cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Penentuan Kebijakan Persediaan Obat Menggunakan Metode Joint Replenishment Untuk Meningkatkan Service Level Pada Depot Farmasi Rumah Sakit Xyz Bandung Ghiyats Nur Syafiq Abdul Qadir; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit XYZ adalah rumah sakit Pemerintah Kota Bandung yang memiliki tugas pokok melaksanakan kewenangan dalam bidang pelayanan kesehatan Ibu dan Anak. Salah satu depot penyimpanan obat yang ada di Rumah Sakit XYZ adalah Depot Farmasi. Depot farmasi merupakan depot yang bertanggung jawab melakukan pengadaan obat ke supplier dan mendistribusikannya pada depot lain yang ada di Rumah Sakit XYZ. Dalam mengelola persediaannya depot farmasi belum dilakukan dengan baik yang dibuktikan dengan kondisi stockout pada 122 SKU obat pada tahun 2015. Keadaan stockout berakibat pada kerugian berupa lost sales. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan memberikan usulan kebijakan persediaan obat yang diharapkan dapat meningkatkan service level dari depot farmasi Rumah Sakit XYZ. Kebijakan persediaan usulan berupa periodic review system yang didapatkan menggunakan metode joint replenishment. Metode ini digunakan karena obat yang ada di depot farmasi dipasok oleh beberapa supplier, dimana satu supplier dapat memasok lebih dari satu jenis obat pada satu kali pemesanan. Sebelum dilakukan perhitungan kebijakan persediaan, obat-obat yang ada pada depot farmasi diklasifikasikan berdasarkan analisis ABC dan Klasifikasi VED. Pengklasifikasian ini menghasilkan dua kelompok obat yaitu Prioritas I dan Prioritas II. Adapun hasil dari penelitian ini adalah kebijakan berupa interval review, reorder point, safety stock, dan, maximum inventory level. Hasil perhitungan menunjukan peningkatan service level dari 92.93% pada kondisi existing, menjadi 96.61%. Hasil perhitungan kebijakan pada penelitian ini juga mengurangi total biaya persediaan dari kondisi aktual sebesar Rp 23,478,181.41, menjadi Rp 14,064,199.12. Kata kunci : Kebijakan Persediaan, Joint replenishment, Periodic Review, Stockout
Perancangan Program Sistem Otomatisasi Pada Stasiun Kerja Pelayuan Menggunakan Pengendali Plc Omron Cp1E Di Pt. Perkebunan Nusantara Viii Ciater Gerardo Jones Kereh; Haris Rachmat; Denny Sukma Eka Atmaja
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era industri saat ini, sistem otomasi menjadi pilihan yang tepat demi meningkatkan kinerja dan keamanan peralatan dalam proses produksi. Penggunaan PLC (Programmable Logic Controller) sebagai alat kontrol atau pengendali sistem otomasi untuk proses produksi di industri sudah menjadi bagian utama guna menjaga agar proses produksi tetap berjalan seperti yang direncanakan dan memberikan kemudahan dalam kendali dan monitoring. Dengan adanya PLC, maka peralatan yang masih berfungsi secara manual dalam proses produksi seperti kontaktor, relay dan lain-lain dapat dikurangi serta dapat meningkatkan hasil produksi baik secara kualitas maupun kuantitas. PT. Perkebunan Nusantara VII (PTPN VIII) adalah produsen teh di Indonesia yang merupakan perkebunan milik negara. Perkebunan yang bertempat di Ciater, Subang merupakan salah satu cabang dari PTPN VIII yang mengolah teh hitam orthodoks, dimana proses pelayuan pucuk teh dioperasikan secara manual oleh operator/mandor lapangan untuk melakukan pembeberan pucuk dan pengawasan secara terus menerus. Sistem otomasi pada proses pelayuan pucuk teh dapat diterapkan dengan mempertimbangkan masalah-masalah yang ada pada proses pelayuan yang masih terdapat faktor human error yang berdampak pada kualitas teh di kebun tersebut, pengawasan dan pengendalian pabrik yang masih manual, dan permasalahan efisisensi sumber daya manusia. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan disimulasikan pada miniplant dan diperoleh kesimpulan bahwa program pengendali untuk proses pelayuan teh menggunakan PLC Omron CP1E telah berhasil dirancang sehingga proses yang ada dapat dikontrol secara otomatis dan terpusat. Sehingga memudahkan user untuk melakukan pengawasan, meminimasi terjadinya human error, serta meningkatkan keselamatan kerja operator pada stasiun kerja pelayuan teh. Kata kunci: Omron CP1E, Otomasi, Pelayuan Teh Hitam Orthodoks, Programmable Logic Controller.
Kriptanalisis Dengan Metode Brute Force Pada Graphics Processing Unit Rafiqa Humaira; Fitriyani Fitriyani; Nurul Ikhsan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kriptografi adalah seni dan ilmu untuk menjaga kemananan pesan. Selain kriptografi berkembang pula kriptanalisis, kriptanalisis adalah ilmu atau seni untuk memecahkan plaintext kriptografi. Metode yang paling sederhana dan mudah dalam melakukan kriptanalisis adalah Brute Force attack. Brute Force adalah metode yang mencoba semua kemungkinan yang ada untuk memecahkan plaintext. Pengujian dalam penelitan ini menggunakan kriptografi RC4. Panjang plaintext dan panjang key yang digunakan 1 s/d 6 karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin panjang plaintext semakin lama waktu yang diperlukan untuk menemukan plaintext sedangkan panjang key tidak berpengaruh terlalu besar dalam memecahkan plaintext. GPU lebih unggul dari CPU saat panjang plaintext lebih dari 3 karakter, dengan persentase 23.11% pada saat 6 karakter panjang plaintext. Kata kunci : Brute force, CPU, GPU, RC4
Perancangan Arsitektur Enterprise Manajemen Produksi Pada Unit Produksi Pt Albasia Nusa Karya Menggunakan Framework Togaf Adm Revi Fahreza Al Hazmi; Rd. Rohmat Saedudin; Anwar Sadat
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Albasia Nusa Karya merupakan suatu perusahaan pengolahan kayu hingga menjadi lembaran barecore. Penerapan teknologi informasi belum dilakukan pada operasional PT Albasia Nusa Karya. Semua proses bisnis yang dilakukan pada perusahaan untuk melakukan produksi dilakukan secara manual. Tentunya ditemukan banyak kelemahan ketika sistem yang berjalan masih secara manual. Berdasarkan permasalahan diatas, PT Albasia Nusa Karya membutuhkan perancangan sistem yang saling terintegrasi satu sama lain. Kemudian sistem pengontrolan yang baik untuk mendukung proses yang lebih otomatis. Dalam hal ini perancangan Enterprise Architecture dapat menyelaraskan fungsi bisnis perusahaan dengan fungsi sistem informasi dengan tujuan perusahaan. Perancangan Enterprise Architecture dilakukan menggunakan TOGAF ADM yang merupakan best practice framework. Perancangan ini akan menentukan arsitektur pada fase Preliminary, Architecture Vision, Business Architecture, Data Architecture, Application Architectur dan Technology Architecture. Perancangan dilakukan hingga Technology Architecture karena kebutuhan perusahaan yang baru berproduksi dan sesegera mungkin membutuhkan dokumen perancangan untuk membangun sistem informasi pada perusahaan. . Kata kunci : Enterprise Architecture, TOGAF framework, PT Albasia Nusa Karya, Barecore
Implementasi Dan Analisis Server Asterisk Pada Cloud Computing Untuk Layanan Voip Di Jaringan Thin Client Dan Tanpa Jaringan Thin Client Vikry Fadillah; Rendy Munadi; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Voice Over Internet Protocol atau VoIP adalah teknologi yang mampu melewatkan trafik suara, video dan data yang berbentuk paket melalui jaringan Internet Protocol. Teknologi Cloud Computing adalah komputasi berbasis internet, dimana didalamnya terdapat sumber daya seperti processor, storage, network dan software menjadi virtual dan diberikan sebagai layanan di jaringan / internet. Konsep dari virtualisasi ini memungkinkan didalam Cloud Computing dibangun lebih dari satu fisik sehingga menghemat sumber daya/ perangkat fisik yang ada. Pengguna layanan atau user biasanya mempunyai media akses dengan mempunyai masing-masing PC yang mereka miliki. Penghematan dari media akses atau PC bisa diatasi dengan jaringan thin client, tapi apakah layanan yang dihasilkan akan lebih baik dari media akses atau PC tanpa jaringan thin client. Dalam tugas akhir ini diimplementasikan server asterisk dalam Cloud Computing yang bersifat dedicated server dengan menggunakan Proxmox VE yang terhubung ke sebuah PC utama. Serta PC utama yang juga terhubung ke thin client untuk mengakses layanan VoIP. Disini thin client digunakan sebagai client yang pada dasarnya adalah berupa alat yang terhubung dengan monitor, keyboard, mouse yang berfungsi layaknya PC utama. Dari hasil pengujian diperoleh parameter QoS terlihat beberapa parameter QoS seperti delay, jitter, throughput dari server asterisk di jaringan thin client dan server asterisk tanpa jaringan thin client. Didapatkan layanan satu panggilan VoIP di jaringan thin client lebih baik yaitu delay 20.41 ms , throughput 1.31 Mbit/s. Pada Jaringan Biasa didapat delay 22.12 ms, throughput 0.21 Mbit/s. Sedangkan QoS dengan dua panggilan VoIP di jaringan biasa yaitu delay 18.26 ms, throughput 0.464 Mbit/s, pada jaringan thin client yaitu delay 20.285 ms, throughput 0.761 Mbit/s.. Kata Kunci : Cloud Computing, Proxmox VE, Thin Client, VoIP, Server Asterisk
Usulan Perbaikan Jalur Inbound Dan Outbound Untuk Mengatasi Antrian (queue) Di Gudang 2 Pt. Wxy Menggunakan Pendekatan Teori Antrian Dan Metode Simulasi Rahmatya Dwi Arini Rahadina; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. WXY adalah perusahaan distribusi yang mendistribusikan makanan, alat kesehatan, obat dan cosmetic. Dalam proses pendistribusian barangnya terdapat masalah antrian pelayanan penyiapan pada mobil perusahaan PT. WXY yang mengakibatkan Waktu rata-rata mengantri (Ws) sebesar 1.25 jam pada gudang 2 PT. WXY dan keterlambatan pengiriman. Setelah melakukan observasi didapatkan gejala awal yang diduga menjadi akar masalah adalah akibat kurangnya fasilitas pintu. Pada gudang 2 PT. WXY hanya terdapat 1 buah pintu yang melayani 2 pelayanan yaitu inbound dan outbound, dengan tingkat rata- rata kedatangan mobil supplier dan mobil perusahaan 5,44 sehingga perlu adanya penambahan fasilitas. Setelah melakukan perhitungan dengan pendekatan teori antrian didapatkan hasil perbaikan 19% dan peningkatan kuantitas mobil perusahaan yang melakukan p engiriman sebesar 45,4% Analisisis sistem antrian dilakukan dengan teknik simulasi karena dengan simulasi kondisi eksisting perusahaan bisa tergambarkan dengan benar bagaimana proses pengiriman dan pelayanan yang pada gudang 2 PT. WXY. Bentuk kedatangan kendaraan yang dilayani di gudang 2 memiliki variasi dan kriteria yang berbeda-beda sesuai dengan volume barang dan jenis barang yang dibawa, tujuan yang dituju kendaranpun berbeda-beda, bentuk pelayanan yang diberikan perusahaan juga berbeda beda antara pelayanan gudang 1 dan gudang 2 tergantung dari jenis barang yang akan dibawa dan disimpan, dan tingkat kedatangan supplier yang randomize semakin mempersulit perhitungn secara statistical. Aplikasi simulasi yang digunakan adalah ProModel yang dijalankan selama 1 hari dengan jam kerja dari jam 08:00-17:00. Dengan replikasi mobil supplier sebanyak jumlah kendaraan mobil perusahaan. Setelah melakukan penambahan pintu (server) penelitian ini juga mengusulkan perbaikanjadwal bongkar, yang awalnya bersifat randomize kini disusun berdasarkan waktu proses tercepat. Usulan penelitian yang ditawarkan adalah dengan penambahan 1 server pintu dengan perkiraan pembangunan sebesar Rp. 9.275.600 rupiah. Hasilnya menunjukan dengan penambahan 1 server pintu mampu menaikan volume keberangkatan mobil perusahaan yang sebelumnya berjumlah 11 mobil/hari menjadi 16 mobil/hari dengan peningkatan (Ls) sebesar 40.36%, (Ws) sebesar 40.13%, (Lq) sebesar 86,30% dan (Wq) sebesar 86.33%. Keywords – Teori Antrian, Simulasi, Promodel, Penjadwalan, Disiplin Pelayanan, Operational Research
Analisis Dan Perencanaan Jaringan Long Term Evolution Indoor Studi Kasus Di Pabrik Pt. South Pasific Viscose Dimas Rangga Wisnuadi; Uke Kurniawan Usman; Hafiddudin Hafiddudin
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lokas i indus tri di Indones ia s aat ini membutuhkan kualitas layanan data yang bagus dan cepat, karena indus tri membutuhkan aks es Internet yang bagus untuk meningkatkan kualitas perus ahaan ters ebut. Pada pengerjaan penelitian ini menganalis is perencanaan LTE indoor yang berada pada lingkungan pabrik PT.South Pasific Viscose. PT.South Pasific Viscose s ebagai s alah s atu indus tri pembuat bakal kain dan kapas membutuhkan kualitas layanan data yang dapat menunjang kebutuhan layanan data baik untuk pekerja ataupun untuk perus ahaan itu s endiri s ehingga diperlukan perencanaan jaringan Indoor Long Term Evolution (LTE) untuk memenuhi kebutuhan us er di s ekitar lokas i. Pada penelitian di pabrik PT South Pasific Viscose memerlukan analis is pemas angan terhadap jumlah antenna. Analis is ini dilakukan oleh 2 parameter yang diperhitungkan,yaitu terhadap kualitas coverage dan capacity dan diambil untuk jumlah antenna terbanyak dari kedua parameter perhitungan planning ters ebut. Pada perencaanaan indoor LTE kali ini diperlukan software Radio Program Simulator (RPS 5.4) untuk menganalis is kualitas jaringan indoor dengan menggunakan frekuens i 1800 MHz dan bandwi dth s i s tem 20 MHz. Has il dari perhitungan coverage, jumlah antenna yang didapat adalah 10 FAP dan untuk perhitungan capacity jumlah antenna yang didapat adalah 3 FAP. Dari has il s imulas i yang telah dilakukan dipilih s kenario terbaik untuk tiap lantai gedung. Untuk parameter RSL (Receive Signal Level) didapatkan rata-rata nilai terbaik s ebes ar -55,83 dBm,s edangkan untuk parameter SIR didapatkan nilai rata-rata terbaik s ebes ar 41,39 dB. Keywor ds : Long Term Evolution, Indoor, RSL, SIR, walktest, coverage, capacity
Analisis Kelayakan Pengembangan Rumah Makan Bebek Goreng Tulang Lunak Mas Bram Di Jalan Ciha Njuang, Cibabat, Cimahi Utara Ditinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis Dan Aspek Finansial Ryan Rama Hidayat; Budi Praptono; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Bebek Goreng Tulang Lunak Mas Bram merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang kuliner dengan konsep Rumah Makan yang menjual produk berbahan dasar bebek dengan Bebek Goreng Tulang Lunak sebagai menu utamanya. Bebek Goreng merupakan makanan yang sering dijumpai di sekitar kita, dari tempat makan yang ada di sekitar jalan maupun rumah makan. Maka dari itu pemilik ingin melakukan inovasi membuka rumah makan agar bisa bersaing dengan pengusaha bebek goreng lainnya. Lokasi usaha terletak di Cibabat, Cimahi Utara dimana penduduk sekitar Cibabat menjadi tujuan utama dari Bebek Goreng Tulang Lunak Mas Bram. Dalam penelitian ini aspek pasar didapatkan dengan menyebar kuesioner kepada 270 responden yang berada di Cibabat, Cimahi Utara yang berumur 15-40 tahun untuk mengetahui berapa banyak pasar potensial, pasar tersedia, dan pasar sasaran. Sedangkan untuk aspek teknis dan finansial digunakan data sekunder yang didapat dari berbagai sumber. Hasil penyebaran kuesioner menunjukkan presentase pasar potensial sebesar 92,96%, pasar tersedia 97,41%, dan untuk pasar sasaran perusahaan membidik 11% dari pasar tersedia. Hasil perhitungan finansial menunjukkan bahwa nilai NPV untuk periode 2018-2022 adalah Rp 86.836.936,00 presentase IRR sebesar 51,73%, dan PBP 2.435 tahun. IRR yang diperoleh lebih besar dari nilai MARR yaitu 5% dan NPV bernilai positif. Dari parameter tersebut, maka pengembangan rumah makan Bebek Goreng Tulang Lunak Mas Bram di kota Cimahi Utara, Cibabat, Jalan Cihanjuang dapat dikatakan layak. Kata kunci: Rumah Makan Bebek Goreng Tulang Lunak Mas Bram, Analisis Kelayakan, NPV, IRR, PBP Abstract: Mas Bram Fried Soft Bone Duck is a business in the field of culinary with the concept of restaurant that sells product of duck meat with fried soft bone duck as the main menu. Fried Duck is a food that is often found around us, from where to eat around the road or restaurant. Therefore the owner wants to innovate to open a restaurant in order to compete with other fried duck entrepreneurs. The business location is located in Cibabat, North Cimahi where the people around Cibabat become the main purpose of Mas Bram Fried Soft Bone Duck. In this research, to gain information regarding market aspect, the researcher distributed questionnaire to 270 respondents who reside in Cibabat, North Cimahi in the range age of 15-40 years old was used to determine the amount of potential market, available market, and target market. Meanwhile, secondary data that was obtained from various sources were used to examine the technical and financial aspect. The result show amount of the potential market is 92.96%, the available market is 97.41%, and for the target market, the company is targeting 11% of available market. ISSN
Perancangan Enterprise Architecture E-commerce Pada Bagian Payment Di Pt Xyz Menggunakan Framework Togaf Adm Rini Setyaningsih; Irfan Darmawan; Basuki Rahmad
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan bisnis yang disertai dengan adanya teknologi informasi merupakan suatu hal penting bagi perusahaan untuk membuka peluang bisnis yang baru. PQR merupakan salah satu situs yang bergerak pada peluang bisnis E-Commerce, PQR berada dibawah kepemilikan PT. XYZ. Sesuai dengan motto PQR yaitu memberikan layanan E-Commerce dengan menawarkan kenyamanan, kemudahan, serta keamanan dalam berbelanja produk-produk yang dijual secara elektronik. PQR memiliki aktivitas front-end dan back-end yang mendukung berjalannya suatu E-Commerce. Salah satu aktivitas back-end yang membantu menghasilkan pendapatan terbesar PQR adalah payment. Payment merupakan serangkaian aktivitas yang dimulai pada saat customer melakukan pembayaran sampai hasil pembayaran tersebut diterima oleh PQR dan pengiriman pembayaran produk kepada merchant (settlement). Untuk meningkatkan pelayanan payment terhadap customer, PQR mengembangkan sistem payment sebagai pendukung utama proses bisnis, serta membidik peluang sumber pendapatan baru bagi PQR. Sebelum melakukan pengembangan sistem payment yang tepat, perlu dilakukan perencanaan dan perancangan enterprise architecture. Enterprise architecture merupakan kegiatan perancangan arsitektur untuk mendukung proses bisnis PQR dengan memanfaatkan pengorganisasian berbagai arsitektur. Kerangka kerja yang digunakan dalam melakukan perancangan enterprise architecture pada penelitian ini adalah TOGAF ADM, dengan fokus perancangan pada fase persiapan, arsitektur visi, arsitektur bisnis, arsitektur informasi, dan arsitektur teknologi. Kata kunci : Arsitektur Enterprise, E-Commerce, Payment, TOGAF ADM Abstract
Pengenalan Tulisan Tangan Menggunakan Algoritma Diagonal Feature Extraction Dan K-nn Yustar Pramudana; Tjokorda Agung Budi Wirayuda
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sebuah ban ketika pelanggan mengisi form dan diterima oleh teller, teller akan menginput kembali kedalam komputer. Proses akan lebih cepat jika ada sistem automasi. Dibangun sistem yang dapat mensimulasikan situasi diatas. Dibuat sistem untuk mengenali karakter tulisan tangan dengan menggunakan Diagonal Based Feature Extraction dan metode klasifikasi K-Nearest Neighbour. Dari hasil pengujian diperoleh akurasi terbaik 90% dengan metode Diagonal Feature Extraction dari kanan dan KNN dengan k=2. Kata kunci: Diagonal Feature Extraction, Pengenalan Tulisan Tangan, Handwritten Recognition, k-Nearest Neighbour, k-NN

Page 46 of 831 | Total Record : 8304


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue