cover
Contact Name
I Gede Margunayasa
Contact Email
pakgun_pgsd@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
pakgun_pgsd@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Udayana No 11, Kampus Tengah, Singaraja-Bali Kode Pos 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia
ISSN : 26139545     EISSN : 26139553     DOI : https://doi.org/10.23887/jurnal_pendas
Core Subject : Education,
The PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia publishes research manuscripts in the field of elementary education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to primary school and to a diversity of learning and instructional settings, from reports of empirical research, including experiments, quasi-experiments, case studies, ethnographies, design research, and surveys; philosophical and literature reviews. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of elementary Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
PERAN BUDAYA LITERASI DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA S.C. Rawin; I.N. Sudiana; I.G. Astawan
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 7 No 1 (2023): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.387 KB) | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v7i1.1371

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran budaya literasi dalam menumbuhkan minat baca siswa, dan factor – factor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam meningkatkan minat baca pada siswa kelas 3 SDK Lebao Tengah II Kota Larantuka. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif jenis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara terstruktur, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan model interaktif yang meliputi reduksi dan verifikasi data. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan meningkatkan ketekunan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peran budaya literasi pada siswa SD kelas 3 yakni berdasarkan jawaban responden tentang ketertarikan terhadap buku bacaan melalui kegiatan Pembiasaan yang sering dijalankan oleh siswa sehingga diperoleh hasil 63% . Hasil tersebut menunjukkan bahwa peran literasi di sekolah dasar berjalan dengan baik. (2) Faktor pendukung dalam menumbuhkan peran literasi yaitu minat membaca siswa yang sangat tinggi yakni berdasarkan jawaban responden tentang ketertarikan terhadap buku bacaan diperoleh hasil 89%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa siswa memang memiliki ketertarikan dalam membaca buku. (3) Implikasi peran budaya literasi di antaranya (a) minat siswa semakin meningkat dalam membaca, (b) sikap senang dan ceria, (c) bersemangat dan selalu tertarik untuk membaca. Kegiatan literasi di SDK Lebao Tengah II Kota Larantuka, berperan dalam meningkatkan minat membaca siswa, sekolah melaksanakan kegiatan pembiasaan 15 menit membaca sebelum jam KBM berlangsung dan hambatan pihak sekolah dalam melaksanakan kegiatan literasi di sekolah yaitu kurangnya sarana prasarana berupa ketersedian buku bacaan yang masih minim dan sangat terbatasnya ruangan perpustakaan.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DAN LITERASI SAINS PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS V SD S. Zulfiana; I.M. Gunamantha; I.B. Putrayasa
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 7 No 1 (2023): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.008 KB) | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v7i1.1384

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen kemampuan berpikir tingkat tinggi dan literasi sains pada pembelajaran IPA kelas V SD dengan melihat validitas, reliabilitas, daya beda dan tingkat kesukaran butir serta keefektifannya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D yaitu define, design, develop dan disseminate. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah tes pilihan ganda dan uraian. Teknik analisis data dengan menentukan validitas, reliablitas, daya beda dan tingkat kesukaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas isi berkategori tinggi, validitas butir instrumen kemampuan berpikir tingkat tinggi 20 butir valid dan 5 butir tidak valid. Sedangkan instrumen literasi sains semua valid, koefisien reliabilitas instrumen kemampuan berpikir tingkat tinggi 0,937 dan literasi sains 0,940 dengan kategori sangat tinggi, daya beda butir berkategori cukup baik sampai sangat baik, tingkat kesukaran hanya 1 butir dengan kategori mudah, selain itu sedang dan sukar. Instrumen kemampuan berpikir tingkat tinggi efektif dan literasi sains kurang efektif.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PPKN KELAS V MELALUI BUKU SAKU DIGITAL I. Noerdiansyah; I.N. Sudiana; Sariyasa
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 7 No 1 (2023): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.416 KB) | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v7i1.1685

Abstract

Pentingnya pengintegrasian teknologi ke dalam materi pembelajaran saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku saku digital untuk meningkatkan hasil PPKn kelas V SD. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan atau Research Development, dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subyek penelitian ini adalah 82 siswa kelas V, 6 orang ahli, dan 2 orang guru. Instrumen pengumpulan data pada kuesioner terdiri dari terdiri dari validasi aspek materi, bahasa, dan kegrafikan. Kemudian instrumen angket respon guru dan respon siswa. Teknik analisis data pada pengembangan buku saku digital ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini diantaranya adalah hasil validasi ahli materi sebesar 5,00 dengan kategori sangat baik dengan skor maksimum 5.00, kemudian ahli bahasa sebesar 4,50 dengan kategori sangat baik dengan skor maksimum 5.00, dan ahli kelayakan kegrafikan sebesar 4,43 dengan kategori sangat baik dengan skor maksimum 5.00. Hasil tahapan one to one evaluation dan small group evaluation yang memperoleh hasil rata-rata sebesar 3,6 untuk one to one evaluation dan 3,4 untuk small group dan termasuk dalam kategori sangat praktis sehingga dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil efektivitas juga menunjukkan bahwa presentasi ketuntasan menunjukkan 100% peserta didik memiliki nilai yang tuntas, artinya materi dalam buku digital mampu dipahami. Pada nilai perolehan (N-Gain) mendapat hasil perolehan termasuk kategori sedang sehingga bahan ajar buku digital memiliki pengaruh dengan kategori sedang terhadap pemahaman materi peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa buku saku digital yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif sehingga dapat digunakan pada pembelajaran PPKn kelas V SD.
PENGEMBANGAN TES BERPIKIR KRITIS SAINS UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR M.L.H. Saputri; I.M. Ardana; I.M.C. Wibawa
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 7 No 1 (2023): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.885 KB) | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v7i1.1686

Abstract

Kemampuan berpikir kritis siswa saat ini belum dikembangkan secara maksimal, apalagi dengan adanya covid 19 (pandemi) sangat berpengaruh menghambat proses belajar siswa sehingga masih banyak siswa yang kurang mampu dalam memecahkan suatu permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai karakteristik tes berpikir kritis dan kualitas dari instrumen berpikir kritis sains untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan 4D dari Thiagarajan yang terdiri dari empat tahap, yaitu define, design, develop, dan dissemination. Karakteristik tes berpikir kritis sains pada penelitian ini, yaitu (1) tes berpikir kritis sains ini indikatornya diadopsi dari Ennis dalam konteks sains, (2) tes berpikir kritis ini dikembangkan dari kurikulum 2013 dengan materi gaya gaya otot, gaya listrik, gaya magnet, gaya gravitasi, dan gaya gesek, dan (3) bentuk tes yang digunakan adalah tes essay. Peneliti mengembangkan instrumen tes berpikir kritis sains dalam bentuk essay yang kemudian di validasi oleh lima para ahli. Hasil perhitungan dari content validity index (CVI) sebesar 0,61 dengan kategori validitas isi tinggi. Hasil validitas empirik terdapat 13 butir soal yang dinyatakan valid. Menghitung reliabilitas dilakukan dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach dan hasil nilai Alpha Cronbach's sebesar 0,878. Nilai ini berada pada rentang 0,80 < r ≤ 1,00 sehingga dikategorikan reliabilitas instrumen yang digunakan dalam penelitian sangat tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tes berpikir kritis sains untuk siswa kelas IV sekolah dasar dinyatakan valid dan reliabel.
EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN E-LKPD DALAM UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATERI TEMATIK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR N.W.B. Artini; N.K. Suarni; D.P. Parmiti
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 7 No 1 (2023): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.402 KB) | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v7i1.1758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan karakteristik e-LKPD, 2) mengetahui validitas e-LKPD, 3) mengetahui kepraktisan e-LKPD, 4) menganalisa tingkat keefektivan e-LKPD materi tematik Subtema Manusia dan Lingkungan bagi siswa sekolah dasar. Jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4D. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling yang berjumlah 60 yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan eksperimen. Data dikumpulkan melalui observasi, instrumen uji ahli, dan kuesioner motivasi belajar serta pre-test dan posttest. Teknik analisis data secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan e-LKPD merupakan salah satu strategi pembelajaran yang dapat diterapkan sebagai solusi meningkatkan efektivitas dan motivasi sesuai dengan karakteristik peserta didik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa e-LKPD cukup efektif meningkatkan hasil posttest dan motivasi belajar siswa sehingga perlu dikembangkan.
PEMBERIAN PENGHARGAAN (REWARD) DENGAN BENTUK SHINING STAR TERHADAP HASIL BELAJAR, SIKAP DAN PERSEPSI SISWA KELAS IV DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA A.D.L. Zamani; A. Utami
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 7 No 1 (2023): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.07 KB) | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v7i1.1773

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengetahui perbedaan pemberian reward dengan bentuk shining star terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah peserta didik SDN Jurumudi 4, Kota Tangerang dengan pengambilan sampel penelitian sebanyak 20 siswa kelas eksperimen dan 20 siswa kelas kontrol. Instrumen yang dipergunakan pada penelitian ini adalah test soal pilihan ganda, lembar observasi dan angket skala likert. Hasil posttest kelas eksperimen mendapatkan nilai tertinggi yaitu 88 sedangkan posttest kelas kontrol dengan nilai tertinggi sebesar 64. Sesuai dengan analisis data, diperoleh thitung sebesar 7,203 > ttabel yaitu 2,101 yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan pada pengajaran dengan pemberian reward dalam bentuk shining star dan dengan tidak menggunakan pemberian reward. Sikap siswa dinilai baik dalam mengikuti pembelajaran dengan Implementasi reward shining star. Berdasarkan hasil penelitian, perspektif siswa terhadap pemberian reward juga dinilai positif. Maka dapat disimpulkan bahwa pemberian rewards dalam bentuk shining star dinilai dapat memberikan dampak positif bagi hasil belajar, sikap serta perspektif siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPA I.K. Supriana; I.W. Suastra; I.W. Lasmawan
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 7 No 1 (2023): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.041 KB) | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v7i1.1967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus I Tampaksiring. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan rancangan penelitian Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas V SD Gugus I Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, yang terdiri dari 174 orang siswa. Sebanyak 62 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu, data kemampuan berpikir kritis diperoleh dengan tes esay dan data hasil belajar IPA diperoleh dengan tes obyektif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data diuji coba terlebih dahulu, kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan menggunakan analisis Manova berbantuan program IBM SPSS Statistic 26.00 for Windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran PBL dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, dengan f = 23,299 dan sig. = 0,000. Kedua, terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran PBL dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, dengan f = 92,477 dan sig. = 0,000 Ketiga, terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA secara simultan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran PBL dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan sig. = 0,000 lebih kecil dari 0,050. Keempat, berdasarkan uji LSD dengan taraf signifikan 5% terdapat perbedaan signifikan yang lebih besar rata-rata kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol, yaitu dengan perbedaan rata-rata sebesar 12,037 pada kemampuan berpikir kritis siswa dan 18,233 pada hasil belajar IPA siswa.
PENGARUH BAHAN AJAR HANDOUT BERBASIS GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Junaidi; I.N. Sudiana; D.P. Parmiti
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 7 No 1 (2023): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.031 KB) | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v7i1.1989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) validitas isi/materi, media dan desain di dalam handout yang dikembangkan; 2) keperatisan bahan ajar handout berbasis gambar dalam penerapan dipembelajaran lapangan.3) efektivitas bahan ajar handout untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran tema 6 kelas V. Pengembangan bahan ajar handout ini berdasarkan teori dari Brog dan Gall, dalam pengembangan bahan ajar ada sepuluh langakah pengembangan bahan ajar menurut Brog dan Gall. Namun, dalam penelitian pengembangn ini hanya menerapkan tujuh langkah pengembangan (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan format produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, dan (7) revisi produk akhir. Dalam penelitian ini hasil validasi didapatakan dari validasi media 0,74 sedangkan validasi desain 0,75 dan validasi isi/materi 0,78. Sesuai dengan tabel kriteria tingkat validasi, nilai tersebut berada pada tingkat validasi tinggi. Dan untuk kepraktisan bahan ajar ini dinilai dari 3 guru kelas V yang memahami materi pembelajaran kelas V. Dari peraktisi didapatakan hasil praktisi pertama 3,54, praktisi kedua 3,54 dan praktisi ketiga 3,82. Jika kita konversikan ke dalam kriteria kepraktisan, nilai yang didapatkan tersebut berada pada kategori sangat praktis, sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar handout ini dapat diterapkan dalam pembelajaran. Untuk mengetahui hasil efektivitas bahan ajar handout dilakukan pretest-posttest. Untuk mengathui efektivitas diukur dengan ketuntasan klasikal. Hasil yang didapatkan dari pretest 78,13% dan hasil dari posttest 93,75% hasil ini membuktikan bahwa bahan ajar handout efektiv diterapkan di pembelajaran kelas V tema 6.
EFEKTIVITAS E-MODUL BERBASIS CATUR PRAMANA PADA PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR L.P.C. Dewi; D.P. Parmiti; I.G. Astawan
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 7 No 1 (2023): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.42 KB) | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v7i1.1991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui validitas E- Modul Berbasis Catur Pramana Pada Pembelajaran IPA, (2) mengetahui kepraktisan E- Modul Berbasis Catur Pramana Pada Pembelajaran IPA dan (3) mengetahui efektivitas E- Modul Berbasis Catur Pramana Pada Pembelajaran IPA. Subjek penelitian adalah 6 orang ahli yang terdiri dari ahli media, materi, bahasa untuk menguji validitas produk, guru sebanyak 4 orang menguji kepraktisan produk dan siswa 35 orang siswa menguji kepraktisan dan efektivitas produk. Metode pengumpulan data kuesioner dan kepraktisan serta tes hasil belajar untuk efektivitas. Instrumen pengumpulan data pada kuesioner terdiri dari; instrumen media, materi, ahli bahasa, dan instrumen hasil belajar berupa tes pilihan ganda. Analisis data dekriptif kuantitatif dan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Adapun produk yang dihasilkan berupa E-modul berbasis Catur Pramana dengan menggunakan model ADDIE. Adapun hasil penelitian pengembangan sebagai berikut (1) validitas E- Modul Berbasis Catur Pramana Pada Pembelajaran IPA yaitu meperoleh hasil validitas melalui ahli materi 98,59% sangat valid, validitas ahli media 95,63% sangat valid, skor validitas ahli bahasa 94,28% sangat valid. (2) Keprktisan validitas E- Modul Berbasis Catur Pramana Pada Pembelajaran IPA yaitu meperoleh hasil oleh praktisi guru yaitu sebesar 100% sedangkan persentase hasil uji coba kelompok kecil oleh siswa yaitu sebesar 95,55% dan (3) efektivitas E- Modul Berbasis Catur Pramana Pada Pembelajaran IPA menunjukan bahwa hasil belajar IPA Siswa meningkatan dengan skor rata-rata sebelum menggunakan E-Modul yakni 70,00 dan sesudah menggunakan E-Modul adalah 89,60.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA CROSSWORD PUZZLE TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPAS SISWA P.D. Lestari; I.G.A.A. Wulandari
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 7 No 1 (2023): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.081 KB) | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v7i1.1996

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model problem based learning berbantuan media crossword puzzle terhadap kompetensi pengetahuan IPAS siswa kelas IV SD. Penelitian tergolong eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent pretest posttest eksperimental control group design. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Jumlah sampel kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing sebanyak 30 orang. Sampel yang didapat merupakan dua kelompok kelas dari sekolah dasar negeri. Data posttest dianalisis dengan uji-t (polled varians). Rata-rata posttest kelompok eksperimen 85, 16 dan kelompok kontrol 56, 43. Hasil analisis uji-t didapat thitung = 11, 28 pada taraf signifikansi 5% dan dk = 58 didapat ttabel = 2, 00. Sehingga thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Disimpulkan bahwa model problem based learning berbantuan media crossword puzzle berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPAS siswa kelas IV SD.

Page 7 of 21 | Total Record : 205