cover
Contact Name
Apriana Rahmawati
Contact Email
anaapriana.ar@gmail.com
Phone
+6282231196117
Journal Mail Official
apriana.rahmawati@binawan.ac.id
Editorial Address
https://journal.binawan.ac.id/index.php/JNMS/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
The Journal of Nursing and Midwifery Sciences
Published by Universitas Binawan
ISSN : -     EISSN : 28294572     DOI : https://doi.org/10.54771/jnms.v1i2
Core Subject : Health,
The focus of the JNMS includes nursing and midwifery study with the scope of Biomedical in Nursing, Basic Nursing Science, Fundamental of Nursing, Pediatric Nursing Care, Mental Health Nursing, Maternity Care, Family Nursing, Aged Care Nursing, Community Nursing, Trend and Issue in Nursing and Midwifery, Emergency Nursing
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. February (2024): Special Issue" : 5 Documents clear
HUBUNGAN DEMOGRAFI IBU DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUMAH SEHAT UNTUK JAKARTA RSUD KOJA Handayani, Handayani; Utami, Yuli
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 3 No. February (2024): Special Issue
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/yj8wtr72

Abstract

Kejadian BBLR sebanyak 129.815 atau 2,73% dari total kelahiran hidup di Indonesia. BBLR dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya faktor demografi ibu. Faktor demografi ibu diantaranya usia, pendidikan, status sosial ekonomi, dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor demografi ibu terhadap kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di Rumah Sehat untuk Jakarta RSUD Koja. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain retrospektif menggunakan metode case control. Pengumpulan data menggunakan kuisioner faktor demografi dan kuisioner kejadian BBLR. Sampel yang digunakan sebanyak 116 responden menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan 62,9% responden berusia 20-35 tahun, 87,9% pendidikan rendah, 59,5% status sosial ekonomi rendah, dan 66,4% ibu bekerja. Berdasarkan hasil uji chi square didapatkan kesimpulan ada hubungan usia ibu dengan kejadian BBLR (nilai p: 0,002<0,05, nilai OR: 3,709), ada hubungan pendidikan ibu dengan kejadian BBLR (nilai p: 0,010<0,05, nilai OR: 7,304), dan ada hubungan status sosial ekonomi ibu dengan kejadian BBLR (nilai p: 0,002<0,05, nilai OR: 3,528), tidak ada hubungan pekerjaan ibu dengan kejadian BBLR (nilai p: 1,000 >0,05, nilai OR: 0,926). Petugas kesehatan hendaknya memberikan edukasi tentang kehamilan dan persiapan melahirkan pada pasangan usia subur.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG TOILET TRAINING DENGAN KEMAMPUAN ANAK TODDLER DALAM MENGONTROL BAB DAN BAK. Hijriyati, Yoanita; Setyaningsih, Widanarti; Ardelia, Ega
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 3 No. February (2024): Special Issue
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/t9spe608

Abstract

Anak toddler merupakan fase dimana anak memasuki usia 12-36 bulan. Menurut Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2014 diperkirakan jumlah balita yang susah mengontrol BAB dan BAK sampai usia prasekolah mencapai 75 juta anak. Salah satu perkembangan yang umum dilakukan pada usia toddler adalah melatih anak ke toilet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang toilet training dengan kemampuan anak usia toddler dalam mengontrol bab dan bak. Desain penelitian ini kuantitatif non eksperimental bersifat analitik menggunakan cross-sectional. Sampel menggunakan teknik Total Sampling, sampel penelitian berjumlah 52 responden. Teknik analisis data yang digunakan Uji Spearman Rank. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang toilet training dengan kemampuan anak dalam mengontrol bab dan bak. Berdasarkan hasil statistik pengetahuan ibu dengan kemampuan bab didapatkan (p=0,010 < α 0,05). Karena itu diperlukan pengetahuan yang cukup terutama untuk ibu yang memiliki anak toddler untuk mesntimulus perkembangan anak toddler dengan terutama dengan melatih mengontrol bab dan bak.
Body Mass Index and Hypertension in Pregnant Women Wiratmo, Puji Astuti; Sutandi, Aan
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 3 No. February (2024): Special Issue
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/fpd5kp25

Abstract

The incidence of hypertension in pregnancy is still a big concern in health care setting. This condition can cause further complication that could endanger mother and fetal condition. Hypertension in pregnancy can lead to cardiovascular disease, diabetes, cerebrovascular diseases, and death. There are several factors affecting hypertension on pregnant wome, including overweight and obesity. BMI can be used to identify nutritional status as well as to monitor weight gain in pregnant mother. This study was aimed to identify the relationship between BMI and hypertension in pregnancy. The data collection was conducted on 104 pregnant women in Matraman Primary Health Care, East Jakarta. BMI was calculated by using body weight and body height. While hypertension was identified through an increase in blood pressure measurement whereby systole was above 140 mmHg and diastole was above 90 mmHg. The data was analyzed using chi square test with significancy level p <0.05. The result of the study showed that there was a significant relationship between BMI and hypertension on pregnant women (p 0,001). Monitoring of BMI is critical in pregnant mother particularly on those who have high BMI. It is important that all health care professionals provide significant efforts to manage obesity and to overcome hypertension on pregnant women to reduce the morbidity and mortality on pregnant women.
PENGARUH KONSUMSI DAUN KACANG PANJANG TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA POSTPARTUM Rohanah, Rohanah; Muayah, Muayah
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 3 No. February (2024): Special Issue
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/rzy28x28

Abstract

Cakupan ASI di Indonesia belum mencapai yang diharapkan (<80%) bahwa ibu berhenti memberikan ASI karena kekurangan Produksi ASI, untuk itu pemberian daun kacang panjang potensi dalam menstimulasi hormon oksitosin dan prolaktin seperti alkaloid, saponin, polifenol, steroid, flavonoid dan substansi yang paling efektif meningkatkan dan melancarkan produksi ASI. Penelitin ini bertujuan mengetahui pengaruh daun kacang panjang dalam meningkatakan produksi ASI pada ibu pospartum. Metode yang digunakan kuantitatif eksperimen pretest dan posttest with one group. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu postpartum yang ada di Praktik Mandiri Bidan (PMB) “A’ Kecamatan cirinten Mei-Juli 2023 dengan penentuan sampel menggunakan total sampling dengan 30 responden. Instrumen penelitian yaitu lembar kuesioner. Jenis data yang digunakan data primer. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Wilcoxon. Berdasarkan hasil Uji Wilcoxon Signed Test diketahui P Value 0,000 <0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh konsumsi daun kacang panjang terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu postpartum di PMB “A” Kecamatan cirinten. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi pada petugas kesehatan khususnya bidan dalam meningkatkan produksi ASI dengan cara memberikan penyuluhan kepada ibu postpartum serta merekomendasikan untuk mengkonsumsi daun kacang panjang sebagai salah satu cara dengan bahan yang mudah didapat dan tidak berbahaya bagi kesehatan ibu.
EFEK PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) YANG DILAKUKAN OLEH IBU TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA BALITA Prayoga, Dimas Hadi
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 3 No. February (2024): Special Issue
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bdj00s51

Abstract

ABSTRACT Background: Diarrhea is a condition where a person defecates with a soft or liquid consistency, it can even be just water and the frequency is more frequent (usually three times a day or more) in one day. If not treated properly, diarrhea will cause more serious problems, including death. Objective: To analyze the relationship between clean and healthy living behavior in mothers as an effort to reduce the incidence of diarrhea in toddlers. Method: This research method uses a case control study design and uses a purposive sampling technique. The independent variable is clean and healthy living behavior, the dependent variable is the incidence of diarrhea. Statistical tests use SPSS version 25 and the Mann-Withney test. Results: The statistical test results obtained a value (calculated α) = < 0.05, meaning that there is a relationship between maternal Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) and the incidence of diarrhea in toddlers. Conclusion: Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is really needed to influence the behavior of family members regarding clean and healthy living behavior. So that family members are healthy and do not get sick easily and the role of health workers is also needed to carry out health education so that family members understand more about clean and healthy living behavior.. Keywords: Diarrhea, Clean and Healthy Living Behavior

Page 1 of 1 | Total Record : 5