cover
Contact Name
Theofilus Bayu Dwinugroho
Contact Email
theofilus@upy.ac.id
Phone
+628112630085
Journal Mail Official
jieupy.2021@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas PGRI Yogyakarta, Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JIE.UPY
ISSN : 28097807     EISSN : 29636655     DOI : 10.21831
Core Subject : Engineering,
Journal of Industrial Engineering UPY adalah sebuah jurnal tentang keilmuan teknik industri beserta implementasinya dalam kegiatan ilmiah dengan ruang lingkup akademis dalam bahasa Indonesia. Bidang keilmuan terkait diantaranya ergonomi, operational research, manufaktur, manajemen perusahaan, K3, IOT dan technopreneur.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2022)" : 3 Documents clear
Eksperimen Gaya Gesek Pada Bidang Miring Untuk Menguji Koefisien Gesek Statis Dan Kinetis Prastyo, Ade Ulwan; Hermawan, Pradika; Salsabila, Elsa; Sari, Fadian Candra; Kurniawanti, Kurniawanti
Journal of Industrial Engineering UPY Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Univesitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jie.upy.v1i1.2365

Abstract

Praktikum ini bertujuan untuk menghitung koefisien gesek statis dan kinetis pada benda yang meluncur pada bidang miring. Percobaan ini menggunakan variable sudut miring 30°,45°,60°. Permukaan lintasan menggunakan dua skenario, yang pertama yaitu mengatur permukaan menjadi licin menggunakan media bedak dan skenario kedua tidak memberikan taburan bedak sehingga permukaan kasar. Hasil dari percobaan menunjukan bahwa skenario permukaan licin memiliki nilai koefisien gesek = 0, sedangkan permukaan yang kasar memiliki nilai koefisien gesek > 1.Ssemakin besar suatu sudut yang diberikan, kecepatan benda akan semakin cepat, dan waktu yang ditempuh akan semakin singkat. Karena pada sudut yang besar maka bidang miring akan semakin tinggi. Nilai koefisien gesek statis pada sudut 30° sebesar 0,59, pada sudut 45° sebesar 0,42, dan pada sudut 60° sebesar 0,27. Sedangkan nilai koefisien gesek kinetis yang diperoleh pada masing-masing sudut secara berturut-turut adalah 1,41, 1,21, dan 0,46.
Analisis Kesehatan dan Keselamatan Kerja dengan Metode Hazard dan Operability Pada Area Kerja Lantai Produksi CV. Lebu Berkah Jaya Nando, Ragil Nofra; Yuamita, Ferida
Journal of Industrial Engineering UPY Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Univesitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jie.upy.v1i1.2367

Abstract

Hazard atau bahaya merupakan sumber potensi kerusakan atau keadaan yang memiliki potensi merugikan manusia karena mengandung bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan ataupun mengganggu keselamatan dan kesehatan seseorang. CV.Lebu berkah jaya memiliki sebanyak 50 orang pekerja, Berdasarkan hasil observasi pada saat pelaksanaan tugas akhir pengalaman lapangan yang berlangsung bulan juni sampai Agustus 2021 ditemukan sebanyak 6 kali kecelakaan kerja, tercatat 3 kali kecelakaan kerja pada pada bagian stasiun mesin cutting, 2 kali terjadi kecelakaan kerja pada bagian stasiun mesin ulenan, 1 kali terjadi kecelakaan pada stasiun mesin oven. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bahaya dan memberikan rekomendasi perbaikan maupun usulan perbaikan yang terdapat pada Bagian pengolahan CV.Lebu berkah jaya. Metode Hazard and Operability Study (HAZOP) dapat digunakan untuk mengidentifikasi kemungkinan terjadinya potensi bahaya dalam meminimalkan terjadinya potensi bahaya. Melalui pengolahan data menggunakan analisis penilaian risiko kecelakaan kerja, Penilaian tingkat Likelyhood, Penilaian tingkat Severity, Di dapatkan hasil tingkat risiko pada bagian cutting mendapat nilai T (Tinggi), Tingkat risiko pada stasiun ulenan mendapat nilai S (Sedang), Tingkat risiko pada Stasiun oven mendapat nilai S (Sedang)
Analisis Efektivitas Mesin Jahit Dengan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Dan Failure Mode And Effect Analys (FMEA) (Study kasus : CV. Cahaya Setia Mulia) Pratama, Dendi; Yuamita, Ferida
Journal of Industrial Engineering UPY Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Univesitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jie.upy.v1i1.2368

Abstract

CV. Cahaya Setia Mulia adalah perusahaan di bidang tekstil memproduksi sarung tangan golf. Berdasarkan pengambilan data awal didapatkan beberapa produk yang mengalami kecacatan. Ada 4 jenis cacat yang terjadi yaitu open seam sebanyak 6%, berlubang sebanyak 2%, jaitan lompat sebanyak 4% dan salah size sebanyak 2% dalam kurun waktu 1 tahun. Terjadinya rework yang mengakibatkan cacat produk di lini produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai efektivitas mesin, mengetahui penyebab kegagalan mesin dan mencari solusi dari kegagalan tersebut. Penelitian ini menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) sebagai langkah memperbaiki permasalahan yang ada. OEE digunakan untuk mengetahui nilai efektivitas mesin dan penyebab masalah dapat diselesaikan dengan menggunakan FMEA. Rata-rata nilai OEE untuk satu tahun dari bulan Januari-Desember 2020 adalah 54,27% masih jauh dari nilai ideal OEE menurut standar Institute of Plant Maintenance yaitu 84%. Sehingga dapat diketahui terdapat permasalahan pada mesin jahit sehingga mesin tidak memenuhi keefektivan nilai OEE karena tidak tercapainya faktor performance serta faktor quality dikarenakan masih banyaknya defect dari hasil produksi. Prioritas potensi kegagalan berdasarkan urutan nilai Risk Priority Number (RPN), didapatkan pada mode jahitan kencang kendur memiliki nilai RPN terbesar (288) dengan penyebab hasil jahitan tidak merekat tidak sempurna dan harus di jahit ulang.

Page 1 of 1 | Total Record : 3