cover
Contact Name
Budiman Nasution
Contact Email
j.einstein@unimed.ac.id
Phone
+6281269983607
Journal Mail Official
j.einstein@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. William Iskandar Ps. V, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
EINSTEIN (E-JOURNAL)
EINSTEIN (e-Journal) is a journal managed by the Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Medan. This journal is published three times a year (February, June, and October). EINSTEIN (e-Journal) is a scientific journal that publishes articles from the fields of physics. Various topics of physics articles that can be accepted in this journal are: Theoretical Physics Earth Physics Material Physics Instrumentation Physics Computational Physics Applied Physics
Articles 287 Documents
PENGARUH ABU KULIT KAKAO DAN ABU BAMBU TERHADAP DAYA SERAP AIR DAN KUAT TEKAN PAVING BLOCK Leli Mariati Situmorang; Ratni Sirait; Abdul Halim Daulay
EINSTEIN (e-Journal) Vol 10, No 3 (2022): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.12 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v10i3.39517

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan ingin mengetahui pengaruh penambahan abu kulit kakao serta abu bambu terhadap densitas, daya serap air, kuat tekan, dan kuat lentur pada pembuatan paving block, serta mengetahui komposisi penambahan abu kulit kakao dan abu bambu yang paling optimal. Pembuatan paving block menggunakan bahan dasar abu kulit kakao, abu bambu, semen, pasir, dan air dengan variasi persentase yaitu: 0% : 20% : 20% : 60%, 5% : 15% : 20% : 60%, 10% : 10% : 20% : 60%, 15% : 5% : 20% : 60%, 20% : 0% : 20% : 60% dan digunakan FAS (Faktor Air Semen) sebesar 0,5 pada seluruh alterasi. Waktu penjemuran selama 28 hari. Karekteristik paving block yang diteliti antara lain: karekterisasi fisis serta karekterisasi mekanis. Hasil riset menampilkana terdapatnya pengaruh penambahan abu kulit kakao dan abu bambu terhadap densitas yang mengalami kenaikan dan nilai daya serap air mengalami penurunan. Dengan bertambahnya abu kulit kakao maka nilai kuat tekan dan kuat lentur mengalami kenaikan. Komposisi yang optimum adalah sampel dengan variasi 20% : 0% : 20% : 60%. Bersuber pada hasil penelitian yang di lakukan sampel tersebut telah penuhi ketentuan kualitas pada paving block yang di tetapkan oleh SNI 03-0691-1996 yang dapat diaplikan untuk penggunaan taman.
PENGARUH CAMPURAN PARTIKEL ABU BOILER CANGKANG KELAPA SAWIT TERHADAP KUAT TEKAN BETON Yani, Putri
EINSTEIN (e-Journal) Vol 9, No 1 (2021): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.142 KB) | DOI: 10.24114/eins.v9i1.28848

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai Pengaruh Campuran Partikel Abu Boiler Cangkang Kelapa Sawit Terhadap Kuat Tekan Beton yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik beton dengan campuran abu boiler cangkang kelapa sawit terhadap kuat tekan dan struktur beton. Beton dibuat dengan bentuk kubus 15 cm x 15cm x 15 cm dengan standar mutu K-225. Penelitian ini dibuat dengan variasi komposisi abu boiler cangkang kelapa sawit sebanyak 0%, 3%, 5%, dan 8%. Setelah beton berumur 24 jam cetakan dibuka dan diberi kode sampel dan dirawat dalam bak air perendaman. Setelah melalui masa perendaman 28 hari kemudian beton diuji. Metode pengujian yang digunakan yaitu kuat tekan, uji SEM, dan uji XRD. Dari hasil penelitian diperoleh kekuatan tekanan optimum dengan pengaruh campuran abu boiler cangkang kelapa sawit 3% yaitu sebesar 23.53 MPa. Hal ini melampaui kekuatan tekanan yang ditetapkan oleh Badan Standart Nasional K-225. Pengujian uji SEM didapatkan unsur struktur beton dengan campuran abu boiler memiliki pori-pori lebih sedikit dibandingkan beton normal dan hasil pengujian XRD diperoleh unsur-unsur berupa CaO3, SiO2, dan AlO4dengan intensitas CaO3 yang paling tinggi.Kata kunci : Abu Boiler, Kuat Tekan, SEM, XRD
PEMANFAATAN SERAT DAUN PANDAN DURI SEBAGAI CAMPURAN DALAM PENINGKATAN KARAKTERISTIK GENTENG BETON Mukti Hamzah Harahap; Evri Yani Purba
EINSTEIN (e-Journal) Vol 2, No 1 (2014): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.693 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v2i1.5096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi serat daun pandan duri terhadap karakteristik genteng beton, mengetahui hasil pengujian sifat mekanik kekuatan lentur dan kekuatan impak serta pengujian sifat fisis daya serap air dan daya serap panas pada genteng beton dengan variasi campuran serat daun pandan duri 2,5% ; 5,0% ; 7,5% dan beton normal. Genteng beton dibuat berbentuk balok sesuai standart ASTM untuk pengujian sifat mekanik kekuatan lentur dan kekuatan impak serta genteng beton berbentuk genteng sesuai standart SNI untuk pengujian sifat fisis daya serap air dan daya serap panas. Dari hasil pengujian sifat mekanik yaitu kekuatan lentur diperoleh genteng beton variasi serat daun pandan duri yang memenuhi syarat mutu ASTM D-790 pada komposisi 2,5% dan 5% serat daun pandan duri yaitu sebesar (13,15 ± 0,26)  Nmm-2 dan (9,96 ± 0,72) Nmm-2. Dari hasil pengujian sifat mekanik yaitu kekuatan impak diperoleh genteng beton variasi serat daun pandan duri yang yang memenuhi syarat mutu ASTM D-256 pada 5% dan 7,5% serat daun pandan duri yaitu sebesar (4950 ± 638,35) Joule/m2 dan (6850 ± 526,78) Joule/m2. Dari hasil pengujian sifat fisis yaitu penyerapan air pada genteng beton variasi serat daun pandan duri yang memenuhi syarat SNI 0096:2007 adalah pada campuran 0% yaitu (7,53 ± ); 2,5% yaitu (5,06 ±  %) dan 5,0% yaitu (4,96 ±  %.). Pada daya serap panas genteng beton variasi serat daun pandan duri yang memenuhi syarat SNI 0096:2007 adalah pada campuran 0% yaitu (74,3 ± %); 2,5% yaitu (73,86 ± %); 5,0% yaitu (73,09 ± % ) dan 7,5% yaitu (71,17 ± %). Hal ini merupakan bahwa semakin besar penambahan serat daun pandan duri pada genteng beton dapat meningkatkan karakteristik genteng beton.
KARAKTERISASI MINYAK PELUMAS DENGAN PENAMBAHAN ADITIF MENGGUNAKAN SPEKTRUM FTIR DAN VISCOMETER Siti Khotlina Sari Harahap; Alkhafi Maas Siregar
EINSTEIN (e-Journal) Vol 7, No 2 (2019): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.038 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v7i2.13636

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan bahan additive terhadap viskositas minyak pelumas. Bahan additive yang digunakan adalah polimer Cyclic Natural Rubber (CNR) yaitu berfungsi sebagai peningkat ketahan viskositas minyak pelumas yang digrafting dengan MA berfungsi sebagai pendispersi minyak pelumas (CNR-g-MA). Pembuatan CNR-g-MA dilakukan menggunakan metode grafting dengan teknik refluks, dengan variasi konsentrasi MA 0 phr, 2 phr, 4 phr, 6phr. Pada saat penambahan additive CNR-g-MA pada minyak pelumas dilakukan dengan menggunakan hot plate magnetic stirrer sebagai teknik simulasi kerja mesin. Sehingga dapat dilakukan karakterisasi gugus fungsi dengan FTIR dan viskositas dengan Viscometer pada minyak pelumas. Berdasarkan hasil karakterisasi gugus fungsi didapat bahwa dengan penambahan additive CNR-g-MA terjadi reaksi . Dan berdasarkan hasil karakterisasi viskositas minyak pelumas menurut ASTM D445 didapat bahwa dengan penambahan additive CNR-g-MA viskositas minyak pelumas mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan yang lebih mendominasi ialah bahan additive MA yang menyebabkan minyak pelumas menjadi lebih licin karena untuk menyebarkan kotoran-kotoran mesin sehingga mencegah terjadinya penggumpalan kotoran mesin.Kata Kunci : Cyclic Natural Rubber (CNR), Maleat Anhidrat (MA), Minyak Pelumas, Viskositas
RANCANG BANGUN DETEKTOR KEBOCORAN DINI TABUNG GAS LPG MENGGUNAKAN ANALOG GAS SENSOR MQ6 DENGAN DFRDUINO UNO V3.0 BERBASIS LIQUID CRISTAL DISPLAY Rantonius Lumban Gaol; Sehat simatupang
EINSTEIN (e-Journal) Vol 3, No 2 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.299 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v3i2.5455

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk merancang bangun detektor kebocoran dini tabung gas LPG menggunakan analog gas sensor MQ6 dengan DFRduino UNO V3.0 berbasis liquid cristal display yang dapat mengetahui status dari tabung gas LPG. Detektor kebocoran dini tabung Gas LPG menggunakan sensor MQ-6 dilengkapi dengan Indikator Audiovisual yang terdiri dari LED dan Buzzer. Setting kerja dari indikator dengan syarat, jika konsentrasi gas ≥ 18000 ppm maka buzzer berbunyi dengan tempo yang cepat, LED merah menyala dan LCD menampilkan status Bahaya dan besaran suhu. Jika konsentrasi gas ≥ 5000 ppm dan konsentrasi gas < 18000 ppm maka buzzer berbunyi dengan tempo yang lambat, LED Kuning menyala dan LCD menampilkan status Waspada dan besaran  suhu. Jika konsentrasi gas < 5000 ppm maka buzzer diam, LED Hijau menyala dan LCD menampilkan status Aman dan besaran suhu. Rata-rata suhu ruangan pengujian sampel A sebesar 28,68oC, sampel B sebesar 28,7oC dan sampel C sebesar 28,1oC.Hasil dari penelitian ini adalah telah terancangnya detektor kebocoran dini tabung gas LPG yang lebih praktis dan sensitive dibandingkan penelitian sebelumnya. Hal ini terbukti dimana detektor ini menggunakan DFRduino UNO V3.0. Dimana DFRduino UNO V3.0 lebih praktis dan komplit dibandingkan mikrokontroler ATmega 8535 yang digunakan pada penelitian sebelumnya. Detektor ini juga lebih sensitive dari detektor penelitian sebelumnya, hal ini terbukti dari data penelitian, dimana detektor ini mampu mendetaksi kadar gas LPG mulai dari 200 ppm sampai dengan 67000 ppm. Sedangkan pada penelitian sebelumnya hanya mampu mendeteksi konsentrasi gas mulai dari 400 ppm sampai dengan 10000 ppm. Kata Kunci : LPG, Analog Sensor MQ6, DFRduino UNO V3.0 Liquid Cristal Displayl, Buzzer.
ANALISIS PENGARUH MASSA PADA STRUKTUR BANGUNAN BERTINGKAT PADA SAAT GEMPA BUMI MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Nasution, Budiman
EINSTEIN (e-Journal) Vol 9, No 1 (2021): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.447 KB) | DOI: 10.24114/eins.v9i1.23557

Abstract

Beban lateral dinamis yang disebabkan oleh gempa bumi dapat mempengaruhi struktur bangunan yang berada di daerah sekitar pusat gempa. Sangat banyak kasus gempa bumi yang menyebabkan kerusakan pada struktur bangunan. Untuk ketahanan gempa perlu dilihat bagaimana pengaruh massa terhadap respon struktur bangunan pada saat terjadi gempa. Berbagai pendekatan telah banyak dilakukan untuk melihat respon struktur bangunan. Salah satu pendekatan yang diakukan dengan menggunakan metode elemen hingga (MEH). Pada penelitian ini akan dilihat bagaimana pengaruh massa terhadap struktur bangunan bertingkat pada saat terjadi gempa bumi. Dengan menerapkan metode elemen hingga dan pendekatan getaran mekanis sehingga dapat dilihat pola goyangan, perpindahan dan gaya geser dari struktur bangunan.
Analisa Puncak Banjir Dengan Metode MAF (Studi Kasus Sungai Krueng Keureuto) Erna Yusniyanti; Kurniati Kurniati
EINSTEIN (e-Journal) Vol 5, No 1 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.082 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v5i1.7224

Abstract

Sungai Krueng Keureuto merupakan salah satu sungai yang sering menyebabkan terjadinya banjir yang meresahkan masyarakat. Hal ini dikarenakan ketidak adaanya data debit banjir yang tercatat terus menerus untuk menentukan besarnya  debit puncak banjir. Statistik  merupakan salah satu cara yang dapat dipergunakan untuk menentukan besarnya puncak banjir dengan periode tahun berulang. Salah satu metode statistik yang dipergunakan disini adalah metode serial data, yang merupakan bagian dari perhitungan MAF (Mean Annual Flood).  Hasil perhitungan MAF untuk DPS Krueng Keureuto adalah nilai XR yang diperoleh sebesar 1,83  (XR < 3), debit puncak banjir tahunan rata-rata (MAF) sebesar 17,80 m3/dtk. Berdasarkan metode MAF, analisis data untuk periode ulang yang diperoleh semakin besar periode ulangnya maka kemungkinan debit puncak banjir akan semakin besar pula.Kata Kunci : Sungai Krueng Keureuto, Metode Serial Data, MAF
ANALISA KANDUNGAN AEROSOL DI LAPISAN TROPOSFER MENGGUNAKAN DATA TERRA/AQUA MODIS DIKOTA MEDAN Cindy ,; Togi Tampubolon
EINSTEIN (e-Journal) Vol 10, No 2 (2022): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.427 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v10i2.36266

Abstract

Aerosol, umumnya dikenal sebagai Partkel (PM), adalah salah satu yang utama spesies polusi udara. Aerosol dalam troposfer dapat mempengaruhi iklim bumi secara langsung dan tidak langsung. Tergantung pada ukuran, jenis, dan lokasi, aerosol dapat mendinginkan permukaan, atau menghangatkannya. Mereka dapat membantu awan terbentuk, atau dapat menghambat pembentukan awan. Dan jika terhirup, aerosol bisa berbahaya bagi kesehatanmanusia. Dan penelitian ini menggunakan metode penginderaan jauh pada satelit Modis dengan melakukan pemodelan probability Matlab framework dan probability distribution untuk penyebaran aerosol setiap pixel, dan melakukan pemodelan pemetaan penyebaran aerosol average untuk 12bulan. Parameter terukur yang diamati adalah aerosol optical depth (AOD), merupakan ukuran seberapa banyak sinar matahari yang dapat menembus atmosfer. Semakin besar nilai suatu aerosol optical depth akan mempengaruhi suatu iklim. Aerosol yang lebih banyak menyerap radiasi dari pada memantulkannnya, dapat menghangatkan lapisan atmosfer. Namun, juga mampu menghalangi radiasi sehingga mendinginkan. Semakin besar nilai suatu AOD menandakan semakin besar suatu konsentrasi aerosol di atmosfer.
ANALISIS SIFAT MEKANIK NANOKOMPOSIT TERMOPLASTIK ELASTOMER (TPE) Eveb Adonai Hutagalung; Nurdin Bukit
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 1 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.57 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v6i1.12057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat nanokomposit Termoplastik Elastomer (TPE) serta mengetahui sifat mekanik dari nanokomposit TPE. Metode yang dilakukan adalah dengan cara nanopartikel abu boiler kelapa sawit (ABKS) dicampur dengan HDPE dan kompon karet dengan variasi komposisi ABKS (0,2,4,6,8) %wt menggunakan alat internal mixer Laboplastomil dengan laju 60 rpm selama 10 menit pada suhu 1300C. Kemudian dilakukan penekan panas (hot press) dan penekan dingin (cold press) untuk pemotongan dengan dumbbel pemotong standar JIS K 6781 dan kemudian dilakukan uji mekanik dengan alat Universal Testing Machine (UTM). Dari hasil analisis diperoleh sifat mekanik pada kekuatan tarik mengalami penurunan dengan bertambahnya nanopartikel ABKS. Dan terjadi peningkatan modulus elastisitas dengan bertambahnya nanopartikel ABKS, demikian juga pada perpanjangan putus.Kata Kunci : ABKS,Termoplastik elastomer, sifat mekanik
2D Resistivity Method to Determine the Groundwater Zone for Agricultural use in Perlis, Malaysia Muhammad Kadri
EINSTEIN (e-Journal) Vol 1, No 1 (2013): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.123 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v1i1.5056

Abstract

The efficiency of the use of water in Malaysia is very low ( 40  to 50 percent) and in order to take the advantage from during floody the irrigation system designed as open system. In this study, groundwater is suggested to supplement as an alternative source of water for irrigation. In Malaysia only less than 2% of the present water used is developed from groundwater. In order to determine the existence of usable groundwater, 2D resistivity imaging is used. This method is the most commonly method that been used for groundwater exploration. The groundwater found is used for irrigation purposes. The arrays used in this study are Wenner Schlumberger and Pole dipole. The results of the study showed that there is an aquifer. The water filled cavity occurred in an isolated manner at an approximate depth of 7.7 m. It was further observed that the cavity did not allow the harnessing of this resource to the fullest capacity. At a depth of 5 m there is bedrock and from a depth of 27 to 30 m there is a fractured zone. This is indicating that fractured zone in this area has occurrence of groundwater. Groundwater is already detectable at a depth of 15 to 18 meters.