cover
Contact Name
Budiman Nasution
Contact Email
j.einstein@unimed.ac.id
Phone
+6281269983607
Journal Mail Official
j.einstein@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. William Iskandar Ps. V, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
EINSTEIN (E-JOURNAL)
EINSTEIN (e-Journal) is a journal managed by the Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Medan. This journal is published three times a year (February, June, and October). EINSTEIN (e-Journal) is a scientific journal that publishes articles from the fields of physics. Various topics of physics articles that can be accepted in this journal are: Theoretical Physics Earth Physics Material Physics Instrumentation Physics Computational Physics Applied Physics
Articles 287 Documents
Analisis Sifat Mekanis Dan Struktur Nanokomposit Abu Sekam Padi Sebagai Filler Termoplastik Hdpe Eva Marlina Ginting; Martha Marchofinece Padang
EINSTEIN (e-Journal) Vol 4, No 2 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.473 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v4i2.5467

Abstract

Abstrak Telah dilakukan penelitian pengolahan dan karakterisasi abu sekam padi sebagai bahan pengisi termoplastik HDPE. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pengisi terhadap kekuatan mekanis nanokomposit serta bagaimana struktur permukaan nanokomposit.Nanopartikel abu sekam padi telah berhasil disintesis dengan metode kopresitasi dengan menggunakan PEG 6000 sebagai template nanopartikel, sehingga dipergunakan perbandingan 1:3 antara nanopartikel dengan PEG. Penggunaan nanopartikel abu sekam padi sebagai bahan pengisi termoplastik HDPE dilakukan dengan menggunakan kompatibiliser Pe-g-MA menjadi nanokomposit. Dari hasil uji tarik dihasilkan bahwa nanokomposit HDPE/ASP dengan menggunakan kompatibiliser Pe-g-MA hasil uji tarik nanokomposit menghasilkan sampel dengan nilai terbaik yaitu pada komposisi pengisi yang masing-masing  untuk HDPE/Pe-g-MA/ASP dengan kekuatan tarik 20.60133 MPa (pengisi 2 %), modulus Young’s sebesar 619.7633 MPa (pengisi 10 %), tegangan putus sebesar 15.737 MPa (pengisi 4 %), dan regangan putus sebesar 591.5333 % GL (pengisi 8 %).   Kata kunci : HDPE, nanopartikel, abu sekam padi, PE-g-MA, analisis SEM, analisis mekanis.
SIMULASI SUMUR POTENSIAL TAK HINGGA DENGAN METODE NUMEROVBERBASIS GUI (Graphical User Interface) MATLAB Ulfa Isdamayanti; Dewi Wulandari
EINSTEIN (e-Journal) Vol 9, No 3 (2021): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.514 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v9i3.28896

Abstract

Telah dilakukan simulasi sumur potensial tak hingga dengan metode Numerovberbasis GUI (Graphical User Interface) Matlab dengan tujuan untuk memudahkan perhitungan tingkat energi dan fungsi gelombang pada sumur potensial tak hingga. Hasil simulasi sumur potensial tak hingga untuktingkat energi memiliki rata-rata galat senilai 0.1 % dibanding dengan perhitungan secara analitik. Hasil simulasi fungsi gelombang menggunakan GUI Matlab menunjukkan  penambahan setengah gelombang untuk setiap kenaikan bilangan kuantum (n).
Preparasi Nanopartikel Fe3O4 (magnetit) dari Pasir Besi Sebagai Bahan Pengisi Termoplastik HDPE (High Density Poliethylene) Hepi Armen Gea; Nurdin Bukit
EINSTEIN (e-Journal) Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.311 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7868

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini membuat nanokomposit campuran HDPE dengan kompatibilizer PE-g-MA (2%) berat dan tanpa PE-g-MA dengan bahan pengisi Nanopartikel Fe3O4 (magnetit) yang telah berhasil dipreparasi dengan komposisi (2, 4, 6, 8) % berat. Metode pembuatan nanokomposit menggunakan internal mixer Laboplastomil dengan laju 60 rpm selama 10 menit pada suhu 150o C dengan masing-masing variasi % berat bahan pengisi. Kemudian dilakukan penekan panas (hot press) dan penekan dingin (cold press) untuk pemotongan dengan dumbbell pemotong standar JIS K 6781 dan kemudian  dilakukan uji tarik. Dari hasil analisis diperoleh sifat mekanik dengan nilai terbaik untuk kekuatan tarik yaitu tanpa menggunakan PE-g-MA, sedangkan untuk perpanjangan putus diperoleh nilai terbaik pada komposisi nanokomposit dengan menggunakan PE-g-MA dan Modulus Young’s dengan nilai terbaik tanpa menggunakan PE-g-MA.Kata kunci : Nanopartikel Fe3O4, termoplastik HDPE, sifat mekanik
STUDI PERHITUNGAN CELAH ENERGI SENYAWA KOMPLEKS BIS(BENZOILTRIFLUOROASETON)ZIRKONIUM DENGAN MENGGUNAKAN METODE SEMI-EMPIRIS PM3 Muhammad Yusuf; Putri Octaviani; Muhammad Baghery Rafsanzani
EINSTEIN (e-Journal) Vol 11, No 1 (2023): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.138 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v11i1.43302

Abstract

Salah satu pengaruh dari berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan adalah munculnya bidang kimia baru yaitu kimia komputasi. Kimia komputasi adalah penggabungan antara unsur eksperimental dengan teori dalam suatu sistem kimia menggunakan perangkat komputer. Pada penelitian ini, digunakan software Hyperchem 8.0 (windows) dengan metode semi-empiris PM3 untuk menghitung celah energi senyawa kompleks bis(benzoiltrifluoroaseton)zirkonium (bis(btfa)2Zr). Selain itu, dilakukan juga analisis spektrum ultraviolet (UV) pada senyawa kompleks tersebut untuk menentukan panjang gelombang maksimumnya. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh celah energi ligan btfa lebih besar dibandingkan senyawa kompleks bis(btfa)2Zr. Sebaliknya, berdasarkan analisis UV diperoleh panjang gelombang maksimum kompleks bis(btfa)2Zr lebih panjang dibandingkan ligan btfa. Hasil data ini menunjukkan bahwa celah energi senyawa kompleks bis(btfa)2Zr berbanding terbalik dengan panjang gelombang maksimumnya.
PENDETEKSIAN RESISTIVITAS LAPISAN PERMUKAAN BAWAH TANAH CANDI SIPAMUTUNG DENGAN METODE GEOLISTRIK DIDESA SIPARAU KECAMTAN BARUMUN TENGAH KABUPATEN PADANG LAWAS Meilidia Mangunsong; Karya Sinulingga; Rahmatsyah Rahmatsyah
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 3 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v6i3.14101

Abstract

Telah dilakukan penelitian geolistrik untuk menentukan batuan bawah permukaan Candi Sipamutung di daerah siparau Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur perlapisan secara horizontal dan vertikal di daerah lokasi candi Sipamutung berdasarkan nilai resistivitasnya. Penentuan jenis batuan di bawah permukaan candi dilakukan dengan menggunakan alat geolistrik ARES (Automatic Resistivity System) D4.vv4, SN : 0609134 dengan metode Schlumberger sebanyak 3 lintasan dan panjang lintasan 75 meter dengan jarak antar elektroda 5 meter. Nilai resistivitas bawah permukaan diolah menggunakan software Res2Dinv didapatkan penampang dua dimensi. Penentuan titik penelitian menggunakan GPS (Global Position System). Hasil penelitian geolistrik menunjukkan bahwa nilai resistivitas terendah dan tertinggi pada lokasi penelitian yaitu 3 Wm dan 1386 Wm yang didominasi batu aluvium dan andesit. Jenis batuan yang terdapat di bawah lokasi penelitian berupa lapisan air tanah dengan resistivitas 3 Wm – 7,21 Wm, lempung  dengan resistivitas antara 8 Wm – 120 Wm, nilai resistivitas 240Wm - 577 Wm sebagai aluvium, dan  resistivitas 743 Wm- 1400Wm merupakan batuan andesit.Kata Kunci : Geolistrik, Candi Sipamutung, Res2dinv
PREDIKSI CUACA EKSTRIM DENGAN MODEL JARINGAN SYARAF TIRUAN MENGGUNAKAN PROGRAM MATLAB Yeni Megalina
EINSTEIN (e-Journal) Vol 2, No 1 (2014): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.194 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v2i1.5098

Abstract

Kota Medan merupakan kota metropolitan dengan jumlah kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Pada saat memasuki masa pancaroba wilayah Kota Medan memiliki kondisi cuaca yang tidak stabil yang disebut dengan cuaca ekstrim. Cuaca ekstrim sangat sulit untuk di prediksi dengan kemajuan teknologi dan kemajuan ilmu pengetahuan kita dapat melakukan pendekatan-pendekatan empiris. Salah satu model yang lagi di kembangkan adalah Jaringan Syaraf Tiruan. Model ini dapat memprediksi suatu kondisi dimasa yang akan datang dengan mempelajari historis data yang sudah terjadi. Dari hasil analisis dua daerah yang mewakili Kota Medan yaitu Stasiun Polonia yang mewakili daerah perkotaan dan Stasiun Belawan yang mewakili daerah pinggiran kota dan daerah kawasan industri serta pemukiman dimana dari hasil analisis prediksi Jaringan Syaraf Tiruan dalam kurun waktu 5 tahun kedepan potensi terjadi kondisi ekstrim cenderung meningkat, sehingga dampak dari aktifitas tersebut perlu kita antisipasi dan waspadai. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan suatu gambaran mengenai potensi terjadinya cuaca ekstrim di wilayah Kota Medan.
ANALISIS KUALITAS AIR SUMUR GALI DENGAN METODE KONDUKTIVITAS LISTRIK DI DESA SITIRIS-TIRIS KECAMATAN ANDAM DEWI KABUPATEN TAPANULI TENGAH Sitindaon, April; Situmorang, Rappel
EINSTEIN (e-Journal) Vol 7, No 3 (2019): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.219 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v7i3.15160

Abstract

Telah dilakukan penelitian Analisis Kualitas Air Sumur Gali dengan Metode Konduktivitas Listrik di Desa Sitiris-tiris Kecamatan Andam Dewi untuk mengetahui kualitas air sumur gali melalui tingkat Daya Hantar Listrik, Salinitas, pH, Kekeruhan dan Padatan Terlarut Total air sumur gali. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil sampel air laut dan sampel air sumur gali sebanyak 20 sampel, dimulai dari air laut sebagai titik acuan (garis pantai) dan sampel air sumur gali dimulai dari sumur yang terdekat dari titik acuan hingga yang terjauh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air sumur gali Desa Sitiris-tiris belum terintrusi air laut. Hal ini diketahui berdasarkan nilai Daya Hantar Listrik hasil pengukuran tidak ada yang melebihi nilai konduktivitas yang diperbolehkan yaitu 200,00 μmho/cm,25C. Daya Hantar Listrik air sumur gali di Desa Sitiris-tiris berkisar antara 60,20 – 153,42 μmho/cm,25C, Padatan Terlarut Total berkisar antara 113 – 360 mg/l, kekeruhan 0,01 – 2,74 NTU, salinitas 0,01 – 0,2 ppt, pH antara 7,75 – 8,72 yang termasuk dalam kategori air layak konsumsi karena masih memenuhi baku mutu air minum.Kata Kunci: Daya Hantar Listrik, Intrusi Air Laut
PENGARUH PERENDAMAN FILLER SERAT AMPAS TEBU DENGAN VARIASI KONSENTRASI NaOH TERHADAP SIFAT MEKANIK KOMPOSIT RESIN POLYESTER Wike Wiranda; M.H. Harahap
EINSTEIN (e-Journal) Vol 3, No 2 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.156 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v3i2.5457

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman serat dengan menggunakan NaOH serta model serat searah dan acak terhadap kekuatan tarik, kekuatan lentur, kekuatan impak dari komposit serat ampas tebu dengan menggunakan resin polyester. Dalam penelitian ini, dibuat komposit serat ampas tebu dengan perendaman 0%, 3%, 5% dan 7% NaOH dengan penyusunan serat ampas tebu model searah dan acak dan diikat dengan resin polyester. Prosedur dari penelitian ini adalah mengeringkan ampas tebu agar dapat diambil seratnya. Setelah itu serat ampas tebu direndam dengan variasi perendaman 0%, 3%, 5%, 7%. Lalu serat yang telah direndam selama 1 jam dikeringkan kembali, untuk disusun dalam cetakan dengan model searah dan acak kemudian dicampur dengan resin polyester menjadi komposit. Kemudian komposit dipress menggunakan hot press dengan suhu 1200C selama ± 30- 35 menit. Setelah itu komposit dipotong-potong sesuai ukuran uji kekuatan mekanik yaitu meliputi pengujian kekuatan tarik, kekuatan lentur, dan kekuatan impak. Hasil penelitian menunjukkan komposit serat ampas tebu dengan model searah untuk perendaman 0%, 3%, 5%, dan 7% diperoleh kekuatan tarik masing masing sebesar 3,05 N/mm2, 11,04 N/mm2, 16,51 N/mm2, dan 16,08 N/mm2. Untuk model acak diperoleh kekuatan tarik sebesar 5,03 N/mm2, 13,12 N/mm2, 11,13 N/mm2, dan 10,79 N/mm2. Untuk kekuatan lentur komposit serat ampas tebu model searah diperoleh kekuatan lentur masing-masing sebesar 6,7 MPa, 7,1 MPa, 9,8 MPa, dan 32,1 MPa. Sedangkan untuk serat model acak diperoleh kekuatan lentur sebesar 2,5 MPa, 4,8 MPa, 9,6 MPa, 27,4 MPa. Untuk kekuatan impak serat ampas tebu model searah diperoleh kekuatan impak sebesar 4247,2 J/m2, 5468,3 J/m2, 2821,7 J/m2, dan 2207,6 J/m2. Sedangkan pada serat model acak diperoleh kekuatan impak sebesar 2700,6 J/m2, 3831 J/m2, 1891,1 J/m2, dan 1336,9 J/mm2. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman dengan menggunakan NaOH dan model serat searah dapat meningkatkan kekuatan mekanik komposit serat ampas tebu. Kata Kunci : Polyester, NaOH, Ampas Tebu, Serat Acak, Serat Searah
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENCEMAR AIR SUMUR BOR DENGAN METODE KONDUKTIVITIMETER DAN TOTAL DISSOLVED SOLIDS (TDS) DI DESA TANJUNG REJO KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG Riris Siburian; Rappel Situmorang
EINSTEIN (e-Journal) Vol 9, No 2 (2021): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.914 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v9i2.26184

Abstract

Desa Tanjung Rejo terletak di kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang dekat dengan pantai yang dilewati Sungai Deli merupakan wilayah yang berpotensi mengalami intrusi air laut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor fisika Daya Hantar Listrik (DHL), salinitas, suhu, kekeruhan, danTotal Dissolved Solid, mengetahui faktor kimia berupa pH, Fe, Mg, Cl yang mempengaruhi pencemar air sumur, mengetahui kualitas air sumur bor, dan untuk mengetahui tingkat pencemaran (instrusi) air laut. Penelitian menggunakan metode Konduktivitimeter Dan Total Dissolved Solids (TDS) dengan 10 sampel dimulai dari tepi pantai. Hasil menunjukkan bahwa air sumur bor di Desa Tanjung Rejo terintrusi sedikit oleh air laut. Sampel yang terintrusi terdapat pada DHL terintrusi tinggi pada sumur bor 5 sebesar 309,13 μmho/cm,25oC pada kedalaman 96 m dan jarak 1550 m dari garis pantai dan terintrusi rendah pada sumur bor 9 sebesar 139,15 μmho/cm,25oC pada kedalaman 96 m dan jarak 2150 m dari garis pantai dengan korelasiR2 sebesar 0,1524 yang memiliki hubungan sangat lemah. Sampel pada pH terintrusi tinggi pada sumur bor 9 sebesar 9,1 mg/l dan terintrusi rendah pada sumur bor 4 sebesar 7,4 mg/l. Hasil yang didapatkan sesuai dengan permenkes RI Nomor 32 Tahun 2017 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
NALISIS STRUKTUR NANO PARTIKEL SILIKA DARI ABU AMPAS TEBU MENGGUNAKAN METODE XRD Doli Bonardo; Raptama Siburian
EINSTEIN (e-Journal) Vol 8, No 3 (2020): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.362 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v9i1.23550

Abstract

Nano silika disintesis dari abu ampas tebu dengan variasi suhu pembakaran awal 300 C, 400 C, 500 C dan 600 C menggunakan metode kopresipitasi. Tujuan analisis struktur ini adalah untuk mengidentifikasi sistem kristal nano silika yang terbentuk, fasa kristal yang muncul dan ukuran kristal nano silika yang terbentuk serta untuk mengetahui bagaimana pengaruh suhu pembakaran awal abu ampas tebu terhadap nano silika yang dihasilkan ditinjau dari ketiga parameter tersebut. Dari analisis XRD, diperoleh difraktogram yang menunjukkan keempat nano silika yang diuji memiliki 2 fasa kristal, yaitu fasa silika dan garam. Suhu pembakaran awal pada abu ampas tebu sangat mempengaruhi jumlah fasa silika yang terbentuk. Semakin tinggi suhu pembakaran awal abu ampas tebu, maka semakin meningatkan kuantitas fasa silika yang terbentuk. Selain itu sistem kristal yang muncul pada masing-masing nano silika berturut-turut adalah kubik, trigonal, heksagonal dan tetragonal. Dengan menggunakan persamaan Debye Scherrer yang telah dimodifikasi, diketahui bahwa ukuran kristal nano silika yang dihasilkan semakin kecil seiring bertambahnya suhu pembakaran awal terhadap abu ampas tebu.

Page 2 of 29 | Total Record : 287