cover
Contact Name
Respati Retno Utami
Contact Email
respatiutami@unesa.ac.id
Phone
+6285736709270
Journal Mail Official
jurnalbaradha@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl Lidah Wetan, Lidah wetan, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Baradha
ISSN : -     EISSN : 22525777     DOI : https://doi.org/10.26740/job.v17n1
JOB (Jurnal Online Baradha) is an open access journal published by the Javanese language and Literature Education Study Program, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Surabaya. First published issue of Volume 1 No 1 in 2009 with 1 article in it. JOB: Jurnal Online Baradha is published twice a year, namely in June and November. JOB (Jurnal Online Baradha) has an International Standard Serial Number (ISSN) in both print and electronic versions, e-ISSN 2252-5777 (electronic version). Focus and Scope JOB (Jurnal Online Baradha) is a scholarly journal that presents literature, culture and local wisdom, linguistics, and Javanese philology or manuscripts and javanese language teaching, including: Javanese language education Javanese tradition Javanese folklore Javanese art Javanese literary criticism Javanese morphology Javanese semantics Javanese philology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 383 Documents
HEGEMONI PATRIARKI DALAM NOVEL DHALANG MBARANG KATRESNAN KARYA TULUS SETIYADI (KAJIAN HEGEMONI GRAMSCI) Putri, Finna Etrisya; Putri, Fanny Etrisya
Jurnal Online Baradha Vol. 20 No. 1 (2024): Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v20n1.p169- 183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hegemoni patriarki yang terdapat pada novel DMK katrya Tulus S. Teori yang digunakan merupakan teori Hegemoni dari Gramsci. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data yang dianalisis merupakan kata atau kalimat yang mengandung unsur diskriminasi, kekrasan, poligami dan marginalisasi dalam novel DMK karya Tulus S. Sumber data diambil dari novel karya Tulus Setiyadi yang berjudul Dhalang Mbarang Katresnan, dan diterbitkan ditahun 2020. Data diambil mnggunakan 3 teknik yaitu baca, tulus dan pustaka. Analisis data menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Praktik hegemoni yang dilakukan kaum priya terhadap kaum wanita dalam novel DMK karya membentuk adanya diskriminasi, kekerasan, poligami dan maginalisasi, 2) Praktik hegemoni kaum priya terhadap kaum wanita dilakukan secara progresif, yang artinya kaum wanita tidak merasakan adanya hegemoni karena dilakukan atas persetujuan korban, 3) Dampak yang diberikan kaum subordinatif selaku kaum terpinggirkan lebih banyak dibandingkan kaum pria. Kata Kunci: Hegemoni, Diskriminasi, Marginalisasi
BENTUK KEMANDIRIAN WANITA DALAM NOVEL LAMISING KATRESNAN KARYA BUDIONO SANTOSO SETRADJADJA (KAJIAN FEMINISME) Isroilliyah, Khafika; Lestari, Kiki Puji
Jurnal Online Baradha Vol. 20 No. 1 (2024): Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v20n1.p127-141

Abstract

Novel Lamising Katresnan karya Budiono Santoso Setradjadja ini menceritakan perjuangan tokoh wanita untuk menjadi wanita mandiri. Tujuan yang dituju dalam penelitian ini adalah menjelaskan apa saja wujud kemandirian wanita dalam novel Lamising Katresnan. Tujuan tersebut dianalisis menggunakan teori feminisme. Rancangan penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data primer berupa data-data yang diambil dari novel dan data sekunder berupa sumber-sumber seperti buku, jurnal, artikel dan lain sebagainya yang sesuai dengan penelitian ini. Data yang diteliti berupa narasi dan dialog dalam novel Lamising Katresnan karya Budiono Santoso Setradjadja yang membahas tentang wanita mandiri. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca, tulis dan studi pustaka. Data tersebut dianalisis dan disambungkan dengan teori feminisme. Hasil dari penelitian ini adalah bentuk perjuangan wanita untuk memperjuangkan hak dan perannya. Perjuangan tersebut seperti, wanita memperjuangkan kesempatan untuk memperoleh Pendidikan yang tinggi supaya dapat hidup nyaman dan mandiri. Kemandirian wanita ini dilihat dari 2 hal, yang pertama berupa kemandirian dalam bekerja dan kedua berupa mandiri dalam menentukan keputusan. Dengan memiliki pendidikan tinggi wanita bisa melangsungkan hidupnya dengan baik, karena orang yang mempunyai pengetahuan luas akan mudah mencari pekerjaan. Tidak heran kalau zaman sekarang banyak wanita yang bekerja, mempunyai Pendidikan tinggi dan berkesempatan menjadi pemimpin. Kata Kunci: wanita mandiri, perjuangan wanita dan feminisme
PENGARUH NILAI KEARIFAN SOSOK PEMIMPIN TERHADAP KESETIAAN SEORANG PEREMPUAN DALAM SERAT JAYALENGKARA Ambarini, Anum; Ramadani, Wulan Fitria
Jurnal Online Baradha Vol. 20 No. 2 (2024): Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v20n2.p61-75

Abstract

Serat Jayalengkara merupakan salah satu serat dalam Jawa yang mengandung nilai kearifan pemimpin dan kesetiaan seorang istri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai kearifan seorang pemimpin terhadap kesetiaan seorang istri. Penelitian ini menggunakan naskah kuno sebagai objek penelitian. Penelitian ini memakai metode kualitatif yang nantinya hasil datanya berupa deskriptif guna mengungkap pengaruh nilai kepemimpinan seorang pemimpin terhadap kesetiaan seorang perempuan. Selain itu, dengan adanya penelitian ini diharap memberikan sumbangsih terlebih dalam penelitian naskah kuno. Hasil dari dari penelitian ini adalah ditemukan adanya nilai kearifan sosok pemimpin, antara lain sopan santun, rendah hati, dan berpendidikan. Selain itu, terdapat juga nilai kesetiaan seorang istri yang ada pada serat Jayalengkara yang terpengaruh oleh kearifan sosok pemimpin. Seorang pemimpin yang arif akan berusaha menjaga pasangannya dan memberikan kasih sayang secara penuh terdapat pengaruh nilai kearifan seorang pempimpin yang membuat seseorang istri setia.
MAKNA PURWAKANTHI ADIGANG ADIGUNG ADIGUNA DAN PENGIMPLEMENTASIANNYA DALAM KEHIDUPAN POLITIK Rohmah, Nailah Alfin Nafidatur; Utami, Respati Retno
Jurnal Online Baradha Vol. 20 No. 2 (2024): Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v20n2.p190-204

Abstract

Masalah-masalah politik yang terjadi di dalam pemerintahan merupakan masalah yang sudah menjadi rahasia umum. Karakter yang baik dari orang yang menduduki jabatan dalam dunia politik sangat dibutuhkan dalam menjalankan pemerintahan. Hal ini dihubungkan dengan purwakanthi Adigang Adigung Adiguna yang bermakna jangan menyombongkan keberanian, kekuatan, dan kepandaian. Untuk mencapai tujuan dibuatnya artikel ini, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut: Bagaimana konsep purwakanthi adigang adigung adiguna dalam serat Wulang Reh? dan Bagaimana pengimplementasian purwakanthi adigang adigung adiguna terhadap kehidupan politik?. Artikel penelitian ini menggunakan teori pragmatik dimana pendekatan yang memandang makna karya sastra ditentukan olek publik pembacanya selaku karya sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu strategi inkuiri yang mengutamakan pencarian konsep, makna, pemahaman, gejala, deskripsi, dan simbol suatu fenomena. Ini bersifat multimetode, terfokus, alami, dan holistik, mengutamakan kualitas, menggunakan beragam metode, dan disajikan secara naratif. Makalah penelitian ini menggunakan metodologi studi kepustakaan untuk pengumpulan data, sedangkan pendekatan analisis isi digunakan untuk analisis data.
ALIH KODE CAMPUR KODE DALAM FILM “PR-KU MUNG KOWE” DI YOUTUBE BATS CHANNEL Ritasari, Siska Dina; Firnanda, Reyza
Jurnal Online Baradha Vol. 20 No. 2 (2024): Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v20n2.p205-218

Abstract

Language variations are often found in people's daily conversations. Language variation arises when a society has diverse languages. Language variation is a variation or variety of language according to its use. In language variations discussing code switching and code mixing, code switching is the event of using one code to another. There are two forms, namely internal (inner) code switching and external (outer) code switching. Meanwhile, code mixing is the process of inserting regional languages or other foreign languages. There are two forms, namely positive and negative code mixing. Data and data sources are from the film "PR-Ku Mung Kowe" on the YouTube Bats channel. The method used in this research is descriptive qualitative. The data collection technique for this research consists of two parts, namely the method of listening to the film "PRKu Mung Kowe" and the note-taking method. The results of the discussion found were forms of internal and external code switching and negative forms of code mixing in the film "PR-Ku Mung Kowe" aimed at creating a society that is good and correct in language. Keywords : language variations, code switching, code mixing
MAKSIM KERJA SAMA KUANTITAS DAN PENYIMPANGANNYA DALAM FILM JAWA WOKO CHANNEL “BONDO NEKAT” Prihartini, Indah Dwi; Maharani, Aulia
Jurnal Online Baradha Vol. 20 No. 1 (2024): Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v20n1.p56-69

Abstract

ABSTRACT The use of everyday language shows that language is an important part of communication, one of which is the language in the short film "Bondo Nekat" by Woko Channel. This research examines the maxim of cooperation, especially the maxim of quantity. This research is entitled "The Quantity Cooperation Maxim and Its Deviations in the Jawa Woko Channel Film "Bondo Nekat". This research attracted the attention of researchers because the speech or conversation that occurred in this film was in line with or complied with the maxim of cooperation. So it can be seen what forms of speech comply with the maxim of quantity as well as the forms of deviation from this maxim. Based on this, this research has a problem focus, namely what is the form of the maxim of quantity cooperation and its deviations in the Jawa Woko Channel film "Bondo Nekat"? From this description, the aim of this research is to explain the form of the maxim of quantity cooperation and its deviations in the Jawa Woko Channel film "Bondo Nekat". This research is descriptive qualitative in nature. Data and data sources were taken from the YouTube Woko Channel with the film Bondo Nekat. The data collection technique used is the listening and note-taking technique. Data is presented informally. The results of this research indicate that the speech in the Jawa Woko Channel film "Bondo Nekat" is in line with the maxim of quantity. Keywords: Maxim of Quantity, Deviation, Pragmatics
WUJUD MISTIS DALAM NOVEL SUMIRAT ING MRIPAT KARYA IRUL S. BUDIANTO (ANTROPOLOGI SASTRA) Puspa, Fadila Trianda; Saputri, Della Eka
Jurnal Online Baradha Vol. 20 No. 1 (2024): Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v20n1.p98-111

Abstract

Novel Sumirat ing Mripat karya Irul S. Budianto merupakan karya sastra yang mengisahkan tentang hal mistis dan mitos. Novel tersebut menggambarkan bentuk kepercayaan mengenai hal mistis dan mitos. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik catat, dan kepustakaan. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah novel Sumirat Ing Mripat karya Irul S. Budianto yang diterbitkan oleh Garudhawaca pada bulan Juli tahun 2023. Penelitian ini juga didukung oleh data sekunder berupa artikel kepustakaan dan penelitian. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori antropologi sastra. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kata dan kalimat dalam novel serta artikel atau penelitian. Hasil penelitian ini yaitu Kepercayaan terhadap hal mistis dalam novel Sumirat Ing Mripat yang terbagi menjadi dua yaitu Makhluk halus yang wujudnya ada genderuwo, wewe, jin ular, bayangan hitam, cahaya terang, dan juga roh leluhur, serta ilmu gaib yang wujudnya ada ilmu gaib protektif yang memiliki arti ilmu yang biasanya digunakan untuk menyembuhkan atau mencegah penyakit, dan ilmu gaib destruktif yang memiliki arti ilmu gaib yang tujuannya untuk merusak kehidupan manusia maupun merugikan diri sendiri.Kata Kunci: Kepercayaan, Masyarakat Jawa, Mistis
TATA LAKU TRADISI BANDUNGAN DALAM RANGKA PERINGATAN HAUL MBAH SINDUJOYO DI KELURAHAN LUMPUR Arifiani, Citra; Mawaddah, Tiara Nurul
Jurnal Online Baradha Vol. 20 No. 1 (2024): Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v20n1.p15-29

Abstract

Tradisi Bandungan merupakan suatu tradisi yang masih dilaksanakan oleh kelompok nelayan Bale Cilik Kelurahan Lumpur, dalam rangkaian acara peringatan Haul Mbah Sindujoyo di setiap tahunnya. Tradisi ini dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat Kelurahan Lumpur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rezeki dan keselamatan selama bekerja di laut. Selain itu juga untuk menghormati Mbah Sindujoyo yang diyakini masyarakat setempat sebagai tokoh pembabat alas daerah tersebut, serta berdoa dalam rangka agar selama bekerja di laut senantiasa mendapatkan nikmat keselamatan dari Tuhan Yang Maha Esa. Tata pelaksanaan tradisi Bandungan oleh kelompok nelayan Bale Cilik ini menarik untuk diteliti. Fokus penelitiannya mengenai bagaimana tata laku serta ubarampe dan makna dalam tradisi Bandungan. penelitian ini menggunakan teori folklor dari Danandjaja serta teori simbol dan makna dari Greertz. Rancangan Penelitian yang digunakan adalah dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian terbagi menjadi dua yaitu primer dan sekunder, serta menggunakan data lisan dan non lisan. Hasil penelitian ini menunjukkan tata laku tradisi Bandungan, dan wujud ubarampe yang digunakan dalam tradisi beserta maknanya.
TRADISI MANGANAN MAGUNG DI DESA LEDOK KECAMATAN SAMBONG KABUPATEN BLORA (Tintingan Folklor) Aryanti, Melista Furi; Astuti, Puji Dian
Jurnal Online Baradha Vol. 20 No. 2 (2024): Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v20n2.p1- 15

Abstract

WANITA MANDIRI DALAM NOVEL SIREPING PRAHARA KARYA YOSEP BAMBANG MARGONO (KAJIAN FEMINISME) Rahmah, Dania Alif; Majidah, Luthfiyah
Jurnal Online Baradha Vol. 20 No. 1 (2024): Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v20n1.p112-126

Abstract

Wanita mandiri merupakan wanita yang dapat mencukupi kebutuhannya sendiri tanpa bergantung kepada siapapun. Dominasi pria yang masih berkembang menjadikan wanita tidak memiliki rasa percaya diri untu berkembang. Keberadaan wanita mandiri ditengah masyarakat sebagai bentuk pembuktian bahwa wanita bisa berdiri sendiri dan bekerja untuk mendapatkan penghasilan. Penelitian mengenai wanita mandiri dalam novel Sireping Prahara karya Yosep Bambang Margono ini memiliki dua tujuan yaitu (1) mengetahui wujud wanita mandiri dalam novel Sireping Prahara karya Yosep Bambang Margono, dan (2) mengetahui tanggapan masyarakat terhadap wanita mandiri dalam novel Sireping Prahara karya Yosep Bambang Margono. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori feminisme liberal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif yang dijelaskan secara deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah narasi dan dialog di dalam novel Sireping Prahara yang sesuai dengan rumusan masalah yang digunakan pada penelitian ini. Hasil penelitian ini ada dua, yaitu (1) wujud wanita mandiri dalam novel Sireping Prahara karya Yosep Bambang Margono yang dibuktikan dengan keterampilan yang dimiliki oleh tokoh Ningrum yang awalnya bekerja sebagau buruh tani kemudian merantau ke kota Semarang dan menjadi karyawan toko elektronik. (2) tanggapan masyarakat terhadap wanita mandiri dalam novel Sireping Prahara karya Yosep Bambang Margono yang terdiri dari 2 sub bab yaitu tanggapan yang mendukung keberadaan wanita mandiri dan tanggapan yang menolak keberadaan wanita mandiri. Kata Kunci: Wanita mandiri, feminisme, tanggapan masyarakat