Articles
369 Documents
ANALISIS AGRESIVITAS PAJAK SEBELUM DAN SETELAH KEBIJAKAN PENGAMPUNAN PAJAK DI INDONESIA (STUDI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA)
Hasmawati Hasmawati
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 7, No 1 (2019): February
Publisher : Master in Accounting Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/abis.v7i1.58825
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat agresivitas pajak perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode sebelum dan setelah kebijakan pengampunan pajak di Indonesia. Untuk mencapai tujuan tesebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan memanfaatkan data laporan laba rugi dan penghitungan pajak penghasilan pada catatan atas laporan keuangan perusahaan. Tingkat agresivitas pajak diukur menggunakan current effective tax rate (current ETR). Sampel penelitian terdiri dari 45 perusahaan peserta amnesti pajak dan 165 perusahaan yang tidak mengikuti amnesti pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perubahan yang signifikan pada tingkat agresivitas pajak perusahaan sebelum dan setelah kebijakan pengampunan pajak.
ANALISIS TEMUAN BERULANG PADA PEMERIKSAAN BANTUAN KEUANGAN DEWAN PIMPINAN DAERAH PARTAI POLITIK PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Rahayu Alkam
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 7, No 1 (2019): February
Publisher : Master in Accounting Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/abis.v7i1.58826
ABSTRACT This research was to analyze the causes of the repeated findings and their preventive solutions in the audit of the public funding of the Regional Representative Council (DPD) of the political parties in the Province of Yogyakarta Special Region. It was a qualitative research with a case study design conducted in four DPDs receiving the largest public funding from 2011 to 2016. Data were collected through document analyses and interviews. Twelve participants interviewed were the representatives of three parties, namely compilers, examiners, and users of the public funding audit system.This research also applied the Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO) internal control framework and the State Financial Audit Standards (SPKN) of 2017 for the analysis. The analysis showed three causes of repeated findings in the audit; they were weak internal control of political parties, weak audit, and non optimal role of the National Unity and Political Body. Preventive solutions to be made are for improving internal control, improving regulations, and optimizing coordination among parties. The results indicate that improvements should not be done only within the internal political parties but also around the external factors.
UPAYA PENINGKATAN EFEKTIVITAS ADMINISTRASI PERPAJAKAN DALAM MEMINIMALISASI AKTIVITAS BASE EROSION AND PROFIT SHIFTING (BEPS) KORPORASI DI INDONESIA
Raisita Agus Wahyono
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 7, No 1 (2019): February
Publisher : Master in Accounting Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/abis.v7i1.58827
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dampak yang diharapkan dari implementasi rencana aksi 2, terutama terkait dengan upaya peningkatan efektivitas administrasi perpajakan dalam meminimalisasi aktivitas BEPS korporasi di Indonesia, serta meneliti faktor-faktor pendukung dan penghalang implementasi rencana aksi 2. Untuk mencapai tujuan tersebut, pendekatan kualitatif dipergunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan analisis dokumen. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dampak yang dapat diharapkan dari implementasi rencana aksi 2 tentunya dapat mengatasi penghindaran pajak dengan skema hybrid mismatch arrangement dengan tersedianya dasar hukum berupa peraturan sebagai bentuk implementasi rencana aksi 2 yang akan memberikan kekuatan hukum dan kepastian hukum bagi DJP dan WP. Faktor pendukung implementasi rencana aksi 2 yang ditemukan, yaitu (1) posisi Indonesia sebagai anggota G20; (2) dukungan pimpinan DJP dan Kementerian Keuangan berupa tenaga ahli, anggaran, dan pembentukan tim; (3) momentum penyusunan rancangan undang-undang pajak penghasilan yang sedang berlangsung dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki peraturan; dan (4) struktur organisasi DJP sudah memadai. Faktor penghalang implementasi rencana aksi 2, yaitu (1) rencana aksi 2 bukan termasuk kelompok mandatori; (2) perhatian, pemahaman, dukungan wajib pajak kurang; (3) rujukan kurang karena masih sedikit negara yang mengimplementasikan; (4) belum ada amanat penyusunan peraturan di undang-undang serta kewenangan penyusunan peraturan bukan di DJP; (5) pembagian jenis KPP dipergunakan wajib pajak menghindari pengawasan sementara waktu; dan (6) pemahaman pegawai terhadap rencana aksi 2 kurang karena kurang sosialisasi.
MEMAHAMI PELUANG TRANSFORMASI RUMAH SAKIT PETROKIMIA GRESIK DARI KELAS C KE KELAS B (Pendekatan Penelitian Kewirausahaan)
Verra Rizki Amelia
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 7, No 1 (2019): February
Publisher : Master in Accounting Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/abis.v7i1.58828
Abstract This study aims to identify business transformation opportunities of Petrokimia Gresik hospital from C-class to B-class. In this era of JKN, the establishment of hospital classes correlates with the amount of ceiling reimbursement and referrals. The lower the hospital class, the smaller the amount of ceiling, and the number of services recognized by the BPJS is limited to the status of the hospital class. The emergence of the BPJS program makes the determination of hospital class status to be important. Researchers use the entrepreneurial research approach, therefore, the three theories that form the basis of this research are theory of identification and development of opportunities; institutional theory; and the theory of achievement needs. This research is a qualitative research.The author conducts an analysis based on the results of interviews, observation, and documentation analysis. The results of the study show that the opportunity of Petrokimia Gresik hospital has not yet reached business transformation. According to the Getzel matrix, in the theory of identification and development of opportunities, Petrokimia Gresik hospital has the capability of values creation, but has not found the values sought to transform. One of the causes is that doesn’t have the motivation. In addition, the reasons that can be summarized from the results of the study regarding the lack of motivation are regulatory factors and the influence of the government; the distance between hospitals; the absence of rational legal order for transformation; financial readiness; unpreparedness of the hospitals, both administratively and financially; and the influence of parent companies.
ANALISIS PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT TERHADAP KONDISI KEUANGAN PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DALAM INDEKS LQ45
Sisilia Kartini
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 7, No 2 (2019): May
Publisher : Master in Accounting Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/abis.v7i2.58831
ABSTRACTThis research aimed to compare the levels of sustainability report disclosures among LQ45 companies. Other than that, the research also aimed to compare the financial conditions among companies that had revealed their sustainability reports and those which had not. The samples of the research were all companies listed in LQ45 index of as many as 103. The sustainability report disclosure was made based on the GRI-G4 guidelines. The research was descriptive. The secondary data were obtained from sustainability reports and audited financial reports on 2015, 2016, and 2017. The data analysis was carried out using content analysis and independent t-test.The results showed that overall, the averagelevel of sustainability report disclosures with the highest level of disclosure were those which operated in agriculture and mining sectors because those companies’ activities had direct operational impacts on environment and the society. The results of hypothesis test indicated that the financial condition measured by Return on Equity (ROE) variable was insignificant, meaning that the companies that had revealed their sustainability reports had no better Return on Equity (ROE) financial conditions than those which had not. The financial condition measured using Debt to Total Assets Ratio (DAR) variable indicated a significant result. This finding also supported the hypothesis, meaning that the companies that had revealed their sustainability reports had a more-trusted Debt to Total Assets Ratio (DAR) than the others which had not.
EVALUASI DAN IMPLEMENTASI GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) BUMN MENGGUNAKAN MODEL PERATINGAN CGCG UGM (Studi Pada PT PP (Persero) Tbk)
Ni Made Malinkaya Petitsa
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 7, No 2 (2019): May
Publisher : Master in Accounting Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/abis.v7i2.58832
ABSTRAK Kompetisi bisnis di era globalisasi sangatlah penting. Jika ingin terus bertahan, maka perusahaan harus mengevaluasi kinerjanya dan melakukan perbaikan-perbaikan. Salah satu perbaikan yang dapat dilakukan yaitu pada sistem tata kelola perusahaannya. Tata kelola perusahaan berguna untuk meningkatkan kinerja perusahaan yang dapat dilihat pada laporan keuangan. Kinerja keuangan yang baik dapat meningkatkan keuntungan/ profit bagi perusahaan. Hal tersebut dapat tercapai apabila terdapat kerjasama dan tata kelola yang baik dari seluruh komponen perusahaan yang disebut Good Corporate Governance (GCG).Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan GCG pada PT PP (Persero) Tbk dengan menggunakan model peratingan Center for Good Corporate Governance (CGCG UGM). Penelitian ini menggunakan kuesioner online CGCG UGM dengan metode self assessment untuk membantu pihak internal perusahaan mengetahui secara langsung bagian CG yang rendah dan langsung dapat diperbaiki. Kuesioner CGCG UGM ini terdiri dari 497 pertanyaan dengan 54 responden. Pertanyaan-pertanyaan tersebut berdasarkan 4 (empat) konstruk dasar CGCG UGM yaitu Transparency dengan nilai 1494,08, Accountability dengan nilai 749,05, Responsibility dengan nilai 518,07 dan Fairness dengan nilai 796,09. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT PP (Persero) Tbk mendapatkan skor A+ dengan total nilai 3557. Hasil skor “A+” berada pada posisi 3 dari 16 ranking yang ada di CGCG UGM sehingga penerapan GCG pada PT PP (Persero) Tbk dinilai sudah baik namun belum optimal
ANALISIS PENERAPAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT DAN PERHITUNGAN CUSTOMER LIFETIME VALUE UNTUK MENINGKATKAN PROFITABILITAS PELANGGAN PADA DIPONEGORO PRINTING
Addini Naufal Husna
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 7, No 2 (2019): May
Publisher : Master in Accounting Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/abis.v7i2.58833
INTISARILingkungan bisnis saat ini menyebabkan pergeseran paradigma manajemen yang menem-patkan kepentingan pelanggan menjadi kunci bagi kesuksesan perusahaan dalam kegiatan bisnisnya (Mulyadi, 2007). Oleh karena Diponegoro Printing berorientasi pada pelanggan dalam kegiatan bisnisnya, maka analisis penerapan customer relationship management (CRM) perlu dilakukan. Penerapan CRM yang efektif dapat ditunjang dengan adanya suatu metrik, yaitu customer lifetime value (CLV) yang mampu membantu perusahaan dalam pengelompokan pelanggan. Model CLV yang digunakan adalah model yang dikembangkan oleh Gupta dan Lehmann (2003). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melakukan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa penerapan CRM di perusahaan antara lain: (a) memanfaatkan teknologi informasi dengan membuat web perusahaan, (b) adanya reseller gathering, (c) program potongan harga dan pemberian printer gratis, (d) memiliki jasa pengantaran produk, (e) membangun database pelanggan, dan (f) meningkatkan kompetensi karyawan melalui pelatihan yang relevan. Akan tetapi terdapat beberapa kekurangan dalam penerapan CRM di Diponegoro Printing. Kekurangan tersebut disebabkan oleh penerapan CRM hanya dilakukan secara garis besarnya saja dan teknologi yang dimiliki perusahaan belum dimanfaatkan secara maksimal. Hasil analisis dari perhitungan CLV menunjukkan bahwa CLV terendah pada segmen advertising yaitu Agung dengan nilai Rp1.590.589 dan CLV tertinggi yaitu Han’s Bakery dengan nilai Rp52.698.099. CLV terendah pada segmen merchandising yaitu Kreatifitas Tas dengan nilai Rp5.070.302 dan CLV tertinggi yaitu Tutik Tas dengan nilai Rp57.612.094. CLV terendah pada segmen reseller yaitu Azzam FC dengan nilai Rp5.604.982 dan CLV tertinggi yaitu Prima Group dengan nilai Rp16.649.507. Berdasarkan hasil CLV sebaiknya Diponegoro Printing mengelompokan pelanggannya menjadi pelanggan VIP, VVIP B, dan VVIP A.
ANALISIS PERAN INSPEKTORAT UTAMA DALAM PENCEGAHAN FRAUD (STUDI PADA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA)
Irwan Wicaksono
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 7, No 2 (2019): May
Publisher : Master in Accounting Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/abis.v7i2.58834
ABSTRACT In 2017, there were two cases of fraud which involved Supreme Audit Institution’s (BPK) auditors at the Ministry of Village, Disadvantaged Regions Development and Transmigration; and at PT Jasa Marga. These incidences indicate that the roles of BPK’s Inspectorate Office are not yet optimal in preventing fraud. This research aims at obtaining a description and comprehension about the process of fraud prevention conducted by the Inspectorate Office, and to analyze the reasons why fraud cases persist in the process of inspection performed by BPK auditors, despite the many efforts of fraud prevention by the Inspectorate Office.This research was conducted on the Inspectorate Office which is in charge of performing monitoring on the implementation of all BPK employees’ duties and functions. This research uses a qualitative method with a case study approach. The data collection technique used in this research is semi-structured, in-depth interview using an interview guide. Additionally, this research also uses a document review technique on activity performance reports and internal regulations in the BPK.The research results show that the Inspectorate Office has performed the five types of fraud prevention efforts in the BPK, namely prevention, deterrence, disruption, identification, and prosecution. Whereas the persistence of fraud in the process of examination conducted by the BPK is caused by three factors, namely pressure that comes from needs or lifestyle, opportunity which emerges due to weaknesses in the internal control system, and rationalization.
ANALISIS KESIAPAN AUDIT PAROKI KUMETIRAN YOGYAKARTA
Yohanes Mario Pratama
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 7, No 2 (2019): May
Publisher : Master in Accounting Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/abis.v7i2.58835
INTISARI Paroki dapat dikategorikan sebagai salah satu organisasi nirlaba karena sumber dana paroki diperoleh melalui sumbangan para anggota gereja yang tidak mengharapkan imbalan. Tuhan mengharapkan supaya sumber keuangan di gereja selalu dijaga dengan baik karena sumber keuangan tersebut merupakan sumber daya milik Allah. Maraknya kasus korupsi gereja di Indonesia membuat Alexander Marwata (Wakil Ketua KPK) memberikan tantangan bagi gereja-gereja di Indonesia untuk diaudit supaya dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Paroki Kumetiran Yogyakarta merupakan salah satu paroki terbesar di rayon kota Yogyakarta dan dapat menerima uang puluhan juta setiap bulannya. Berdasarkan hasil wawancara awal dengan Dewan Paroki Kumetiran, hingga saat ini Paroki Kumetiran belum pernah diaudit karena belum terdapat mandat atau aturan tertulis. Oleh karena itu, apabila nantinya rencana KPK untuk mengaudit gereja akan diwujudkan, Paroki Kumetiran harus memiliki auditabilitas yang baik supaya siap untuk diaudit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan Paroki Kumetiran Yogyakarta untuk diaudit menggunakan konsep auditabilitas dan audit readiness essentials. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Partisipan penelitian yaitu pastor dan bendahara-bendahara paroki.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Paroki Kumetiran Yogyakarta telah memenuhi komponen kesiapan sumber daya manusia, dukungan pemimpin, dan teknologi informasi. Meskipun sebagian besar komponen pengendalian internal dan dokumen pendukung sudah dilaksanakan dengan baik, namun Paroki Kumetiran Yogyakarta masih perlu memperbaiki pengendalian internal penghitungan uang yang terdapat di kotak gereja, dokumentasi bukti transaksi oleh bendahara lima, dan ketepatwaktuan laporan pertanggungjawaban.
MODEL KESUKSESAN SISTEM PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN BERBASIS ELEKTRONIK: STUDI PADA PERILAKU WAJIB PAJAK BADAN ATAS PENGGUNAAN APLIKASI-APLIKASI PELAPORAN SPT TAHUNAN
Rossalina Christanti
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 7, No 2 (2019): May
Publisher : Master in Accounting Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/abis.v7i2.58836
ABSTRAKPenggunaan konatif merupakan dimensi keperilakuan yang dapat diterapkan pada pengguna sistem informasi. Penggunaan konatif merupakan alternatif dari penggunaan aktual yang biasanya dipakai dalam konteks sistem yang diterapkan secara voluntary. Penelitian ini dilakukan dalam konteks sistem yang bersifat mandatory, yaitu pada wajib pajak badan badan yang menggunakan saluran elektronik sesuai dengan ketentuan pemerintah dalam melaporkan SPT Tahunan. Dimensi penggunaan konatif tidak hanya mengukur kuantitas waktu penggunaan sistem, tetapi mengukur proaktifitas dan atensi para pengguna. Berlandaskan pada model kesuksesan informasi yang dibangun oleh DeLone & McLean (2003), penelitian ini menyelidiki pengaruh kualitas e-government yang terwujud dalam sistem pelaporan SPT Tahunan, terhadap kepuasan pengguna. Hubungan antar konstruk lain yang diteliti dalam penelitian ini adalah pengaruh kepuasan pengguna terhadap penggunaan konatif sistem informasi yang direfleksi oleh beberapa elemen diantaranya; immersion, reinvention, dan learning. Survei dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada wajib pajak badan yang sudah diwajibkan untuk menggunakan saluran elektronik untuk melaporkan SPT Tahunan. Data penelitian ini diolah dengan menggunakan metode SEM berbasis varian atau partial least squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas informasi yang dihasilkan dalam e-government berpengaruh terhadap kepuasan pengguna. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa kepuasan pengguna berpengaruh terhadap penggunaan konatif e-government. Kualitas sistem dan kualitas layanan tidak ditemukan memiliki pengaruh terhadap kepuasan pengguna.