cover
Contact Name
I Gede Margunayasa
Contact Email
pakgun_pgsd@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
pakgun_pgsd@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Udayana No 11, Kampus Tengah, Singaraja-Bali Kode Pos 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia
ISSN : 26139545     EISSN : 26139553     DOI : https://doi.org/10.23887/jurnal_pendas
Core Subject : Education,
The PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia publishes research manuscripts in the field of elementary education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to primary school and to a diversity of learning and instructional settings, from reports of empirical research, including experiments, quasi-experiments, case studies, ethnographies, design research, and surveys; philosophical and literature reviews. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of elementary Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 216 Documents
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR Ritajib; K. Suma; I.M. Ardana
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Kepala Sekolah menjalankan perannya sebagai pemimipin di SDN 5 Akar-akar, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji langkah-langkah yang dilakukan Kepala Sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah tersebut, hasil yang dicapai, serta kendala yang dihadapi dalam proses peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, di mana peneliti secara langsung mengumpulkan data di lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi, serta observasi terhadap subjek penelitian yang terdiri dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, empat guru, dan beberapa (pastikan jumlahnya) siswa SDN 5 Akar-akar, Kecamatan Bayan. Hasil wawancara dengan Kepala Sekolah, guru, dan siswa menunjukkan bahwa peran Kepala Sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan mencakup enam aspek utama, yaitu: sebagai manajer, administrator, supervisor, pendidik (educator), pemimipin (leader), dan motivator. Peran Kepala Sekolah sebagai penggerak dalam lembaga pendidikan sangatlah penting, karena ia bertindak sebagai pemimipin yang membimbing seluruh komunitas sekolah dalam menjalankan berbagai aktivitas, meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, serta meningkatkan kompetensi guru guna mendorong perubahan ke arah yang lebih baik dan bermutu.
HUBUNGAN KEMAMPUAN AWAL MATEMATIKA DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SEKOLAH DASAR H. Pitriyani; Buyung; E.G. Utama
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 2 (2025): Agustus, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) (On Proses)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i2.5247

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan menerapkan pendekatan kuantitatif. Tujuan dari penelitian ini untuk: 1) Mengukur kemampuan awal Matematika siswa di SDN 12 Singkawang; 2) Mengukur kemampuan pemecahan masalah siswa di SDN 12 Singkawang; 3) Menganalisis hubungan antara kemampuan awal Matematika dengan kemampuan pemecahan masalah siswa di SDN 12 Singkawang. Lingkup penelitian meliputi populasi siswa kelas IV dengan pengambilan sampel sebanyak 23 responden dari kelas IV B menggunakan teknik pengambilan sampel acak sederhana. Data didapat melalui tes. Instrumen yang digunakan meliputi soal kemampuan awal Matematika dan kemampuan pemecahan masalah, dengan analisis data menggunakan uji korelasi PPM. Hasil analisis menandakan nilai koefisien korelasi positif sebesar 0,5520 dengan thitung = 3,0337 dan ttabel = 1,721. Ini mengindikasikan adanya hubungan positif dan signifikan antara kemampuan awal Matematika dengan kemampuan pemecahan masalah di SDN 12 Singkawang.
PENERAPAN E-LEARNING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KETELADANAN KHULAFAURASYIDIN PADA KELAS INKLUSIF SEKOLAH DASAR N.L. Novitasari; D.C.R. Novitasari; A. Hamid; J.G. Indriyani
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 2 (2025): Agustus, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) (On Proses)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i2.5423

Abstract

Pendidikan inklusif bertujuan memberikan akses dan kesempatan belajar yang setara bagi semua peserta didik, termasuk siswa berkebutuhan khusus dengan hambatan kognitif, sosial, atau bakat istimewa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas e-learning berbasis gamifikasi melalui platform Quizizz dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa kelas V SDN Sidotopo 1 Surabaya pada materi keteladanan Khulafaurasyidin. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, melibatkan siswa reguler dan berkebutuhan khusus. Instrumen penelitian mencakup tes pemahaman, angket motivasi, observasi, dan wawancara, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi belajar (t=-2,433; sig=0,021) dan hasil belajar siswa (t=-8,936; sig<0,001) setelah penerapan Quizizz. Fitur interaktif Quizizz, seperti skor real-time, papan peringkat, dan visual menarik, terbukti mendukung pembelajaran berdiferensiasi, meningkatkan keterlibatan, serta menciptakan suasana belajar yang inklusif dan menyenangkan, terutama bagi siswa dengan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa integrasi gamifikasi dalam e-learning dapat menjadi strategi efektif bagi guru untuk mengoptimalkan pembelajaran PAI di kelas inklusif sekaligus menjadi alternatif solusi praktis dalam menghadapi tantangan keberagaman kebutuhan siswa.
PENERAPAN DIGITAL ESCAPE ROOM DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN PEMAHAMAN MEMBACA SISWA KELAS 3 SEKOLAH DASAR K.N. Halizah; P.K. Sari; H. Salsabiila
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 2 (2025): Agustus, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) (On Proses)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i2.5665

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media digital escape room melalui platform Genially dalam meningkatkan minat dan pemahaman membaca pada siswa kelas III SDN Ciputat 01. Metodologi yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sampel penelitian berjumlah 31 siswa yang mengikuti pembelajaran selama dua siklus. Data dikumpulkan melalui observasi, angket minat belajar, tes pemahaman membaca (pretest dan posttest), serta wawancara mendalam. Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk deskripsi hasil observasi dan wawancara, serta kuantitatif dengan menghitung rata-rata nilai dan persentase ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata dari 68,06 menjadi 80,97 dan ketuntasan belajar dari 64,52% menjadi 83,87%. Siswa mengungkapkan pembelajaran menggunakan media ini lebih menarik dan interaktif. Studi merekomendasikan penggunaan media digital untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa serta penunjang fasilitas teknologi di sekolah.
PENERAPAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA RODA SEJARAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR E.U. Masytoh; E.A. Ismaya; L.A. Riswari
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 2 (2025): Agustus, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) (On Proses)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i2.5880

Abstract

Minimnya penerapan model dan media pembelajaran yang tepat berkontribusi terhadap kurangnya keterlibatan aktif peserta didik dalam aktivitas pembelajaran. Kondisi tersebut berpengaruh negatif terhadap pemahaman materi oleh peserta didik, sehingga dapat menimbulkan rendahnya tingkat pemahaman belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata nilai hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media roda sejarah kelas IV SD 2 Singocandi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre experimental one group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV SD 2 Singocandi dengan jumlah 34 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pretest 45 menjadi posttest 63,82. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05  diterima dan  ditolak yang menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata yang signifikansi antara hasil pretest dan posttest. Kesimpulan dari hasil penelitian tersebut adalah terdapat perbedaan rata-rata nilai hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media roda sejarah. Minimnya penerapan model dan media pembelajaran yang tepat berkontribusi terhadap kurangnya keterlibatan aktif peserta didik dalam aktivitas pembelajaran. Kondisi tersebut berpengaruh negatif terhadap pemahaman materi oleh peserta didik, sehingga dapat menimbulkan rendahnya tingkat pemahaman belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata nilai hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media roda sejarah kelas IV SD 2 Singocandi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre experimental one group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV SD 2 Singocandi dengan jumlah 34 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pretest 45 menjadi posttest 63,82. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05  diterima dan  ditolak yang menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata yang signifikansi antara hasil pretest dan posttest. Kesimpulan dari hasil penelitian tersebut adalah terdapat perbedaan rata-rata nilai hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media roda sejarah.
KAJIAN MENDALAM MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V: STUDI KASUS TERHADAP DUA SISWA Mudrikatunnisa; S.D. Ardianti; D.A. Santoso
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 2 (2025): Agustus, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) (On Proses)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i2.6772

Abstract

Minat belajar merupakan komponen penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran IPAS di sekolah dasar karena berdampak pada keterlibatan dan hasil belajar peserta didik. Dengan menggunakan metode studi kasus kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi minat belajar siswa kelas V di SD 1 Adiwarno pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Dua siswa yang terlibat dalam penelitian dipilih secara purposive untuk mewakili berbagai tingkat minat belajar. Observasi partisipan, dokumentasi, dan wawancara menyeluruh adalah metode pengumpulan data. Keabsahan data diuji dengan triangulasi teknik dan sumber. Pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan adalah semua aspek analisis data yang dilakukan menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek penelitian termasuk dalam kategori minat belajar yang baik berdasarkan empat indikator minat belajar: perasaan senang, ketertarikan, perhatian dalam belajar, dan keterlibatan siswa. Faktor internal termasuk sifat fisiologis dan psikologis, dan faktor eksternal termasuk dukungan keluarga dan lingkungan sekolah.
PRAKTIK SOSIAL KANTIN SEKOLAH DAN KENDALA PEWUJUDAN KANTIN SEHAT DI SMK D.A.L. Tobing; S. Ekomila; M. Iqbal; R. Selvianti
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 10 No 1 (2026): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v10i1.6886

Abstract

Artikel ini memaparkan analisis tentang permasalahan serta kendala dalam mewujudkan kantin sehat di lingkungan sekolah khususnya di SMK Negeri 8 Medan. Sekolah ini merupakan sekolah menengah kejuruan yang menyelenggarakan kurikulum tata boga. Secara ideal, keberadaan jurusan tataboga di sekolah ini seharusnya akan sejalan dengan praktik pengelolaan kantin yang menyediakan pangan sehat dan begizi di lingkungan sekolah. Akan tetapi, hasil studi memperlihatkan fenomena sebaliknya. Kantin sekolah yang seharusnya mampu berfungsi sebagai ruang pendukung pembentukan kebiasaan makan sehat bagi siswa, justru tidak terlaksana. Artikel ini bertujuan menganalisis kendala pewujudan kantin sehat dari perspektif struktural, ekonomi, dan kultural. Kajian ini disusun berdasarkan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui tahapan reduksi, kategorisasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa lemahnya regulasi sekolah, orientasi ekonomi pengelolaan kantin, serta preferensi konsumsi siswa menjadi faktor utama yang menghambat penyediaan makanan sehat. Kondisi tersebut mencerminkan adanya kesenjangan antara pendidikan gizi yang diberikan di jurusan tataboga dan praktik pangan di lingkungan sekolah. Artikel ini menegaskan bahwa pewujudan kantin sehat merupakan praktik sosial yang memerlukan dukungan struktural dan kelembagaan sekolah secara berkelanjutan.
PENGARUH PEMAHAMAN TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) TERHADAP PENGETAHUAN KESIAPAN MENGAJAR MAHASISWA PGSD A.G.D. Rahmawati; F. Destini; N.Y. Astiti; A. Sofia
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 10 No 1 (2026): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v10i1.6899

Abstract

Kesiapan mengajar calon pendidik di Indonesia masih menghadapi tantangan, ditandai dengan kesenjangan antara penguasaan teori dan kemampuan praktik, serta penguasaan aspek integratif teknologi dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemahaman Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) terhadap pengetahuan kesiapan mengajar pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 255 mahasiswa PGSD angkatan 2023 di Universitas Lampung, dengan sampel sebanyak 156 orang yang ditentukan melalui teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda untuk mengukur pemahaman TPACK dan pengetahuan kesiapan mengajar yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Temuan penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pemahaman TPACK terhadap pengetahuan kesiapan mengajar, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan koefisien determinasi R Square sebesar 0,119. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman TPACK memberikan kontribusi sebesar 11,9% terhadap pengetahuan kesiapan mengajar mahasiswa PGSD, sedangkan sisanya 88,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar cakupan penelitian.
PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR E. Aprilia; N. Profithasari; A. Izzatika; F. Khairani
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 10 No 1 (2026): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v10i1.6901

Abstract

Isu utama penelitian ini adalah kurangnya keterampilan proses sains peserta didik sekolah dasar. Tujuan penelitian adalah menguji bagaimana model inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap keterampilan proses sains peserta didik sekolah dasar. Metode menggunakan quasi-eksperimen dengan non-equivalent control group design. Populasi sebanyak 112 peserta didik dan 53 peserta didik dipilih menggunakan rumus slovin. Hasil dikumpulkan dengan memberikan tes unjuk kerja dan anget. Hasil uji hipotesis adalah Ha diterima dan H0 ditolak berdasarkan hasil uji regresi linear sederhana, yang menunjukkan bahwa nilai Fhitung lebih besar dari nilai Ftabel (32,646 > 4,24), dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. Temuan menunjukkan bahwa skor rata-rata meningkat secara signifikan, dari 47,78 menjadi 82,81, yang mewakili peningkatan sebesar 56,6%. Hasil menunjukkan bahwa keterampilan proses sains peserta didik sekolah dasar berpengaruh secara signifikan setelah menggunakan model inkuiri terbimbing. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model inkuiri terbimbing untuk memperbaiki keterampilan ilmiah peserta didik sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF ART EXPLORATION (ARTEXA) BERBASIS GOOGLE SITES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MATERI UNSUR SENI RUPA KELAS III SEKOLAH DASAR Z.D. Intania; A. Nurharini
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 10 No 1 (2026): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v10i1.6916

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media interaktif Art Exploration (Artexa) berbasis google sites pada materi unsur seni rupa serta menguji kelayakan dan keefektifannya dalam meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik kelas III SDN Dawuhan Wetan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE dengan pendekatan campuran. Hasil penelitian menunjukkan media Artexa dinyatakan sangat layak digunakan berdasarkan validasi ahli media sebesar 96% dan ahli materi sebesar 92%, serta diperkuat respon peserta didik pada uji coba kelompok kecil sebesar 86,25% dan kelompok besar sebesar 87,27%, serta respon guru sebesar 94%. Hasil uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p < 0,05). Nilai rata-rata kelompok kecil meningkat dari 65,63 menjadi 85,63 (kenaikan 20 poin) dengan N-Gain 0,622, sedangkan kelompok besar meningkat dari 57,05 menjadi 85,68 (kenaikan 28,63 poin) dengan N-Gain 0,68. Media Artexa terbukti efektif meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik.