cover
Contact Name
Ikhsan Nendi
Contact Email
ikhsan_nendi@polteksci.ac.id
Phone
+6289680104255
Journal Mail Official
akun.jequi@gmail.com
Editorial Address
Desa Panambangan Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon Jawa Barat, Indonesia
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
ISSN : 27750329     EISSN : 27750833     DOI : 10.59261
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik provides a means for ongoing discussion of relevant issues including the focus and space of the journal which can be examined empirically. This journal publishes research articles covering all aspects of Civil Engineering, Environmental Engineering, computer Engineering, Industrial Engineering, Mechanical Engineering, Electrical Engineering, Social and Political Sciences, Education, Economics, Management, Sociology, Religion, Law that belong to the social and engineering context.
Articles 174 Documents
Penerapan Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Di SMA Negeri Cirebon Fitri Al Qalbi, Labisal
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 1 No. 1 (2019): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v1i1.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: manajemen perencanaan, rekrutmen, seleksi dan penempatan, pelatihan dan pengembangan, evaluasi, kompensasi dan pengawasan sember daya manusia. Metote penelitian yang digunakan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis digunakan reduksi data, display dan verifikasi data. Hasil penelitian yaitu: sistem manajerial yang ada tidak terpusat pada kepala sekolah saja, tetapi dibantu oleh bebrapa orang yang ditunjuk sebagai tim manajemen. Lebih rinci tentang hasil penelitian adalah: (1) sistem perencanaan SDM dilaksanakan dengan melakukan analisis terhadap seluruh kegiatan atau beban pekerjaan yang harus dilakukan oleh semua komponen sekolah. Hasil analisis dituangkan dalam Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi), hasil analisis jabatan atau pekerjaan ini dilakukan pengisian dan penempatan personil dalam jabatan sesuai dengan kapasitas intelektual, kapabilitas, pengalaman kerja dan ketauladanan.(2) penarikan dan seleksi terhadap calon GTT dan PTT dilaksanakan dengan mendasarkan pada pertimbangan prestasi akademik, non akademik, dan akhlak yang baik.(3) pelatihan dan pengembangan SDM yang dilakukan masih cenderung pada pengukuran keberhasilan dan kegagalan pelatihan dari segi pelaksanaan, bukan berorientasi pada apakah secara efektif pelatihan yang dilaksanakan itu mampu merubah perilaku dan performance para peserta ke arah tujuan organisasi.(4) evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan tiga tahap, yaitu evaluasi bulanan, tengah semester dan evaluasi akhir tahun. Tupoksi sebagai standar pekerjaan, menjadi tolok ukur atau alat penilai tingkat keberhasilan dan kegagalan seorang guru atau karyawan dalam melaksanakan tugasnya, khusus evaluasi kinerja PNS menggunakan DP3 sebagai alat ukur penilaian.(5)pemberian kompensasi dengan sistem honorarium bisa dikatakan adil, namun dari segi kelayakkan masih belum memenuhi standar minimum (UMR).(6) Sistem pengawasan dilakukan dengan penentuan standar, supervise kegiatan, pemeriksaan dan perbandingan hasil dengan penentuan standar serta mengoreksi kegiatan atau standar, dalam hal ini Kepala Sekolah sebagai supervisor yang dibantu beberapa orang yang ditunjuk.
Penerapan Metode PQRST (Preview, Question. Read, Summarize and Test) dalam Pembelajaran SKI untuk Peserta Didik Madrasah Ibtidaiyah Cikoneng Fauzan Wakila, Yasya
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 1 No. 1 (2019): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v1i1.28

Abstract

Selama ini dalam proses pembelajaran mata pelajaran SKI (Sejarah Kebudayaan Islam) diajarkan dengan metode yang relatif konvensional. Artinya, proses pembelajaran dilakukan dengan cara penyampaian materi, dilanjutkan dengan mendengarkan, menghafal dan menjawab pertanyaan, sehingga untuk sebagian peserta didik terkesan monoton dan membosankan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode PQRST dalam pembelajaran SKI di Madrasah Ibtidaiyah Cikoneng. Metode penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan dengan menggunakan metode PQRST, peserta didik kelas V di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cikoneng merasa semangat antusias dan aktif dalam proses pembelajaran serta materi dapat tersampaikan secara terstruktur, sistematis, dan menyeluruh dengan mengaitkan cerita pengalaman atau sejarah. Hal ini membantu terciptanya iklim kelas yang kondusif. Dengan demikian metode PQRST cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa
Implementasi Perencanaan Keuangan Berbasis ZAPFIN Finance pada Siswa SMK Syntax Business School (SBS) Kuningan Komara, Siti
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 1 No. 2 (2019): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v1i2.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana implementasi ZAPFIN Finance pada Siswa SMK SBS Kuningan. Metode penelitian yang digunakan adalah mix methode dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang diberikan kepada siswa kelas XI SMK SBS dan wawancara terhadap siswa dan wali kelas. Hasil penelitian menunjukan implementasi ZAPFIN Finance sudah dilaksanakan dengan baik oleh seluruh siswa SMK SBS walaupun belum dapat mewujudkan keinginan siswa untuk membeli laptop. Kedepannya diperlukan evaluasi dan kontroling secara berkala agar dapat terlihat sejauh mana pencapaian siswa dalam menerapkan ZAPFIN Finance
Smartphone-Based Order Recording Application for Non-Technical Users: A Local Network Solution Riyan, Ade Bani; Nasir, Mohamad; Savandha, Septien Dwi; Fatimah, Ade Fitria; Magfiroh, Diana; Amelia, Amelia
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 8 No. 1 (2026): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v8i1.253

Abstract

Background: Digital technology adoption among micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Indonesia remains limited, particularly among non-technical users. Many existing commercial applications present barriers related to system complexity, subscription costs, and dependence on stable internet connectivity, which hinder effective business digitalization. Aims: This study aims to develop and evaluate a smartphone-based order recording application tailored to MSME users with limited digital literacy, focusing on accessibility, usability, and operational efficiency without reliance on internet infrastructure. Methods: The research employed a Research and Development (R&D) methodology with a mixed-methods approach. The development process followed five iterative stages: needs analysis involving 18 MSME owners, user-centered system design, technical implementation using a local area network architecture, functional and usability testing, and iterative refinement based on user feedback. Usability evaluation was conducted with 12 non-technical MSME users using task performance metrics and the System Usability Scale (SUS). Results: The application achieved a SUS score of 74.2, indicating good usability, with an average task completion rate of 91.7%, surpassing typical benchmarks for commercial MSME applications. The local network architecture successfully eliminated internet dependency, reduced operational costs, improved system responsiveness, and enhanced data privacy. Key usability factors included simplified interfaces, minimal text input, large touch targets, consistent navigation, and reduced cognitive load. Conclusion: The findings demonstrate that digital solutions designed around user capabilities can effectively bridge the digital divide among non-technical MSME users. This study provides a replicable model for inclusive, low-cost, and accessible business application development in resource-constrained contexts.