cover
Contact Name
Opan Arifudin
Contact Email
admin@ojs-steialamar.org
Phone
+6285717166597
Journal Mail Official
admin@ojs-steialamar.org
Editorial Address
Jl. Ottista Gg. Saluyu Rt.33. RW.11 Kel. Sukamelang, Kec. Subang, Kab. Subang, Provinsi Jawa Barat, 41251
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI)
ISSN : -     EISSN : 29639050     DOI : https://doi.org/10.57171/jpsi
Core Subject : Economy,
Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI) | e-ISSN: 2963-9050 is a peer-reviewed journal published twice a year on March and September by Sharia Banking Study Program, STEI Al-Amar, Subang, West Java, Indonesia. Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI) is published to support the development of Islamic Banking which will contain articles on Islamic Banking both empirical, theoretical and practical studies. The editor accepts the manuscript with provisions according to the guidelines for the author. Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI) warmly welcomes contributions from students, graduate students, academicians, and practicioners to communicate original research and current issues in relation to improvement of Islamic Banking, among them are: Islamic Banking, Islamic Bank Information System, Islamic Bank Audit, Islamic Bank Management, Islamic Banking Risk Management, Islamic Banking Marketing Management, Islamic Bank Liquidity Management, Ethics of Islamic Banking, Accounting for Islamic Bank, Legal drafting of Islamic Bank, Analysis of Islamic Bank Financial Reports, Others
Articles 45 Documents
PERAN FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR) DALAM MANAJEMEN ASET DAN LIABILITAS PADA PERBANKAN SYARIAH Febriyanti, Anisa; Fahad Mohamed Al-Farasani, Asel; Aguspriyani, Yani
Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jpsi.v5i1.377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Financing to Deposit Ratio (FDR) dalam manajemen aset dan liabilitas pada perbankan syariah. FDR selama ini lebih banyak dipandang sebagai indikator likuiditas semata, padahal perannya jauh lebih fundamental dalam menyelaraskan keputusan alokasi aset pembiayaan dengan struktur liabilitas dana pihak ketiga. Melalui metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 10 artikel jurnal ilmiah terakreditasi periode 2018-2026, penelitian ini mengidentifikasi bahwa FDR berfungsi sebagai alat pengendali utama dalam menjaga keseimbangan antara pembiayaan dan simpanan, mengelola ketidakcocokan jatuh tempo (maturity mismatch), serta memitigasi risiko likuiditas. Hasil sintesis menunjukkan bahwa FDR yang optimal pada kisaran 75%-85% berpengaruh positif terhadap profitabilitas (ROA), namun efektivitasnya sangat tergantung pada rendahnya tingkat pembiayaan bermasalah (NPF) dan efisiensi operasional (BOPO). Penelitian ini menyimpulkan bahwa FDR bukan sekadar rasio kepatuhan regulator, melainkan instrumen strategis yang harus diintegrasikan dalam kerangka ALM untuk meningkatkan kinerja keuangan bank syariah secara berkelanjutan.
DAMPAK ORGANISASI HARMONIS TERHADAP MOTIVASI DAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN DALAM PERSPEKTIF SYARIAH Ulfah Ulfah; Opan Arifudin; Ika Kartika
Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jpsi.v5i1.259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak organisasi harmonis terhadap motivasi dan produktivitas karyawan di sebuah perusahaan swasta. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali pengalaman, persepsi, dan pandangan karyawan terkait lingkungan kerja yang harmonis serta pengaruhnya terhadap semangat kerja dan hasil kerja mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap sejumlah karyawan dan manajemen perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terciptanya suasana organisasi yang harmonis mampu meningkatkan motivasi intrinsik dan ekstrinsik karyawan, yang selanjutnya berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas kerja. Faktor-faktor utama yang mendukung terciptanya organisasi harmonis meliputi komunikasi yang efektif, kepemimpinan yang empatik, serta budaya organisasi yang saling menghargai dan mendukung. Temuan ini menegaskan pentingnya membangun dan memelihara hubungan kerja yang harmonis sebagai strategi untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan secara berkelanjutan.
PERAN REKRUTMEN DENGAN INTEGRASI NILAI-NILAI SYARIAH DALAM MENINGKATKAN INTEGRITAS DAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA Ika Kartika; Siti Fazriah; Opan Arifudin; Ulfah Ulfah
Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jpsi.v5i1.408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran proses rekrutmen yang mengintegrasikan nilai-nilai syariah dalam meningkatkan integritas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sebuah perusahaan. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memahami secara mendalam bagaimana penerapan prinsip-prinsip syariah dalam proses rekrutmen mempengaruhi karakter dan kompetensi calon karyawan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap manajer HRD, calon karyawan, serta pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekrutmen yang berlandaskan nilai-nilai syariah, seperti kejujuran, amanah, keadilan, dan transparansi, mampu meningkatkan tingkat integritas calon karyawan serta memperkuat budaya organisasi yang berlandaskan etika Islami. Selain itu, proses ini juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas SDM melalui seleksi yang lebih objektif dan sesuai dengan nilai moral dan spiritual. Penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan syariah terus mengembangkan dan menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam proses rekrutmen sebagai strategi penting dalam membangun SDM yang berkualitas dan berintegritas tinggi.
UPAYA MENINGKATKAN KINERJA DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN DENGAN INTEGRASI NILAI-NILAI SYARIAH MELALUI PERAN KONSELOR Opan Arifudin; Siti Fazriah; Ulfah Ulfah; Ika Kartika
Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI) Vol. 4 No. 2 (2025): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jpsi.v4i2.261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya meningkatkan kinerja dan kepuasan kerja karyawan melalui penerapan nilai-nilai syariah yang diintegrasikan oleh peran konselor di lingkungan organisasi berbasis syariah. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai pengalaman, persepsi, dan strategi yang diterapkan oleh konselor dalam membangun lingkungan kerja yang Islami dan harmonis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif di sejumlah organisasi yang menerapkan prinsip syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran konselor dalam mengintegrasikan nilai-nilai syariah seperti kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan sabar mampu meningkatkan motivasi, loyalitas, serta rasa puas karyawan terhadap pekerjaannya. Implementasi nilai-nilai tersebut melalui pendekatan konseling yang etis dan penuh empati mampu memperkuat iklim kerja yang positif, meningkatkan kinerja individu, dan memperkokoh solidaritas antar karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa peran konselor sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja Islami yang mendukung peningkatan kinerja dan kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program pelatihan konselor berbasis nilai-nilai syariah sebagai strategi strategis perusahaan untuk mencapai keberhasilan organisasi yang berintegritas dan produktif.
PERAN EVALUASI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA BERBASIS SYARIAH DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN Siti Fazriah; Opan Arifudin; Ika Kartika
Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI) Vol. 3 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jpsi.v3i1.298

Abstract

Keberhasilan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) berbasis Syariah tidak hanya ditentukan oleh bagaimana karyawan direkrut atau dilatih, tetapi juga bagaimana kinerja mereka dinilai dan diawasi. Evaluasi kerja konvensional terkadang memicu tekanan mental dan persaingan tidak sehat karena hanya fokus pada target angka. Sebaliknya, evaluasi MSDM berbasis Syariah mengutamakan prinsip keadilan ('Adl), keterbukaan, serta keseimbangan antara aspek material dan spiritual (dunia-akhirat). Namun, dinamika bagaimana proses evaluasi religius ini mampu mendongkrak produktivitas secara nyata di lapangan masih perlu dieksplorasi lebih dalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran serta mekanisme evaluasi MSDM berbasis Syariah dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan di PT Janitra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pihak evaluator (manajemen/HRD) dan karyawan yang dievaluasi, observasi terhadap proses penilaian kinerja, serta analisis dokumen format evaluasi tahunan perusahaan. Analisis data menggunakan teknik analisis tematik yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan perpanjangan pengamatan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa evaluasi MSDM berbasis Syariah diterapkan melalui prinsip muhasabah (introspeksi diri), pengawasan melekat berbasis kesadaran ketuhanan (muraqabah), dan umpan balik yang disampaikan secara santun (fastabiqul khairat). Karyawan tidak merasa dihakimi, melainkan dibimbing untuk memperbaiki diri. Dampaknya, evaluasi ini mampu mengurangi kecemasan kerja, membangun budaya jujur, dan meningkatkan motivasi intrinsik karena kerja dinilai sebagai ibadah. Rasa adil dalam penilaian berbasis kompetensi dan akhlak ini terbukti linear dengan peningkatan efisiensi kerja, penurunan tingkat kesalahan, dan peningkatan produktivitas karyawan secara berkelanjutan.