cover
Contact Name
Fredick Broven Ekayanta
Contact Email
frbrov@usu.ac.id
Phone
+6289603092750
Journal Mail Official
jlpsp@usu.ac.id
Editorial Address
Jalan T.M. Hanafiah Kampus USU Medan 20155
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Langgas: Jurnal Studi Pembangunan
Published by TALENTA PUBLISHER
ISSN : -     EISSN : 28306821     DOI : https://doi.org/10.32734/ljsp.v1i2
Core Subject : Social,
The aim of Langgas: Jurnal Studi Pembangunan is to provide scientific article of development studies that developed in attendance through the article publications and research reports. This journal welcome paper from academicians on original empirical, theoretical, and policy-oriented research. The scope of this journal is on three main area of discussion: public policy, governance, and social change.
Articles 54 Documents
Analisis Dampak Perubahan Iklim terhadap Aspek Ekonomi pada Masyarakat Kawasan Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang Anam, Muhamad Khoirul; Rastanto, Firmansyah Permadi; Sandi, Bayu Kurnia; Adji, Kinaya Rizqina; Purwaningsih, Endry; Santoso, Farrel Pradipa Aryasatya; Nisa, Khairun; Koswara, Arwi Yudhi
Langgas: Jurnal Studi Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ljsp.v5i1.23153

Abstract

Perubahan iklim memberikan dampak nyata terhadap kondisi ekonomi masyarakat pesisir, terutama di Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang. Pulau ini menghadapi tantangan serius akibat penurunan hasil tangkapan ikan, perubahan pola cuaca, serta keterbatasan sumber daya air bersih yang memengaruhi stabilitas pendapatan dan kesejahteraan warga. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak ekonomi perubahan iklim terhadap masyarakat Pulau Mandangin dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis konten hasil wawancara mendalam. Analisis difokuskan pada empat aspek utama, yaitu diversifikasi penghidupan, ketahanan pendapatan, akses terhadap modal, dan jaringan ekonomi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketergantungan tinggi pada sektor perikanan, keterbatasan modal, serta lemahnya kelembagaan lokal menyebabkan masyarakat rentan secara ekonomi. Namun, muncul inisiatif lokal seperti bank sampah, perdagangan kecil, dan gagasan ecotourism yang mencerminkan potensi adaptif masyarakat. Penguatan kapasitas ekonomi dan pembiayaan inklusif diperlukan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi Pulau Mandangin terhadap perubahan iklim.
The Strategic Resistance of Muhammadiyah Green Cadres in the Wadas Socio-Ecological Conflict Asyabani, Muhammad Aidrus; Atmojo, Danang Puji
Langgas: Jurnal Studi Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ljsp.v5i1.23956

Abstract

State-led infrastructure projects in the Global South often trigger conflicts, yet the role of religious actors remains under-theorized. This study examines how Kader Hijau Muhammadiyah (KHM) navigates 'shrinking civic space' in Indonesia’s Wadas mining conflict. Employing a qualitative approach with elite sampling and document triangulation, the research analyzes KHM’s 'triad of resistance': science-based advising, confrontational advocacy for the marginalized (mustad'afin), and 'inside-track' lobbying. Although entrenched oligarchic interests prevented the mining permit's revocation, KHM successfully disrupted the state's monolithic development narrative by reframing resistance through Islamic theology. The study concludes that in post-authoritarian democracies, religious environmentalism offers a resilient form of counter-hegemony, providing a unique moral shelter for grassroots dissent where secular movements often falter.
Integrasi Badan SAR Nasional, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dan Pemadam Kebakaran dalam Model Satu Kementerian Terpusat Siahaan, Nico Handani
Langgas: Jurnal Studi Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ljsp.v5i1.24355

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar dengan posisi geografis yang rentan, memiliki tingkat risiko bencana alam yang sangat tinggi, dibuktikan oleh serangkaian bencana destruktif sepanjang sejarah. Saat ini, penanganan bencana di Indonesia dilakukan secara parsial oleh lembaga-lembaga terpisah (BNPB, Basarnas, dan Pemadam Kebakaran yang mengakibatkan sistem yang tidak terintegrasi dan menghadapi hambatan birokrasi, ego sektoral, serta tumpang tindih kewenangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kendala kelembagaan yang ada dan merancang model integrasi kelembagaan yang lebih efektif dan efisien dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa sentralisasi fungsi penanggulangan bencana adalah solusi yang efektif sebagaimana dibuktikan oleh keberhasilan negara-negara yang telah membentuk kementerian terpusat Penelitian merekomendasikan reformasi kelembagaan fundamental melalui pembentukan Kementerian Siaga Bencana sebagai wadah tunggal. Model ini dirancang untuk mewujudkan "Segitiga Ketahanan Bencana", yang mengintegrasikan secara penuh empat fase manajemen bencana mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, respons, dan pemulihan.
Pelembagaan Hukum pada Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Tahun 2001-2004 Amelia, Farah Nuriza
Langgas: Jurnal Studi Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ljsp.v5i1.24357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif fase krusial transformasi ketatanegaraan di Indonesia melalui pelembagaan hukum pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri (2001-2004). Pasca-Reformasi 1998, amandemen ketiga UUD 1945 menjadi momentum dekonstruksi sistem negara dari berbasis kekuasaan (machtstaat) menjadi berbasis hukum (rechtsstaat) secara eksplisit. Dengan menggunakan metode kualitatif paradigma konstruktivis, penelitian ini menggambarkan fakta-fakta transformasi kelembagaan dan kenegarawanan dalam penguatan supremasi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa era Megawati berhasil meletakkan fondasi kedaulatan hukum melalui pembentukan lembaga-lembaga independen seperti Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Komisi Yudisial (KY), serta pelaksanaan pemilihan presiden langsung pertama kali pada tahun 2004. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan Megawati mencerminkan kepatuhan konstitusional yang tinggi, di mana ia memfasilitasi lahirnya lembaga-lembaga yang membatasi otoritas eksekutifnya sendiri demi terciptanya sistem checks and balances dan tata kelola demokrasi yang lebih sehat di atas kepentingan politik pribadi.