cover
Contact Name
Paulus Parnyoto
Contact Email
realpaul@ugm.ac.id
Phone
+628994796772
Journal Mail Official
abis-maksi.feb@ugm.ac.id
Editorial Address
Jl. Sosio Humaniora No. 1 Bulaksumur Yogyakarta 55281 » Tel / fax : 0274-513109 / 0274-548516
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal
ISSN : 23021500     EISSN : 23021500     DOI : 10.22146/abis
Core Subject : Economy,
ABIS : Accounting and Bussiness Information Systems Journal, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Akuntansi dan Sistem Informasi yang diterbitkan secara berkala satu tahun 4 kali yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Articles 366 Documents
ANALISIS EFEKTIVITAS PERATURAN PENENTUAN PERBANDINGAN UTANG DAN MODAL PMK-169/PMK.010/2015 DAN PER-25/PJ/2017 TERHADAP TINGKAT PENGHINDARAN PAJAK DI INDONESIA Adhira Bhakti Atmaja
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 9, No 4 (2021): November
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v9i4.70438

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas penerapan PMK-169/PMK.010/2015 dan PER-25/PJ/2017 dalam mengurangi dan mencegah tingkat penghindaran pajak pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Metode Penelitian – Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Observasi sejumlah 1185 yang dipilih berdasarkan kriteria yang termasuk dalam peraturan. Data dianalisis dengan analisis data panel difference-in-difference.Temuan – Hasil penelitian menunjukkan hasil positif signifikan pada 90% confidence level antara PMK-169/PMK.010/2015 dan PER-25/PJ/2017 dengan tingkat penghindaran pajak. Hal ini menunjukkan kedua peraturan tersebut mampu menurunkan tingkat penghindaran pajak pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sesuai agency theory, manajer berusaha melakukan penghindaran pajak dengan menggunakan pengurangan bunga utang. Akan tetapi adanya kedua peraturan tersebut mengurangi jumlah insentif pajak yang diterima, sehingga perusahaan lebih memilih untuk tidak mengambil risiko penghindaran pajak dan menurunkan tingkat utangnya. Perusahaan Indonesia cenderung menggunakan utang daripada modal dengan DER rata-rata 137%. Rata-rata ini menunjukkan perusahaan Indonesia tetap berusaha mendapatakan insentif pajak dari pengurangan bunga utang dan menjaga agar tidak berada pada risiko kebangkrutan karena terlalu banyak utang jika memaksimalkan insentif pajak pada DER 400%. Orisinalitas – Analisis pengujian efektivitas peraturan pembatasan utang dan modal masih sangat terbatas dilakukan di Indonesia. Hal ini dikarenakan peraturan tersebut baru terbit di tahun 2015 dan tahun 2017. Penelitian terdahulu hanya menguji PMK-169/PMK.010/2015 dengan tahun 2016 sebagai tahun penelitian dan tidak memasukkan unsur PER-25/PJ/2017 yang baru terbit pada tahun 2017.
ANALISIS PEMBERIAN OPINI AUDIT GOING CONCERN SELAMA PANDEMI COVID-19 (Studi Pada Kantor Akuntan Publik X Pekanbaru) Fauzalina Triani Fauzi
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 9, No 4 (2021): November
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v9i4.70444

Abstract

Tujuan – Penelitian ini memiliki tiga tujuan, yaitu menganalisis peningkatan jumlah opini going concern yang diberikan oleh auditor selama pandemi Covid-19, menganalisis faktor pertimbangan auditor dalam memberikan opini going concern, dan menganalisis pertimbangan tambahan auditor dalam memberikan opini going concern selama pandemi Covid-19. Desain/Metodologi/Pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, studi kasus pada Kantor Akuntan Publik X Pekanbaru dengan menganalisis pemberian opini audit going concern selama pandemi Covid-19. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang berkaitan dengan proses pemberian opini audit going concern selama pandemi Covid-19. Partisipan dalam penelitian ini adalah key person dan auditor-in-charge dari Kantor Akuntan Publik X Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber data, dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan – Hasil penelitian menyatakan bahwa peningkatan opini audit going concern selama pandemi Covid-19 terjadi karena ada ketidakpastian kelangsungan usaha, efek yang ditimbulkan dari pandemi Covid-19, situasi dan kondisi selama masa pandemi Covid-19, jumlah opini audit going concern meningkat selama pandemi Covid-19, dan auditor berpedoman kepada IAPI. Berbagai faktor yang dipertimbangkan auditor dalam memberikan opini audit going concern adalah struktur modal, likuiditas, rasio keuangan, solusi dari manajemen, jenis entitas, dan perbandingan laporan keuangan tahun lalu dan tahun audit. Pertimbangan tambahan auditor dalam memberikan opini audit going concern selama pandemi Covid-19 adalah standar IAPI dan pandemi Covid-19. Orisinalitas – Penelitian ini menggunakan agency theory untuk menjelaskan pertimbangan profesional auditor dalam memberikan informasi yang dapat dipercaya kepada pengguna laporan keuangan mengenai kelangsungan usaha suatu entitas berdasarkan informasi yang diperoleh langsung dari perusahaan.
Penggunaan Informasi Kinerja Pelaksanaan Anggaran Pada Satuan Kerja Kementerian/Lembaga Agus Bayu Santoso
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 9, No 4 (2021): November
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v9i4.70469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan informasi kinerja dalam meningkatkan kinerja Satuan Kerja Kementerian Lembaga (organisasi pemerintah pusat) di Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga ingin melihat adatidaknya tekanan isomorfik yang memengaruhi perilaku pegawai Satuan Kerja Kementerian/ Lembaga dalam memenuhi target kinerja berdasarkan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA). Obyekpenelitian merupakan 74 Satuan Kerja yang terbagi ke dalam 13 Kementerian/Lembaga di wilayah Provinsi Lampung yang meliputi Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Kota Metro akibat adanya indikasi kenaikan kinerja signifikan semenjak terbitnya peraturan mengenai IKPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed-method) dengan metode desain sekuensial eksplanatori. Proses pengumpulan data dilakukan dengan survei pada tahap pertama, kemudian ditindaklanjuti dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor kelayakan desain sistem pengukuran kinerja, institusionalisasi pengukuran kinerja, dan faktor individual berpengaruh positif signifikan terhadap penggunaan informasi kinerja dan secara tidak langsung memengaruhi peningkatan kinerja pada Satuan Kerja Kementerian/ Lembaga di Indonesia. Selain itu, peneliti menemukan adanya fenomena isomorfisme koersif dan isomorfisme normatif yang memengaruhi perilaku pegawai Satuan Kerja Kementerian Lembaga dalam mencapai target kinerja yang tertuang dalam Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran(IKPA).
ANALISIS KENDALA PERAN INSPEKTORAT DALAM PENGELOLAAN DANA DESA (STUDI KASUS PADA INSPEKTORAT KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT) Senprianthi Senprianthi
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 10, No 1 (2022): February
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.404 KB) | DOI: 10.22146/abis.v10i1.73336

Abstract

Tujuan penelitian: Penulisan ini bertujuan menganalisis sistem pengelolaan dana desa pada saat terjadi kasus penyalahgunaan dana desa di Kabupaten Kotawaringin Barat. Peneliti ingin menganalisis penyebab penyalahgunaan dana desa masih terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat. Peneliti juga ingin menganalisis kendala-kendala dan upaya Inspektorat Kabupaten Kotawaringin Barat dalam pengelolaan dana desa yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Kotawaringin Barat. Dengan harapan, dana desa minim dari penyalahgunaan sehingga prioritas penggunaan dana desa tepat sasaran. Dengan begitu, dapat meningkatkan kesejahteraan, kualitas hidup, dan menanggulangi kemiskinan masyarakat desa. Desain/Metodologi/Pendekatan: Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kualitatif pendekatan studi kasus dengan objek penelitian pada Kabupaten Kotawaringin Barat. Temuan penelitian: Penelitian ini mengungkapkan adanya masalah pada sistem pengelolaan dana desa saat terjadi penyalahgunaan dana desa. Penelitian ini juga mengungkapkan penyebab penyalahgunaan dana desa masih saja terjadi. Selain itu, penelitian ini mengungkapkan adanya kendala serta upaya inspektorat dalam menjalankan fungsinya sebagai APIP terkait pengelolaan dana desa. Kontribusi teoretis/Originalitas: penggunaan fraud pentagon theory pada penelitian ini diharapkan dapat menjadi kajian relevan untuk digunakan kembali pada penelitian selanjutnya terkait dengan kecurangan pada sektor publik dari sudut pandang yang berbeda. Batasan/Implikasi Penelitian: Keterbatasan penelitian ini adalah kurangnya mendapat informasi yang diperlukan seperti dokumen dan informasi dari narasumber. Penelitian ini hanya mewawancarai pihak inspektorat dan pemerintah desa
EVALUASI PENERAPAN INSENTIF TENAGA KESEHATAN COVID-19 (Studi pada UPTD Puskesmas Blahbatuh I) Luh Putu Santi Krisna Dewi
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 10, No 1 (2022): February
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.764 KB) | DOI: 10.22146/abis.v10i1.73337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi insentif tenaga kesehatan Covid-19 dan melakukan analisis terhadap faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pengimplementasian insentif Covid-19 bagi tenaga kesehatan Covid-19 di UPTD Puskesmas Blahbatuh I. Apresiasi dan penghargaan diberikan oleh pemerintah bagi tenaga kesehatan yang telah berdarma bakti berupa sejumlah insentif. Besaran insentif yang diberikan serta penerapan dan pelaksanaannya harus direncanakan dengan baik sehingga tenaga kesehatan Covid-19 memiliki semangat kerja dan etos kerja yang baik dalam memberikan pelayanan. Sistem pemberian insentif harus ditetapkan berdasarkan asas keadilan dan kelayakan karena hal tersebut dapat memberikan kepuasan bagi personel dan dapat meningkatkan gairah dalam bekerja (Hasibuan, 2009). Penelitian ini dilakukan di UPTD Puskesmas Blahbatuh I dengan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa manfaat an merasa diapresiasi atas pekerjaan yang dilakukan. Tenaga kesehatan Covid-19 lebih semangat dalam bekerja dan memiliki etos kerja yang lebih baik pasca-penerimaan insentif. Insentif Covid-19 juga digunakan untuk membantu keluarga yang tidak bekerja akibat terdampak pandemi sehingga manfaat insentif Covid-19 tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi bermanfaat juga bagi orang lain.Insentif Covid-19 yang diterima adalah sebesar Rp5.000.000, dengan nominal tersebut dikatakan bahwa insentif telah memenuhi asas kelayakan karena melebihi standar Upah Minimum Kabupaten Gianyar tahun 2021. Walaupun telah memenuhi asas kelayakan, tetapi insentif Covid-19 belum memenuhi asas keadilan karena tidak terdapat perbedaan nominal yang diterima antar-profesi tenaga kesehatan. Dokter, perawat, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya mendapat sejumlah nominal insentif yang sama, padahal setiap tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab dan SOP masing-masing. Faktor pendukung dalam penerapan insentif Covid-19 yaitu aplikasi I-Nakes yang dibuat oleh pemerintah telah berfungsi dengan baik dan dapat memudahkan verifikator untuk mengetahui berapa nominal insentif yang sudah dapat dicairkan. Sedangkan beberapa faktor penghambat dalam penerapan insentif Covid-19 adalah (1) pengumuman dari Dinas Kesehatan seringkali tergesa-gesa mendekati tenggat waktu, dan (2) terlalu banyaknya laporan yang harus dibuat dan sering dikumpulkan secara kolektif.
ANALISIS PERAN INSPEKTORAT DAERAH KABUPATEN KONAWE SELATAN DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA Nur Aini Fadzillah
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 10, No 1 (2022): February
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.301 KB) | DOI: 10.22146/abis.v10i1.73338

Abstract

Tujuan - Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran Inspektorat Daerah Kabupaten Konawe Selatan dalam menjalankan fungsi pengawasan pengelolaan keuangan desa, menganalisis penyebab belum optimalnya peran yang dilakukan beserta kendala yang dihadapi, dan mengidentifikasi upaya yang dilakukan dalam mengatasi permasalahan terkait pengelolaan keuangan desa. Metode Penelitian - Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan ini dipilih dengan tujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam terkait pelaksanaan fungsi pengawasan inspektorat daerah pada pengelolaan keuangan desa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan 8 orang partisipan yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan. Temuan - Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peran Inspektorat Daerah Kabupaten Konawe Selatan dalam menjalankan fungsi pengawasan pengelolaan keuangan desa adalah sebagai penjamin mutu dan konsultan. Kemudian, penyebab belum optimalnya peran yang dilakukan serta kendala yang dihadapi oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Konawe Selatan terbagi menjadi dua yaitu internal dan eksternal. Originalitas - Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus untuk memberikan penjelasan lebih mendalam terkait pelaksanaan fungsi pengawasan inspektorat daerah pada pengelolaan keuangan desa. Teori peran organisasi digunakan untuk menjelaskan bagaimana suatu organisasi dapat membentuk dan membatasi perilaku yang dianggap bernilai dalam organisasi serta menjelaskan beberapa penyebab ketidakoptimalan peran yang dilakukan.
Pengaruh Kode Etik Profesional Persepsian, Filosofi Moral Pribadi, dan Budaya terhadap Kesadaran Etis Auditor Internal di Indonesia Novia Auliyah
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 10, No 1 (2022): February
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1145.531 KB) | DOI: 10.22146/abis.v10i1.73340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh kode etik profesional persepsian, filosofi moral pribadi (idealisme dan relativisme), dan budaya terhadap kesadaran etis auditor internal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei yang dibagikan secara online. Jumlah responden yang dikumpulkan dalam penelitian ini sebanyak 75 auditor internal. Pengujian hipotesis kemudian dilakukan dengan analisis SEM-PLS. Hasil penelitian menemukan bahwa kode etik profesional persepsian dan idealisme memiliki pengaruh positif terhadap kesadaran etis auditor internal, sedangkan relativisme memiliki pengaruh negatif terhadap kesadaran etis auditor internal. Budaya ditemukan memiliki pengaruh terhadap kesadaran etis auditor internal khusunya dimensi power distance, uncertainty avoidance, dan long term orientation. Berdasarkan uji data melalui software WarpPLS 7.0 ditemukan bahwa kesadaran etis dapat dijelaskan oleh ketiga variabel kode etik profesional persepsian, filosofi moral pribadi (idealisme dan relativisme), serta budaya sebesar 55%, sedangkan 45% sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian. Penelitian ini bersifat orisinal; belum ada studi empiris di Indonesia yang meneliti pengaruh kode etik profesional persepsian, filosofi moral pribadi, dan budaya terhadap kesadaran etis dengan menggunakan auditor internal sebagai objek penelitian.
IMPLEMENTASI PENGANGGARAN BERBASIS KINERJA (STUDI PADA PEMERINTAH KABUPATEN SUMBA BARAT) Jackson Ubulele Dade
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 10, No 1 (2022): February
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.737 KB) | DOI: 10.22146/abis.v10i1.73341

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dalam penyusunan dan penggunaan indikator kinerja di Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Tahun 2016-2021. Metode – Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer berupa hasil wawancara mendalam terhadap partisipan di Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dan data sekunder berupa analisis dokumen terkait. Temuan – Penelitian ini menunjukkan secara umum implementasi penganggaran berbasis kinerja di Pemerintah Kabupaten Sumba Barat sudah berjalan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam peraturan dan juga telah menyusun Indikator Kinerja namun belum digunakan dalam penyusunan anggarannya. Berdasarkan analisis Logic Model (LM) yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa penyelarasan tujuan dengan sumber daya yang dimiliki belum sepenuhnya tercermin dalam bentuk program/kegiatan yang telah tersusun dalam DPA. Sehingga, dalam penganggarannya masih mengedepankan pencapaian output dibanding outcome. Hasil analisis kesesuaian indikator kinerja dengan menggunakan pendekatan empat kuadran dari Friedman diketahui bahwa sebagian besar Indikator Kinerja Utama (IKU) masih berorientasi pada usaha (output). Ditemukan beberapa kendala yang dihadapi dalam penyusunan dan penggunaan indikator kinerja antara lain: regulasi, kemampuan SDM dan dukungan manajemen. Kontribusi teoritis – Studi ini berkontribusi pada pengetahuan tentang proses penyusunan dan penggunaan indikator kinerja dengan menggunakan cetak biru kinerja serta peran isomorfisma kelembagaan dalam organisasi publik. Kontribusi praktis – Studi ini dapat memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten untuk menjadi bahan pertimbangan dalam proses penyusunan dan penggunaan indikator kinerja dengan mengimplementasikan cetak biru kinerja. Keterbatasan penelitian – Penerapan PBK yang diteliti hanyalah satu komponen utama, yaitu indikator kinerja berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, sehingga belum melihat bagaimana penerapan keseluruhan komponen.
ANALISIS PEMANFAATAN WEBSITE PASAR BRI DI PASAR TRADISIONAL DI KOTA DENPASAR Gita Apsari Dewi
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 10, No 1 (2022): February
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.355 KB) | DOI: 10.22146/abis.v10i1.73342

Abstract

Pendahuluan/Tujuan: Pandemi Covid-19 menyebabkan penutupan sementara pasar tradisional di Indonesia, khususnya Bali. Para pelaku pasar tradisional diharapkan mengadopsi pasar digital untuk meningkatkan penjualan selama pandemi. Website Pasar BRI merupakan platform yang berbasis marketplace yang dapat diakses oleh pembeli untuk bertransaksi online di pasar tradisional. Pemanfaatan website Pasar BRI sebagai sarana berbelanja secara online di pasar tradisional harus memperhatikan berbagai faktor, di antaranya manfaat yang diperoleh, kemudahan penggunaan, dukungan fasilitas dan pengetahuan untuk mengakses, biaya yang dikeluarkan, keamanan data, dan lain sebagainya. Rumusan Masalah: Penurunan angka penjualan yang dialami para pedagang di pasar tradisional selama masa pandemi Covid-19 memunculkan inovasi digital. Pemanfaatan website Pasar BRI oleh pembeli dapat memberikan gambaran atas ketertarikan dan respon pembeli. Ekspektansi kinerja, ekspektansi usaha, pengaruh sosial, kondisi yang memfasilitasi, motivasi hedonis, nilai harga, kebiasaan, persepsi keamanan dan privasi digunakan untuk mengukur niat perilaku atau perilaku menggunakan website Pasar BRI. Variabel moderasi jenis kelamin, umur, dan pengalaman memoderasi hubungan variabel independen dan dependen. Orisinalitas: Pengadopsian Website Pasar BRI dengan menggunakan model UTAUT2 dan penambahan variabel persepsi keamanan dan privasi belum pernah diteliti di Indonesia, khususnya Kota Denpasar. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 139 responden yang memenuhi dengan teknik snowball sampling. Analisis data menggunakan SEM-PLS dengan bantuan perangkat lunak SMART PLS 3.3. Temuan/Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspektansi kinerja, ekspektansi usaha, pengaruh sosial, kondisi yang memfasilitasi, kebiasaan tidak berpengaruh signifikan terhadap niat menggunakan website Pasar BRI. Motivasi hedonis, nilai harga, persepsi keamanan, persepsi privasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat menggunakan website Pasar BRI. Kebiasaan dan niat perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku menggunakan website Pasar BRI. Kondisi yang memfasilitasi tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku menggunakan website Pasar BRI. Sebagian besar variabel moderasi jenis kelamin, umur, dan pengalaman tidak memoderasi hubungan variabel independen terhadap variabel dependen. Kesimpulan: Pengadopsian website Pasar BRI belum sepenuhnya merepresentasikan keberhasilan atas penggunaan platform sebagai sarana berbelanja di pasar tradisional di Kota Denpasar.
Analisis Peran Audit Internal dalam Pencegahan Fraud (Studi kasus pada Universitas XYZ di Yogyakarta) Muh. Fachruddin
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 10, No 2 (2022): May
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v10i2.73915

Abstract

Abstrak Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran audit internal dalam pencegahan fraud, kelemahan dan kemungkinan terjadinya fraud dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Universitas XYZ.Metode: Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan auditor internal atau auditor khusus untuk pengadaan barang dan jasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus di Universitas XYZ, Indonesia.Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit internal berperan dalam pencegahan fraud dengan dilakukannya assurance activities, anti-fraud activities, consulting activities, kemudian terdapat kelemahan dan kemungkinan penyebab fraud dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Universitas XYZ.Kebaruan: Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi audit internal sebagai bahan pertimbangan dalam membuat kebijakan, pedoman, standar, atau sistem pencegahan fraud, serta menjadi bahan pertimbangan manajemen puncak untuk memberikan dukungan dan evaluasi pelaksanaan audit dalam mencegah fraud khususnya dalam pengadaan barang dan jasa.

Filter by Year

2013 2025