cover
Contact Name
Muslim
Contact Email
paradoks.jie@umi.ac.id
Phone
+6282196242883
Journal Mail Official
paradoks.jie@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo No.km.5, Panaikang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, South Sulawesi 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 26226383     DOI : https://doi.org/10.57178/paradoks
Core Subject : Social,
Jurnal ini memuat tulisan ilmiah dalam bentuk hasil penelitian, kajian teori dan aplikasi teori, gagasan konseptual, resensi buku baru dan bibliografi. Tulisan-tulisan yang dimuat telah melalui proses penyuntingan seperlunya oleh penerbit dengan tanpa mengubah substansi sesuai naskah aslinya. Tulisan dalam setiap penerbitan merupakan tanggungjawab pribadi penulisnya, dan bukan mencerminkan pendapat penerbit. Naskah yang dikirim pada redaksi harus merupakan naskah asli dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan oleh penerbit yang lain.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2026): February - April" : 11 Documents clear
Pengaruh Kualitas Audit, Green Accounting, Likuiditas, dan Kebijakan Dividen terhadap Profitabilitas Aisyah, Nurul; Wirnani, Dwi; Fitriati, Azmi; Kusbandiyah, Ani
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas audit, green accounting, likuiditas, dan kebijakan dividen terhadap profitabilitas. Populasi penelitian meliputi seluruh perusahan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik seleksi purposive sampling sehingga diperoleh 122 data observasi. Profitabilitas diukur menggunakan Return on Assets (ROA), kualitas audit diproksikan dengan reputasi Kantor Akuntan Publik, green accounting diukur melalui perbandingan biaya lingkungan terhadap laba bersih, likuiditas diukur menggunakan Current Ratio (CR), dan kebijakan dividen diukur menggunakan Dividend Payout Ratio (DPR). Analisis data dilakukan dengan regresi data panel menggunakan Random Effect Model dengan pendekatan robust standard errors yang diolah menggunakan perangkat lunak STATA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas audit berpengaruh positif terhadap profitabilitas, sedangkan green accounting berpengaruh negatif terhadap profitabilitas. Sementara itu, likuiditas dan kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan sektor energi. Temuan ini memberikan implikasi bahwa penguatan tata kelola melalui audit berkualitas penting bagi peningkatan kinerja keuangan, sementara investasi lingkungan perlu dikelola secara strategis agar memberikan manfaat jangka panjang. Orisinalitas penelitian terletak pada pengujian faktor tata kelola, keberlanjutan, dan kebijakan keuangan terhadap profitabilitas pada sektor energi.
Kepemilikan Manajerial Memoderasi Leverage, Profitabilitas, dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Kebijakan Dividen Rimellaika, Ardya; Rahmawati, Ika Yustina; Purwidianti, Wida; Endratno, Hermin
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage, profitabilitas, dan pertumbuhan penjualan terhadap kebijakan dividen dengan kepemilikan manajerial sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel penelitian terdiri atas 33 perusahaan dengan total 104 observasi data panel unbalanced yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan yang dianalisis melalui uji asumsi klasik, regresi linier berganda, dan analisis moderasi menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen, sedangkan profitabilitas dan pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan. Kepemilikan manajerial berpengaruh negatif terhadap kebijakan dividen serta memoderasi hubungan leverage dan profitabilitas terhadap kebijakan dividen, namun tidak memoderasi hubungan pertumbuhan penjualan dan kebijakan dividen. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan dividen pada sektor consumer non-cyclicals lebih dipengaruhi oleh pertimbangan strategis jangka panjang dibandingkan dengan rasio keuangan jangka pendek.
Hubungan Nonlinier antara Working Capital Financing dan Profitabilitas Perusahaan dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi Rambe, Juwita Amelia; Patrisia, Dina
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan nonlinier yang terbentuk akibat pengaruh positif dan negatif antara working capital financing (WCF) dan profitabilitas perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi, pada 61 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2015–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan teknik generalized method of moments (GMM) pada data panel.   Penelitian dilakukan di Indonesia dengan populasi seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama 2015–2024, yang berjumlah 129 perusahaan. Dengan umlah sampel 61 Perusahaan. Sampel disaring melalui tiga kriteria, yaitu perusahaan yang tidak menerbitkan laporan keuangan tahunan lengkap, tidak konsisten menggunakan mata uang rupiah, dan memiliki WCF lebih dari 1 dieliminasi. Hasil analisis menemukan bahwa terdapat hubungan nonlinier dengan pola inverted U-shaped antara WCF dan profitabilitas perusahaan. Hasil juga menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dapat memoderasi hubungan nonlinier yang terbentuk, di mana perusahaan berukuran kecil memiiki hubungan dengan pola inverted U-shaped, sedangkan perusahaan besar memiliki hubungan nonlinier dengan pola U-shaped antara WCF dan profitabilitas perusahaan. Penelitian ini juga melaporkan titik belok dalam hubungan nonlinier, yang menunjukkan proporsi utang jangka pendek dalam pembiayaan modal kerja. Hasil menunjukkan bahwa titik belok perusahaan besar dan perusahaan kecil berbeda dibandingkan dengan titik belok pada keseluruhan sampel. Kondisi ini menunjukkan bagaimana titik belok pada hubungan nonlinier antara WCF dan profitabilitas bergeser sesuai dengan karakteristik perusahaan. Implikasi dari penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh manajer sebagai dasar pengambilan keputusan untuk memaksimalkan laba perusahaan.
Pengaruh Free Cash Flow dan ESG terhadap Kebijakan Dividen yang Dimoderasi oleh Leverage pada Perusahaan Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia Josivanka, Viesha; Patrisia, Dina
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran ketersediaan arus kas bebas dan praktik keberlanjutan perusahaan dalam menentukan kebijakan dividen, dengan mempertimbangkan leverage sebagai faktor yang berpotensi memperkuat atau memperlemah hubungan tersebut. Kajian ini difokuskan pada 18 perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2024. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Melalui teknik purposive sampling, diperoleh sebanyak 108 observasi yang dianalisis. Kebijakan dividen direpresentasikan oleh Dividend Payout Ratio, sementara FCF diukur berdasarkan arus kas bebas dikurangi belanja modal perusahaan. Pengungkapan ESG dinilai melalui indeks berbasis content analysis, dan leverage diproksikan menggunakan Long Term Debt to Equity Ratio. Pengujian empiris dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa FCF berperan penting dalam menjelaskan kebijakan dividen, di mana perusahaan dengan arus kas bebas yang lebih besar cenderung memiliki kemampuan yang lebih baik dalam membagikan dividen kepada pemegang saham. Sebaliknya, pengungkapan ESG belum menunjukkan keterkaitan yang signifikan dengan kebijakan dividen. Lebih lanjut, leverage terbukti memengaruhi hubungan antara FCF dan kebijakan dividen, namun tidak berperan dalam hubungan antara ESG dan kebijakan dividen. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan pembagian dividen pada perusahaan LQ45 masih lebih banyak ditentukan oleh kondisi keuangan internal dibandingkan aspek keberlanjutan perusahaan.
Pengaruh Sektor Industri Pengolahan Furniture Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Jepara Solafide, Ervina Dwi; Fafurida, Fafurida
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2301

Abstract

Sektor industri pengolahan furniture merupakan sektor unggulan Kabupaten Jepara yang memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, serta aktivitas ekspor. Variabel jumlah unit usaha industri furniture, jumlah tenaga kerja industri furniture, nilai ekspor furniture, dan investasi industri furniture diduga memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah unit usaha industri furniture (X1), jumlah tenaga kerja industri furniture (X2), nilai ekspor furniture (X3), dan investasi industri furniture (X4) terhadap pertumbuhan ekonomi (Y) di Kabupaten Jepara selama periode 1993-2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS) untuk melihat seberapa besar dan pengaruhnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel sektor industri pengolahan furniture memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jepara.Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan industri furniture berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Secara teoritis, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya peran sektor industri unggulan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi kebijakan pembangunan ekonomi daerah yang berorientasi pada penguatan dan keberlanjutan sektor industri pengolahan furniture.
Hedonic Shopping Value Analysis on Impulse Buying With Shopping Lifestyle As A Mediating Variable Putra, Edho Valdano; Karunia, Erick; Sugiati, Tinik; Banding, Mappa Panglima
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2308

Abstract

This study aims to analyze the effect of Hedonic Shopping Value on Impulse Buying with Shopping Lifestyle as a mediating variable among Shopee users in North Kalimantan Province. The research background is the growing prevalence of impulsive purchasing behavior in e-commerce, driven by hedonic shopping experiences, interactive digital platform features, and changes in consumer lifestyles. This study employs a quantitative approach, using a survey of 150 Shopee users across regencies and cities in North Kalimantan. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to examine both direct and indirect relationships among variables. The results show that Hedonic Shopping Value has no significant direct effect on Impulse Buying but does have a positive and significant effect on Shopping Lifestyle. Furthermore, Shopping Lifestyle has a significant positive effect on Impulse Buying and fully mediates the relationship between Hedonic Shopping Value and Impulse Buying. These findings indicate that momentary emotional stimuli do not merely drive impulsive buying behavior; they are also strongly influenced by consumers’ shopping lifestyles shaped within the e-commerce ecosystem. Theoretically, this study contributes to the development of digital consumer behavior literature. At the same time, it offers practical implications for e-commerce platforms in designing hedonic shopping experiences that foster sustainable shopping lifestyles.
The Role of Career Self-Efficacy as a Mediator of the Effect of Protean Career Orientation on Career Decisions: (A Study of the Millennial Generation in Surakarta) Nugroho, Teguh Puji; Sholahuddin, Muhammad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2312

Abstract

This study aims to examine the effect of protean career orientation on career decision-making, with career self-efficacy as a mediating variable, among millennials in Surakarta. A quantitative approach was employed using SEM-PLS analysis, with data collected from 152 respondents selected through purposive sampling. The findings indicate that protean career orientation has a positive and significant effect on both career self-efficacy and career decision-making. In addition, career self-efficacy significantly influences career decisions and has been shown to mediate the relationship between protean career orientation and career decision-making. These results highlight the crucial psychological role of career self-efficacy in strengthening individuals’ confidence and clarity when making career choices. The implications of this research suggest that educational institutions, career counselors, and organizations should design career development programs that foster value-driven career orientation and enhance individuals’ self-efficacy, as these factors are essential for improving the quality of career decision-making among millennials in dynamic labor market conditions.
Social Influence in Collective Shopping: The Moderating Effect Of Discounts Hatta, Harmiati; Bravely, Irvan; Dinhi, Zoel Dirga; Musdalifa, Eva; Sultan, Nurul Fahmi; Ramadhani, Rezky; Israwati; Putri, Nur Fadhila
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2336

Abstract

This study aims to analyze the impact of compensation and job competence on employee performance with job satisfaction as a mediating variable at the National Zakat Agency, Indonesian Zakat Initiative. Compensation and job competence are positioned as independent variables, employee performance as a dependent variable, and job satisfaction as a mediating variable. The research applies an associative quantitative approach. Data was collected using a questionnaire administered to 140 workers and analyzed using the SmartPLS SEM method. The results of the analysis show that compensation and job competency have a positive and significant impact on job satisfaction, with coefficients of 0.521 and 0.534, respectively. In addition, compensation and job competency also have a positive and significant impact on employee performance with coefficients of 0.201 and 0.169. Job satisfaction has been proven to have the strongest impact on employee performance with a coefficient of 0.626. Testing for indirect effects confirmed that job satisfaction mediates the connection between compensation and employee performance as well as between job competence and employee performance. These results show that fair compensation and increased job competence play a crucial role in fostering job satisfaction and employee performance. The contribution of this study is to provide insights for organizations to improve employee performance by focusing on fair compensation, work competency development, and increased job satisfaction.
Dampak Praktik Manajemen Rantai Pasok Hijau Terhadap Kinerja Bisnis Dengan Mediasi Manajemen Ramping dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Wardhani, Dzikra; Santosa, Wahyuningsih; Widowati, Dorina; Darasih, Ratna
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik manajemen rantai pasok hijau terhadap kinerja bisnis dengan peran mediasi manajemen ramping dan tanggung jawab sosial perusahaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 212 responden yang terdiri atas manajer, supervisor, dan karyawan pada perusahaan manufaktur komponen otomotif yang beroperasi di wilayah Bogor dan Karawang, menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan perangkat lunak AMOS serta uji Sobel untuk menguji efek mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik manajemen rantai pasok hijau tidak berpengaruh secara langsung terhadap kinerja bisnis. Namun demikian, praktik manajemen rantai pasok hijau terbukti berpengaruh positif terhadap manajemen ramping dan tanggung jawab sosial perusahaan. Selanjutnya, manajemen ramping berpengaruh positif terhadap kinerja bisnis, sedangkan tanggung jawab sosial perusahaan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis. Pengujian mediasi mengungkapkan bahwa manajemen ramping berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan antara praktik manajemen rantai pasok hijau dan kinerja bisnis, sementara tanggung jawab sosial perusahaan tidak terbukti memediasi hubungan tersebut. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penerapan praktik manajemen rantai pasok hijau yang terintegrasi dengan manajemen ramping untuk meningkatkan kinerja bisnis perusahaan manufaktur. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas sektor industri serta mempertimbangkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi kinerja bisnis.
Analysis of the Influence of Service Quality, Ease of Access, and Trust on Users of the Single Submission Online Application (OSS) through the Satisfaction of Malinau Regency Business Actors Muis, Abdul; Karunia, Erick; Syahran, Syahran; Azis, Muh. Irfandy; Marsha, Deni
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2344

Abstract

This study aims to analyze the influence of service quality, ease of access, and trust on the use of the Online Single Submission (OSS) application, and to examine its implications for the satisfaction of business actors in Malinau Regency. The study uses a quantitative approach with an explanatory survey design. The research sample comprised 280 business actors using OSS, selected through purposive sampling from a total population of 933. Data were collected using a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The variables tested included service quality, ease of access, trust, use of OSS, and business actors' satisfaction. The results showed that ease of access and quality of service had a positive and significant effect on the use of OSS, while trust had no significant effect. Furthermore, the use of OSS has a positive and significant effect on the satisfaction of business actors. These findings imply that improving system usability and service quality is a priority for strengthening the policy on digital licensing services in border areas. The next study is suggested to include digital literacy and the quality of technological infrastructure as moderating factors.

Page 1 of 2 | Total Record : 11