cover
Contact Name
Jeperson Hutahaean
Contact Email
jepersonhutahean@gmail.com
Phone
+6281266157563
Journal Mail Official
jepersonhutahean@gmail.com
Editorial Address
https://ejurnal.bangunharapanbangsa.com/index.php/sasana/about/editorialTeam
Location
Kab. batu bara,
Sumatera utara
INDONESIA
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 29625866     DOI : https://doi.org/10.56854/sasana.v1i2
Core Subject : Religion, Education,
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam merupakan jurnal ilmiah di bidang Pendidikan Agama Islam yang diterbitkan oleh Bangun Harapan Bangsa. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dan pengembangan, kajian serta pemikiran kritis tentang Pendidikan Islam. Penyebarluasan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dalam praktik secara nyata oleh stakeholder terkait dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan untuk tujuan pendidikan. Dengan E-ISSN: 2962-5866 dan SK 0005.29625866/K.4/SK.ISSN/2022.09
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1: Agustus 2022" : 5 Documents clear
Model Pembelajaran Ekstrakurikuler Berbasis Kecakapan Hidup (Life Skills) Eko Cahyono, Aris
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1: Agustus 2022
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.47 KB) | DOI: 10.56854/sasana.v1i1.45

Abstract

Life skill erat kaitannya dengan kecakapan atau kemampuan yang diperlukan sesorang agar menjadi independen dalam kehidupan. Pendidikan life skills mengorientasikan siswa untuk memiliki kemampuan dan modal dasar agar dapat hidup mandiri dan survive di lingkungannya. Pendidikan life skills diperlukan dan mendesak untuk diterapkan di Indonesia karena muatan kurikulum di Indonesia cenderung memperkuat kemampuan teoritis-akademik (academic skills). Pembelajaran life skills merupakan salah satu alternatif sebagai upaya mempersiapkan peserta didik agar memiliki sikap dan kecakapan hidup sebagai bekal bagi kehidupannya kelak melalui sebuah kegiatan pembelajaran yang aktif, kreatis dan menyenangkan. Kegiatan ekstra kurikuler dalam pendidikan dimaksudkan sebagai jawaban atas tuntutan dari kebutuhan anak didik, membantu mereka yang kurang, memperkaya lingkungan belajar dan memberikan stimulasi kepada mereka agar lebih kreatif. Suatu kenyataan bahwa banyak kegiatan pendidikan yang tidak selalu dapat dilakukan dalam jam-jam sekolah yang terbatas itu, sehingga terbentuklah perkumpulan anak-anak diluar jam sekolah yang dianggap dapat menampung dan memenuhi kebutuhan serta minat mereka. Kecakapan hidup (life skills) dapat difahami sebagai usaha untuk membantu dan membimbing aktualisasi potensi peserta didik untuk mencapai sejumlah kopetensi, baik berupa pengetahuan, keterampilan sikap dan nilai, yang mengarah pada kemampuan memecahkan permasalahan hidup, menjalani kehidupan secara mandiri dan bermartabat, serta proaktif dalam mengatasi masalah
Manajemen Strategi Pembelajaran Pendidikan Islam di MA Sejahtera Pare Kediri Satria Budi, M. Hanif; Mubarok, Moh. Nailul
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1: Agustus 2022
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.331 KB) | DOI: 10.56854/sasana.v1i1.46

Abstract

Proses pembelajaran memerlukan pemecahan yang baik. Pengertian pengelolaan pembelajaran adalah suatu upaya untuk mengatur (menejemen, mengendalikan) aktivitas pembelajaran berdasarkan konsep-konsep dan prinsip-prinsip pembelajaran untuk menyukseskan tujuan pembelajaran agar tercapai secara lebih efektif, efisien, dan produktif yang diawali dengan penentuan strategi dan perencanaan, dan diakhiri dengan penilaian.Sekarang ini,mutu menjadi satusatunya hal yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Dilihat dari kedua pola di atas jelaslah bahwa untuk menjadi seorang guru bukanlah pekerjaan yang gampang, seperti yang dibayangkan oleh sebagian orang,dengan bermodal penguasaan materi dan menyampaikannya kepada siswa sudah cukup, hal ini belumlah dapat dikategorikan sebagai guru yang memiliki pekerjaan profesional, karena guru yang profesional, mereka harus memiliki berbagai keterampilan, kemampuan khusus, mencintai pekerjaannya, menjaga kode etik guru, dan lain sebagainya. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kuantitas dan kualitas pembelajaran yang dilakasanakan. Guru harus memikirkan dan membuat perencanaan pembelajaran secara seksama dalam meningkatkan kesempatan belajar bagi peserta didiknya dan memperbaiki kualitas mengajarnya. Karena guru berperan sebagai pengelola pembelajaran, bertindak sebagai fasilitator yang berusaha menciptakan kondisi belajar mengajar yang efektif, mengembangkan bahan pembelajaran dengan baik, dan meningkatkan kemampuan siswa untuk menyimak pelajaran dan menguasai tujuan pembelajaran demi peningkatan mutu pendidikan
Fungsi dan Jenis-Jenis Supervisi Pendidikan Islam Kholiq, Abdul; Mufidhatul Jannah, Anis
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1: Agustus 2022
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.246 KB) | DOI: 10.56854/sasana.v1i1.61

Abstract

Penelitian ini disajikan dalam bentuk penelitian kualitatif interaktif melalui pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk menggali informasi secara intens tentang fungsi serta jenis-jenis supervisi pendidikan pada lembaga pendidikan Islam. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam serta dokumentasi. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa supervisi adalah upaya yang dilakukan pengawas untuk melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap salah satu bagian kerja dari bawahannya. Aktivitas supervisi dapat diartikan sebagai pembinaan. adapun sasaran pembinaan tersebut bisa untuk kepala sekolah, guru, pegawai tata usaha dan sumber daya manusia lainnya. Supervisi memiliki fungsi penting dalam mengontrol kualitas pendidikan, di antaranya adalah mengkoordinasikan semua usaha sekolah, melengkapi kepemimpinan sekolah, memperluas pengalaman guru, memberi fasilitas dan penilaian yang terus-menerus, serta masih banyak lagi fungsi supervisi pendidikan tersebut. Selain itu, supervisi pendidikan juga memiliki jenis-jenis supervisi, antara lain: penelitian, penilaian, perbaikan dan pembinaan.   
Basis Komputer Sebagai Dasar Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Islam Yusuf, M.; Suciowati, Eko; Zulfana, Hilma; Kusna, Latifatul
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1: Agustus 2022
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.762 KB) | DOI: 10.56854/sasana.v1i1.62

Abstract

Kecanggihan media teknologi kini dapat dirasakan efek manfaat penggunaannya di pelbagai bidang kehidupan. penggunaan computer juga mengalami kemajuan yang sangat drastis dalam menunjang laju perkembangan termasuk di antaranya dunia pendidikan. Ranah pendidikan yang paling dominan dalam penggunaan jaringan komputer adalah layanan sistem informasi manajemen pendidikan, dengan penggunaan layanan berbasis computer, tujuan dari Pendidikan akan dapat tercapai dengan sangat baik. Namun ironis nya, banyak Lembaga Pendidikan yang kurang menyadari akan urgensi tersebut, padahal kemajuan dan kecanggihan teknologi berlari semakin kencang. Jika Lembaga Pendidikan tidak mampu mengejar serta mengikutinya, lama kelamaan Lembaga Pendidikan tersebut akan ditinggalkan oleh pelanggannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentul library research, yang mana dalam penggalian datanya penulis mengandalkan kajian referensi secara intens berupa pustaka-pustaka yang berkembang secara mutakhir dan relevan, dalam teknik analisis data penulis lebih mengedepankan diskusi teman sejawat, perpanjangan penelitian dan juga fokus lebih dalam terhadap kajian yang menjadi fokus bacaan, adapun hasil dari penelitian ini adalah bahwa komputer merupakan basis dari dasar informasi manajemen pendidikan yang perlu diperhatikan fungsinya, terutama pada piranti nya, yaitu piranti lunak, keras dan pengguna.
Peran Asosiasi Kaligrafer Attanwir Dalam Mengembangkan Kreativitas Siswa Di Pondok Pesantren Attanwir Talun Sumberrejo Bojonegoro Chozin, M. Nur; In’am, Asichul; Jalil Jawhari, Abdul; Imam Khosiin, Muhammad
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1: Agustus 2022
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.631 KB) | DOI: 10.56854/sasana.v1i1.63

Abstract

Kreativitas merupakan sebuah keindahan, ia lahir dari dorongan fitrah manusia yang identik pada keindahan. Semua seni yang sejalan dengan ajaran Islam disebut dengan seni islami, sebagaimana adagium populer dikatakan: “Seni Islam adalah sebuah karya yang mengandung nilai estetika yang berpadu dengan nilai Islam.” Salah satu cabang seni Islam dengan kategori seni visual adalah Kaligrafi atau Khat, pada objek penelitian, pecinta kaligrafi atau disebut Kaligrafer ini tergabung ke dalam sebuah kelompok disebut Asosiasi Kaligrafi at Tanwir, dalam perjalanannya, peran asosiasi ini dapat memberikan stimulus kreativitas yang lebih baik pada para santri di pesantren. Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk penelitian lapangan (fiel research), dalam penggalian datanya, penulis menggunakan metode observasi, interview, dan juga dokumentasi adapun dalam teknik analisis data, penulis menggunakan triangulasi, diskusi teman sejawat dan juga member chek. Adapun hasil dari penelitian ini adalah peran asosiasi kaligrafi at tanwir terhadap pengembangan kreativitas siswa sangatlah terlihat. Hal itu terbukti dengan lebih meningkatnya kegiatan para siswa yang berkaitan dengan kreativitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5