cover
Contact Name
Rini Dorojati
Contact Email
jurnal.pmd@gmail.com
Phone
+6281216350083
Journal Mail Official
jurnal.pmd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Timoho No.317, Baciro, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55225
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Masyarakat dan Desa
ISSN : 27931339     EISSN : 28280938     DOI : https://doi.org/10.47431/jmd
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Masyarakat dan Desa is an open-access and peer-reviewed journal published by the Village Community Development Study Program, Yogyakarta "APMD" Village Community Development College. The PMD Study Program journal aims to facilitate scientific discussions related to the study. rural communities, community welfare, rural socio-economics, village governance, social movements, and sustainable community independence.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2024)" : 5 Documents clear
Optimalisasi Peran Ambulans Desa Dalam Mendukung Layanan Kesehatan Berbasis Komunitas Pada Program Desa Siaga Di Kalurahan Karangtengah Kapanewon Wonosari Kabupaten Gunungkidul Sumari; Vibriza Juliswara; Galih Nugraheni
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v4i2.485

Abstract

Ambulans desa merupakan salah satu layanan pada program Desa Siaga. Namun dalam pelaksanaan perannya masih mengalami beberapa kendala sehingga untuk mencapai layanan kesehatan darurat yang efektif belum optimal.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi peran Ambulans desa dalam mendukung layanan kesehatan berbasis komunitas pada Program desa siaga di Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi untuk mengumpulkan data. Informan terpilih dari berbagai pihak yaitu pemerintah desa, tenaga medis, relawan, dan masyarakat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ambulans desa dalam melayani masyarakat telah berperan nyata dalam mengurangi keterlambatan penanganan medis, sehingga mengurangi angka kematian dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Beberapa kendala dalam pelaksanannya yakni terbatasnya dana untuk pemeliharaan, kondisi jalan yang buruk, serta kurangnya tenaga medis terlatih untuk operasional ambulans. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi peran ambulan desa pada program Desa Siaga yaitu lemahnya koordinasi pemerintah desa, puskesmas, dan masyarakat, dana kapasitas sumber daya lemah. Rekomendasi yang ditawarkan dalam optimalisasi peran layanan ambulans desa menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak-pihak terkait , perbaikan infrastruktur jalan, pelatihan berkala bagi relawan, dan peningkatan anggaran untuk pemeliharaan fasilitas
Pemetaan Kerentanan Pekerja Anak Sebagai Perajin Batik Dalam Mewujudkan Potensi Diri Secara Penuh Di Trembono Tegalrejo Gedangsari Gunungkidul Dyah Harumming Kinanthi; Hempri Suyatna
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v4i2.487

Abstract

Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2021 melaporkan  sebanyak 2,2 juta anak di Indonesia terlibat dalam pekerjaan. Keberadaan pekerja anak membutuhkan perhatian yang lebih untuk penanganan resiko yang dihadapi seperti kekerasan verbal dan non verbal. Padukuhan Trembono Kalurahan Tegalrejo Kapanewon Gedangsari merupakan wilayah sentra kerajinan batik di Gunung Kidul  yang sebagian warganya termasuk anak anak terlibat dalam usaha tersebut. Perlindungan dan jaminan serta komitmen bersama dibutuhkan untuk mendukung terlaksananya pemenuhan hak dan kebutuhan dasar bagi pekerja anak. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kerentanan pada pekerja anak. Pendekatan studi kasus dengan pendalaman data kualitatif digunakan dalam mengumpulkan data primer untuk dianalisis. Hasil penelitian ditemukan adanya kerentanan yang berlanjut pada pekerja anak sebagai perajin batik.  Pemetaan kerentanan pekerja anak yang berlanjut  diantaranya pada kepercayaan diri, kapasitas literasi , dan kesehatan fisik . Temuan penelitian ini diharapkan berguna dalam mendorong akses kesetaraan pada pekerja anak agar pekerja anak dapat mewujudkan potensi dirinya secara penuh
Pengembangan Desa Wisata Ngargoretno Berbasis Agrowisata Di Kabupaten Magelang Rr. Nolatria Kusuma Setyowulandari; Enny Mulyantari; Fian Damasdino
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v4i2.488

Abstract

Desa Wisata Ngargoretno, Kabupaten Magelang merupakan desa wisata yang berbasis agrowisata. Daya tarik agrowisata yang dikembangkan dan dikemas sebagai wisata edukasi bagi wisatawan dengan praktik langsung pada kegiatan pertanian menjadikan desa wisata Ngargoretno sebagai unggulan di Kabupaten Magelang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan Desa Wisata Ngargoretno berbasis Agrowisata. Penelitian dilakukan dengan metode diskriptif kualitatif , pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis hasil penelitian dengan metode swot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa wisata Ngargoretno dalam mengelola sumberdaya alamnya menerapkan tiga konsep yaitu Sehat Tani, Sehat Masyarakat, dan Sehat Produk. Dengan konsep tersebut menjadi dasar pengembangan dalam memanfaatkan berbagai potensi desa berupa pertanian, peternakan dengan produk olahan, serta budaya lokal sebagai daya tarik wisatawan. Beberapa kendala yaitu sebagian masyarakat belum memiliki kesadaran bahwa desanya sebagai desa wisata, job desk pengelola yang masih tumpang tindih , dan fasilitas belum memadai. Peluang bisa lebih berkembang dengan promosi dan kerjasama. Kesimpulan bahwa pengembangan Desa wisata Ngargoretno dilakukan dengan inovasi dan pemanfaatan sumberdaya alam sebagai potensi desa. Kelemahan sumberdaya manusia sebagai pengelola , partisipasi masyarakatnya dan sarana masih terbatas perlu menjadi perhatian. Untuk itu diperlukan strategi pengembangan berupa penguatan kapasistas pengelolaan desa wisata.
Penerapan Konsep Wastepreneurship dalam Inovasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Kalurahan Panggungharjo Kapanewon Sewon Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Dhara Cita Rafeinia
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v4i2.489

Abstract

Wastepreneurship merupakan sebuah konsep yang mengubah paradigma pengelolaan sampah dari cost-centered menjadi business centered.Dalam penerapan konsep tersebut tidaklah mudah, sehingga dibutuhkan strategi inovasi kebijakan publik yang mampu mempengaruh keberhasilan program wastepreneurship. Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan pengelolaan sampah yang mengacu konsep wastepreneurship. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus dilakukan di Kalurahan Panggungharjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pengelolaan sampah yang menerapkan konsep wastepreneurship membutuhkan proses pentahapan sehingga perubahan strategi kebijakan yang adaptif terhadap perubahan di masyarakat perlu dilakukan. Peluang keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah meningkat ditunjukkan dengan data jumlah pelanggan pada KUPAS (Kelompok Usaha pengelolaan Sampah) maupun masyarakat yang memilah dan mengolah sampahnya dirumah Penerapan kebijakan melalui sistem yang mengakomodasi semua pihak mendorong keberhasilan pelaksanaan konsep wastepreneur dengan cara bersifat memaksa sampai akhirnya membentuk kebiasaan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Simpulan bahwa penerapan konsep wastepreneurship mampu memanfaatkan faktor-faktor pendorong munculnya inovasi kebijakan publik
Prinsip Etika Bisnis dalam Program Pemberdayaan Pemuda di Kalurahan Sinduharjo Kapanewon Ngaglik Kabupaten Sleman Datu Hangga Dewani; Lisma Niken Pratiwi
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v4i2.490

Abstract

Program pemberdayaan pemuda memegang peranan penting sebagai langkah kaderisasi generasi baru untuk pembangunan desa yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat. Namun, masih ditemukannya praktik kolusi dan inefisiensi yang terjadi di tingkat desa dikhawatirkan terulang dalam program pemberdayaan pemuda dengan mengabaikan prinsip prinsip etika bisnis. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan lima prinsip etika bisnis, yaitu: honest weight, truthfulness, give best service, accountable, dan fairness dalam program pemberdayaan pemuda di Kalurahan Sinduharjo Kapanewon Ngaglik kabupaten Sleman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen untuk pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima prinsip etika bisnis belum diterapkan dengan optimal. Ketidakoptimalan prinsip honest weight dan give best service tercermin dari pemilihan program yang belum merespon kebutuhan masyarakat dan manfaatnya yang lemah. Truthfulness terhambat oleh praktik prosedural birokrasi. Accountable hanya dipahami sebatas pertanggungjawaban administratif, sementara prinsip fairness terganggu oleh akses yang terbatas karena tanpa hubungan dekat dengan pengelola program. Semua informan sepakat jika kelima prinsip tersebut dijalankan dan ideal untuk memperbaiki organisasi pemerintah di Desa.Sosialisasi, pendampingan dan monitoring pada pelaksanaan program menjadi strategi optimalisasi penerapan etika bisnis pada program pemberdayaan pemuda

Page 1 of 1 | Total Record : 5