cover
Contact Name
Darah Ifalahma
Contact Email
darah_ifa@udb.ac.id
Phone
+6282223455008
Journal Mail Official
sikesnas@udb.ac.id
Editorial Address
JL. KH. SAMANHUDI NO. 93 SONDAKAN LAWEYAN SURAKARTA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional
ISSN : -     EISSN : 2964674X     DOI : https://doi.org/10.47701/sikenas.vi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional (SIKesNas) adalah prosiding ilmiah di Bidang Kesehatan yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa surakarta. Prosiding ini digunakan sebagai media bagi para akademisi dan peneliti untuk melakukan diseminasi hasil penelitian dan mempublikasikan karya ilmiahnya serta menjadi sumber referensi bagi pengembangan ilmu dan pengetahuan bidang kesehatan. Prosiding ini terbit satu kali dalam setahun, memuat artikel hasil penelitian, review article/ literature review, ataupun case report, yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Articles 81 Documents
Search results for , issue "2022 : SIKesNas 2022" : 81 Documents clear
TINJAUAN KELENGKAPAN PENGISIAN INFORMED CONSENT RUMAH SAKIT UMUM SIAGA MEDIKA BANYUMAS Adi Setiawan; Fadlilah Prihandito
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.886 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.1756

Abstract

Informed consent adalah persetujuan dari pasien kepada dokter setelah diberikan penjelasan mengenai tindakan kedokteran yang akan diberikan dokter, termasuk resiko tindakan kedokteran yang kemungkinan timbul efek lain akibat tindakan tersebut dan apabila tindakan kedokteran tersebut tidak dilakukan. Peneliti menemukan masih ada informed consent yang tidak lengkap. Tujuan penelitian ini sebagai Tinjaan Kelengkapan Pengisian Informed Consent di Rumah Sakit Umum Siaga Medika Banyumas. Metode penelitian kombinasi, dengan pengumpulan data pendahuluan diikuti pengumpulan data lanjutan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh berkas rekam medis pasien rawat inap pada bulan Januari tahun 2022 sejumlah 1390 sampel 93 berkas rekam medis. Sampel diambil secara acak dilakukan oleh petugas assembling, filling dan kepala rekam medis. Wawancara dan observasi dilakukan untuk menambah informasi atas analisa baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Hasil penelitian kelengkapan ketepatan pengisian pada informed consent belum mencapai 100%, SOP sudah ada namun dibutuhkan kebijakan di lapanngan dalam pengisian kelengkapan Informed Consent. Sumber daya manusia melakukan analisa kelengkapan bukan berlatar belakang DIII rekam medis, faktor penyebabnyan ketidaklengkapnya pengisian informed consent yaitu kurangnya kesadaran petugas bertanggung jawab dalam pengisian , upaya dilakukan petugas rekam medis mengembalikan rekam medis ke ruang perawatan. Saran dibuatkan kebijakan, evaluasi terutama pada petugas terkait dalam kelengkapan pengisian rekam medis sehingga secara keseluruhan termasuk Informed Consent mencapai kelengkapan sebesar 100%
TINJAUAN ASPEK KEAMANAN DOKUMEN REKAM MEDIS DI RUANG FILING RSIA TIARA FATRIN PALEMBANG TAHUN 2021 Puput Melati
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.1 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.1758

Abstract

Keamanan suatu factor yang sangat penting dalam pengelolaan dokumen rekam medis. Ruang penyimpanan rekam medis dapat dikatakan baik apabila ruangan tersebut menjamin keamanan sehingga terhindar dari ancaman kehilangan, kelalaian, bencana, dan segala sesuatu yang sangat dapat membahayakan rekam medis. Salah satu penelitian yang digunakan yaitu deskritif kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan dari segi keamanan ruang rekam medis di RSIA Tiara Fatrin Palembang belum terjaga keamanan karena ruangan tidak terkunci, Selain itu juga tidak adanya APAR di dalam ruang filing .Untuk kebersihan ruangan dilakukan dengan cara di sapu dan dipel sedangkan berkasnya tidak dilakukan pembersihan.Untuk aspek kerahasiaanya masih sering perawat atau tenaga medis selain petugas rekam medis yang masuk ke ruang filing untuk mengembalikan atau menanyakan berkas rekam medis pasien.
ANALISIS KELENGKAPAN PENGISIAN FORMULIR RESUM MEDIS PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT WIYUNG SEJAHTERA SURABAYA Dessy Kurnia Wahyu Permata Sari; Ivadatul Muashomah
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.692 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.1759

Abstract

Resum medis merupakan ringkasan pelayanan selama pasien mendapat perawatan yang di berikan oleh tenaga kesehatan, baik pasien keluar rumah sakit dalam keaadaan sembuh atau dalam keadaan meninggal. Tujuaan dari peneliti ini adalah untuk mengetahui ketidak lengkapan pengisian formulir resum medis di Rumah Sakit Wiyung Sejahtera Surabaya. Peneliti menggunakan 198 sebagai populasi, dan 66 sampel yang akan digunakan dengan purposive sampling. Deskriftif pendekatan kuantitatif yang menjadi jenis peneliti. Metode pengumpulan data menggunakan metode cheklist. Ketidaklengkapan tertinggi analisis pelaporan penting pada item pemeriksaan fisik sebesar 48%. Peneliti memberikan saran yaitu dengan bersosialisasi Kembali kepada petuga medis untuk kelengkpan pengisian resum medis. Melakukan evaluasi secara berkala.
ANALISIS KELENGKAPAN PENGISIAN FORMULIR RESUME MEDIS PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT SILOAM SRIWIJAYA PALEMBANG M. Reza Trianda Saputra; Adi Setiawan
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.248 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.1760

Abstract

Latar Belakang: Rekam medis memiliki beberapa formulir, salah satunya adalah formulir resume medis dan harus diisi dan dilengkapi oleh dokter yang memberikan pelayanan 1x24 jam pada saat pasien telah dinyatakan pulang. Resume medis merupakan ringkasan seluruh masa perawatan dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter kepada pasien. Kelengkapan resume medis adalah cerminan mutu rekam medis dan pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit. Kelengkapan pengisian resume medis harus mencapai angka 100% sesuai dengan standard minimal pelayanan rumah sakit, yaitu dengan cara mengevaluasi kelengkapan formulir resume medis dengan cara analisis kuantitatif untuk mengetahui kekurangan yang terdapat dalam pendokumentasian rekam medis agar yang tidak lengkap segera dilengkapi. Tujuan: Mengetahui analisis kelengkapanformulir resume medis pasien rawat inap di rumah sakit. Metode: Jenis penelitian ini adalah literature review dengan jenis tradisional atau narrative review. Hasil: Dari beberapa hasil penelitian yang dilakukan review kelengkapan pengisian resume medis belum lengkap 100% karena masih terdapat formulir resume medis yang tidak terisi lengkap , dan diketahui faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian resume medis yaitu kesibukan dokter, kurangnya sosialisasi tentang pengisian resume medis dan tingkat kepatuhan dokter, padahal sudah ada SPO yang telah dibuat oleh rumah sakit. Kesimpulan: Dalam hasil review yang telah dilakukan seharusnya diadakan sosialisasi tentang pentingnya pengisian resume medis secara lengkap agar menunda ketidaklengkapan rekam medis yang dapat menghambat proses pengelolaan berkas.
FAKTOR-FAKTOR WAKTU TUNGGU PENYEDIAAN DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT X TAHUN 2022 Riska Afifah; Yolanda Ariance
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.526 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.1761

Abstract

Waktu tunggu adalah waktu tunggu yang dipergunakan oleh pasien untuk mendapatkan pelayanan rawat jalan dan rawat inap dari tempat pendaftaran sampai masuk ke ruang pemeriksaan dokter (Depkes RI, 2007). Berdasarkan survei pendahuluan didapatkan bahwa rata-rata waktu tunggu admisi atau pendaftaran adalah 2 jam 29 menit 1 detik. Sedangkan rata-rata waktu pelayanan pendaftaran adalah 3 menit 53 detik. Dengan demikian untuk di pendaftaran pasien membutuhkan waktu 2 jam yang tentunya akan membutuhkan waktu lebih lama lagi pasien mendapat pelayanan kesehatan. Berdasarkan standar penyediaan dokumen rekam medis rawat jalan adalah < 10 menit, untuk rawat inap < 15 menit sedangkan untuk pelayanan rawat jalan <10menit (dimulai dari pasien mendaftar sampai pasien mendapat pelayanan kesehatan). (Kemenkes RI Nomor 129/Menkes/SK/II/2008). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran waktu tunggu penyediaan dokumen rekam medis rawat jalan di RSUD Sele Be Solu. Desain penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi sebanyak 8.185 dokumen rekam medis dan sampel 99 dokumen rekam medis rawat jalan. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Hasil penelitian dari 99 dokumen rekam emdis, 98 dokumen rekam medis tidak tepat waktu (> 10 menit) dan 1 dokumen rekam medis yang tepat waktu (< 10 menit). Hal ini menunjukkan bahwa waktu tunggu penyediaan dokumen rekam memdis tidak memenuhi standar.
TINJAUAN PELAKSANAAN RETENSI DAN PEMUSNAHAN BERKAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT X Tugiran; Risdiansyah
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.555 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.1762

Abstract

Berdasarkan wawancara yang peneliti lakukan dengan kepala Rumah Sakit X ditemui fakta bahwa pihak Rumah Sakit X telah melakukan retensi dan pemusnahan berkas rekam medis dimulai sejak tahun 2010 sampai sekarang. Proses retensi dan pemusnahan adalah bagian penting untuk mewujudkan sistem pengelolaan berkas rekam medis yang baik dan benar guna menunjang efektifitas pelayanan pada pasien. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan retensi dan pemusnahan berkas rekam medis inaktif di Rumah Sakit X. Hasil penelitian ini diketahui bahwa sejak tahun 2010 sampai sekarang telah melakukan retensi dan pemusnahan sebanyak 10 kali dengan jumlah berkas ± 200.000 berkas rekam medis. Sarana prasrana cukup memadahi, namun tidak didukung dengan sumber daya manusia yang cukup dan kompeten di bidangnya, sehingga hasilnya belum maksimal.
TINJAUAN KEBUTUHAN RAK FILING DOKUMEN REKAM MEDIS AKTIF DI RUMAH SAKIT TK.III WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO TH 2022-2026 Hillgoes Abdul Malik; Agnes Widianne Intan Oktarin
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.167 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.1763

Abstract

Sehubungan dengan meningkatnya kunjungan pasien baru di Rumah Sakit Tingkat III Wijayakusuma Purwokerto, membuat rak penyimpanan dokumen rekam medis penuh sehingga dokumen rekam medis banyak diletakan bukan ditempatnya seperti di kardus dan ditaruh di lantai. Melihat kondisi seperti ini perlu adanya tinjauan kebutuhan rak penyimpanan dokumen rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kebutuhan rak filing dokumen rekam medis aktif di rumah sakit tingkat III Wijayakusuma Purwokerto Tahun 2022-2026. Merupakan jenis penelitian deskriptif dan dengan pendekatan cross sectional. Untuk metode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Populasi yang digunakan sebanyak 86.044 dokumen rekam medis dan sampel sebanyak 398 dokumen rekam medis. Penggunaan alat yang digunakan yaitu meteran, penggaris, kalkulator. Pedoman observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan secara dekriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata ketebalan dokumen rekam medis adalah 1,8 cm. Ukuran rak penyimpanan jenis rak besi terbuka yang memiliki 2 sisi dengan dimensi Panjang rak 108 cm, tinggi rak 85 cm, lebar rak 19 cm, Panjang sub rak 104 cm, tinggi sub rak 17 cm, sub rak 5. Hasil tinjauan kebutuhan rak filing tahun 2017-2021 sebanyak 27 rak besi terbuka 2 sisi. Prediksi pertambahan dokumen rekam medis baru di rawat inap maupun rawat jalan di Rumah Sakit Tingkat III Wijayakusuma Purwokerto tahun 2017-2021 kebutuhan rak Kesimpulan, rencana kebutuhan rak penyimpanan tahun 2022-2026 sebanyak 99 rak. Saran, Rumah Sakit Tingkat III Wijayakusuma Purwokerto perlu mengadakan penambahan rak penyimpanan dokumen rekam medis dalam kurun waktu 2022-2026 sebanyak 99 rak dengan jenis rak besi terbuka dua sisi agar dokumen rekam medis yang ada tidak lagi di simpan di dalam kardus.
ANALISA FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA MISSFILE DI BAGIAN FILLING RS CHARITAS HOSPITAL BELITANG Denny Prasetyo; Dionisia Veni Dwijayanti
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.798 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.1764

Abstract

Missfile merupakan kekeliruan penempatan berkas rekam medis pada tempat yang semestinya di dalam rak penyimpanan. Berkas rekam medis yang disimpan secara teratur dan sistematis merupakan salah satu faktoryang berkaitan dengan upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Apabila terjadinya misfile pemberian pelayanan kesehatan pada pasien akan menjadi lebih lama, dokter dan petugas kesehatan lainnya akan sulit untuk melihat riwayat penyakit pasien sebelumnya serta berkas rekam medis akan menjadi tidak berkesinambungan. Hal ini bertentangan dengan tujuan utama dari rekam medis di rumah sakit yaitu menunjang tercapainya tertip administrasi dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan rumah sakit. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif dengan rancangan penelitian study kasus (case study). Data di peroleh dari data berkas rekam medis yang misfile pada periode januari – maret 2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kejadian missfile pada periode januari – maret 2022dari 4246 berkas rekam medis terdapat 18berkas rekam medis yang missfile dengan presentase sebesar 0,42%. Hal ini juga di pengaruhi oleh beberapa factor yaitu dari aspek men kualitas petugas kurang serta tidak diadakan pelatihan dari aspek machine yaitu ruang penyimpanan sangat kecil serta rak yang sudah padat, dari aspek material masih jarangnya penggunaan treacer, dari aspek methode yaitu belum sesuainya pelaksanaan dilapangan dengan SOP
ALUR PROSEDUR PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT X TAHUN 2022 Ongen Frian Lopulalan; Yunus Haryadi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.476 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.1765

Abstract

Pendaftaran pasien Rawat Jalan adalah untuk memberikan pelayanan dari rumah sakit kepada masyarakat untuk mendapatkan kesejahteraan dalam bidang kesehatan. Pelayanan Rekam Medis merupakan salah satu pelayanan penunjang medis di rumah sakit yang menjadi dasar peniliaian mutu pelayanan medik rumah sakit. Rekam medis pasien berisi informasi tentang catatan dan dokumen tentang identitas pasien, Secara sederhana yang dimaksud dengan pelayanan rawat jalan adalah pelayanan kedokteran yang disediakan untuk pasien tidak dalam bentuk rawat inap. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan cara pengumpulan data, dengan observasi, wawancara mendalam. Obyek Penelitian yaitu pelaksanaan Prosedur Pendaftaran Pasien di Rumah Sakit X. Analisis yang digunakan adalah deskriptif yaitu memaparkan hasil-hasil penelitian yang sesuai dengan keadaan sebenarnya dengan membandingkan teori yang terkait dalam penelitian, Hasil prosedur pendaftaran pasien Tempat pendaftaran pasien di RS.X menjadi satu antara rawat jalan dan rawat inap.tugas Pendaftaran pasien yaitu Menerima pendaftaran pasien yang akan berobat di rawat jalan/inap, Melakukan pencatatan pendaftaran (registrasi), Menyediakan dan mendistribusikan formulir-formulir rekam medis dalam folder dokumen rekam medis (DRM) bagi pasien yang baru pertama kali berobat (pasien baru) dan pasien yang datang pada kunjungan berikutnya (pasien lama).
ALUR PROSEDUR PENGEMBALIAN DOKUMEN REKAM MEDIS POLIKLINIK KESEHATAN IBU DAN ANAK DI PUSKESKAMS MARIAT KABUPATEN SORONG Estevina Inggabauw; Savebriani S Dahar
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.402 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.1766

Abstract

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, guna mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.Ketetapan pengembalian Berkas Rekam Medis di Puskesmas merupakan salah satu unsur yang mempengaruhi kualitas kinerja unit Rekam Medis serta pelayanan. Tujuan dari penelitian adalah menganalisis faktor penyebab keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat jalan di Puskesmas Mariat Kabupaten sorong. Keterlambatan pengembalian berkas rekam medis dapat mempengaruhi pelayanan rekam medisdan akan menghambat kegiatan selanjutnya, seperti kegiatan assembling, koding, analisis, indeks. Pengembalian berkas rekam medis rawat jalan. Dan sistem pengembalian dokumen rekam medis harus sesuai dengan SOP, memberikan motivasi kerja dan sering melakukan sosialisasi SOP terkait pengembalian berkas rekam medis rawat jalan