Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 2 (2022)"
:
12 Documents
clear
Pengaruh Membaca Al Qur’an dengan Terjemahnya Terhadap Kecemasan
Devia Purwaningrum;
Wiwik Suatin;
Aulia Zanetti Alfreda
Spiritualita Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (280.562 KB)
|
DOI: 10.30762/spiritualita.v6i2.603
Setiap orang pasti pernah merasakan cemas dengan tingkatan yang berbeda-beda tergantung situasi yang dialami. Subjek merasa bahwa kecemasan yang dirasakan kini mulai mengganggu kesehariannya terutama setelah melakukan satu kegiatan tertentu subjek merasa cemas dengan apa yang telah dilakukan. Sehubungan dengan kondisi tersebut, peneliti menggunakan metode membaca Al Qur’an dan terjemahannya dalam memberikan solusi dari perasaan cemas terhadap perilaku yang telah ia lakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh membaca Al Qur’an dan terjemahannya terhadap kecemasan pada subjek X. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terapi membaca Al Qur’an dan terjemahannya mampu mengurangi perasaan cemas. Selain itu, peneliti menemukan bahwa dengan mengamalkan terapi ini subjek X mampu merubah pola pikirnya menjadi lebih positif.
Aplikasi Nilai-Nilai Tasawuf Untuk Meningkatkan Etos Kerja Islami
Ika Novianti;
Lailatul Fitriah
Spiritualita Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (236.903 KB)
|
DOI: 10.30762/spiritualita.v6i2.606
Etos kerja merupakan salah satu hal yang fundamental dalam suatu organisasi. Dalam hal ini efektivitas organisasi dapat didorong oleh etos kerja yang kuat dari kinerja kelompok sehingga dalam suatu perusahaan memang diharapkan memiliki karyawan-karyawan yang unggul baik secara hard skill maupun soft skill. Pada kajian etos kerja islami, ada beberapa hal yang dibutuhkan manusia dalam membentuk etos kerja. Tujuan riset ini adalah mengetahui nilai-nilai tasawuf dalam penerapannya sebagai landasan untuk meningkatkan etos kerja. Metode penelitian menggunakan kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research) yang menggunakan buku-buku dan literatur-literatur lainnya sebagai objek yang utama. Pada penelitian kualitatif, perlu dilakukan analisis deskriptif. Metode analisis deskriptif memberikan gambaran dan keterangan yang secara jelas, objektif, sistematis, analitis dan kritis mengenai nilai-nilai etos kerja yang terdapat dalam kitab Ihyā` Ulūmu ad-Dīn. Hasil yang diperoleh bahwa terdapat komponen-komponen dalam tasawuf yang sesuai dalam kajian etos kerja diantaranya adalah al-raja’ (optimisme), istiqomah, sabar, ikhlas, ridho, qana’ah, syukur. Komponen-komponen ini menjadi pondasi utama untuk memahami penerapan konsep etos kerja dalam dunia kerja sehingga manusia tidak hanya bertujuan mencari nafkah tetapi juga mensyukuri nikmat berupa rizqi dari Allah SWT serta berikhtiar tanpa kenal lelah guna mengharap ridho Allah SWT.
Religiusitas Satri Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah
Rizki Firdausi Anfira;
Nur Aziz Afandi;
Fatma Puri Sayekti
Spiritualita Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (236.613 KB)
|
DOI: 10.30762/spiritualita.v6i2.674
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat religiusitas santri di pondok pesantren Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah santri dewasa di pondok pesantren Al- Mahrusiyah. Penelitian ini mengguankan metode non-probability sampling dengan teknik sampling purposive atau dengan tidak memberikan peluang yang sama bagi anggota populasi. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 49 orang. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis statistik persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa santri Al-Mahrusiyah memiliki tingkat religiusitas yang tinggi dengan jumlah presentase 81,3% dan kategori sedang dengan presentase sebesar 18,36%. Perkembangan religiusitas santri di Pondok Pesantren Al- Al-Mahrusiyah didukung oleh lingkungan santri berasal dan kegiatan-kegiatan pondok baik kegiatan-kegiatan harian, mingguan dan tahunan.
Implementasi Nilai-Nilai Tasawuf Dalam Pembinaan Akhlak Santri Di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule Tanjunganom Nganjuk
Achmad Muzammil;
Rissa Rismawati
Spiritualita Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (434.05 KB)
|
DOI: 10.30762/spiritualita.v6i2.804
Di era globalisasi telah terjadi problematika terkikisnya nilai-nilai etika dan moral diberbagai kalangan terutama para remaja. Hal tersebut dapat dilihat banyaknya pergaulan bebas, hilangnya sopan santun, tawuran antar pelajar, kekerasan dan kerusuhan. Sehingga dapat dikatakan problematika ini yang menjadikan generasi sekarang kehilangan jati diri dan akhlaknya. Mengingat bahwa pentingnya penerapan nilai-nilai tasawuf terhadap pembinaan akhlak para remaja, sehingga dapat membentuk pribadi yang berakhlakul karimah, untuk itu sangat diperlukan implementasi nilai-nilai tasawuf dalam pembinaan akhlak disegala kondisi dan situasi. Fokus penelitian dalam skripsi ini yaitu: (1) Apa saja nilai-nilai tasawuf yang diajarkan di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule? (2) Bagaimana implementasi nilai-nilai tasawuf dalam pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule? Tujuan penulisan dalam skripsi ini yaitu: (1) Untuk mengetahui nilai-nilai tasawuf yang ditanamkan di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule (2) Untuk mengetahui implementasi nilai-nilai tasawuf terhadap pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dan dengan menggunakan metode pengumpulan data yakni diantaranya observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini, mengungkapkan bahwa nilai-nilai tasawuf yang diajarkan di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule yakni meliputi; taubat, sabar dan zuhud. Dari hasil proses implementasi nilai-nilai tasawuf dalam pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule, yakni menggunakan 3 media pendidikan tasawuf dengan melalui; Pembelajaran dalam kelas, kegiatan ekstra kurikuler serta latihan mandiri. Kemudian di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule proses membina akhlak para santri dalam penanaman nilai-nilai tasawuf dengan melalui 3 tahapan pembinaan akhlak dalam tasawuf yang dirumuskan oleh Imam al-Ghazali yaitu meliputi takhalli, tahalli dan tajalli. Selain itu, di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule perubahan akhlak santri dapat dibedakan atau diruang lingkupkan pada tiga bagian, yakni meliputi Akhlak terhadap Allah SWT, Akhlak terhadap sesama manusia dan Akhlak kepada lingkungan.
Upaya Peningkatan Spiritualitas Pada Penerima Manfaat (Klien) Melalui Kegiatan Bimbingan Sosial dan Agama di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita (RSBKW) Kediri
Ellafiyah;
Cahya Purnomo Putri
Spiritualita Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (215.083 KB)
|
DOI: 10.30762/spiritualita.v6i2.805
Spiritualitas mempunyai urgensi yang penting dalam aspek kehidupan setiap individu. Spiritualitas membantu individu dalam menemukan makna dan tujuan hidup, menunjukkan nilai- nilai serta peribadahan seseorang. Spiritualitas diartikan sebagai kesadaran atau keyakinan pada kekuatan yang lebih tinggi atau energi yang menginspirasi seseorang untuk mencari makna dan tujuan diluar dirinya. Pengambilan subjek penelitian yaitu beberapa informan perempuan yang di rehabilitasi di UPT Dinas Sosial RSBKW Kediri yakni Wanita Tuna Susila (WTS) dan Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) dan selanjutnya disebut sebagai Penerima Manfaat (PM-Klien). Tujuan penelitian ini yaitu (1) Mengetahui upaya yang dilakukan Dinas Sosial Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita (RSBKW) Kediri dalam meningkatkan spiritualitas Penerima Manfaat (PM-Klien) (2) Untuk mengetahui bagaimanakah program kegiatan bimbingan sosial dan agama Dinas Sosial RSBKW Kediri dapat meningkatkan spiritualitas para Penerima Manfaat (PM-Klien). Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa yang terjadi di lapangan. Pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik wawancara tidak terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Peneliti ini menggunakan analisis data dengan tiga komponen yakni reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya Dinas Sosial RSBKW Kediri dalam meningkatkan spiritualitas melalui kegiatan bimbingan sosial yang dilaksankan di pagi hari sebelum memulai kegiatan dan bimbingan agama yang dilaksanakan di sore hari selesai sholat asar dapat memberikan perubahan terhadap spiritualitas penerima manfaat menjadi lebih baik.
Analisa Kitab Ihya’ Ulumuddin Perspektif Pemikiran Islam
Badruttamam
Spiritualita Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (191.228 KB)
|
DOI: 10.30762/spiritualita.v6i2.808
Islamic civilization is strongly influenced by one's worldview. Likewise with the style of work written by an author, scholar or intellectual. The political situation and conditions and government policies really give color to a work. This happened at the time of Muhammad al Ghazali when he lived in the error of the Abbasids. Then a monumental book was born, namely Ihya 'Ulumuddin (turning on the religious sciences). This book was born out of anxiety after experiencing and analyzing the conditions of thought, belief and perception of the people and government at that time. So that in the book al-Ghazali gives signs by dividing into four rubu', namely rubu' worship, rubu' custom, rubu' mukhlikat and rubu' munjiyat. The four rubies ' provide an answer to the unrest that occurs in the Muslims. It is proven that the book of Ihya 'Ulumuddin is still being conveyed and studied to this day among Islamic boarding schools and educated people.
Gambaran Pengaruh Membaca Al Qur’an dengan Terjemahnya Terhadap Kecemasan
Purwaningrum, Devia;
Suatin, Wiwik;
Alfreda, Aulia Zanetti
Spiritualita Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30762/spiritualita.v6i2.603
Setiap orang pasti pernah merasakan cemas dengan tingkatan yang berbeda-beda tergantung situasi yang dialami. Subjek merasa bahwa kecemasan yang dirasakan kini mulai mengganggu kesehariannya terutama setelah melakukan satu kegiatan tertentu subjek merasa cemas dengan apa yang telah dilakukan. Sehubungan dengan kondisi tersebut, peneliti menggunakan metode membaca Al Qur’an dan terjemahannya dalam memberikan solusi dari perasaan cemas terhadap perilaku yang telah ia lakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh membaca Al Qur’an dan terjemahannya terhadap kecemasan pada subjek X. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terapi membaca Al Qur’an dan terjemahannya mampu mengurangi perasaan cemas. Selain itu, peneliti menemukan bahwa dengan mengamalkan terapi ini subjek X mampu merubah pola pikirnya menjadi lebih positif.
Aplikasi Nilai-Nilai Tasawuf Untuk Meningkatkan Etos Kerja Islami
Novianti, Ika;
Fitriah, Lailatul
Spiritualita Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30762/spiritualita.v6i2.606
Etos kerja merupakan salah satu hal yang fundamental dalam suatu organisasi. Dalam hal ini efektivitas organisasi dapat didorong oleh etos kerja yang kuat dari kinerja kelompok sehingga dalam suatu perusahaan memang diharapkan memiliki karyawan-karyawan yang unggul baik secara hard skill maupun soft skill. Pada kajian etos kerja islami, ada beberapa hal yang dibutuhkan manusia dalam membentuk etos kerja. Tujuan riset ini adalah mengetahui nilai-nilai tasawuf dalam penerapannya sebagai landasan untuk meningkatkan etos kerja. Metode penelitian menggunakan kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research) yang menggunakan buku-buku dan literatur-literatur lainnya sebagai objek yang utama. Pada penelitian kualitatif, perlu dilakukan analisis deskriptif. Metode analisis deskriptif memberikan gambaran dan keterangan yang secara jelas, objektif, sistematis, analitis dan kritis mengenai nilai-nilai etos kerja yang terdapat dalam kitab Ihyā` Ulūmu ad-Dīn. Hasil yang diperoleh bahwa terdapat komponen-komponen dalam tasawuf yang sesuai dalam kajian etos kerja diantaranya adalah al-raja’ (optimisme), istiqomah, sabar, ikhlas, ridho, qana’ah, syukur. Komponen-komponen ini menjadi pondasi utama untuk memahami penerapan konsep etos kerja dalam dunia kerja sehingga manusia tidak hanya bertujuan mencari nafkah tetapi juga mensyukuri nikmat berupa rizqi dari Allah SWT serta berikhtiar tanpa kenal lelah guna mengharap ridho Allah SWT.
Religiusitas Santri Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah
Anfira, Rizki Firdausi;
Afandi, Nur Aziz;
Sayekti, Fatma Puri
Spiritualita Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30762/spiritualita.v6i2.674
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat religiusitas santri di pondok pesantren Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah santri dewasa di pondok pesantren Al- Mahrusiyah. Penelitian ini mengguankan metode non-probability sampling dengan teknik sampling purposive atau dengan tidak memberikan peluang yang sama bagi anggota populasi. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 49 orang. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis statistik persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa santri Al-Mahrusiyah memiliki tingkat religiusitas yang tinggi dengan jumlah presentase 81,3% dan kategori sedang dengan presentase sebesar 18,36%. Perkembangan religiusitas santri di Pondok Pesantren Al- Al-Mahrusiyah didukung oleh lingkungan santri berasal dan kegiatan-kegiatan pondok baik kegiatan-kegiatan harian, mingguan dan tahunan.
Implementasi Nilai-Nilai Tasawuf Dalam Pembinaan Akhlak Santri Di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule Tanjunganom Nganjuk
Nashrullah, Ahmad Muzammil Alfan;
Rismawati, Rissa
Spiritualita Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30762/spiritualita.v6i2.804
Di era globalisasi telah terjadi problematika terkikisnya nilai-nilai etika dan moral diberbagai kalangan terutama para remaja. Hal tersebut dapat dilihat banyaknya pergaulan bebas, hilangnya sopan santun, tawuran antar pelajar, kekerasan dan kerusuhan. Sehingga dapat dikatakan problematika ini yang menjadikan generasi sekarang kehilangan jati diri dan akhlaknya. Mengingat bahwa pentingnya penerapan nilai-nilai tasawuf terhadap pembinaan akhlak para remaja, sehingga dapat membentuk pribadi yang berakhlakul karimah, untuk itu sangat diperlukan implementasi nilai-nilai tasawuf dalam pembinaan akhlak disegala kondisi dan situasi. Fokus penelitian dalam skripsi ini yaitu: (1) Apa saja nilai-nilai tasawuf yang diajarkan di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule? (2) Bagaimana implementasi nilai-nilai tasawuf dalam pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule? Tujuan penulisan dalam skripsi ini yaitu: (1) Untuk mengetahui nilai-nilai tasawuf yang ditanamkan di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule (2) Untuk mengetahui implementasi nilai-nilai tasawuf terhadap pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dan dengan menggunakan metode pengumpulan data yakni diantaranya observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini, mengungkapkan bahwa nilai-nilai tasawuf yang diajarkan di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule yakni meliputi; taubat, sabar dan zuhud. Dari hasil proses implementasi nilai-nilai tasawuf dalam pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule, yakni menggunakan 3 media pendidikan tasawuf dengan melalui; Pembelajaran dalam kelas, kegiatan ekstra kurikuler serta latihan mandiri. Kemudian di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule proses membina akhlak para santri dalam penanaman nilai-nilai tasawuf dengan melalui 3 tahapan pembinaan akhlak dalam tasawuf yang dirumuskan oleh Imam al-Ghazali yaitu meliputi takhalli, tahalli dan tajalli. Selain itu, di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule perubahan akhlak santri dapat dibedakan atau diruang lingkupkan pada tiga bagian, yakni meliputi Akhlak terhadap Allah SWT, Akhlak terhadap sesama manusia dan Akhlak kepada lingkungan.