cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Real-time Rendering Dan Kompresi Video Paralel Menggunakan Algoritma Lempel-ziv-welch (LZW) Achmad Muhammad Satrio Wibowo; Fitriyani Fitriyani; Izzatul Ummah
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan berkembangnya teknologi, video disimpan dalam bentuk file. Namun sering kali file-file video tersebut berukuran relatif besar, sehingga menyulitkan dalam hal penyimpanan data (storage) dan dalam hal pengiriman data itu sendiri. Salah satu solusi untuk memperkecil ukuran file tersebut adalah dengan melakukan kompresi video. Dalam tugas akhir ini, proses kompresi dilakukan secara paralel. Dengan itu diharapkan mampu membantu performa dalam proses kompresi, khususnya dalam hal kecepatan. Algortima yang digunakan untuk kompresi video adalah algortima LZW. Kata kunci : kompresi, kompresi video, lzw, paralel.
Problem Analysis Of Solair Incinerator Using Intergration Analysis Of Product Decomposition And Modularization With Contact And Channel Model (c&cm) Approach As A Reference For Designing The Improvement Of Product Architecture Kartika Andini Putri; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract System engineering of product requires tools and technique for system decomposition and integration to simplify the complex interactions. Otherwise most of the modularization methods focus on the redesign of existing products, in such matrix representation is often used as a tool for integration analysis. This paper focus on component based system architecture and implements effective method for supporting inexperience designer to analyze the problem of product architecture using “Contact & Channel Model” that developed at the University Karlshruhe. Bandung Techno Park, Telkom University developed custom design of incinerator named SOLAIR as an alternative technologies to solve domestic waste problem. From the interview and observation, the authors found some weaknesses that occur such as difficulties way to repair some components because the design is integral and some of components placed adjacent to burner that impact higher risk of failure. This paper lead to conclusions regarding problem analysis of SOLAIR incinerator using Faiure Mode Effect Analysis (FMEA) that resulted RPN value for suggestion in future research and problem analysis of incinerator using integration analysis that resulted six clustered (Fuel, Burning, Waste, Cooling, Waste mixer, and Disposal chunks) based on component interactions. Conduncting with Modularization with C&CM approach that analyze functions involving in each module and detachability of each connecting surface of the modules (WSs of WSP 1, 2, 11,and 12 has to be concerned for product architecture improvement in future research. Keywords: Product Architecture, Modularization , Integration Analysis , Incinerator
Analisis Kelayakan Pembukaan Toko Online Kaos Karoseri Luthfi Muhammad Noor; Endang Chumaidiyah; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tren dunia dalam saluran belanja saat ini mengarah kepada sistem belanja secara online dan menggeser sistem belanja konvesionial meskipun belanja secara konvesional belum ditinggalkan sepenuhnya. Fenomena belanja online tidak hanya berkembang pesat di dunia, namun juga di kalangan bisnis lokal Indonesia. Hal ini disebabkan oleh perkembangan infrastruktur dan teknologi internet di Indonesia. Produk paling banyak dibeli pelanggan saat belanja online adalah produk fesyen, mendominasi dengan persentase 78% dengan jumlah koresponden 1300 di 12 kota besar. Handphone merupakan salah satu produk yang dibeli saat belanja online dengan persentase 46%. Melihat peluang tersebut, Karoseri tercetus sebagai ide bisnis fesyen berplatform online. Karoseri memiliki produk utama yaitu kaos dan variansi produk yaitu topi. Platform online yang digunakan sebagai media penjualan adalah media sosial (instagram). Setelah dilakukan penelitian terhadap analisis kelayakan toko online kaos karoseri. Diperoleh bahwa bisnis ini layak dijalankan, hal berdasarkan dari beberapa kriteria investasi yaitu IRR, NPV dan PBP. Berdasarkan IRR bisnis ini layak karena nilai IRR (29%) lebih dari MARR (12%), lalu berdasarkan nilai NPV bisnis ini pun layak dilakukan karena nilai NPV Rp23,760,719 lebih dari 0, dan beradasarkan PBP investasi akan kembali pada periode tahun ke 3 bulan ke 5. Maka berdasarkan ketiga kriteria investasi tersebut bisnis toko online kaos karoseri layak dijalankan. Kata kunci : Analisis Kelayakan, NPV, IRR, PBP, Toko Online, Kaos, Topi, Subkontrak
Analisis Kinerja Codec Layanan Voip Dan Video Call Pada Arsitektur Ip Multimedia Subsystem Rafif Taruna Ramadhan; Rendy Munadi; Danu Dwi Sanjoyo
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pertumbuhan industri telekomunikasi yang berkembang begitu pesat, berawal dari sistem komunikasi konvensional yang dapat mengirimkan suara, kini telah berkembang hingga pengiriman pesan gambar bahkan video. Namun, masalah utama pada layanan multimedia secara real time pada jaringan berbasis packet-switched adalah tidak ada jaminan bandwidth yang tersedia ataupun delay ketika user melakukan panggilan. Selain kondisi dari trafik jaringan, salah satu yang berperan dalam kualitas layanan multimedia secara real time adalah codec, yang mana codec ini berperan dalam konversi dan kompresi sinyal input audio / video ke bentuk sinyal digital sehingga dapat ditransmisikan pada jaringan berbasis packet-switched. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis kinerja codec pada layanan VoIP dan video call dengan audio codec G.711 dan G.729 serta video codec H.264 dan VP8, di salah satu bagian arsitektur jaringan Next Generation Network ( NGN ) yaitu IP Multimedia Subsystem ( IMS ) Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, penggunaan codec G.729 pada layanan VoIP, mampu menghasilkan kualitas layanan yang setara dengan codec G.711, namun dengan throughput yang lebih rendah hingga 65.8%. Sedangkan pada layanan Video Call, codec H264 masih memperoleh QoS yang lebih rendah dibandingkan dengan codec VP8. Meskipun tidak terpaut jauh, hanya 6.2% pada delay, 4.6% pada jitter dan 1.6% pada throughput. Selain itu, penggunaan resolusi video VGA pada layanan Video Call menghasilkan delay dan jitter yang lebih rendah dibandingkan resolusi video HVGA, dengan timbal balik peningkatan ±50% pada throughputnya. Kata kunci : Codec, G.711, G.729, H.264, VP8, IMS Abstract The growth of the telecommunications industry is growing so rapidly, start from conventional communications systems that can transmit voice, has now grown to the delivery of picture and video messaging. However, a major problem in real time multimedia services on packet-switched networks is that there is no guarantee of available bandwidth or delay that occurs when the user calls. In addition to network traffic, one that plays a role in multimedia service quality in real time is the codec, which the codec plays a role in the conversion and compression of audio / video input signals to digital signals that can be transmitted on packet-switched networks. In this research we will analyze the performance of codec in VoIP and video call service with G.711 and G.729 audio codec, H.264 and VP8 video codec, in one part of Next Generation Network (NGN) named IP Multimedia Subsystem (IMS). Based on the results of the tests, in VoIP service G.729 codec capable of producing equivalent Quality of Service to G.711 codec, but with a lower throughput up to 65.8%. While on Video Call service, H264 codec still get lower QoS than VP8 codec. Although not far adrift, only 6.2% in delay, 4.6% on jitter and 1.6% on throughput. In addition, the use of VGA video resolution in Video Call service resulted in lower delay and jitter than HVGA video resolution, with a reciprocal ± 50% increase in throughput. Keywords : Codec, G.711, G.729, H.264, VP8, IMS
Analisis dan Perancangan Sistem Social e-Learning untuk Mendukung Program Bandung Smart City Yudha Arif Budiman; Irfan Darmawan; Amelia Kurniawati
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandung Smart City merupakan sebuah program kerja yang bertujuan untuk menjadikan Kota Bandung menjadi kota cerdas dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu parameter yang dapat digunakan untuk menilai kecerdasan sebuah kota adalah dengan menilai seberapa cerdas warga yang hidup di dalamnya. Aplikasi pembelajaran (e- Learning) merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mencerdaskan warga. Melihat karakteristik warga Kota Bandung yang sering mengakses sosial media, maka e-Learning dirancang dengan konsep media sosial (Social e-Learning). Perancangan sistem Social e-Learning dilakukan dengan metode ObjectOriented Analysis and Design (OOAD). Hal ini dilakukan agar perancangan dapat dibuat berdasarkan objek-objek yang dapat memudahkan programmer membuat aplikasi. Pada penelitian ini dilakukan analisis dan perancangan aplikasi Social e-Learning berdasarkan objek yang menerapkan konsep e- Learning 2.0 hasil riset Steve Yuen. Objek pada e-Learning 2.0 adalah learning space yaitu: Personal Space dan Collaboration and Communication Space. Kedua objek tersebut menyediakan berbagai macam fitur yang memungkinkan user untuk mengembangkan pengetahuan secara personal dan berinteraksi dengan user lain. Selain itu user juga dapat berkomunikasi dan berkolaborasi dalam sebuah grup komunitas. Kata kunci : Bandung Smart City, Social e-Learning, Object-Oriented Analysis and Design, personal space, collaboration and communication space.
Mitigasi Inter-cell Interference Menggunakan Vertical Beamforming Untuk Teknik Fractional Frequency Reuse Pada Jaringan LTE Dody Herdianto Rachmat; Arfianto Fahmi; Linda Meylani
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada jurnal ini terdapat sebuah simulasi menunjukkan bagaimana pengaruh dari metoda vertical beamforming yang diterapkan pada teknik fractional frequency reuse. Dari simulasi ini didapatkan bahwa Vertical Beamforming yang mendapatkan -39,78 dB, lebih unggul daripada Excluding Gain yang hanya -40,76 dB. Selain itu didapatkan juga bahwa penambahan elemen antena array akan menghasilkan performa yang lebih baik. Kata kunci : fractional frequency reuse (FFR), beamforming, LTE, antenna array.
Perancangan Dan Realisasi Penguat Daya Pada Frekuensi 1,265 – 1,275 Ghz Untuk Synthetic Aperture Radar Hanimaulia Hanimaulia; Heroe Wijayanto; Budi Syihabuddin
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Synthetic Aperture Radar (SAR) merupakan salah satu teknologi RADAR yang digunakan untuk aplikasi penginderaan permukaan bumi (remote sensing) yang memanfaatkan prinsip kerja gelombang elektromagnetik Teknologi ini bekerja pada frekuensi 1,265-1,275 GHz. Sinyal dikirimkan oleh SAR menuju permukaan bumi, lalu ditangkap kembali sinyal pantulan tersebut oleh SAR untuk diolah. Karena jarak yang ditempuh sinyal tersebut dari transmitter ke receiver cukup jauh dan adanya pengaruh interferensi, maka diperlukan penguat daya. Penguat daya ini berfungsi untuk meningkatkan sinyal level daya keluaran dari transmitter agar daya yang sampai dapat masih diterima oleh receiver. Pada tugas akhir ini dirancang dan direalisasikan penguat daya yang dapat beroperasi pada frekuensi 1,27 GHz. Teknik yang digunakan yaitu balanced amplifier dengan terdapat coupler disisi input dan output dengan menggunakan quadrature branch-line coupler. Penyempadan impedansi menggunakan single stub open circuit. Dalam perancangan penguat daya digunakan software Advanced Design System 2011.10 untuk mensimulasi rangkaian penguat daya. Komponen aktif yang digunakan adalah Monolithic Microwave Integrated Circuit GALI 74+. Pengujian kinerja penguat daya dilakukan dengan membandingkan data hasil pengukuran dengan spesifikasi awal. dan Dari hasil pengukuran pada frekuensi 1,27 GHz, penguat daya pada satu tingkat ini memiliki penguatan sebesar 16.025 dB, dan penguatan pada dua tingkat sebesar -8,1888 dB. Kata Kunci : SAR, HPA, balanced amplifier, Monolithic Microwave Integrated Circuit
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Array Polarisasi Sirkular Pada Frekuensi 5,8 Ghz Dengan Catuan Proximity Coupled Untuk Aplikasi First Person View Pesawat Tanpa Awak Pada Sisi Ground Segment Ramtsal Eka Putra; Heroe Wijanto; Agus Dwi Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengambilan video udara seperti pemetaan, aerialshooting, surveillance, atau monitoring suatu lokasi terkadang membutuhkan jarak yang cukup jauh. Permasalahannya adalah sering kali ditemukan kinerja pengambilan gambar  video  dari  UAV  tidak  maksimal  dikarenakan jarak  yang  tidak  mencapai  kemampuan  maksimal  dari transceiver video. Pada penelitian ini dirancang antena mikrostrip dengan menggunakan teknik perturbasi yaitu pemotongan bagian tepi pada patch berbentuk sirkular dengan sudut 315° dan 135° untuk mendapatkan polarisasi LHCP terhadap sumbu catuan. Teknik catuan yang digunakan menggunakan proximity coupled dengan ketinggian lapisan atas dan bawah dibuat sama. Hasil dari penelitian ini menunjukkan teknik perturbasi dapat memodifikasi polarisasi antena mikrosrip menjadi berpolarisasi sirkular dengan parameter dimensi yang mempengaruhi kesirkularan adalah lebar patch (l),  kedalaman perturbasi (tr),  panjang catuan (pl), dan lebar ground (GH,GV). Setelah dirancang, dari hasil simulasi menggunakan software simulasi didapatkan bandwidth impedansi sebesar 471,2 MHz untuk return loss <-10 dB. Gain capaian pada simulasi didapatkan sebesar 8,401 dB pada frekuensi resonansi 5,825 GHz. Pada hasil pengukuran didapatkan bandwidth impedansi sebesar 605 MHz untuk return loss <-10 dB dengan gain capaian sebesar 8,098 dBi. Pola radiasi yang dihasilkan antena mikrostrip array yang dibuat adalah unidireksional. Polarisasi yang dihasilkan adalah sirkular dengan nilai axial ratio 0.7775 dB pada frekuensi resonansi 5,825 GHz. Kata kunci : antena mikrostrip, polarisasi sirkular, first person view, UAV (Unmanned Aerial Vehicle)
Perancangan Object Follower Robot Untuk Sistem Scanning Dan Tracking Object Follower Menggunakan Kontrol Pid (object Follower Robot Design To Scan And Track Of System Using Pid Control) Heni Dwi Juniar; Suwandi Suwandi; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobile Robot dapat diartikan sebagai robot yang bergerak dari satu tempat ketempat yang lain. Mobile robot mempuyai beberapa jenis salah satunya yaitu Object Follower Robot. Keunggulan dari Object Follower Robot yaitu dapat mengikuti gerak suatu objek serta dapat melacak suatu objek dikarenakan kamera yang terdapat pada robot dapat mengetahui warna dari setiap objek yang dilacak, sehingga dapat membantu pekerjaan. Sedangkan kekurangannya adalah objek yang akan diikuti atau dideteksi harus didefinisikan terlebih dahulu. Keselarasan antara badan robot dan kamera juga menjadi hal yang penting pada Object Follower Robot agar robot dapat mengikuti arah objek dengan benar. Keselarasan keduanya dapat diatur oleh sensor kompas pada kedua komponen, kemudian menjadi peran yang penting dalam berjalannya Object Follower Robot. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat mengontrol sensor kompas yang digunakan agar sensor yang terdapat pada mobile robot dan kamera dapat menjadi searah. Sistem kontrol yang dirancang untuk kesearahan sensor kompas yaitu sistem kontrol proporsional (Kp=0.24) dan sistem kontrol derivative (Kd=0.012).
Perancangan Manajemen Risiko Teknologi Informasi Pada Key Supporting Process Apo02, Apo06 Dan Apo08 Di Dinas Komunikasi Dan Informatika (diskominfo) Pemerintah Kota Bandung Menggunakan Framework Cobit 5 Dyah Wahyuningtias Iswari; Murahartawaty Murahartawaty; Eko Kusbang Umar
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) Pemerintah Kota Bandung merupakan suatu instansi pemerintahan, yang menjadikan Teknologi Informasi (TI) yang sebagai penggerak dalam keberlangsungan kinerja strategi pemerintah. Disamping kesuksesan dalam merancang pengelolaan TI dibutuhkan juga pengelolaan manajemen risiko TI sebagai penunjang keberhasilan penggunaan TI pada DISKOMINFO Pemerintah Kota Bandung. Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan, diketahui bahwa DISKOMINFO Pemerintah Kota Bandung belum menerapkan pengelolaan risiko TI. Maka dari itu dilakukan penelitian untuk dapat melakukan perancangan Manajemen Risiko TI pada DISKOMINFO Pemerintah Kota Bandung menggunakan COBIT 5. COBIT 5 yang merupakan singkatan dari Control Objective for Information and Related Technology 5 merupakan panduan yang digunakan dalam melakukan perancangan Manajemen Risiko bagi DISKOMINFO Pemerintah Kota Bandung. Fokus penelitian ini dilakukan pada proses domain Align, Plan and Organise (APO) dengan proses APO02 Manage Strategy, APO06 Manage Budget and Cost dan APO08 Manage Relationship. Penelitian dilakukan melalui pengumpulan data untuk memeriksa dokumen terkait penelitian. Serta melakukan wawancara kepada pihak-pihak yang berkepentingan bagi penelitian. Hasil akhir dari penelitian berupa Kebijakan Manajemen Risiko TI dan Standard Operational Procedure (SOP). Sehingga diharapkan hasil perancangan manajemen risiko TI terhadap proses APO02 Manage Strategy, APO06 Manage Budget and Cost dan APO08 Manage Relationship dapat diterapkan pada DISKOMINFO Pemerintah Kota Bandung dalam meningkatkan pengelolaan risiko terhadap layanan TI. Kata Kunci : COBIT 5, Manajemen Risiko TI, APO02 Manage Strategy, APO06 Manage Budget and Cost, APO08 Manage Relationship

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue