cover
Contact Name
Ikhsan Nendi
Contact Email
ikhsan_nendi@polteksci.ac.id
Phone
+6289680104255
Journal Mail Official
akun.jequi@gmail.com
Editorial Address
Desa Panambangan Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon Jawa Barat, Indonesia
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
ISSN : 27750329     EISSN : 27750833     DOI : 10.59261
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik provides a means for ongoing discussion of relevant issues including the focus and space of the journal which can be examined empirically. This journal publishes research articles covering all aspects of Civil Engineering, Environmental Engineering, computer Engineering, Industrial Engineering, Mechanical Engineering, Electrical Engineering, Social and Political Sciences, Education, Economics, Management, Sociology, Religion, Law that belong to the social and engineering context.
Articles 187 Documents
Analysis Of Soil Resistance To Liquefaction With Standard Penetration Test Rifky Arif Aziz Hidayat; Mochammad Irfan; Abdurrachman Aryo Tejo; Ingrid Multi Rezeki
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 7 No. 1 (2025): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v7i1.222

Abstract

A phenomenon known as liquefaction occurs when soil loses strength and turns to mud due to earthquake shaking, which can cause damage to infrastructure such as underpass boxes. Based on data from the National Center for Earthquake Studies, Semarang City has a history of earthquakes dating back to 1856 with varying degrees of infrastructure damage. Currently, the phenomenon poses a threat to the people of Semarang City caused by an active fault that runs along the north coast of Central Java. So, this research aims to analyze the soil resistance to liquefaction in the Preliminary Project of Capacity Improvement of Pedestrian Box Underpass Karangingas II Semarang using the Standard Penetration Test (SPT). The data obtained were analyzed using the simplified method proposed by Seed & Idriss (1971). The results show that the soil resistance to liquefaction at a depth of 0 - 4 meters at point BH-02 is quite high, with a safety factor (SF) value greater than 1, so no liquefaction occurs. However, at a depth of 4 - 8 meters, the SF value is less than 1, indicating the liquefaction potential. At points BH-01 and BH-03, the analysis shows the potential for liquefaction at all depths tested. Based on the analysis results, two of the three locations of the box underpass capacity enhancement project have the potential to experience liquefaction, with point two only experiencing liquefaction at a certain depth. Therefore, liquefaction prevention measures are required in these areas.
Mechanical Performance of Mortar with Partial Replacement of Cement by Laterite Stone Powder Gani, Moh Hari Febriana; Aidulghani, Bachtiar; Pangestu, Agung; Roesdiana, Tira
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 7 No. 2 (2025): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v7i2.223

Abstract

Background: Cement is a key component in mortar production due to its calcium-rich composition, which plays an essential role in pozzolanic reactions. However, the extensive use of cement contributes to high carbon emissions and limestone exploitation. The incorporation of laterite stone powder as a partial cement replacement offers a potential alternative to enhance mortar performance while promoting sustainable construction practices. Aims: This study aims to evaluate the effect of laterite stone powder as a partial substitute for cement on the compressive strength and density of mortar. Methods: A quantitative experimental approach was employed through laboratory testing. Laterite stone powder passing a 200-mesh sieve was used as a partial cement replacement at substitution levels ranging from 0% to 10% by weight of cement. The mortar mixture was prepared with a cement-to-sand ratio of 1:3 and a water–cement ratio of 0.5. Compressive strength and density tests were conducted on 50 mm × 50 mm × 50 mm cube specimens at curing ages of 7, 14, 21, and 28 days. Result: The results showed that the highest compressive strength, reaching 20.33 MPa, was obtained at a 3% laterite stone powder substitution after 28 days of curing. Substitution levels exceeding 3% resulted in a gradual decrease in compressive strength, indicating a reduction in mortar performance at higher replacement ratios. Conclusion: The study concludes that laterite stone powder can be effectively utilized as a partial cement replacement in mortar at an optimum level of 3%. This substitution not only improves compressive strength but also contributes to sustainable construction by reducing cement consumption and minimizing limestone exploitation in Indonesia.
Optimasi Kinerja Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terhubung Jaringan Berkapasitas 265,29 kWp Arif, Denny Jumbo Ahmad; Al Ghozy, Naufal; Zulfatman, Zulfatman; Humaidi, Haneef Nouval Alannibras
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 7 No. 2 (2025): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v7i2.226

Abstract

Latar Belakang: Meningkatnya kebutuhan energi terbarukan pada sektor industri menegaskan pentingnya perancangan sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang efisien dan sesuai dengan karakteristik beban. Sistem PLTS terhubung jaringan (on-grid) harus dioptimalkan secara cermat untuk menjamin perolehan energi yang tinggi, kinerja yang andal, serta kepatuhan terhadap batasan operasional, seperti kebijakan zero export, khususnya pada aplikasi gudang industri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi dan optimasi kinerja sistem PLTS on-grid dengan kapasitas terpasang total sebesar 265,29 kWp yang berlokasi di sebuah gudang industri di Sidoarjo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan simulasi sistem dengan memanfaatkan perangkat lunak PVsyst. Dua konfigurasi kapasitas sistem, yaitu 144,3 kWp dan 120,99 kWp, dianalisis pada dua variasi orientasi azimut, yakni −98° dan 80°. Evaluasi kinerja setiap konfigurasi dilakukan berdasarkan parameter produksi energi tahunan, performance ratio (PR), serta kesesuaian terhadap batasan operasional sistem. Hasil: Hasil simulasi menunjukkan bahwa konfigurasi sistem dengan kapasitas 144,3 kWp dan orientasi azimut 80° menghasilkan produksi energi tahunan tertinggi sebesar 237 MWh dengan nilai PR sebesar 82,7%. Sementara itu, konfigurasi 120,99 kWp dengan orientasi yang sama menghasilkan energi sebesar 198 MWh per tahun dengan nilai PR sebesar 82,3%. Temuan ini menunjukkan bahwa orientasi modul surya dan konfigurasi kapasitas sistem berpengaruh signifikan terhadap efisiensi dan kinerja keseluruhan sistem PLTS on-grid. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja optimal PLTS on-grid pada sektor industri dapat dicapai melalui pemilihan kapasitas sistem dan orientasi azimut yang tepat, sesuai dengan kebutuhan beban dan kondisi lokasi. Analisis komparatif terhadap produksi energi dan performance ratio dapat dijadikan dasar yang efektif dalam perancangan sistem PLTS yang lebih efisien dan adaptif untuk aplikasi industri. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan dan optimasi desain PLTS on-grid pada lingkungan industri yang sejenis.
Pemanfaatan Big Data Analytics untuk Optimalisasi Keputusan Manajerial di Sektor Perbankan Diana Magfiroh; Komarudin Komarudin
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 6 No. 2 (2024): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v6i2.227

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menghasilkan ledakan data dalam skala besar, yang menciptakan peluang sekaligus tantangan bagi sektor perbankan dalam mengoptimalkan pengambilan keputusan manajerial. Big Data Analytics (BDA) muncul sebagai solusi strategis untuk menganalisis data kompleks dan menghasilkan insight yang relevan bagi pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana BDA dimanfaatkan oleh institusi perbankan di Indonesia dalam mendukung kualitas dan kecepatan pengambilan keputusan manajerial, khususnya pada aspek risiko kredit, perencanaan strategis, dan retensi nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam kepada 12 informan dari tiga bank nasional yang telah mengimplementasikan BDA. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BDA mampu mempercepat proses pengambilan keputusan, meningkatkan akurasi analisis risiko, serta mendukung strategi pemasaran berbasis personalisasi. Pemanfaatan BDA dalam risiko kredit mampu menurunkan tingkat NPL dan mempercepat proses persetujuan pinjaman. Dalam perencanaan strategis, BDA digunakan untuk simulasi skenario makroekonomi dan prediksi perilaku pasar. Kendati demikian, tantangan utama dalam implementasi BDA terletak pada kesiapan sumber daya manusia dan integrasi sistem data yang masih terbatas.
Optimasi Kinerja Sistem Fotovoltaik Terhubung Jaringan (On-Grid) Berkapasitas 308 kWp Sandra, Dimas Bagus; S, Kurniawan Dwi; Abdillah, M. Rifki Abdillah; Budi, Diaz; Effendy, Machmud; Naufal, Haneef
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 7 No. 2 (2025): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v7i2.228

Abstract

Pendahuluan: Penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terhubung jaringan (on-grid) pada sektor industri memerlukan kinerja sistem yang optimal dan andal untuk menjamin efisiensi energi serta kepatuhan terhadap kebijakan operasional seperti zero export. Namun, kinerja PLTS sering dipengaruhi oleh berbagai faktor teknis, antara lain akumulasi debu (soiling), kerugian daya pada kabel arus searah (DC), serta efektivitas sistem proteksi tegangan seperti Under Voltage Relay (UVR) dan Under Voltage Trip (UVT). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem PLTS on-grid berkapasitas 308 kWp yang diterapkan pada lingkungan industri di Lumajang, dengan fokus pada pengaruh soiling, kerugian daya kabel DC, implementasi kebijakan zero export, serta efektivitas sistem proteksi UVR/UVT terhadap performance ratio (PR) dan stabilitas sistem. Metode: Metodologi penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan memanfaatkan data operasional aktual yang diperoleh dari sistem monitoring Huawei FusionSolar. Analisis dilakukan terhadap parameter kinerja utama, meliputi performance ratio, kehilangan daya akibat panjang kabel DC, dampak kebijakan zero export terhadap pemanfaatan energi, serta kinerja sistem proteksi UVR/UVT dalam menjaga kestabilan tegangan sistem. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa akumulasi debu (soiling) secara signifikan menurunkan nilai performance ratio (PR), dengan penurunan mencapai 30–40% dibandingkan kondisi optimal. Panjang kabel DC terbukti meningkatkan kerugian daya, sedangkan penerapan sistem zero export, meskipun efektif mencegah ekspor energi berlebih ke jaringan, berpotensi menimbulkan pemborosan energi yang tidak termanfaatkan. Evaluasi sistem proteksi UVR/UVT menunjukkan bahwa perangkat tersebut bekerja secara efektif dalam menjaga stabilitas tegangan dan mencegah gangguan operasional sistem. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja PLTS on-grid 308 kWp sangat dipengaruhi oleh faktor operasional dan lingkungan. Pemeliharaan berkala untuk mengurangi dampak soiling, perancangan sistem kabel DC yang efisien, serta pengaturan kebijakan zero export yang adaptif sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi energi. Sistem proteksi UVR/UVT terbukti berperan penting dalam menjaga keandalan dan stabilitas sistem. Temuan ini memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola dan perancang PLTS industri dalam mengoptimalkan kinerja dan kebijakan operasional sistem.
Sistem Deteksi Masalah Gigi Menggunakan Algoritma Yolo Berbasis Web Hidayat, Syifa Nur’Afni; Takdir, Rahman; Polin, Muchlis; Hadjaratie, Lillyan; Pakaya, Nikmasari; Bau, Taufik R. L.
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 7 No. 2 (2025): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v7i2.230

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan gigi seperti gingivitis, karang gigi, dan karies masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang umum terjadi baik secara global maupun nasional. Kondisi ini sering kali tidak terdeteksi sejak dini karena keterbatasan akses pemeriksaan dan rendahnya kesadaran masyarakat, sehingga penanganan baru dilakukan ketika penyakit telah berkembang ke tahap yang lebih parah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi masalah gigi berbasis web menggunakan algoritma YOLOv11 yang mampu mendeteksi tiga kondisi gigi, yaitu gingivitis, karang gigi, dan karies, sebagai upaya mendukung deteksi dini yang mudah diakses oleh masyarakat. Metode: Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode waterfall. Sistem memungkinkan pengguna untuk mengunggah citra gigi atau melakukan deteksi secara langsung melalui kamera, serta menyediakan dashboard dan riwayat hasil deteksi. Pengujian sistem dilakukan menggunakan pendekatan black-box testing untuk mengevaluasi fungsionalitas dari sisi pengguna dan white-box testing untuk memverifikasi logika serta alur eksekusi program. Model YOLOv11 dilatih dengan teknik augmentasi data dan hyperparameter tuning berbasis mutasi untuk meningkatkan performa deteksi. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem deteksi yang dikembangkan mampu mencapai tingkat akurasi sebesar 81,47%, dengan nilai precision sebesar 0,935 dan recall sebesar 0,871. Nilai tersebut menunjukkan kemampuan model yang baik dalam mengidentifikasi dan membedakan kondisi gigi yang diuji. Kesimpulan: Sistem deteksi masalah gigi berbasis web menggunakan algoritma YOLOv11 memiliki potensi yang besar sebagai alat bantu deteksi dini kesehatan gigi. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta membantu pemantauan kondisi gigi secara mandiri dan berkelanjutan.
Pengaruh Penggunaan Material GBFS sebagai Substitusi Medium Aggregate (MA) pada Campuran Beraspal AC-WC terhadap Perencanaan Tebal Lapis Tambah Panji Marshando
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 7 No. 1 (2025): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v7i1.231

Abstract

Dewasa ini, penggunaan material alami sebagai agregat kasar sangat masif digunakan sehingga menimbulkan pencarian dan penambangan besar-besaran pada lingkungan yang mengganggu kesinambungan siklus alam di sekitarnya. Oleh sebab itu, dilakukan pemanfaatan material limbah B3 tidak terbarukan sejenis slag berupa Granulated Blast Furnace Slag (GBFS) yang dimanfaatkan sebagai substitusi agregat sedang (Medium Aggregate) sebesar 75% yang terbukti meningkatkan ketahanan campuran beraspal terhadap air, stabilitas campuran beraspal,kekesatan (skid resistance), serta ketahanan terhadap deformasi. Pada penelitian lanjutan ini, dilakukan analisis pengaruh penggunaan material GBFS yang diterapkan pada campuran beraspal AC-WC pada perancanaan lapis tambah, Penelitian beracuan pada hasil pengujian karakteristik marshall, pengujian kinerja struktural, analisis data sekunder, serta analisis kerusakan dan evaluasi penanganan kerusakan jalan. Hasil analisis terhadap penelitian menunjukkan, Campuran beraspal AC-WC GBFS MA 75% yang diterapkan pada tebal lapis tambah (Overlay) memiliki keunggulan di Tebal Lapis Tambah yang lebih ekonomis, (Berbeda 4 cm dibandingkan AC-WC Normal).
Strategic Political Communication of The Winning Candidate in Cirebon City’s Regional Election Mochamad Adam Syahdani; Rizal Rahmandika; Siti Khumayah; Abdul Jalil Hermawan
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 7 No. 1 (2025): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v7i1.232

Abstract

The election of the Cirebon Mayoral Candidate and the Cirebon Deputy Mayoral Candidate in 2024 provides an important picture of the implementation of political communication strategies in regional head election campaigns. Choosing the right communication strategy plays a vital role in attracting public sympathy and determining their political choices. This study aims to explore how Candidate Pair 03 Effendi Edo and Siti Farida Rosmawati design and implement communication strategies that can build emotional connections with voters and influence the political preferences of Cirebon residents. Political communication theory is used to analyze media selection, narratives, and the relevance of messages conveyed to the public. A qualitative research method with a case study approach was chosen to obtain data through interviews with the campaign team and analysis of social media content and campaign materials. The results of the study show that Candidate Pair 03 Effendi Edo and Siti Farida Rosmawati succeeded in establishing emotional closeness with the community through a local-based approach that focuses on community empowerment, thus impacting voters' political choices.
Tingkat Kepuasan Pengguna Jalan terhadap Kinerja Ruas Jalan Perkotaan di Kota Samarinda Ariani, Indra; Zainal I, Muhammad; Budiman, Ery
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 7 No. 2 (2025): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v7i2.234

Abstract

Latar Belakang: Pemerintah Kota Samarinda secara aktif melakukan perbaikan infrastruktur jalan guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam berkendara, termasuk pada ruas Jalan M. Yamin–Wahid Hasyim I. Namun, kualitas pelayanan jalan yang telah diberikan perlu dievaluasi berdasarkan persepsi langsung pengguna jalan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan jalan pada ruas Jalan M. Yamin–Wahid Hasyim I serta mengidentifikasi atribut pelayanan yang menjadi prioritas utama untuk peningkatan kinerja. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Service Quality (SERVQUAL) dan Importance Performance Analysis (IPA). Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Google Forms. Sampel penelitian berjumlah 100 responden pengguna kendaraan bermotor roda dua yang dipilih menggunakan rumus Slovin dengan margin of error 10%. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, dan analisis IPA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat berada pada nilai rata-rata X = 2,86, yang termasuk dalam kategori cukup memuaskan pada batas bawah. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja pelayanan jalan masih memerlukan peningkatan yang signifikan. Kesimpulan: Atribut pelayanan yang menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan meliputi kondisi permukaan jalan yang halus dan rata, kualitas dan kelengkapan perbaikan jalan, kecepatan penanganan kecelakaan oleh petugas, serta aspek keselamatan pengguna jalan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Kota Samarinda dalam perencanaan peningkatan kualitas pelayanan infrastruktur jalan.
A PDCA Eight-Step Approach to Misrun Defect Reduction in Hatchback Gasoline Car Piston Castings Silitonga, Muhammad Prasha Risfi; Syafira, Chika Mutiara; Setiyadi, Riyan; Putera, Hilmana Radhia
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 8 No. 1 (2026): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v8i1.237

Abstract

Background:Misrun defects represent a critical quality issue in metal casting processes, particularly in gasoline piston manufacturing, as they lead to material waste, reduced productivity, and increased production costs. At PT XYZ, misrun defects constituted the highest proportion of total defects in 2024, indicating the need for systematic quality improvement. Objective:This study aims to analyze the root causes of misrun defects in hatchback gasoline car piston castings and evaluate the effectiveness of corrective actions using the PDCA Eight-Step strategy. Method:A qualitative–quantitative approach was employed through the application of the PDCA (Plan–Do–Check–Action) cycle with an Eight-Step problem-solving framework. Root cause analysis was conducted using fishbone diagrams and the 5 Why method. Corrective actions focused on mold design, cooling inspection procedures, and gas flow optimization. Results:The findings show that misrun defects accounted for 52.56% of total defects, with piston type X contributing 9.84% of the overall misrun rate. After implementing corrective measures—namely additional and repositioned gas vents, standardized cooling mold inspections, and modified argon gas spray direction—the misrun defect rate was reduced to 5.16%. This represents a 47.5% reduction, exceeding the company’s quality improvement target of 40%. Conclusion:The PDCA Eight-Step strategy proved effective in significantly reducing misrun defects and improving casting quality. This study provides a practical and replicable framework for defect reduction in precision casting industries while reinforcing the theoretical relevance of structured PDCA-based quality improvement in manufacturing systems.