cover
Contact Name
Afri Yudamson
Contact Email
afri.yudamson@eng.unila.ac.id
Phone
+6285709220573
Journal Mail Official
afri.yudamson@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Elektro FT Universitas Lampung Gedung-H Fakultas Teknik Unila Jl. Prof. Soemantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145 Telp: +62882-6703-2879, +62853-5788-8738 WA: +62882-6703-2879 Website: http://electrician.unila.ac.id
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25493442     DOI : https://doi.org/10.23960/elc
Core Subject : Engineering,
Focus and Scope Publication of scientific research results in the field of electrical engineering which covers: ~ Power system analysis ~ Electrical energy conversion ~ High voltage technology ~ Electronics ~ Control system ~ Telecommunication system ~ Computer and interfacing ~ Information engineering.
Articles 586 Documents
Daftar Isi Volume 13 Nomor 2 Mei 2019 Afri Yudamson
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 13 No. 2 (2019)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover Belakang Volume 13 Nomor 2 Mei 2019 Afri Yudamson
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 13 No. 2 (2019)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentanahan Menggunakan Elektroda Batang dan Elektroda Mesh dengan Penambahan Bentonit dan Garam Murni (NaCl), Studi Kasus ITERA Dean Corio
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 13 No. 3 (2019)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v13n3.2118

Abstract

Pentanahan merupakan hal penting untuk melindungi sistem tenaga listrik. ITERA sebagai kampus baru dan pada tahap pengembangan membutuhkan pengujian sistem pentanahan untuk rencana pembangunan fasilitas dan fasilitas pendukung kegiatan kampus. Semua bangunan harus memiliki keandalan pentanahan sehingga gangguan pada peralatan listrik dan elektronik tidak membahayakan keselamatan. Faktor tanah menjadi salah satu parameter penting karena memiliki karakteristik nilai resistansi berbeda yang tergantung pada jenis tanah, jenis sistem pentanahan, suhu, kelembaban, kandungan elektrolit dalam tanah dan lainnya. Untuk alasan ini, perlu untuk membangun sebuah sistem yang cocok dengan karakteristik tanah ITERA sehingga nilai resistansi tanah yang kecil tercapai dan mencapai titik aman, maksimum 5 ohm (PUIL 2000). Uji pentanahan dilakukan dengan menggunakan metode variasi kedalaman dari dua jenis elektroda dan variasi konsentrasi dua jenis zat tambahan. Pada penelitian ini digunakan garam dan bentonite sebagai zat campur tanah. Pada kondisi awal dengan variasi kedalaman 20 cm hingga 100 cm pada dua jenis elektroda tanpa penambahan zat tambahan diketahui bahwa resistansi bumi di atas 5 ohm yang tidak mencapai kondisi aman. Penambahan bentonit dan garam menyebabkan resistensi tanah berkurang dengan meningkatnya konsentrasi zat aditif dan meningkatnya kedalaman implantasi elektroda. Nilai resistansi tanah yang aman dapat diperoleh dengan menggunakan elektroda mesh pada konsentrasi 7 kg garam dengan kedalaman 30 cm dan 40 cm pada konsentrasi 7 kg bentonit, sedangkan menggunakan elektroda batang, nilai aman dapat diperoleh dengan menambahkan 7 kg garam atau 7 kg bentonit pada kedalaman 80 cm.
PENGENDALIAN TRACKING POSISI PURWARUPA AUTONOMOUS LAND VEHICLE DENGAN MENGGUNAKAN METODE PID DAN MODEL KINEMATIK Swadexi Istiqphara
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 14 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v14n2.2121

Abstract

Intisari ˗ Teknologi sistem autonomous saat ini mulai banyak dikembangkan untuk berbagai aplikasi seperti industri dan transportasi umum. Berbagai metode telah banyak dikembangkan untuk mengendalikan suatu wahana secara otomatis baik dengan kombinasi sistem kendali cerdas (AI) atau dengan metode kendali nonlinear. Salah satu kendala dalam kendali autonomous ini adalah akurasi GPS yang kurang akurat. Dalam jurnal ini, akan implementasi metode kontrol berbasis model kinematik wahana untuk memperbaiki akurasi GPS, sehingga akan meminimalisir terjadinya tabrakan atau lintas jalur. Wahana yang digunakan berupa purwarupa mobil mainan bertenaga baterai yang dimodifikasi agar dapat dikendalikan secara autonomous, dimana wahana ini bernavigasi menggunakan sistem steering pada dua roda depan. Pengujian akan dilakukan pada area jalan ITERA, dimana wahana akan diberikan lintasan yang diberikan melalui perangkat lunak komputer dan dipantau secara nirkabel. Sumber daya wahana diperoleh dengan dua cara yaitu dengan menggunakan sumber listrik dari panel surya dan dari baterai.
KARAKTERISTIK DIELEKTRIK ISOLATOR POLIMER RESIN EPOKSI BERBAHAN PENGISI ABU TONGKOL JAGUNG Amelya Indah
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 14 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v14n2.2122

Abstract

Pengembangan isolator polimer semakin meningkat dikarenakan sifat dielektrik isolator polimer lebih baik dibanding kaca dan keramik, konstruksi relatif lebih ringan, ketahanan kimia yang baik, ketahanan yang tinggi terhadap asam, memiliki sifat kedap air (hidrophobik) dan proses pembuatannya yang relatif lebih cepat dibandingkan isolator keramik dan kaca. Adapun kekurangannya yakni bahannya kurang tahan terhadap perubahan cuaca yang menyebabkan kekuatan mekanis menurun dan kerusakan fisik isolator. Kekurangan tersebut dapat diperbaiki dengan menambahkan bahan pengisi (filler) pada bahan isolator, seperti pasir silika, ataupun abu arang yang banyak mengandung silika. Penelitian ini mengkaji karakteristik dielektrik isolator polimer berbahan pengisi abu arang tongkol jagung. Bahan resin epoksi yang di gunakan adalah Dyglicidyl Ether Of Bisphenol-A (DGEBA) sebagai bahan dasar dan Metaphenylene Diamine (MPDA) sebagai bahan pengeras dengan perbandingan campuran 2:1 dan dicampurkan bahan pengisi (filler) dengan komposisi 0 gr, 15gr, 30gr. Pengujian dilakukan pada kondisi kering dan basah. Hasilnya Korona yang terjadi pada sampel dengan filler 30gr lebih lama dibandingkan dengan sampel dengan filler 15gr, dan nilai tegangan tembus yang terjadi pada sampel dengan filler 30gr lebih tinggi dibandingkan dengan sampel dengan filler 15gr. Dengan demikian peningkatan filler secara bertahap dapat memperbaiki nilai tegangan tembus pada sampel isolator
Analisis Performansi Sistem Jaringan Femtocell 5G Berbasis Simulasi Uri Arta Ramadhani
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 14 No. 1 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v14n1.2124

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi telekomunikasi telah berevolusi secara signifikan. Teknologi 4G yang mulai berjalan secara komersial sejak tahun 2013 di Indonesia akan segera tergantikan dengan teknologi 5G yang telah ada di ambang pintu. Dalam penelitian ini, kami mempelajari skenario dimensi jaringan yang sesuai untuk mencapai datarate yang ditargetkan sesuai dengan standar 5G pada suatu lokasi dengan kepadatan pengguna yang cukup tinggi. Penelitian ini difokuskan pada jaringan femtocell yang merupakan small base station (akses poin) yang didesain untuk penggunaan indoor dengan konsumsi daya yang rendah. Dalam penelitian ini, digunakan tiga skenario antena (Multi-Input Multi-Output) MIMO yang berbeda. Dari hasil simulasi diperoleh bahwa dengan konfigurasi MIMO 16X16, sistem jaringan telah mampu menyediakan datarate sebesar 1Gbps untuk semua pengguna, dan menunjukkan hasil yang paling baik dibandingkan konfigurasi MIMO 4X4 dan MIMO 8X8.
OPTIMASI KAPASITAS BANK KAPASITOR UNTUK MEREDUKSI RUGI-RUGI DAYA PADA PENYULANG WORTEL MENGGUNAKAN METODE GREY WOLF OPTIMIZER (GWO) Christopher Theophilus Prayogo; Osea Zebua; Khairudin Hasan
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 13 No. 3 (2019)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v13n3.2125

Abstract

Intisari — Jarak yang jauh antara sisi penyuplai energi listrik dan sisi konsumen (beban) pada jaringandistribusi menimbulkan permasalahan seperti meningkatnya rugi-rugi daya di sepanjang saluran dan jatuhtegangan. Pemasangan kapasitor adalah salah satu solusi untuk meminimalkan rugi-rugi daya sekaligusmemperbaiki profil tegangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari nilai kapasitas optimal daribeberapa bank kapasitor yang dipasang pada jaringan distribusi untuk meminimisasi rugi-rugi daya aktifmenggunakan metode Grey Wolf Optimizer (GWO). Lokasi penempatan bank kapasitor ditentukan denganmenggunakan metode faktor sensitivitas rugi-rugi atau Loss Sensitivity Factor (LSF). Studi kasus yangdigunakan adalah jaringan distribusi 20 kV Penyulang Wortel, di Gardu Induk Menggala, ProvinsiLampung. Simulasi penentuan lokasi penempatan dan optimasi kapasitas bank kapasitor dilakukan denganmenggunakan perangkat lunak MATLAB. Hasil simulasi menunjukkan bahwa lokasi optimal penempatanempat bank kapasitor menggunakan metode LSF adalah pada bus 42, 51, 58 dan 60 dan kapasitas optimalbank kapasitor pada bus-bus tersebut yang diperoleh dengan menggunakan metode GWO masing-masingadalah sebesar 0,15 MVAR, 0,45 MVAR, 0,15 MVAR, dan 0,15 MVAR. Rugi-rugi daya aktif yang diperolehsetelah pemasangan bank kapasitor adalah sebesar 0,1041 MW atau berkurang sebesar 23 persen dari nilai rugirugi daya aktif sebelum pemasangan bank kapasitor yakni 0,1352 MW. Nilai tegangan minimum yangdiperoleh setelah pemasangan bank kapasitor adalah 0,944 pu dan memperbaiki profil tegangan dari nilaitegangan minimum sebelum pemasangan bank kapasitor yakni sebesar 0,916 pu.Kata-kata kunci - optimasi kapasitas, capacitor bank, Grey Wolf Optimizer, rugi-rugi daya aktif, faktorsensitivitas rugi-rugi.Abstract — Long distance between the electricity supply side and the consumer side (load) on the distributionnetwork can cause problems such as increasing power losses along the line and voltage drop. Installingcapacitors is one solution to minimize power losses while improving the voltage profile. The aim of this researchis to find the optimal capacity value of several capacitor banks installed in the distribution network to minimizeactive power losses using the Grey Wolf Optimizer (GWO) method. The location of the capacitor bank placementis determined by using the Loss Sensitivity Factor (LSF) method. The case study used is a 20 kV distributionnetwork of Wortel Feeders, in Menggala substation, Lampung Province. Simulation of determining theplacement location and optimization of capacitor banks capacity is performed using MATLAB software. Thesimulation results show that the location of four capacitor banks using the LSF method is on buses 42, 51, 58and 60 and the optimal capacitor bank capacity on those buses obtained using the GWO method are 0.15 MVAR,0.45 MVAR, 0.15 MVAR, and 0.15 MVAR, respectively. The active power losses obtained after the installation ofcapacitor bank are equal to 0.1041 MW or reduced by 23 percent from the value of active power losses before theinstallation of capacitor bank which is 0.1352 MW. The minimum voltage value obtained after the installation ofcapacitor bank is 0.94 pu and improves the voltage profile of the minimum voltage value before the installationof capacitor bank which is equal to 0.916 pu.Keywords— capacity optimization, capacitor bank, Grey Wolf Optimizer, active power losses, Loss SensitivityFactor.
RANCANG BANGUN WIRELESS SENSOR NETWORK PERINGATAN DINI LONGSOR BERBASIS MIKROKONTROLER Denny Nugroho; Rudi Uswarman
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 13 No. 3 (2019)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v13n3.2126

Abstract

Intisari — Bencana alam seperti gerakan tanah atau longsor dapat terjadi pada berbagai skala dan kecepatan. Untuk meminimalkan kerugian akibat bencana tersebut maka dilakukan usaha mengenal tanda-tanda yang mengawali gerakan tanah, atau disebut sebagai mitigasi. Penelitian ini dilakukan untuk merancang wireless sensor network yang mampu mengidentifikasi bencana longsor. Node sensor terdiri dari: sensor getaran, sensor kemiringan lahan, sensor pergeseran lahan, kontroler, dan modul transmisi data. Node-node sensor ini ditanam pada daerah yang rawan longsor dan saling berkomunikasi antara node satu dengan lainnya. Data-data berupa getaran, kemiringan lahan, dan status selalu ditransmisikan ke base station sistem peringatan dini longsor secara realtime. Ketika bencana longsor akan segera terjadi node sensor diharapkan mampu mendeteksi dan mengaktifkan alarm yang ada pada node sensor serta mengirimkan tanda bahaya ke base station. Kata Kunci — longsor, wireless sensor network, node sensor, mikrokontroler Abstrak — Natural disasters such as land movements or landslides can occur at various scales and speeds. To minimize damages due to the disaster, an effort is made to recognize the signs that initiate soil movements or referred to as mitigation. This research was conducted to design a wireless sensor network that can identify landslides. Sensor nodes consist of vibration sensor, slope sensor, land shift sensor, controller, and data transmission module. These sensor nodes are planted in areas inclined to landslides and communicate with each other between nodes. The data vibration, the slope of the land, and status are always transmitted to the base station of the landslide early warning system in real time. When an landslide will occur soon the sensor node is expected to be able to detect and activate the alarm on the sensor node and send an signal to the base station. Keyword — landslides, wireless sensor networks, sensor nodes, microcontrollers
Rancang Bangun Sistem Pemantauan Kinerja Panel Surya Tipe Mono-Crystalline Silicon Berbasis IoT Mahardika Yoga Darmawan; Mohamad Samsul Anrokhi; Ali Komarudin
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 13 No. 3 (2019)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v13n3.2127

Abstract

Abstrak — Panel surya dapat diketahui kinerjanya dengan cara mengukur parameter arus dan tegangan namun untuk mendapatkan informasi yang akurat dan berkelanjutan maka perlu adanya sistem pemantuan terhadap panel surya tersebut. Sistem pemantauan pada penelitian ini dibuat dengan berbasis ATMEGA328P, ESP 8266, sensor arus dan tegangan. Dapat disimpulkan bahwa untuk sistem pemantuan kinerja panel surya dalam pengujian memiliki galat sebesar 0.2 persen untuk sensor tegangan, 0.17 persen untuk sensor arus. Untuk data dari sistem pemantuan menunjukkan nilai rata-rata tegangan dan arus sebesar 20.75 volt dan 2.81 ampere dengan standar deviasi 0.32 volt dan 0.14 ampere serta 15 detik untuk jeda pengiriman data ke platform penyimpan data. Kata kunci Panel Surya, Arus, Tegangan, Pemantauan. Abstract — Solar panels can be accessed by measuring the current and voltage parameters to obtain accurate and necessary information, so a system of monitoring for the solar panels is needed. The improvement system in this study was made based on ATMEGA328P, ESP 8266, current and voltage sensors. It can be concluded that the solar panel monitoring system in the test has an error of 0.2% for voltage sensor, 0.17 % for current sensor. Data from the monitoring system, the average voltage and current values ​​are 20.75 volts and 2.81 amperes with a standard deviation of 0.32 volts and 0.14 ampere then it takes 15 seconds for time delay in sending data to a data storage platform. Keywords— Solar Panels, Current, Voltage, Monitoring .
Analisis Drop Tegangan Untuk Menilai Tingkat Kehandalan Saat Manuver Jaringan Pada Penyulang Kikim dan Parkit P.T. PLN Area Palembang Wiwin A. Oktaviani; Dwisantiya Ganta Saputri; Taufik Barlian
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 13 No. 3 (2019)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v13n3.2128

Abstract

Abstrak Sistem distribusi merupakan salah satu komponen dalam sistem tenaga listrik yang berfungsi menyalurkan energi listrik ke beban. Salah satu penyebab yang mengakibatkan terputusnya pasokan listrik ke beban adalah drop tegangan yang melebihi toleransi. Besarnya nilai drop tegangan dapat menunjukkan tingkat kehandalan sistem distribusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis drop tegangan pada tiga kondisi, normal-terganggu dan saatmanuver jaringan pada penyulang Kikim dan Penyulang Parkit. Kedua penyulang ini bertemu di satu Load Break Switch (LBS). Sistem disimulasikan dengan ETAP Power Station 12.6 untuk memudahkan analisanya. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tingkat kehandalan Penyulang Kikim lebih rendah dibandingkan Penyulang Parkit, dimana nilai drop tegangan Penyulang Kikim di saat normal 0,36 persen, saat terganggu sebesar 6,16 persendan saat menrima manuver beban dari Penyulang Parkit sebesar 0,38 persen. Sedangkan pada Penyulang Parkit dimana drop tegangan saat normal sebesar 0,09 persen, saat terganggu sebesar 0,38 persen dan saat menrima manuver beban dari Penyulang Kikim sebesar 0,26 persen. Drop tegangan kedua penyulang saat menerimamanuver beban masih berada dalam batas toleransi 5 persen. Kata kunci Drop Tegangan, Penyulang Kikim, Penyulang Parkit, Manuver.

Page 11 of 59 | Total Record : 586