cover
Contact Name
Budiman Nasution
Contact Email
j.einstein@unimed.ac.id
Phone
+6281269983607
Journal Mail Official
j.einstein@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. William Iskandar Ps. V, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
EINSTEIN (E-JOURNAL)
EINSTEIN (e-Journal) is a journal managed by the Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Medan. This journal is published three times a year (February, June, and October). EINSTEIN (e-Journal) is a scientific journal that publishes articles from the fields of physics. Various topics of physics articles that can be accepted in this journal are: Theoretical Physics Earth Physics Material Physics Instrumentation Physics Computational Physics Applied Physics
Articles 287 Documents
Identifikasi Sebaran Situs Purbakala Di Desa Lobu Tua Kabupaten Tapanuli Tengah Dengan Menggunakan Metode Geolistrik Dan Penginderaan Jauh Indriani Sutama; Muhammad Kadri
EINSTEIN (e-Journal) Vol 5, No 1 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.384 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v5i1.7227

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan memanfaatkan Resistivitas bawah permukaan dan memanfaatkan citra satelit Landsat 8 OLI dengan tujuan untuk menentukan penyebaran resistivitas bawah permukaan bumi secara vertikal dan horizontal serta memetakan permukaan daerah bersejarah di Desa Lobu Tua menggunakan metode Geolistrik konfigurasi Schlumberger dan Penginderaan Jauh. Data pengukuran dilapangan diolah untuk mendapatkan gambar penampang kontur nilai resistivitas perlapisan dan penyebaran batuan dengan menggunakan software Res2Dinv dan untuk penginderaan jauh yang memanfaatkan data citra satelit landsat 8 OLI Path 129 Row 58. Data diolah menggunakan software Envi 4.7 dan ArcGIS 10.0  untuk memperoleh peta permukaan daerah Lobu Tua. Hasil penelitian menunjukkan adanya anomali batuan andesit sebagai batuan penyusun situs purbakala dengan nilai resistivitas 1313 Ωm – 1820 Ωm. keberadaan batuan andesit bervariasi pada kedalaman 5 meter sampai 25 meter dan jarak 20 meter  sampai 140 meter. struktur lapisan pada setiap lintasan terdapat lapisan alluvium yang terdiri dari pasir dan kerikil dengan nilai resistivitas 44,8 Ωm – 1059 Ωm. berdasarkan data penginderaan jauh diketahui daerah Lobu Tua didominasi oleh endapan batuan alluvium dengan kemiringan lereng 0 – 0.6%.Kata Kunci: Geolistrik, Res2Dinv, Citra Satelit, Envi 4.7, ArcGIS 10.0, andesit, alluvium
Karakterisasi Nano Partikel Zeolit Alam Sebagai Filler Aluminium Dengan Menggunakan Metode Kopresipitasi Dewita AR; Nurdin Siregar
EINSTEIN (e-Journal) Vol 10, No 1 (2022): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.857 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v10i1.27275

Abstract

Sintesis dan karakterisasi nano partikel zeolit bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variasi suhu pembakaran terhadap struktur morfologi, bentuk kristalnya, fasa yang terbentuk serta kekerasan campuran antara nanozeolit terbaik dengan alumunium. Zeolit kemudian dibakar didalam furnance selama 2 jam dengan suhu divariasikan 3500C, 4500C, 5500C, dan 6500C. Zeolit kemudian dimilling selama 2 jam dengan putaran 400 rpm dan diayak dengan ayakan 200 mesh sehingga menghasilkan powder zeolit. Nano zeolit disintesis menggunakan metode kopresipitasi dengan larutan HCL 1 M dan NaOH 1 M. Sedangkan metode pencampuran nanozeolit dengan aluminium dilakukan metode metalurgi serbuk. Sedangkan metode pencampuran nanozeolit dengan alumunium dilakukan metode metalurgi serbuk. Hasil X-Ray Diffraction (XRD) ke empat sampel memiliki panjang gelombang sebesar 1.540600 Å dengan parameter kisi a dan c. Ukuran partikel pada suhu 3500C sebesar 65,77 nm, pada suhu 4500C sebesar 69,08 nm, dan pada suhu 5500C sebesar 69,08 nm, sedangkan pada suhu 6500C sebesar 53, 32 nm. Dengan persamaan Scherer diperoleh ukuran kristal rata-rata zeolit adalah 74 nm. Dari analisis SEM, diperoleh keempat morfologi nanozeolit menunjukkan butiran yang kurang rapat. Dari hasil pengujian kekerasan alumunium dengan nanozeolit menunjukakan nilai kekerasan maksimum 81,6 kgf/mm.
PENGARUH WAKTU TAHAN KALSINASI FILM TIPIS ZNO TERHADAP EFISIENSI DSSC (DYE SENSITIZIED SOLAR CELL) YANG MENGGUNAKAN DYE DARI BUAH NAGA MERAH Sri Karina Pinem; Nurdin Siregar
EINSTEIN (e-Journal) Vol 5, No 3 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.887 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v5i3.12009

Abstract

Salah satu energi alternatif yang mempunyai potensi sumber energi yang sangat besar untuk mencegah terjadinya krisis energi namun sering kali terabaikan adalah sinar matahari. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan prototype dalam mengkonversi energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Penelitian mengenai dye sensitized solar cell dilakukan dengan dye dari ekstrak buah naga merah sebagai sumber energi alternatif dari tenaga surya. Dye sensitized solar cell (DSSC) dibuat dengan menggunakan semikonduktor ZnO yang dilapiskan pada kaca konduktif Fluorine Doped Tin Oxide (FTO) dan dikalsinasi dengan variasi waktu tahan 15 menit, 30 menit dan 45 menit dengan temperatur tetap yaitu 550°C. Lapisan ZnO  pada substrat dikarakterisasi dengan menggunakan SEM dan XRD. Densitas arus dan voltase maksimum diperoleh pada variasi waktu tahan 30 menit dengan temperatur 550°C yaitu sebesar 0,611 mA/cm2 dan 1114 mV. Efisiensi maksimum yang diperoleh sebesar 0,146%.Kata Kunci : Dye Sensitized Solar Cell, Temperatur Kalsinasi, Waktu Tahan Kalsinasi, Buah Naga Merah, Zn
STUDI PEMBUATAN BRIKET ARANG DARI TANAH GAMBUT SEBAGAI SOLUSI PRAKTIS PENGGANTI KAYU BAKAR Henok Siagian; Edi Surata Ginting
EINSTEIN (e-Journal) Vol 1, No 1 (2013): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.94 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v1i1.5054

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah : (1). Untuk membuat briket arang dari tanah gambut Lintongnihuta (2). Untuk mengetahui nilai kalor briket arang tanah gambut Lintongnihuta yang dibuat dengan variasi massa bahan perekat, lama pengeringan dan tekanan  (3). dan Untuk mengetahui perbandingan nilai kalor briket arang gambut dengan nilai kalor standard Jepang. Bahan dasar pembuatan briket arang ini adalah tanah gambut yang berasal dari Lintongnihuta dengan memakai bahan perekat tepung tapioka. Cara pembuatannya, tanah gambut dibakar selama 5-6 jam di dalam drum pembakaran hingga menjadi arang kemudian didinginkan selama 8 jam dan setelah jadi arang diayak hingga ukuran 100 mesh. Metode pembuatan briket : Arang yang sudah diayak dicampur perekat adonan tepung tapioka dengan perbandingan (122,5 : 2,5) gram ; (120,0 : 5,0) gram ; (117,5 : 7,5) gram, kemudian dicetak pakai mesin hidrolik dengan variasi tekanan 9 ton dan 7 ton, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari dengan variasi 1 hari, 3 hari dan 5 hari. Setelah briket arang kering dilakukan pengujian nilai kalor dengan menggunakan kalorimeter bom. Hasil penelitian diperoleh bahwa : Nilai kalor briket arang tanah gambut Lintong-nihuta yang dicampur perekat tepung tapioka dipengaruhi oleh variasi tekanan dan lama pengeringan. Semakin besar tekanan yang diberikan pada saat pencetakan briket semakin tinggi nilai kalornya dan semakin lama pengeringan briket semakin tinggi juga nilai kalornya. Nilai kalor tertinggi diperoleh pada perbandingan briket arang tanah gambut dengan perekat (122,5 : 2,5) gram dengan   tekanan 9 ton dan lama pengeringan 5 hari sebesar 6712,54 kal/gr. Nilai kalor briket arang tanah gambut Lintongnihuta memenuhi standar kalor briket Jepang 6000-7000 kal/gr. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa briket arang tanah gambut Lintongnihuta dapat dipakai sebagai pengganti kayu bakar untuk keperluan rumah tangga.
DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) MENGGUNAKAN FILM TIPIS ZNO:B DAN EKSTRAK DYE DARI UBI UNGU Nurdin Siregar; Nurhabibah Purba; Motlan Motlan
EINSTEIN (e-Journal) Vol 7, No 1 (2019): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.318 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v7i1.12485

Abstract

Prototype DSSCdoping boron 2,5% telah berhasil disintetis dengan metode sol-gel spin coating. Penelitian mengenai dye sensitized solar cell (DSSC) dilakukan dengan menggunakan dye dari ekstrak ubi ungu, larutan elektrolit mosalyte dan elektroda lawan berupa platina. Elektrode kerja yaitu ZnO doping boron yang dideposisikan pada kaca konduktif ITO (Indium Tin Oxide). Variasi konsentrasi doping  adalah 2.5% dengan menggunakan boron lemah yaitu boric acid (H3BO3). Lapisan film tipis ZnO:B dikarakterisasi dengan menggunakan SEM, XRD, UV-Vis Spektrometer, dan FTIR. Berdasarkan karakterisasi UV-Vis, diperoleh nilai absorbansi larutan dye ubi ungu adalah 0,67 a.u pada panjang gelombang 515 nm.  Nilai energi gap dari film tipis ZnO:B 2,5% adalah 3,161 eV. Nilai ukuran kristal yang diperoleh yaitu 29 nm. Efisiensi DSSC pada konsentrasi doping boron 2,5% adalah sebesar 0,118%.Kata Kunci : Dye Sensitized Solar Cell, Boric acid, Indium Tin Oxide, Mosalyte, ZnO:B, Boron
PENENTUAN STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN TANAH DAERAH POTENSI PANAS BUMI DENGAN METODE GEOMAGNETIK DI TINGGI RAJA KABUPATEN SIMALUNGUN Awaliyatun F.Z.; Juniar Hutahean
EINSTEIN (e-Journal) Vol 3, No 1 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.311 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v3i1.5444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana struktur bawah permukaan dan untuk menentukan jenis batuan berdasarkan suseptibilitas anomalinya di daerah sumber air panas Tinggi Raja Desa Dolok Marawa Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun.Posisi daerah sumber air panas terletak pada koordinat 476212 N – 476370 N dan 347890 E – 347780 E. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode magnetik. Pengukuran data magnetik ini menggunakan alat yang disebut PPM (Proton PrecessionMagnetometer). Dan titik koordinat dapat diketahui dari hasil pembacaan GPS (Global Position System). Dengan menggunakan alat ini akan diperoleh berupa data medan magnet utama bumi, variasi medan magnet bumi yang berhubungan dengan kerentanan magnet batuan. Data magnetik yang diperoleh dikurangi dengan nilai variasi harian utuk mendapatkan nilai koreksi hariannya. Untuk desain survei pengukuran metode magnetik dilakukan secara acak dengan jumlah titik ukur 60 titik dan pengolahan data anomali magnet total dilakukan dengan menggunakan program Surfer11. Untuk mendapatkan penampang anomali digunakan program Mag2dc For Windows.Hasil pengukuran magnetik menunjukan adanya variasi kuat medan magnet disetiap titik dengan nilai intensitas magnet terendah sebesar 41909,44 nT terdapat pada titik 30 pada posisi 476342 N dan 347905 E. Dan harga intensitas magnet tertinggi sebesar 41948,77 nTdi titik 7 pada posisi 476250 N dan 347868 E. Dari hasil interpretasi kualitatif, nilai anomali magnetik berada pada -11,8533 nT sampai 34,6033 nT sedangkan hasil interpretasi kuantitatif pemodelan AA’ menunjukan adanya batuan sedimen dan kalsit, dengan nilai suseptibilitas -0,002; 0,006; 0.002; dan 0,015. Kata Kunci : Geomagnetik, Anomali Magnetik, Suseptibilitas
Penentuan Tingkat Intrusi Air Laut Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner Schlumberger Dan Konduktivitimeter Di Daerah Situs Kota Cina Nanda Rahmadani; Rita Juliani
EINSTEIN (e-Journal) Vol 8, No 2 (2020): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.135 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v8i2.14196

Abstract

Telah dilakukan penelitian penentuan tingkat intrusi air laut menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi wenner schlumberger dan konduktivitimeter di daerah Situs Kota Cina dengan tujuan mengetahui struktur bawah permukaan dan nilai daya hantar listrik, suhu, pH, serta salinitas. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode geolistrik tipe ARES-D4.vv4, SN : 0609134 konfigurasi  wenner Schlumberger dan panjang lintasan 75 meter dengan jarak antar elektroda 5 meter. Analisis data geolistrik menggunakan Software Res2Dinv untuk mendapatkan nilai resistivitas model penampang dua dimensi (2D), dan alat konduktivitimeter untuk mendapatkan nilai daya hantar listrik, suhu, pH, serta salinitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai resistivitas terendah 0,525 Wm dan tertinggi 10,74 Wm yang didominasi lapisan air tanah, lempung, pasir dan kerikil yang terendam air laut Nilai Daya Hantar Listrik (DHL), suhu, pH, dan salinitas air sumur gali di Kota Cina diperoleh yaitu nilai DHL 202,69μmho/cm, dengan salinitas 78,71 mg/L, pH 7,43, dan suhu 28,43oC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan kota cina telah terintrusi sedikit. Kata Kunci: Geolistrik, Res2Dinv, Kota Cina, , Intrusi Air Laut, DHL
Pengujian Sifat Mekanik Komposit Polypropilena (Pp) Daur Ulang Dengan Filler Serat Tanaman Lidah Mertua (Sansevieras Trifasciata) Lisbet Lumban Gaol; Motlan Motlan
EINSTEIN (e-Journal) Vol 4, No 3 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.576 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v4i3.6208

Abstract

Telah di lakukan penelitian pengujian sifat mekanik komposit yang menggunakan matriks polypropilena dengan filler serat tanaman lidah mertua (Sansevieras Trifasciata) yang bertujuan untuk membuat komposit polipropilena daur ulang dengan menggunakan serat tanaman lidah mertua serta mengetahui sifat mekanik uji tarik dan uji lentur dari komposit tersebut. Pada penelitian sebelumnya telah dilakukan penelitian tentang “ Sifat mekanik Komposit Polipropilena Daur Ulang Dengan Filler Serat Pandan Duri” (Ramotan, 2011). Dengan memvariasikan massa serat diperoleh nilai kekuatan tarik terbesar adalah komposit pada perbandingan fraksi massa (12,5:87,5)%, dengan tegangan maksimum  rata rata 9,63 MPa, komposit yang memiliki kekuatan lentur terbesar adalah papan komposit tanpa serat dengan kekuatan lentur maksimum rata-rata 0,53 MPa. Kekuatan lentur yang lebih baik adalah pada perbandingan (2.5:92,5)% dengan kekuatan lentur maksimum  rata-rata (UFSmaks) sebesar 0,43 MPa, perbandingan massa (7,5: 92,5)% memiliki kuat tarik dan lentur yang rendah. Maka saya tertarik untuk melakukan penelitian yang menggunakan matriks PP dengan filler tanaman lidah mertua. Dari hasil pengujian tarik diperoleh nilai terbesar (σmaks) pada komposit polypropilena dengan serat daun lidah mertua sebesar 26,61MPa yang terdapat pada perbandingan (20:80)% sedangkan nilai terendah (σmin) sebesar 14,54Mpa yang terdapat pada perbandingan (40:60)%. Dari hasil pengujian lentur diperoleh nilai terbesar ( ) pada komposit polypropilena dengan serat daun lidah mertua sebesar MPa yaitu pada perbandingan (0:100)% sedangkan nilai terendah ( ) pada komposit polypropilena dengan serat daun lidah mertua sebesar MPa yaitu terdapat pada perbandingan (60:40)%. Pencampuran yang baik antara matriks dengan filler yang digunakan sangat mempengaruhi nilai kekuatan tarik dan nilai kekuatan lentur. Kata Kunci : Sifat Mekanik, Polypropilena (Pp), Tanaman Lidah Mertua (Sansevieras Trifasciata)
PENGARUH SUHU PRE-HEATING TERHADAP MIKROSTRUKTUR DAN SIFAT OPTIK FILM TIPIS ZnO DENGAN METODE SOL-GEL SPIN COATING Rotua Fetricia Silitonga; Nurdin Siregar
EINSTEIN (e-Journal) Vol 10, No 1 (2022): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.366 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v10i1.32641

Abstract

Telah berhasil dilakukan pembuatan film tipis ZnO dengan variasi suhu pre-heating (1500C, 1750C, 2000C, 2250C dan 2500C) dengan menggunakan metode sol-gel spin coating. Film tipis ZnO dikarakterisasi dengan XRD, SEM-EDS, UV-Vis, dan FTIR. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa struktur kristal semua sampel berbentuk wurtzite hexagonal dengan ukuran kristal berturut-turut 23,8; 19,4; 23,4;  25,1 dan 25,2 nm. Analisis SEM menunjukkan distribusi partikel yang menutupi substrat tanpa crack dan hasil EDS mengonfirmasi keberadaan unsur-unsur Zn dan O. Hasil karakterisasi spektrofotometri UV-Vis semua sampel menunjukkan nilai absorbansi yang menurun tajam dan nilai transmitansi yang meningkat tajam pada rentang panjang gelombang 350-400 nm. Nilai transmitansi tertinggi pada daerah cahaya tampak yaitu 82,3% pada suhu pre-heating 2500C. Lebar celah pita energi berturut-turut 3,267; 3,259; 3,258; 3,257 dan 3,256 eV. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan terbentuknya ikatan Zn-O pada semua sampel berturut-turut pada bilangan gelombang 574,79 cm-1; 570,92 cm-1; 576,22 cm-1; 574,79 cm-1 dan 574,79 cm-1.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANO PARTIKEL SILIKA DARI ABU AMPAS TEBU SEBAGAIFILLER ALUMINIUM Doli Bonardo Hasan; Karya Sinulingga
EINSTEIN (e-Journal) Vol 5, No 2 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.571 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v5i2.11839

Abstract

Sintesis dan karakterisasi nano partikel silika dari abu ampas tebu bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variasi suhu pembakaran awal terhadap struktur morfologi, ukuran partikel dan kristalnya, fasa yang terbentuk serta kekuatan tarik campuran antara nanosilika terbaik dengan aluminium. Abu ampas tebu kemudian dibakar didalam furnace selama 2 jam dengan suhu divariasikan 300oC, 400oC, 500oC dan 600oC. Selanjutnya sampel dimillingselama 4 jam dengan kecepatan 250 rpm. Nanosilika disintesis menggunakan metode kopresipitasi dengan larutan HCl 1 M dan NaOH 1 M. Sedangkan metode pencampuran aluminium dengan nanosilika menggunakan metode metalurgi serbuk. Dari analisis XRD, keempat sampel memiliki fasa silika dan garam sebagai fasa pengotor. Kenaikan suhu pembakaran awal, menyebabkan menurunnya ukuran kristal yaituyang terbesar 78,43 nm (300oC), dan yang terkecil 34,72 nm (600oC). Dari hasil PSA menunjukkan ukuran partikel nanosilika terbesar 245,5 nm (300oC), dan terkecil 38,9 nm (600oC). Dari analisis SEM, diperoleh keempat morfologi nanosilika menunjukkan butiran yang kurang rapat. Dari pengujian UTM, diperoleh modulus young campuran aluminium dengan nanosilika sebesar 1769,4 Mpa.Kata Kunci: Abu Ampas Tebu, Suhu Pembakaran Awal, Metode Kopresipitasi, Nanosilika

Page 6 of 29 | Total Record : 287