cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Analisis Perancangan Perbaikan Tata Letak Untuk Meminimasi Waste Transportasi Pada Produksi Kain Poliester Divisi Dyeing Dan Finishing Di Pt Xyz Dengan Pendekatan Konsep Lean Manufacturing Raden Muhammad Goumelar; Agus Alex Yanuar; Meldi Rendra
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Waste merupakan segala bentuk aktivitas yang tidak bernilai tambah terhadap proses produksi, salah satu jenis waste adalah transportasi. Setelah melakukan observasi pada divisi dyeing dan finishing khususnya proses produksi kain Poliester, ditemukan beberapa penyebab keterlambatan pengiriman kain Poliester kepada konsumen. Untuk menghindari permasalahan tersebut, dilakukan minimasi waste yang teridentifikasi dengan menggunakan konsep lean manufacturing. Penelitian dimulai dengan mengumpulkan data terkait waste, mengetahui aliran produksi dari kain Poliester dengan menggambarkan Value Stream Mapping, mengidentifikasi aktivitas teridentifikasi waste melalui Process Activity Mapping, mengetahui penyebab munculnya waste terpilih yaitu waste transportasi dengan diagram fishbone. Setelah mengetahui penyebab munculnya waste transportasi karena terdapat backtracking, dilakukan analisis perencanaan usulan berupa perancangan tata letak dengan menggunakan software WinQSB dengan metode CRAFT serta SLP untuk mencari alternatif terbaik diantara keduannya. Kata kunci : waste transportasi,lean manufacturing,value stream mapping,process activity mapping,fishbone,tata letak Abstract Waste is any form of activity that is not worth adding to the production process, one type of waste is transportation. After making observations on the division of dyeing and finishing especially Polyester fabric production process found some causes of delay in delivery of Polyester fabric to consumers. to avoid the problem, waste that is identified by using lean manufacturing concepts. The research begins with collecting waste related data, knowing the flow of production from Polyester fabric by depicting Value Stream Mapping, identifying identified the activity of waste through Process Activity Mapping, knowing the cause of the emergence of selected waste that is waste transportation with fishbone diagram. After knowing the cause of the emergence of waste transportation because there is backtracking, done planning proposal analysis in the form of layout design using WinQSB software with CRAFT and SLP method to find alternative best among the two. Keywords: waste transportation, lean manufacturing, value stream mapping, process activity mapping, fishbone, layouting
Implementasi Dan Analisis Blind Audio Watermarking Menggunakan Svd (singular Value Decomposition) Ifan Fadlina Anhar; Gelar Budiman; Irma Safitri
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan jaringan internet dan teknologi multimedia yang tidak dapat dihindari mengakibatkan persebaran informasi dan data menjadi lebih mudah. Setiap pengguna jaringan dapat dengan bebas mengirim, menerima, ataupun menyalin data (citra, video, dan audio) digital. Hal ini menimbulkan masalah tentang pelanggaran atas hak cipta (copyright) seperti pembajakan pada konten musik atau audio digital. Sehingga perlu adanya teknik perlindungan hak cipta terhadap data digital yang asli, salah satu tekniknya adalah dengan menyisipkan informasi watermark berupa identitas kepemilikan ke dalam data digital yang disebut teknik digital watermarking. Dalam digital watermarking, bila informasi watermark disisipkan ke dalam audio digital maka dapat disebut dengan audio watermarking. Informasi watermark yang digunakan pada penelitian ini berupa citra digital hitam putih, serta audio digital berformat (*.wav). Sistem yang dibangun yaitu sistem blind audio watermarking, dimana pada proses ekstraksinya tidak memerlukan informasi watermark maupun file audio digital yang asli. Pada Tugas Akhir ini dilakukan implementasi dan analisis sistem blind audio watermarking menggunakan SVD (Singular Value Decomposition), dimana teknik penyisipan bit watermark menggunakan teknik QIM (Quantization Index Modulation). Dari hasil pengujian, didapatkan rata-rata SNR (Signal to Noise Ratio) > 20 dB pada saat variabel ∆ ≤ 1/8, dan saat ∆ ≤ 1/16 sistem mampu mencapai 0% pada nilai BER (Bit Error Rate) untuk setiap jenis audio digital yang diujikan. Untuk ketahanan terhadap serangan, sistem yang dibangun tidak tahan terhadap serangan MP3 Compression dan MP4 Compression karena nilai BER tidak dapat mencapai 0%, namun masih tahan terhadap serangan linier speed change, noise addition, dan LPF (Low Pass Filter). Kata kunci: blind audio watermarking, singular value decomposition, QIM, SNR, BER.
Analisis Pencocokan Nama Arab Terjemahan Bahasa Indonesia Menggunakan Soundex dan Levenshtein Distance Fauzan Ramadhan; Moch. Arif Bijaksana; Bambang Ari Wahyudi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cara seseorang dalam mengeja nama orang lain seringkali berbeda dengan orang yang lain. Padahal nama yang akan dieja adalah nama dari seseorang yang sama. Seperti nama ‘Aisyah’, kadang ada yang mengejanya dengan kata ‘Aisyah’, ‘Aisha’, ‘Aisah’, dan lain-lain. Pencarian nama periwayat pada saat ini baru sampai tahap ‘string matching’, sehingga ketika seseorang menggunakan ejaan nama yang berbeda, sistem tersebut tidak akan menampilkan hadits yang diriwayatkan oleh nama-nama yang dianggap mirip. Harapannya dengan sistem yang dibangun ini akan memperbaiki pengalaman pencarian nama dari periwayat hadits, sehingga sistem yang ada akan menampilkan hadits yang diriwayatkan oleh seseorang dimulai dari yang mempunyai kemiripan nama tertinggi sampai terendah dengan nama yang dicari. Penelitian ini menggunakan metode Soundex, lalu dilanjutkan dengan metode Levenshtein. Setelah itu, akan dilakukan penghitungan untuk menilai kinerja dari sistem ini menggunakan nilai precision, recall, f-measure dan akurasi. Soundex akan menentukan nama yang mempunyai kesamaan pengucapan suatu nama terhadap nama lain. Sedangkan Levenshtein akan memberikan nilai kemiripan dari nama yang sudah dipilih sebelumnya dengan nama yang dicari oleh pengguna. Nilai kinerja sistem didapat dari hasil yang diberikan dibandingkan dengan nilai yang ada pada gold standard. Dengan beberapa pengujian, sistem yang dibangun menggunakan Soundex dan Levenshtein ini mendapatkan nilai akurasi sebesar 99.95 persen. Kata kunci : Soundex, Levenshtein, precision, recall, f-measure, akurasiAbstract The way someone spells someone else’s name is often different from other people. Even though the name that will be spelled is the name of the same person. Like the name ’Aisha’, sometimes there are who spell it with the words ’Aisyah’, ’Aisha’, ’Aisah’, and others. The search for the name of the narrator at this time is only until the string matching stage, so when someone uses a different spelling of the name, the system will not display the hadith narrated by names that are considered similar. The hope with this system will improve the experience of searching the names of the hadith narrators, so that the existing system will display the hadith narrated by someone starting from the one having the highest to the lowest name with the name sought. This study used the Soundex method, then continued with the Levenshtein method. After that, it will be calculated to assess the performance of this system using precision, recall, f-measure and accuracy. Soundex will determine the name that has the same pronunciation as a name for another name. Whereas Levenshtein will give a similar value of the name that has been previously selected with the name that is searched by the user. The value of system performance is obtained from the results given compared to the values that are at the gold standard. From several tests, the system built using Soundex and Levenshtein has an accuracy value of 99.95 percent. Keywords: Soundex, Levenshtein, precision, recall, f-measure, accuracy
Pengenalan Wajah Menggunakan Raspberry Pi Dengan Algoritma Histogram Equalization Dan Algoritma Sift Dumash Resi Anggoro; Agus Virgono; Andrew Brian Osmond
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan wajah adalah salah satu teknologi biometrik yang telah banyak diaplikasikan dalam sistem security selain pengenalan retinamata, pengenalan sidik jari dan iris mata. Dalam aplikasinya sendiri pengenalan wajah menggunakan sebuah kamera untuk menangkap gambar wajah seseorang kemudian dibandingkan dengan wajah yang sebelumnya telah disimpan di dalam database. Pada tugas akhir ini akan menggunakan metode Histogram Equalization. Metode tersebut akan memproses gambar untuk meningkatkan informasi yang berguna, Kemudian image processing yaitu algoritma SIFT akan menggunakan fitur untuk proses pencocokan gambar. Dengan pencocokan wajah pada Raspberry Pi dengan menggunakan metode Histogram Equalization dan algoritma SIFT akan mendapat tingkat keberhasilan kecocokan gambar dapat mencapai 80% dengan waktu total proses kurang dari 20 detik. Kata kunci :Face Recognition, Histogram Equalization, Sift Algoritma
Modul Kompensasi Keterlambatan Pada Sistem Ticketing Kereta Api Berbasis Cloud Yulin Zurina; Purba Daru Kusuma; Rumani M
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Transportasi merupakan media yang sangat penting bagi masyarakat dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari. Salah satu moda transportasi darat yang sangat diminati adalah kereta api karena kebebasannya dari kemacetan di jalan raya. Penumpang kereta api selalu menginginkan perjalanan kereta api yang nyaman dan tepat waktu. Namun demikian, PT KAI saat ini masih mempelajari sistem kompensasi keterlambatan apabila terjadi penundaan perjalanan, karena waktu tunggu mempengaruhi keseluruhan persepsi kualitas layanan. Di Indonesia belum ada sistem yang terintegrasi dengan aplikasi dalam penanganan kompensasi keterlambatan kereta api. Untuk itu dibutuhkan inovasi untuk menangani pelayanan kompensasi melalui aplikasi pemesanan tiket kereta api, dan dirancang dengan berbasis cloud dan dapat diakses melalui Android. Aplikasi pemesanan tiket yang dirancang mempunyai dua modul utama, yaitu modul diskon dan modul kompensasi keterlambatan, serta beberapa fitur pendukung seperti sistem pemesanan tiket, jadwal kereta, cek lokasi, dan poin. Modul kompensasi keterlambatan kereta api yang dirancang adalah dengan memberikan kompensasi kepada penumpang dalam bentuk poin atau pilihan komplimen sesuai dengan waktu keterlambatan yang telah diatur oleh penulis. Pengujian sistem dilakukan dalam dua metode yaitu metode black box dan white box. Hasil pengujian black box menunjukan waktu keterlambatan dan kompensasi yang diberikan sesuai dengan harapan penulis. Dari hasil pengujian white box, 72,5% pengguna menyukai interface aplikasi, 82,5 % aplikasi mudah digunakan, 76,7% fungsi fitur aplikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna, dan 74,2% informasi yang tersedia pada aplikasi cukup lengkap. Untuk modul kompensasi keterlambatan, 80,8% pengguna setuju bahwa modul kompensasi keterlambatan perlu dikembangkan pada aplikasi ticketing kereta api, 75,8% modul keterlambatan dibutuhkan pengguna jika kereta api mengalami keterlambatan keberangkatan, dan 82,5% modul kompensasi dan modul diskon memberikan kepuasan bagi pengguna aplikasi. Kata kunci : Android, Cloud, Modul Kompensasi Keterlambatan, Notifikasi, Kereta Api Abstract Transportation is very important media for the people in performing their daily activities. One of the most popular means of land transportation is train because of its freedom from traffic on the highway. Train passengers always want a comfortable and timely train ride. However, PT KAI is still studying the delay compensation system in travel delays case, because the waiting time affects the overall perception of service quality. In Indonesia there is no system integrated with the application in the handling of train delay compensation. For that it takes innovation to handle compensation services through the application of train ticket reservations with cloud-based and can be accessed by Android. The ticketing system application that be designed has two main modules, the discount module and the late compensation module, as well as some support features such as ticket booking system, train schedule information, location checks, and points. The train delays compensation module designed is to provide an offer to passengers in the form of points or compliments in accordance with the time delays that have been set by writer. Testing system is done in two methods, black box method and white box method. Black box test results show the time and compensation in accordance with the author's expectations. From the white box test results, 72.5% of users love the application interface, 82.5% of applications are easy to use, 76.7% feature application functionality suits the needs of users, and 74.2% of the information available on the application is complete. For the late compensation module, 80.8% of users agree that the late compensation module needs to be developed in the train ticketing application, 75.8% of the module required by the user if the train is delayed, and 82.5% of the compensation module and discount module provide satisfaction for application users. Keywords: Android, Cloud, Delay Compensation Module, Notifications, Train
Identifikasi Jenis Pelatihan Dan Pengembangan Sdm Sebagai Dasar Pengembangan Kompetensi Di Cyberlabs Bandung Dengan Menggunakan Analytical Hierarchy Process (ahp) Bella Praviyanti; Budhi Yogaswara; Atya Aisha
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CyberLabs merupakan suatu perusahaan teknologi yang berada di Kota Bandung Indonesia yang saat ini fokus mengembangkan software dan teknologi yang berkaitan dengan bisnis seperti toko online dalam bentuk website, aplikasi mobile dan juga sistem point of sale. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 6 Juni 2014. CyberLabs masih belum memiliki divisi bagian marketing sehingga proses pemasaran masih dilakukan oleh CEO. Marketing merupakan hal yang penting karena berkaitan erat dengan pemasaran produk Terdapat beberapa karyawan yang menempati suatu jabatan namun masih belum sesuai dengan kompetensi yang dimiliki sehingga tidak dapat maksimal dalam melakukan pekerjaannya. Pelatihan dan pengembangan dibutuhkan untuk dapat meningkatkan kualitas karyawan dalam bekerja. Oleh karena itu pada penelitian ini akan dilakukan identifikasi pelatihan dan pengembangan berdasarkan kompetensi yang dimiliki oleh individu dan kompetensi yang dibutuhkan oleh perusahaan sehingga pelatihan dan pengembangan yang dilakukan dapat sesuai dengan kondisi karyawan dan perusahaan. Dalam penelitian ini juga mempertimbangkan gap yang dimiliki oleh setiap individu Kata Kunci : Kompetensi, Karyawan, Pelatihan dan Pengembangan
Analisis Gelombang Alfha, Theta, Dan Delta Untuk Mengidentifikasi Orang Yang Jujur Dan Berbohong Menggunakan Metode Wavelet Reny Yuliani Arnis; Inung Wijayanto; Sugondo Hadiyoso
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Untuk mengetahui apakah seseorang berbohong atau jujur tidak bisa dilakukan dari pengamatan langsung, oleh karena itu kita bisa melakukannya dengan menggunakan Electroencephalogram (EEG) untuk melihat perubahan aktivitas pada otak. Electroencephalograph atau EEG merupakan alat perekam aktivitas elektrik atau sinyal otak karena fluktuasi ion pada neuron otak. Terdapat 5 jenis sinyal otak manusia yaitu alpha, beta, theta, delta, dan gamma yang memiliki rentang frekuensi masing – masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terjadi perubahan aktivitas otak saat seseorang berkata jujur dan berbohong dengan melihat bentuk gelombang otak manusia berdasarkan sinyal alpha dengan rentang frekuensi (8-16) Hz, sinyal theta dengan rentang frekuensi (4-8) Hz dan sinyal delta dengan rentang frekuensi (0,5-4) Hz. Pengambilan data dilakukan dengan cara mewawancarai koresponden yang terbagi kedalam 2 sesi pertanyaan yang bersifat umum dan pribadi, yang masingmasing sesinya terdiri dari 5 pertanyaan. Ekstraksi ciri yang digunakan adalah discrete wavelet transform atau DWT dengan penggunaan daubechies wavelet dan untuk sistem klasifikasinya digunakan metode jaringan syaraf tiruan backpropagation. Hasil dari tugas akhir ini adalah sebuah sistem yang mampu mengklasifikasikan sinyal alpha, theta dan delta berdasarkan kondisi jujur dan berbohong seseorang dengan hasil akurasi terbaik untuk sinyal alpha adalah 75%, sinyal theta adalah 75% dan sinyal delta adalah 70%. Hal ini membuktikan adanya perubahan dalam aktivitas otak ketika seseorang jujur dan berbohong. Kata Kunci: Elektroensefalografi, Brainwave, Backpropagation, Wavelet. Abstract To find out if someone or not can be done from direct observation, therefore we can do it using the Electroencephalogram (EEG) for more. Electroencephalograph or EEG which becomes an instrument of electrical activity or brain signal due to ion fluctuations in brain neurons. Activities that occur in the brain can be recorded by Electroencephalograph or EEG which is an electrical activity recording device on brain signals due to ion fluctuations in brain neurons. There are 5 types of human brain signals namely alpha, beta, theta, delta, and gamma which have their respective frequency ranges. This final project aims to determine whether there is a change in brain activity when people truth and lies by looking at human brain wave form from alpha signal with frequency range (8–12) Hz, from theta signal with frequency range (4-8) Hz and from delta signal with frequency range (0,5– 4) Hz. Data retrieval is done by interviewing correspondents which are divided into 2 general and personal question sessions, each session consisting of 5 questions. This final projeect used the feature extraction is discrete wavelet transform or DWT with the use of daubechies wavelet and the classification system used is artificial neural network backpropagation method. The result of this final project is a system that is able to classify alpha, theta and delta signals based on honest conditions and lie someone with the best accuracy results for alpha signal is 75%, theta signal is 75% and delta signal is 70%. This proves a change in brain activity when someone is honest and lying. Keywords : Electroencephalography, Brainwave, Backpropagation, Wavelet.
Klasifikasi Sentimen Pada Movie Review Dengan Metode Multinomial Naïve Bayes Jenepte Wisudawati Simanullang; Adiwijaya Adiwijaya; Said Al Faraby
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Opini orang lain terhadap suatu movie review di media sangat penting dalam membuat suatu keputusan. Untuk mengetahui opini seseorang terhadap suatu movie review di media diperlukan sistem yang dapat mempermudah dalam mengetahui opini seseorang. Klasifikasi sentimen dapat membantu dalam membangun sistem untuk mengetahui opini seseorang terhadap movie review. Dataset yang digunakan dalam proses klasifikasi sentimen ini adalah Internet Movie Database (IMDb). Namun yang menjadi permasalahan dalam mengetahui polaritas suatu opini dalam proses klasifikasi sentimen pada dataset movie review adalah adannya data yang tidak terstuktur, atribut data yang begitu banyak serta adannya negasi yang menyebabkan polaritas suatu kata akan berbeda pada konteks teks yang berbeda. Degan permasalahan tersebut maka proses klasifikasi pada dataset tersebut akan di klasifikasikan ke dalam dua kelas polaritas yaitu positif dan negatif. Metode klasifikasi yang digunakan adalah dengan menggunakan metode multinomial naïve bayes. Untuk meningkatkan nilai akurasi metode multinomial naïve bayes dilakukan dengan memecahkan masalah diatas. Dalam memecahkan permasalahan tersebut yang dilakukan adalah pertama, akan dilakukan proses preprocessing untuk menangani data noisy. Kedua, dilakukan penanganan negasi, adapun lingkup permasalah negasi yang akan dilakukan adalah negasi dengan kata “not”, “n’t”, “no”. Ketiga, dilakukan penghitungan bobot setiap kata dengan menggunakan TF-IDF. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan diperoleh nilai akurasi terbesar 85,16%. Hal tersebut dikarenakan multinomial naïve bayes dengan negation handling berdasarkan punctuation, preprocessing dan TF-IDF dapat meningkatkan nilai akurasi terhadap metode multinomial naïve bayes. Kata kunci : Multinomial Naïve Bayes, TF-IDF, Preprocessing, Negasi
Simulasi Dan Analisis Quality Of Service Audio File Sharing Pada Jaringan Vanet Dengan Menggunakan Protokol Vadd Yeska Haganta; Agus Virgono; Randy Erfa Saputra
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hiburan merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia. Hiburan dapat berupa gambar, suara, animasi, dan lain-lain. Pada saat ini, semua aspek hiburan dikemas dalam sebuah teknologi bernama Internet. Internet mempunyai banyak manfaat seperti mendapatkan informasi, kemudahan berkomunikasi, dan sarana hiburan. Internet sendiri sudah mengalami pekembangan yang sangat pesat, dan mengarah kepada sambungan tanpa kabel (wireless connection). Perkembangan teknologi Internet, yang disertai dengan pertumbuhan kendaraan Hasil simulasi menunjukan bahwa average end-to-end packet delivery delay mempunyai nilai yang bervariasi dari terendah 105.301 ms – 137.8 ms untuk semua ukuran audio file, dan nilai throughput yang bervariasi dari 8.846 Mbps – 299.999 Mbps Kata kunci : Artificial Intelligence, Sistem Pakar, Forward Chaining, Certainty Factor Abstract At this moment, Internet is one of the most important parts of our lives. By Internet, we can get various information easily, throughout data communications, such as sending a message, file sharing, and many others. Technology of data communication has encounter many developments, followed by rapid growth of vehicle in the worldwide, create a new technology, which called VANET. VANET is a technology, which uses vehicle as node in ad-hoc network. VANET itself has many benefits, such as collision warning, file-sharing, and many others. On this final project, I did a simulation of audio file transmission, in form of lossy and loseless compression, with format .mp3 and .alac by using VADDs protocol. Simulation done with NS-2 version 2.35 to get the value of average packet delivery delay and average throughput. The simulation also using OneSim to determine the setting of variety speed and count of nodes. And then, the result of simulation will be assessed by reference of ITU-T Rec. G.1010. The result of simulation showed the value of average packet delivery delay has variety values, from the lowest value, are 91.382-170.982 ms for all audio file size, and has the value of variant throughput from 8.846 Mbps – 299.999 Mbps. Keywords: Artificial Intelligence, Expert System, Forward Chaining, Certainty Factor
Analisis Swot Sebagai Strategi Meningkatkan Daya Saing Pada Produk Fariz Fashion Hafiz Azis; Budi Praptono; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fariz Fashion sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Fashion dan juga sebagai konveksi beberapa brand lokal yang berada di wilayah Jakarta. Perusahaan ini mengalami masa kejayaan di era tahun 2000an. Namun seiring dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat, berdampak dengan banyaknya perusahaanfashion yang bermunculan, baik dengan skala besar maupun kecil. Tentu saja hal ini membawa pengaruh tersendiri bagi perusahaan Fariz Fashion yaitu dengan adanya penurunan volume penjualan dari tahun ke tahun. Dan hal ini harus segera diatasi apabila perusahaan Fariz Fashion ingin bertahan dan bersaing dengan perusahaan lainnya. Salah satu langkah yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengubah strategi pemasaran perusahaan tersebut. Konsep strategi pemasaran yang digunakan adalah konsep lini produk dimana konsep ini terdiri dari line dept (kedalaman lini).Line consistency (konsistensi lini), line vulnerability (tingkat kekuatan lini), line extension (perluasan lini). Keluaran dari analisis SWOT ini diharapkan sebagai usulan kepada pihak perusahaan Fariz Fashion yaitu langkah apa yang harus dilakukan kedepan nya agar mampu bersaing dengan perusahaan lain dan dapat meningkatkan volume penjualan kembali. Kata kunci : Fariz Fashion, Strategi Pemasaran, SWOT.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue