dengan sejumlah konstanta tarif per kilonya. Namun kenyataannya belum tentu pengendara ojek mengikuti jalur sesuai dengan yang tertera pada aplikasi map, jarak tempuh yang dilalui bisa jadi lebih dekat atau lebih jauh. Untuk mencegah kerancuan penentuan jarak, maka dibuatlah alat penghitungan jarak tempuh yang benar benar ditempuh oleh motor. Rancangan sistem penghitungan jarak tempuh yang diajukan terdiri dari mikrokontroler yang dihubungkan dengan modul GPS untuk menghitung jarak tempuh dengan frekuensi sampling yang relatif rendah. Setelah mendapatkan hasil dari GPS, data akan dibandingkan dengan aplikasi Google Maps yang sekarang dipakai oleh ojek online guna membandingkan akurasinya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengukuran dengan alat GPS lebih akurat dibandingkan dengan pengukuran jarak oleh aplikasi ojek online. Hasil pengukuran jarak pada jarak 5 meter – 200 meter menunjukkan bahwa GPS yang dibuat lebih akurat, pada jarak 200 – 5000 meter Google Maps lebih akurat dan pada jarak 5000 meter – 10000 meter GPS yang dibuat lebih akurat.. Kata kunci: Modul GPS, Mikrokontroler, Google Maps

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue