Articles
1,955 Documents
Zikir Al-Ma`tsurat sebagai Media Ketenangan Psikososial Remaja
Galih Habibati Kusuma
Gunung Djati Conference Series Vol. 19 (2023): The 4th Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (279.338 KB)
This paper discusses zikr al-ma'tsurat as a medium of adolescent psychosocial tranquility. This study aims to discuss zikr al-Ma'tsurat as the psychosocial tranquillity of adolescents. This research uses a qualitative approach by applying descriptive-analytical methods. The results and discussions in this study show that zikr al-Ma'tsurat can be a solution to obtain calmness, especially in adolescent psychosocial. This study concluded that zikr al-Ma'tsurat can have an effect on improving the psychosocial calm of adolescents. This research recommends Islamic institutions and organisations to socialise to adolescents about the importance of practising zikr al-Ma'tsurat to gain tranquillity so as not to seek calm to negative things.
Tantangan Perkembangan Spiritualitas Anak di Era Digital
Andini Andini
Gunung Djati Conference Series Vol. 19 (2023): The 4th Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.478 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk membahas perkembangan spiritualitas anak di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode deskriptif-analitis. Objek formal penelitian ini adalah teori perkembangan spiritualitas, sedangkan objek materialnya ialah perkembangan spiritualitas di era digital. Konteks penelitian ini yakni perkembangan spiritualitas anak di era digital. Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital sangat mempengaruhi pertumbuhan spiritual anak. Penelitian ini menyimpulkan ternyata perkembangan spiritualitas anak di era digital dapat mengalami gangguan sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi para pendidik. Penelitian ini merekomendasikan kepada berbagai pihak agar dapat lebih memahami perkembangan spiritualitas anak di era digital lebih luas dan semoga dapat menjadi salah satu kebermanfaatan untuk semua orang.
Pengaruh Bimbingan Konseling terhadap Perilaku Spiritual Siswa
Ditha Paramita
Gunung Djati Conference Series Vol. 19 (2023): The 4th Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.316 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk membahas pengaruh bimbingan konseling terhadap perilaku spiritual siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode deskriptif-analitis. Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa permasalahan yang dialami para siswa di sekolah sering kali tidak dapat dihindari, meski dengan pengajaran yang baik sekalipun. Hal ini terlebih lagi disebabkan karena sumber-sumber permasalahan siswa banyak yang terletak di luar sekolah. Dalam kaitan itu, permasalahan siswa tidak boleh dibiarkan begitu saja. Dalam tugas pelayanan yang luas, bimbingan dan konseling di sekolah adalah pelayanan untuk semua murid yang mengacu pada keseluruhan perkembangan mereka, yang meliputi keempat dimensi kemanusiaannya yaitu dimensi individualitas, sosialitas, moralitas, dan religiusitas dalam rangka mewujudkan manusia seutuhnya. Penelitian ini menyimpulkan ternyata pengaruh bimbingan konseling terhadap perilaku siswa sangat di perlukan karena permasalahan siswa tidak boleh dibiarkan begitu saja terlebih melihat zaman yang sudah maju, bimbingan dan konseling sebenarnya sangat diperlukan untuk menjadikan manusia yang seutuhnya.
Peran Tasawuf dalam Dunia Pendidikan Masyarakat Modern
Asmaa Nabila
Gunung Djati Conference Series Vol. 19 (2023): The 4th Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (241.679 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk membahas peran tasawuf dalam dunia pendidikan masyarakat modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode deskriptif–analitis. Hasil pembahasan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tasawuf tidak hanya sebagai sarana pendekatan diri manusia kepada Allah Swt saja, tasawuf dalam dunia pendidikan juga menjadikan manusia berkeperibadian yang shalih dan berperilaku baik dan mulia. Penelitian ini menyimpulkan ternyata peran tasawuf dalam dunia pendidikan masyarakat modern sangat dianggap perlu, terlebih jika melihat perkembangan zaman yang didorong oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat di era modern.
Reformulasi Model Kecerdasan Intelektual dalam Perspektif Tasawuf
Adelia Husnul Hotimah
Gunung Djati Conference Series Vol. 19 (2023): The 4th Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (266.453 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk membahas reformulasi model kecerdasan intelektual dalam perspektif tasawuf. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode deskriptif-analitis. Objek formal penelitian ini adalah teori tasawuf, sedangkan objek materialnya ialah kecerdasan intelektual. Adapun lingkup penelitian yaitu ketasawufan. Selebihnya, konteks penelitian ini yakni model kecerdasan intelektual. Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan intelektual dapat terbentuk berdasarkan pendekatan tasawuf yang dikerangkai oleh nilai-nilai ketasawufan. Penelitian ini menyimpulkan ternyata reformulasi model kecerdasan intelektual telah mewujud dalam perspektif tasawuf. Penelitian ini merekomendasikan kepada lembaga dan organisasi keislaman untuk melakukan pengelolaan model kecerdasan intelektual secara kreatif, inovatif, dan solutif dalam pengarusutamaan tasawuf.
Internalisasi Nilai-nilai Tasawuf dan Relevansinya terhadap Persoalan Problematis Manusia di Era Modern
Annisa Nurhaliza
Gunung Djati Conference Series Vol. 19 (2023): The 4th Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (285.14 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang internalisasi nilai-nilai tasawuf dan relevansinya terhadap persoalan problematis manusia di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode deskriptif-analitis. Objek formal penelitian ini adalah teori tasawuf, sedangkan objek materialnya ialah problemalitas manusia modern. Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai tasawuf menggunakan tiga model atau tahapan yaitu takhalli, tahalli dan tajalli. Ketiga model tersebut saling berkaitan satu sama lain dalam pembinaan akhlak sebab mengarah pada hati dan perilaku. Dan dalam tasawuf yang menjadi ciri seorang sufi diindikasikan pada beberapa sifat, yaitu zuhud, qana’ah, tawakal, sabar, wara’, dan ikhlas. Dari nilai-nilai tasawuf tersebut dapat menjadi penunjang persoalan problematis manusia di Era modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ternyata intenalisasi nilai-nilai tasawuf ini sangat penting dan berpengaruh dalam persoalan problematis manusia di era modern.
Peran Religiusitas dalam Membangun Motivasi pada Generasi Z
Elza Sabillah
Gunung Djati Conference Series Vol. 19 (2023): The 4th Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (274.152 KB)
Religiosity is a human belief in something. Religiosity regulates all aspects of human life. One of them is how humans explore their potential and actualize it so as to achieve a personal branding. The two potentials that exist in humans are good and bad. This good potential raises motivation to be achieved in the corridors of goodness that have been regulated by religion. This study aims to discuss the role of religion in building motivation in Gen Z. This research also uses a qualitative approach by applying a descriptive-analytical method. Data collection techniques were carried out through library research. Data analysis techniques are taken through the stages of inventory, classification, and interpretation. So that we get a meeting point that there is a religious role in building the motivation of generation Z where religiosity directs more how to reach the potential with the potential for goodness that is possessed. To achieve this potential must be driven by motivation. because meeting the needs and self-actualization need motivation.
Peranan Maqamat Tasawuf dalam Kesehatan Mental Manusia Modern
Fatiya Izzatunissa
Gunung Djati Conference Series Vol. 19 (2023): The 4th Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.412 KB)
This study aims to discuss the role of Sufism in modern human mental health. This study uses a qualitative approach by applying descriptive analytical methods. The data collection technique used in this research is literature study. Data analysis techniques were carried out through the stages of inventory, classification, and data analysis. This research found the role of Sufism in modern human mental health. The presence of a sufistic concept in providing solutions is the concept of takhalli, tahalli and tajalli being aspirin for the human soul. Through the station of repentance, rectifying the wrong path, the station of asceticism, changing lifestyles, and the station of ridha' self-concept to get to know the essence of a servant who must be willing and in love with the provision of the Almighty.
Peran Bimbingan Konseling Sufistik terhadap Perkembangan Remaja
Laila Nurfadila
Gunung Djati Conference Series Vol. 19 (2023): The 4th Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.139 KB)
This research is motivated by the fact that many youth are not familiar with the world of Sufism, especially with the method of counseling in a Sufi environment. The purpose of this study is to consider the role of Sufi guidance and counseling in the spiritual development of youth. This research used a qualitative type of research with a descriptive-qualitative method. Counseling itself helps individuals to understand and guide themselves, especially in adjusting to school, home and society in general. Counseling itself can also be interpreted as helping individuals to solve life problems to achieve well-being with the help of counseling. The development of adolescent religious souls is also influenced by physical and mental development. Sufi counseling is an effort to provide counseling assistance to individuals or groups in need. The main problem of this research is that this mystical counseling has an effect on the spiritual development of adolescents. Joint scientific research has theoretical and practical uses and benefits. Theoretically, this research is expected to develop insights into mystical guidance for the spiritual development of the younger generation.
Terapi Kesehatan Mental Anak Remaja Perspektif Tasawuf
Irma Kodariah
Gunung Djati Conference Series Vol. 19 (2023): The 4th Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (266.42 KB)
This study aims to determine mental health therapy for adolescents based on the perspective of Sufism. This study uses a qualitative approach using a descriptive-analytic method. The results and discussion in this study indicate that mental health is a state in which individuals can overcome the problems of life's pressures, work productively, realize their potential and be able to contribute to the surrounding environment. There is an urgency for mental health in adolescents because most people who experience mental disorders are in their teens. Where in this teenage period, the development phase has begun to move towards adulthood. Sufism on a broader scale, is a normative rule to create peace and tranquility, the unrest that is present in one's life can make tasawuf a positive compensation. Sufism is part of Islam which leads to self-approach to Allah SWT. Therefore Sufism in its value can be used as healing both physically and psychologically.