cover
Contact Name
Respati Retno Utami
Contact Email
respatiutami@unesa.ac.id
Phone
+6285736709270
Journal Mail Official
jurnalbaradha@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl Lidah Wetan, Lidah wetan, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Baradha
ISSN : -     EISSN : 22525777     DOI : https://doi.org/10.26740/job.v17n1
JOB (Jurnal Online Baradha) is an open access journal published by the Javanese language and Literature Education Study Program, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Surabaya. First published issue of Volume 1 No 1 in 2009 with 1 article in it. JOB: Jurnal Online Baradha is published twice a year, namely in June and November. JOB (Jurnal Online Baradha) has an International Standard Serial Number (ISSN) in both print and electronic versions, e-ISSN 2252-5777 (electronic version). Focus and Scope JOB (Jurnal Online Baradha) is a scholarly journal that presents literature, culture and local wisdom, linguistics, and Javanese philology or manuscripts and javanese language teaching, including: Javanese language education Javanese tradition Javanese folklore Javanese art Javanese literary criticism Javanese morphology Javanese semantics Javanese philology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 383 Documents
Aworing Kawula Gusti dalam Serat Dewaruci dan Kemanunggalan dalam Perspektif Alkitab Saputra, Yusak Ardian; Christian, Gabriel Binjo
Jurnal Online Baradha Vol. 19 No. 4 (2023): Vol 19 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v19n4.p228-246

Abstract

Artikel dengan judul Aworing Kawula Gusti dalam Serat Dewaruci dan Kemanunggalan dalam Perspektif Alkitab bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai konsep kemanunggalan yang terdapat dalam mistik Kejawen dan perspektif Kristen. Aworing Kawula Gusti atau kemanunggalan merupakan mistik bersatunya Sang Pencipta dan ciptaannya. Dilihat dari jenisnya, penelitian ini termasuk dalam penelitian filologi mengingat sumber primernya yaitu Serat Dewaruci dengan huruf Aksara Jawa. Penelitian ini juga didukung oleh sumber literatur lain untuk mendukung dan mempertajam penelitian ini. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode filologi dan kepustakaan, Penelitian ini menggunakan teori antropologi sastra. Antropologi sastra adalah ilmu yang berusaha mempelajari sastra berdasarkan penelitian antarbudaya. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep kemanunggalan mistik Kejawen dan perspektif Kristen memiliki persamaan dan perbedaan. Dari hasil penelitian ini, diketahui bahwa penghayatan mistik Jawa melalui sudut pandang Kristen menambah satu varian baru dalam penghayatan mistik Jawa, disamping penghayatan Kejawen, dan penghayatan Islam.
PASEMON KEADAAN PEMILU SEBAGAI KRITIK TERHADAP KESERAKAHAN CALON DAN KECURANGAN DALAM KUMPULAN GEGURITAN AKU ISIH ANA KARYA ST. SRI EMYANI Natalia, Fitri; Febriana, Tessa Indira
Jurnal Online Baradha Vol. 19 No. 4 (2023): Vol 19 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v19n4.p161-176

Abstract

Artikel dengan judul Pasemon Keadaan Pemilu sebagai Kritik Terhadap Keserakahan Calon dan Kecurangan dalam Kumpulan Geguritan Aku Siih Ana Karya St. Sri Emyani bertujuan untuk mengetahui wujud dari pasemon yang termuat dalam beberapa geguritan yang terdapat di dalam antologi serta untuk mengetahui relevansinya terhadap kerakahan dan kecurangan yang terjadi pada Pemilu. Metode penelitian yang diguanakan adalah metode kualitatif dengan menyajikan hasil analisis berupa deskripsi dan penjelasan. Dalam penelitian ini teori yang digunakan adalah teori stilistika dengan mengkaji gaya bahasa dari penulis dan memaknainya secara kontekstual. Penelitian ini juga dibatu dengan pendekatan dualisme. Teknik yang digunakan adalah teknik studi pustaka (library research) dan teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memilih data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa puisi bukanlah hanya sebatas karya sastra yang memiliki keindahan tertentu, namun puisi dapat menjadi media kritik dan sindiran kepada Pemilu yang terjadi di Indonesia. Kritikan dan sindiran dalam beberapa geguritan di Kumpulan Geguritan Aku Isih Ana dituangkan dalam bentu pasemon. Kata Kunci: Stilistika, Pasemon, Pemilu
PERAN DAN KEDUDUKAN WANITA DALAM PRINSIP KEPEMIMPINAN SERAT JAYALENGKARA Paramesti, Salma Kurnia Khansa; Wahyuni, Nur Dwi
Jurnal Online Baradha Vol. 19 No. 4 (2023): Vol 19 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v19n4.p104-123

Abstract

Dewasa ini khususnya di masa pandemi menyebabkan perempuan mempunyai peran lebih seperti bekerja dan mengurus rumah tangga, perempuan dituntut untuk bisa melakukan peran dan kedudukan dengan seimbang. Memiliki jabatan atau pekerjaan penting dalam sebuah hal yang terkait dengan kepemimpinan karena perempuan, dinilai tidak bisa netral dan hanya mengandalkan emosi atau perasaan naluri sebagai perempuan ketika dihadapkan pada situasi yang melibatkan perasaan, hal ini yang menjadi akibat ketika peran dan kedudukan tidak dijalankan sesuai dengan semestinya. Penelitian ini menjelaskan tentang peran dan kedudukan dalam teori kepemimpinan serat Jayalengkara. Metode pada penelitian ini menggunakan kualitatif deksriptif dengan sumber data dari kutipan serat Jayalengkara, analisis data dengan studi pustaka dari berbagai literature ilmiah sesuai topik. Teknik pengumpulan data untuk penelitin studi pustaka dengan mencari data yang berkaitan dengan variabel topik dan tema yang dipilih dan diklasifikasi dengan fokus pada kajian penelitian. Terdapat empat teori dalam kaitannya dengan peran yaitu retna, estri, peksi, dan keris. Kempatnya memiliki ciri khas dan karakteristik masing-masing. Kaitannya dengan kedudukan perempuan dalam serat Jayalengkara terdapat kata estri yang menggambarkan tentang perempuan dengan berlandaskan teori feminisme. Kata Kunci: Wanita, feminisme, kepemimpinan
RELEVANSI ANTARA PERTEMPURAN DALAM BABAD SURAPATI DAN KONFLIK YANG TERJADI AKIBAT SARA (SUKU, AGAMA, RAS, DAN BUDAYA) DI INDONESIA Febriyanti, Putri Nabila; Kurniasari, Devi
Jurnal Online Baradha Vol. 19 No. 4 (2023): Vol 19 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v19n4.p247-261

Abstract

Naskah Babad Surapati yang merupakan salah satu karya sastra kuno yang memiliki sejarah yang hampir memiliki kesamaan dengan naskah Babad Tanah Jawa. Babad yang akan dibahas ini memiliki isi cerita mengenai sebuah peperangan yang akan dijadikan pembahasan dalam penelitian ini. Peperangan yang terjadi dalam naskah ini disebabkan dari konflik yang terjadi antara dua golongan maupun lebih. Penulisan ini membahas mengenai konflik dengan unsur SARA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Langkah yang dilakukan dalam penelitian menggunakan pengumpulan data, analisis data, dan kesimpulan. Pengumpulan data menggunakan penelitian filologi, dimana peneliti memulai dari menentukan naskah yang akan diteliti, observasi pendahuluan, menentukan naskah dasar, transliterasi, dan penerjemahan teks. Kata kunci: Naskah, Konflik, SARA,
BAHASA FIGURATIF SEBAGAI PASEMON KEPADA PENGUASA SERAKAH PENYEBAB KEMISKINAN DALAM ANTOLOGI GEGURITAN : SERAT PLEROK KARYA YUSUF SUSILO Ratnanisa, Zaliyanti; Amanda, Putri Devi
Jurnal Online Baradha Vol. 19 No. 4 (2023): Vol 19 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v19n4.p141-160

Abstract

FUNGSI TRADISI DHEKAHAN PADA PESAREAN MBAH NYAI SYARIFAH DI KOTA GRESIK AISYAH, LILIK; Ula, Nashihatul
Jurnal Online Baradha Vol. 20 No. 1 (2024): Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v20n1.p44-55

Abstract

Tradisi dhekahan pada Makam Mbah Nyai Syarifah termasuk floklor setengah lisan yang masih dilakukan oleh masyarakat Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Tradisi dhekahan pada Makam Mbah Nyai Syarifah dilaksanakan untuk mengucapkan rasa syukur kepada Allah Yang Maha Kuasa atas apa yang telah diberikan dan untuk menghormati Mbah Nyai Syarifah sebagai sesepuh dari Desa Tebuwung. Penelitian ini akan terfokus pada fungsi tradisi dhekahan. Penelitian ini menggunakan teori William R. Bascom. Penelitian yang membahas mengenai fungsi tradisi dhekahan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan observasi. Untuk teknik analisis yang digunakan menggunakan teori Creswell. Tahapannya yaitu organisasi data, reduksi data, dan penyajian data. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa tradisi dhekahan mengandung empat fungsi yang tetuang pada teori fung William R. Bascom. 4 Fungsi tersebut meliputi: a) untuk sistem proyeksi (projective system), b) untuk legalisasi ketentuan dan lembaga kebudayaan, c) untuk pendidikan anak, d) untuk alat pengawas masyarakat. Kata Kunci: Fungsi, Tradisi Dhekahan, Mbah Nyai Syarifah
PELAKSANAAN TRADISI SESUCI DIRI DI PETIRTAAN JOLOTUNDO DESA SELOLIMAN KECAMATAN TRAWAS KABUPATEN MOJOKERTO Sari, Yurike Indah; Utami, Nindi Prasetyo
Jurnal Online Baradha Vol. 20 No. 1 (2024): Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v20n1.p70-84

Abstract

Artikel dengan judul Pelaksanaan Tradisi Sesuci Diri Di Petirtaan Jolotundo Desa Seloliman Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto mempunyai tujuan untuk mengetahui tradisi yang menjadi kebiasaan masyarakat di wilayah Kabupaten Mojokerto yaitu tradisi sesuci diri atau membersihkan jiwa dan raga dengan sumber air yang dianggap suci yang berletak di Petirtaan Jolotundo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang menyajikan hasil analisis berupa deskripsi. Teknik pengumpulan data yang dipilih pada penelitian ini adalah teknik wawancara, teknik observasi, teknik dokumentasi dan teknik catat sehingga sumber data sebagai sasaran untuk memperoleh informasi adalah masyarakat yang berpengaruh disekitar petirtaan Jolotundo yang mengerti mengenai tradisi sesuci diri. Analisis data yang dilakukan dengan memilih data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Penelitian ini tidak hanya menyajikan pengertian tradisi sesuci diri namun tradisi ini tergolong kebiasaan masyarakat yang secara unik dipercaya oleh orang-orang diluar dari wilayah Kabupaten Mojokerto yang didalamnya terdapat asal-usul tradisi sesuci diri, perlengkapan yang di disiapkan dalam tradisi sesuci diri hingga tata cara dalam melaksanakan tradisi sesuci diri di Petirtaan Jolotundo. Kata Kunci: Tradisi, Sesuci, Jolotundo
PELAKSANAAN TRADISI ENCEK-ENCEKAN DI DESA SITIARJO KECAMATAN SUMBERMANJING WETAN KABUPATEN MALANG (Teori Folklor) Rayaniklas, Wisda Ari; Rizka, Valuena Maya
Jurnal Online Baradha Vol. 20 No. 1 (2024): Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v20n1.p229- 240

Abstract

Tradisi Encek-encekan merupakan sebuah tradisi yang berkembang dan masih dilestarikan oleh masyarakat Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Tradisi Encek-encekan dilaksanakan masyarakat setahun sekali pada saat masa panen raya yang bertujuan sebagai sarana ucapan syukur kepada Tuhan dan untuk mendapatkan keselamatan hidup, dan kelancaran rejeki, serta dijauhkan dari segala musibah Pada penelitian ini peneliti akan membahas mengenai pelaksanaan Tradisi Encek-encekan di desa Sitiarjo. Tujuan dilakukannya penelitian ini sebagai bentuk deskripsi dari Tradisi Encek-encekan dengan menggunakan teori folklor. Metode yang digunakan pada penelitian ini deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Dalam proses pengumpulan data, peneliti melakukan wawancara dan juga mengumpulkan dokumentasi. Dalam pelaksaan Tradisi Encek-encekan terbagi menjadi tiga tahap 1) persiapan, 2) pelaksanaan, 3) penutup dan di setiap tahap juga memiliki rangkaian acara seperti 1) membentuk panitia, 2) rembug warga, 3) menyiapkan perlengkapan, 4) pembukaan, 5) kirab, 6) doa bersama, 7) pasrah tinampi, 8) ramah tamah, pagelaran wayang. Kata kunci: Folklor, Tradisi, Encek-encekan
RAGAM BAHASA DALAM PERCAKAPAN JUAL BELI DI PASAR GUDO KECAMATAN GUDO KABUPATEN JOMBANG Setiawan, Dani; Hessimawarti, Lenny
Jurnal Online Baradha Vol. 20 No. 1 (2024): Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v20n1.p30-43

Abstract

Bahasa yang berkembang saat ini penggunaannya tidak hanya berfokus pada satu bahasa saja. Adanya penggunaan dua bahasa atau lebih bahasa (kedwibahasaan) yang ada di kehidupan masyarakat sudah jadi hal yang wajar dalam percakapan. Khususnya dalam proses jual beli, banyak sekali dan sering dijumpai adanya pengguaan dua bahasa atau lebih ini. Salah satunya tempat jual beli yang sering dijumpai adanya ragam bahasa adalah Pasar Gudo Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang. Penelitian ini akan menganalisis adanya ragam bahasa didalam percakapan jual beli di Pasar Gudo menggunakan kajian sosiolinguistik. Dimana kajian sosiolinguistik adalah ilmu yang mempelajari tentang bahasa didalam kehidupan masyarakat. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualiatif. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu teknik sadap dan dilanjutkan teknik simak, ibat, cakap dan catat. Hasil dari penelitian ini akan menjelaskan adanya alih kode intern dan alih kode ekstern. Serta akan menjelaskan mengenai campur kode positif dan negatif yang ada di Pasar Gudo. Kata kunci: Bahasa, Sosiolinguistik, Ragam Bahasa, Jual Beli
KEKERASAN TERHADAP WANITA PENGHIBUR DALAM NOVEL "KUPU WENGI MBANGUN SWARGA" DAN NOVEL "RE: DAN PEREMPUAN" (Kajian Sastra Bandingan) BAIHAQI, MUCHAMMAD; Yahya, Muhammad Azriel
Jurnal Online Baradha Vol. 20 No. 2 (2024): Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v20n2.p232-244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekerasan terhadap tokoh wanita penghibur yang terdapat dalam novel. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan sastra bandingan. Sastra bandingan merupakan penelitian yang tidak hanya mencari persamaan dan perbedaan antar karya sastra secara tekstual, namun juga mengetahui latar belakang sosial budaya yang mempengaruhi lahirnya sebuah teks. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya kekerasan yang dialami oleh wanita penghibur, diantaranya adalah kekerasan fisik, kekerasan psikis dan kekerasan seksual. Sehingga dapat dikatakan bahwa pekerjaan sebagai wanita penghibur merupakan pekerjaan dengan risiko besar. Oleh sebab itu, kita sebaiknya memandang sesuatu melalui dua sisi. Bukan hanya memandang seseorang melalui pekerjaannya, atau penampilan luarnya karena yang tampak dari luar belum tentu sama dengan yang ada di dalamnya. Salah satu cara untuk memandang seseorang secara dua sisi adalah dengan mengenalnya. Dengan mengenalnya, kita dapat mengetahui cerita, kebahagiannya, kesedihannya, dan penderitaannya sehingga kita dapat lebih berhati-hati dalam memberikan penilaian terhadap seseorang. Kata kunci: kekerasan, sastra bandingan, wanita penghibur