cover
Contact Name
Budiman Nasution
Contact Email
j.einstein@unimed.ac.id
Phone
+6281269983607
Journal Mail Official
j.einstein@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. William Iskandar Ps. V, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
EINSTEIN (E-JOURNAL)
EINSTEIN (e-Journal) is a journal managed by the Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Medan. This journal is published three times a year (February, June, and October). EINSTEIN (e-Journal) is a scientific journal that publishes articles from the fields of physics. Various topics of physics articles that can be accepted in this journal are: Theoretical Physics Earth Physics Material Physics Instrumentation Physics Computational Physics Applied Physics
Articles 287 Documents
MENENTUKAN POSISI IKAN DAN KEDALAMAN DANAU TOBA DIDAERAH PARAPATKECAMATAN GIRSANG SIPANGAN BOLON KABUPATEN SIMALUNGUNPROVINSI SUMATERA UTARA DENGAN METODE SONAR Debora Yunika Sitepu; Juniar Hutahean
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 3 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.672 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v6i3.12109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi posisi ikan di daerah Danau Toba kedalaman berapa ikan ditemukan menggunakan Garmin Aquamap 80xs, untuk mengetahui kedalaman agar dapat membuat tanda wilayah wisata bagi para perenang guna keselamatan pariwisatawan. Berdasarkan analisis nilai pemetaan penelitian ini menggunakan Metode peneliti menetukan lokasi penelitian, peneliti mempersiapkan alat yang digunakan terlebih dahulu menghubungkan alat-alat yang diperlukan, teknik pengambilan data peneliti menggunakan sensor dengan sonar tersebut diletakkan di samping kapal sehingga terkena air dan menentukan lintasan , analisis data dan interprestasi data peneliti melakukan dari hasil lapangan tiap titik lintasan maka peneliti terlebih dahulu mentransfer data dari Gps ke labtop dengan menggunakan BaseCame Map. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah pantai bebas Danau Toba terdapat populasi ikan yang paling banyak pada posisi E98 56.105’ N2 40.069’ dari kedalaman 221.9m terdapat posisi ikan dalam kedalaman 100m  pada suhu 26,4  , pada titik ke-7,  dan zona aman renang bagi para wisatawan menjelaskan bahwa pemetaan didaerah pantai bebas memiliki kedalaman 4 meter sampai 10,3 meter dari jarak 2 meter dari pinggir pantai pada bujur 40.000 lintang 56.000, layak untuk berenang. Berdasarkan hasil penelitian ini daerah pantai bebas dihimbau kepada Dinas Pariwisata supaya membuat batas-batas zona aman renang karena jarak 10 meter dari pinggir pantai kedalaman Danau toba tidak teratur atau kedalaman Danau tidak dangkal.Kata Kunci : Sensor Sonar, Posisi Ikan, Zona Aman Renang
PENGARUH PENAMBAHAN STYROFOAM PADA PEMBUATAN BETON RINGAN MENGGUNAKAN PASIR MERAH LABUHAN BATU SELATAN Denria Sitindaon; Mukti Hamjah Harahap
EINSTEIN (e-Journal) Vol 2, No 3 (2014): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.486 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v2i3.5317

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan styrofoam terhadap nilai kuat tekan, daya serap dan massa jenis beton. Butiran styrofoam ini digunakan dengan pertimbangan dapat menjadikan beton lebih ringan namun memiliki kekuatan yang cukup untuk menerima tekanan yang diberikan. Mutu beton yang direncanakan ialah K-175 pada umur 28 hari. Pengujian massa jenis, daya serap dan kuat tekan beton dilakukan pada umur 28 hari, masing-masing 3 benda uji untuk satu variasi dengan sampel berbentuk kubus dengan ukuran 15 cm × 15 cm × 15 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan styrofoam sebagai bahan tambah pada campuran beton dapat membuat beton menjadi lebih ringan dalam penlitian ini diperoleh nilai terbaik pada komposisi styrofoam 16% dengan nilai kuat tekan rata-rata 14,16×106N/m2, massa jenis 1,89x103, serta daya serap air sebesar0,36%. Kata Kunci : Massa jenis, kuat tekan, mutu beton
Pengaruh campuran nanopartikel Abu Boiler Kelapa Sawit (ABKS) dan carbon black terhadap sifat mekanik kompon karet Linda Rahmadhani Harahap; Nurdin Bukit
EINSTEIN (e-Journal) Vol 8, No 1 (2020): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.128 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v8i1.14125

Abstract

Telah dilakukan penelitian pencampurab Abu Boiler Kelapa Sawit (ABKS) dan carbon black sebagai bahan pengisi kompon karet dengan tujuan memperbaiki sifat mekanik kompon karet yang meliputi kekerasan, kekuatan tarik,perpanjangan putus, dan uji penggembungan (swelling), Filler yang digunakan untuk membuat kompon karet yaitu nanopartikel ABKS dan carbon black dengan variasi komposisi (0/0,0/100,30/70,40/60,50/50,60/40,70/30 dan 100/0) % berat.Pembuatan kompon karet dilakukan dengan menggiling karet SIR-20 ,kemudian mencampurkan dengan bahan kimia,nanopartikel ABKS dan carbon black didalam open mill. Setelah itu karet dicetak dengan ukuran 15 cm x 15 cm pada suhu 45 C . Komposisi terbaik sifat mekanil kompon karet untuk uji tarik diperoleh nilai kuat taruk pada komposisi bahan berpengisi 70/30 yaitu 2,5 MPa, Perpanjangan putus pengisi 70/30 yaitu 140%. Uji kekerasan komposisi 30/70 yaitu 57 Shore A, .Hasil uji swelling kompon yaitu bahan berpengisi 0/100 yang mengalami pengembangan sebesar 14% selama 72 jam.
Pengukuran Intrusi Air Laut Pada Sumur Gali Dengan Konduktivitimeter Di Desa Pematang Guntung Kecamatan Teluk Mengukudu Kabupaten Serdang Bedagai Hotdon Saut Parulian Naibaho; Rappel Situmorang
EINSTEIN (e-Journal) Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.544 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7876

Abstract

Telah dilakukan penelitian Pengukuran Intrusi Air Laut pada Sumur Gali dengan Konduktivitimeter di Desa Pematang Guntung Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai, serta mengetahui tingkat Daya Hantar Listrik (DHL) air sumur gali di Desa Pematang Guntung. Penelitian dilakukan dengan metode konduktivitas listrik. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil sampel air laut sebanyak 5 sampel dan sampel air sumur gali sebanyak 20 sampel. Pengambilan sampel air laut dimulai dari titik acuan (garis pantai) hingga air laut murni sedangkan sampel air sumur gali dimulai dari sumur yang terdekat dari titik acuan (garis pantai). Hasil penelitian menunjukkan bahwa air sumur gali Desa Pematang Guntung terintrusi air laut. Sampel yang terintrusi tinggi terdapat pada sumur gali 13 sebesar 1119,85 µmho/cm,25°C yang berada pada kedalaman 5 m dan jarak 5258 m dari garis pantai, sedangkan sampel yang terintrusi rendah terdapat pada sumur gali 9 sebesar 200,36 µmho/cm,25°C yang berada pada kedalaman 4 m dan jarak 4933 m dari garis pantai. Jarak sumur gali dari titik acuan dan kedalaman sumur gali berpengaruh nyata terhadap Daya Hantar Listrik, dengan koefisien determinasi  atau 20% dari data yang diperoleh. Kata Kunci : Intrusi Air Laut, Daya Hantar Listrik dan Konduktivitimeter
ANALISIS UJI MEKANIK BETON DENGAN PENGGUNAAN AIR SODA ALAMI ASAL TARUTUNG Ryvaldo Harianja; Abdul Rais
EINSTEIN (e-Journal) Vol 9, No 3 (2021): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1162.315 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v9i3.28902

Abstract

Beton merupakan material bangunan yang paling banyak digunakan dalam kegiatan konstruksi, baik pada konstruksi bangunan gedung, jalan maupun konstruksi bangunan air. Salah satu keunggulan beton yaitu ketahanan beton terhadap tekanan dan bertahan lama (durability). Dalam penelitian ini, peneliti mencoba mengamati dampak dari adanya gas CO2 dan kadar silika yang terdapat pada air soda alami asal Tarutung yang digunakan untuk menggantikan air campuran beton terhadap daya serap air dan kuat tekan beton itu sendiri. Pengujian daya serap air dan kuat tekan beton dilakukan pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terjadi penurunan daya serap air dan peningkatan kuat tekan beton. Peningkatan terjadi hingga penggunaan air soda 8%. Kuat tekan yang didapat dengan penggunaan air soda 8% yaitu sebesar 25.90 Mpa, mengalami peningkatan sebesar 1,23% dibandingkan dengan kuat tekan beton normal. Ini dikarenakan CO2 bereaksi secara optimal dengan kapur bebas pada beton, hasil reaksi berupa kalsium karbonat yang bersifat keras dan mengurangi permeabilitas permukaan beton. Dari hasil uji Scanning  Electron Microscope (SEM) beton dengan penggunaan air soda alami asal Tarutung sebagai pengganti air biasa terhadap strukur mikro tidak terlalu berbeda apabila dibandingkan dengan beton normal. Beton normal memiliki pori-pori yang lebih sedikit namun dengan diameter yang lebih besar. Sedangkan pada beton yang menggunakan air soda alamimemiliki pori-pori yang lebih banyak namun dengan diameter yang lebih kecil.  Sehingga air soda alami asal Tarutung dapat juga digunakan sebagai beton struktural.
Simulasi Prediksi Curah Hujan Bulanan Di Kota Medan Menggunakan Metode Regresi Linier Berganda Azhari Azhari
EINSTEIN (e-Journal) Vol 3, No 2 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.041 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v3i2.12346

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang simulasi prediksi curah hujan bulanan di kota Medan menggunakan metode regresi linier berganda. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi nilai curah hujan bulanan di Kota Medan menggunakan variabel prediktor suhu udara, kelembaban udara, tekanan udara, kecepatan angin, dan lamanya penyinaran matahari. Prediksi terdiri dari 5 buah yaitu prediksi 1 (data inputan 1982-2001) digunakan untuk memprediksi curah hujan bulanan dari tahun 2002-2011. Prediksi 2 (data inputan 1983- 2002) digunakan untuk memprediksi curah hujan bulanan dari tahun 2003-2011. Prediksi 3 (data inputan 1983-2002) digunakan untuk memprediksi curah hujan bulanan dari tahun 2004-2011. Prediksi 4 (data inputan 1985-2004) digunakan untuk memprediksi curah hujan bulanan dari tahun 2005-2011. Prediksi 5 (data inputan 1986-2005) digunakan untuk memprediksi curah hujan bulanan dari tahun 2006-2011. Hasil prediksi dan observasi yang didapat menunjukkan terdapat kesalahan rata-rata terkecil terjadi pada bulan Agustus dan rata-rata kesalahan terbesar terjadi pada bulan Juni.Kata Kunci : prediksi, curah hujan bulanan, metode regresi linier berganda
INVESTIGASI PENGARUH VARIASI CODOPING Mn/Fe TERHADAP STRUKTUR KRISTAL ZnO Ridwan Yusuf Lubis; Miftahul Husnah; Lailatul Husna Br Lubis
EINSTEIN (e-Journal) Vol 11, No 1 (2023): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.999 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v11i1.42754

Abstract

Dilute Magnetic Semiconductors (DMSs) telah menarik banyak perhatian para peneliti sebagai bahan optoelektronik dan spintronik. ZnO merupakan bahan semikonduktor yang bagus sebagai kandidat dalam pembuatan DMS. Logam transisi Mn dan Fe sangat bagus digunakan sebagai doping dalam upaya meningkatkan sifat magnetiknya. Sintesis dari Zn0,98-xMnxFe0,02O dengan material ZnO dicampur dengan codoping Mn/Fe dengan metode solid strate reaction menggunakan shaker milling selama 15 menit, kemudian dilanjutkan dengan pencetakan dan sintering dengan suhu 500oC selama 4 jam. Pengaruh codoping Mn/Fe di investigasi menggunakan XRD. Hasil dari XRD menunjukkan struktur hexagonal wurtzite, Intensitas diffraksi dan parameter kisi a dan c mengalami penurunan dan sudut puncak diffraksi 2θ bergerak kesudut yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa ion Mn/Fe tersubtitusi kedalam matriks ZnO tanpa mengubah strukturnya. Dengan meningkatnya konsentrasi codpoing Mn/Fe diyakini akan mempengaruhi sifat magnetnya.
PEMBUATAN NANO PARTIKEL TIO2 MENGGUNAKAN SURFAKTAN CTAB DAN PEG 6000 Yohanna Lestari; Nurdin Bukit
EINSTEIN (e-Journal) Vol 10, No 3 (2022): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.919 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v10i3.39508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nanopartikel TiO2 serta penambahan surfaktan Cetyl Trimethyl Ammonium Bromide (CTAB) dan Polietilen Glikol (PEG) -6000 . Dalam penelitian ini proses pembuatan TiO2 , TiO2 –CTAB , dan TiO2 -PEG-6000 serta TiO2-CTAB -PEG-6000 menjadi nanopartikel menggunakan metode sol gel, dari bahan TiCl3. TiO2 yang diperoleh dikarakterisasi menggunakan XRD dan SEM Dari hasil analisis XRD diperoleh ukuran diameter kristal masing masing sebesar 30,12 nm ,35,66 nm ,36,12 nm dan 21,57 nm dengan fase rutile dan kandungan senyawa yang dominan dari hasil sintesis adalah TiO2. Sedangkan hasil SEM menunjukkan bahwa morfologi nanopartikel TiO2 distribusi yang homogen.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI CAMPURAN TERHADAP KEKUATAN BATU BATA Deslina Zebua; Karya Sinulingga
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 2 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.031 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v6i2.12076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan komposisi terbaik batubata menggunakan abu sekam padi dengan tanah liat  terhadap kuat tekan, daya serap air, massa jenis batu bata serta mengetahui struktrur kristal dan fase-fase pengisi pada batu bata. Metode penelitian ini dilakukan dengan menambahkan abu sekam padi (0%, 2%, 4%, 6%, 8% ) dengan tanah liat campuran yang homogen. Penelitian ini dilakukan pencetakan, pengeringan alami selama 14 hari, pembakaran secara tradisional selama 3 x 24 jam, dan pendinginan batu bata selama 3 x 24 jam. Berdasarkan standarisasi SII-0021-1978 batu bata merah kuat tekan batu bata penambahan abu sekam padi 2%, 4%, dan 6% mendekati standar mutu kelas 50 sebesar 5.0 MPa dibandingkan tanpa menggunakan abu sekam padi. Penambahan abu sekam padi sebanyak 8% ternyata menunjukkan daya serap air lebih tinggi dengan nilai section rate yang diijinkan 20 gr/dm2/menit di bandingkan batu bata dengan abu sekam padi 0%, 2%, 4%, dan 6% dengan lama perendaman selama 6 menit. Dari data pengujian massa jenis batu bata dengan menambahkan abu sekam padi pada tanah liat menunjukkan bahwa semakin banyaknya campuran abu sekam padi maka semakin menurunnya massa jenis batu bata. Hasil analisis X-Ray Difraction penambahan 2% abu sekam padi atau tanpa menggunakan abu sekam padi pada tanah liat memiliki fase dominan SiO2 (Quartz) dengan stuktur Kristal trigonal (hexagonal axes).Kata Kunci : Batu bata, Abu Sekam Padi, Massa Jenis, Daya Serap Air, Kuat Tekan, X-Ray Difraction.
Karakteristik Beton Dari Pasir MerahLabuhan Batu Selatan Pasca Bakar Lorentina Limbong; Mukti Hamzah Harahap
EINSTEIN (e-Journal) Vol 2, No 2 (2014): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.808 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v2i2.5275

Abstract

Penelitian karakteristik beton yang menggunakan pasir merah Labuhan Batu Selatan pasca bakar dilakukan pada bulan Mei-Juni 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pembakaran beton yang menggunakan pasir merah terhadap kuat tekan, kuat lentur dan pola keretakan beton.Pada penelitian ini dibuat variasi komposisi pasir merah sebesar 25%, 37,5, 50%, 62,5, dan 75% dari berat agregat halus yang digunakan kemudian dilakukan pembakaran pada mesin furnance pada suhu 190⁰C, 195⁰C, dan 200⁰C dengan waktu penahanan selama 1 jam. Setelah itu, proses pembakaran dihentikan lalu direndam ke dalam air selama ± 4 menit, kemudian didiamkan selama 24 jam dengan temperatur ruangan di dapat kuat tekan beton pasca bakar pada tiga variasi suhu dengan komposisi 25%-75% di dapatkan hasil paling optimal pada campuran komposisi pasir merah 50% sekitar 25,0 MPa. Dan juga di dapat kuat lentur optimal pada campuran komposisi 50% pasir merah sebesar 17,6 MPa.  Pola keretakan beton dengan komposisi penambahan pasir merah 25%-62,5% menunjukkan tidak adanya retakan dan pada komposisi tertinggi campuran pasir merah 75% tampak terlihat retakan sedikit. Kata Kunci: Beton, Uji Kuat Tekan, Uji Kuat Lentur, Pola Keretakan

Page 4 of 29 | Total Record : 287