Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 2 (2023)"
:
20 Documents
clear
Analisis Kualitas Sistem Informasi Akademik Menggunakan Metode Importance Performance Pada AMIK Bina Sriwijaya Palembang
Heri Warni;
Tata Sutabri
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (446.708 KB)
|
DOI: 10.31004/ijmst.v1i2.133
Sistem informasi akademik merupakan suatu sistem yang dirancang khusus untuk dapat mengelola berbagai data akademik dengan banyak entitas, kepuasan mahasiswa sebagai stakeholder merupakan bagian yang penting bagi akademik, tata kelola Portal Akademik yang baik perlu dilakukan. Berdasarkan dokumen Laporan Helpdesk akademik Bina Sriwijaya terdapat 522 keluhan pada Website Portal Akademik. Website terkadang mengalami gangguan misalnya sistem yang down, erorr saat melakukan registrasi, dan kehilangan data. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui harapan dan penilaian pengguna terhadap kualitas Website Portal Akademik, serta idikator yang harus ditingkatkan untuk mendukung peningkatan kualitas Website Portal Akademik. Penelitian ini menggunakan Metode Kuantitatif dengan Teknik Analisa Deskriptif (Analisis Jenjang) dan Metode Importance Performance Analysis (IPA) berdasarkan indikator WebQual 4.0. Kuesioner disebarkan kepada 439 responden mahasiswa pada AMIK Bina Sriwijaya, serta melakukan wawancara kepada Direktur dan pengelola data centre Direktorat Sistem Informasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara keseluruhan penilaian kinerja Website Portal Akademik memiliki skor rata-rata sebesar 1499.30 atau 68.31% masuk dalam kategori baik, namun terdapat satu sub variabel dimana kinerjanya berada pada kategori sedang yaitu sub variabel Service interaction. Pengguna memiliki tingkat harapan yang tinggi terhadap seluruh sub variabel dengan skor rata-rata sebesar 1787.23 atau 81%. Hasil dari pemetaan diagram IPA, kuadran I diisi oleh indikator website menyampaikan rasa kompetensi (dapat Diperoleh setiap saat), website menyediakan informasi dengan detail, dan pengguna merasa aman terhadap informasi pribadinya (informasi tidak pernah hilang atau berubah), tiga indikator tersebut harus menjadi konsentrasi Bagian Direktorat Sistem Informasi untuk melakukan perbaikan pada Website Portal Akademik.
Pengukuran Kualitas Website E-Learning Di SMA Muhammadiyah 1 Palembang dengan Metode Webqual
Fitri Maria;
Tata Sutabri
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (588.586 KB)
|
DOI: 10.31004/ijmst.v1i2.134
E-Learning merupakan salah satu sistem pembelajaran yang saat ini semakin dikenal. Ketika terjadinya wabah Covid-19 pembelajaran secara digital sangat di butuhkan untuk mempermudah proses belajar mengajar maka di butuhkan sebuah sistem pembelajaran yang efektif. website e-learning perlu dilakukan pengukuran sebagai bahan evaluasi keefektivitasnya. Tujuan dari penelitian menganalisa dan mngidentifikasi kepuasan pengguna webiste e-learning Edumu dengan menggunakan Metode webqual. Webqual merupakan metode yang dipakai untuk mengetahui kualitas website berdasarkan persepsi pengguna akhir.Variabel yang digunakan yaitu usability, kualitas informasi, dan interaksi pelayanan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dari ketiga kateogori yang digunakan yakni, usabulity, kualitas informasi dan interaksi layanan yang disingkat kedalam X1, X2 dan X3 secara keseluruhan menghasilkan kualitas dalam kondisi baik.
Analisis Manajemen Pelayanan PT. KAI Sebagai Pengguna pada Aplikasi KAI ACCESS Berbasis Teknologi Informasi Menggunakan Framework ITIL Version 3
Muhammad Idzha Adhitya Ranius;
Tata Sutabri;
A. Yani Ranius
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (563.402 KB)
|
DOI: 10.31004/ijmst.v1i2.136
Masyarakat dituntut mengubah gaya hidup terutama pada pengguna aplikasi yang ada dalam sistem erakomunikasi, diantaranya dengan menggunakan aplikasi KAI Access yang merupakan sebuah aplikasi untuk mengakomodasi proses pemesanan tiket dan mengetahui jadwal keberangkatan kereta api. Aplikasi KAI Access digunakan untuk melakukan pembelian dan mencari jadwal keberangkatan kereta api dengan mudah melalui smartphone yang dapat diunduh secara playstore atau appstore. Aspek yang mempengaruhi perkembangan aplikasi tersebut diperoleh dari persepsi pengguna atau biasa disebut pengalaman pengguna. Observasi yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan TI pada kinerja aplikasi KAI Access berdasarkan pengalaman pengguna dengan menggunakan kerangka kerja yakni framework Information Technology Infrastucrute Library (ITIL) Version 3. Hasil penelitian ini dapat mengidentifikasikan peningkatan sistem layanan pelanggan dengan framework ITIL, yang mencakup service strategy, service design, service transition, service operation, dan continual service improvement. Demikian maka keluhan pelanggan bisa langsung diterima pada PT. KAI, jadi penanganan permasalahan pada pelanggan bisa diselesaikan dengan jangka waktu yang sangat singkat.
Analisis layanan RF Mobile menggunakan COBIT Domain Deliver and Support (DS)
Dilla Mukarromah;
Tata Sutabri
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (504.924 KB)
|
DOI: 10.31004/ijmst.v1i2.140
Layanan Akademik Mahasiswa sangat dibutuhkan pada zaman sekarang ini. Salah satu perguruan Tinggi negeri yang telah menerapkan Teknologi Informasi melalui laynan akademik mahasiswa yang telah disediakan yaitu UIN Raden Fatah Palembang. Salah satu layanan akademik mahasiswa di UIN adalah aplikasi RF Mobile. RF Mobile merupakan aplikasi penyedia layanan berupa jadwal kuliah, Nilai semester, akses ke E-Learning dsb. RF Mobile merupakan Aplikasi Baru yang diterapkan di UIN, maka dengan hal ini diperlukan analisis terkait sistem guna mengetahui nilai yang sudah didapatkan saat ini dan akan menjadikan tolak ukur untuk nilai yang diharapkan terhadap perkemabngan sistem. Analisi untuk mengetahui tingkat kematangan sistem yaitu menggunakan COBIT dengan Domian Deliver and Support. Subdomian yang digunakan pada penelitian ini yaitu seluruh subdomain pada Domian DS yatu berjumlah 13 subdomain. Hasil dari penelitian ini didapatkan 3 Subdomian yang masih mendapat nilai maturity level rendah yaitu DS 4, DS5, dan DS 8. Namun pada 10 subdomai lain sudah mendapat nilai yang hampir mencapai target yang diinginkan.
Analisis Tingkat Kematangan Manajemen Layanan Pegawai Berbasis Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 5 Pada SMA Negeri 19 Palembang
Desra Triyunsari;
tata sutabri
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (493.547 KB)
|
DOI: 10.31004/ijmst.v1i2.141
SMA Negeri 19 Palembang merupakan instansi pendidikan yang ada di Palembang. Saat ini SMA Negeri 19 Palembang telah mengimplementasikan layanan Pegawai berbasis teknologi informasi. Layanan Teknologi Informasi (TI) merupakan salah satu fasilitas yang diberikan oleh suatu perusahaan atau instansi. Layanan Teknologi Informasi juga diberikan kepada Pegawai sebagai pengguna (user) di SMA Negeri 19 Palembang. Dengan adanya layanan Teknologi Informasi diharapkan mampu membantu user dalam pekerjaannya. Berdasarkan hasil kuesioner tingkat kepuasan Pegawai terhadap layanan teknologi informasi, kepuasan pengguna terhadap layanan Teknologi Informasi di SMA Negeri 19 Palembang berada diangka 3.31 dengan skala 1-5. Kondisi ini masih dinilai belum optimal untuk memenuhi layanan TI di SMA Negeri 19 Palembang sehingga perlu dilakukan pengukuran untuk mencapai target yang diinginkan yaitu 4. Dengan adanya permasalahan tersebut peneliti mengukur maturitas terhadap sistem untuk mengetahui tingkat kematangan saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah framework COBIT 5. COBIT 5 dipilih karena telah digunakan secara terus-menerus untuk mengukur sebuah manajemen layanan teknologi informasi dan dapat mengembangkan, meningkatkan serta memperbaiki kualitas menajemen layanan teknologi informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan rekomendasi kepada bagian Perencanaan, Teknologi Informasi, dan Pelaporan (PTIP) yang secara langsung mengelola layanan TI yang ada pada SMA Negeri 19 Palembang. Rekomendasi ini diberikan bertujuan agar dapat meningkatkan nilai kematangan dan memperbaiki menejemen layanan teknologi informasi yang di kelola oleh PTIP.
Implementasi Sistem Deteksi Ransomware Menggunakan Deep Packet Inspection pada Layanan SMK Negeri 1 Palembang
Dio Azmi Saputra;
Stiawan Deris;
Sutabri Tata
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2021.939 KB)
|
DOI: 10.31004/ijmst.v1i2.142
Sistem deteksi adalah salah satu teknik untuk mendeteksi dan memberikan alarm bahwa adanya ancaman Malware bagi setiap perusahaan di indonesia. Sistem deteksi serangan Malware bertujuan untuk mendeteksi dan memberikan alarm agar sistem berfungsi secara optimal. Serangan Ransomware dapat menghentikan proses transaksi serta fungsi website SMK Negeri 1 Palembang dan memberikan dampak negatif bagi nasabah SMK Negeri 1 Palembang. Deep Packet Inspection (DPI) adalah sebuah metode untuk mendeteksi anomali berupa serangan Ransomware yang terjadi pada jaringan enterprise SMK Negeri 1 Palembang. Serangan yang dideteksi oleh DPI berupa serangan Ransomware WannaCry yang dilakukan oleh attacker untuk mendapatkan akses ke file yang ada di client maupun server. Pola serangan paket Ransomware Wannacry pada SMK Negeri 1 Palembang dapat dikenali dengan beberapa parameter seperti, Protocol, Source Port, Destination Port, TLSv, serta JA3 yang digunakan.
Analisis Tingkat Kematangan Manajemen Layanan Pendaftaran Perkara berbasis Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 5
Faliandy Faliandy;
Tata Sutabri
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (575.051 KB)
|
DOI: 10.31004/ijmst.v1i2.143
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kematangan manajemen layanan pendaftaran perkara berbasis teknologi informasi di sebuah instansi peradilan menggunakan framework COBIT 5. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, wawancara, dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan framework COBIT 5 untuk mengevaluasi keempat domain COBIT 5, yaitu perencanaan dan pengorganisasian, pengadaan dan implementasi, pengoperasian dan pengendalian, serta pemantauan dan evaluasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kematangan manajemen layanan pendaftaran perkara berbasis teknologi informasi diinstansi peradilan yang menjadi objek penelitian masih perlu ditingkatkan. Terdapat beberapa kendala dalam pengelolaan layanan pendaftaran perkara, seperti sistem yang belum terintegrasi dengan baik, kurangnya pengawasan terhadap proses pendaftaran perkara, dan masih terdapat proses manual yang memakan waktu. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan perbaikan pada sistem pendaftaran perkara, mengintegrasikan sistem dengan baik, dan meningkatkan pengawasan terhadap proses pendaftaran perkara dengan mengacu pada framework COBIT 5 untuk memastikan pengelolaan layanan pendaftaran perkara berbasis teknologi informasi dapat berjalan secara efektif dan efisien.
Analisis Manajemen Layanan Teknologi Informasi Menggunakan ITIL V3 Domain Service Operation Pada Perusahaan CV. Cemerlang Komputer Palembang
Gempita Buana Putri;
Tata Sutabri
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (448.827 KB)
|
DOI: 10.31004/ijmst.v1i2.144
Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan pelayanan teknologi yang baik menjadi harapan bagi semua orang, organisasi, lembaga, maupun perguruan tinggi agar dapat mendukung kegiatan, memudahkan aktivitas dan proses bisnis mereka. Suatu organisasi usaha perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang ada saat ini. Pengelolaan layanan TI merupakan suatu metode pengelolaan sistem teknologi informasi yang terpusat pada perspektif konsumen dari layanan teknologi informasi terhadap bisnis perusahaan. CV. Cemerlang Komputer telah menerapkan teknologi informasi yang diperuntukkan bagi pengguna untuk dapat melakukan kegiatan manajemen layanan serta pengolahan data administrasi perusahaan. Service Operation adalah fase lifecycle yang mencakup semua operasional sehari-hari dari manajemen layanan TI. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 3 proses yaitu Event Management, Request Fulfilment dan Problem Management maka perlu ditingkatkan kebutuhan hardware, software dan infrastructure yang memadai dalam memenuhi kebutuhan CV. Cemerlang Komputer Palembang dalam bekerja lebih efektif. Lalu kebutuhan akan penerapan SOP dan modul yang layak kepada karyawan agak lebih efisien dalam menggunakan teknologi informasi.
Analisis Manajemen Resiko Pelayanan Sistem Manajemen Dealer VIAR dengan menggunakan COBIT 5
yuki arimbi;
Tata Sutabri
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (468.823 KB)
|
DOI: 10.31004/ijmst.v1i2.145
Layangan Teknologi Informasi pada sistem manajemen dealer VIAR sangat berfungsi pemenuhan permintaan denan pengelola insiden. Selain memiliki peranan penting tetapi juga baeresiko bagi perusahaan. Permasalahan yang terjadi pada Sistem manajemen dealer tersebut ialah resiko dalam pelayanan aatau manajemen yang dijalankan oleh pihak perusahaan. Resiko tersebut antara lain diantaranya kesalahan pencatatan (logging) insiden atau permintaan layanan, helpdesk tidak mencatat insiden atau permintaan layanan TI. Maka berdasarkan permasalahan tersebut perlu dilakukan sebuah analisis manajemen risiko pada sistem manajemen dealer perlu dilakukan guna bertujuan untuk meminimalkan risiko. Penerapan COBIT 5 (Control Objectives for Information and Related Technology) digunakan sebagai kerangka acuan untuk melakukan analisis manajemen risiko tersebut. APO (Align, Plan and Organize) dan DSS (Deliver, Service and Support) adalah dua dari lima domain yang ada pada COBIT 5. APO11 (Manage Quality) dan DSS01 (Manage Operations) merupakan proses pendukung pada COBIT 5 yang digunakan untuk mengelola risiko. Berdasarkan hasil penelitian ini perhitungan nilai dampak dengan nilai frekuensi tingkatan risiko paling tinggi adalah risiko pengguna enggan memberikan feedback layanan TI. Tingkat medium terdapat dua risiko, yakni risiko helpdesk tidak mencatat permintaan layanan TI yang masuk dan kesalahan pencatatan (logging) insiden atau permintaan layanan. Sedangkan tingkat low, yaitu risiko pengguna tidak puas terhadap layanan yang diberikan.
Analisis Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap E-Learning Politeknik Negeri Sriwijaya Menggunakan Framework ITIL V3
Niza Tadzkiratun Nafisah;
Tata Sutabri
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/ijmst.v1i2.147
E-learning dipergunakan sebagai media pembelajaran, penyebaran materi dan pengerjaan tugas mahasiswa. hal ini digunakan agar mengurangi penggunaan kertas dan menghindari keterlambatan penyampaian materi untuk mahasiswa. Analisa kepuasan mahasiswa pengguna dalam penggunaan sistem e-learning hingga saat ini belum dilakukan suatu penilaian terhadap kepuasan pengguna sistem tersebut. Penilaian kepuasan pengguna terhadap sistem tersebut merupakan suatu hasil dan penilaian keberhasilan dari website tersebut. Hal inilah yang membuat penelitian tertarik untuk melakukan penelitian yang berhubungan dengan tingkat kepuasan pengguna e-learning terutama bagi mahasiswa. Sebuah web elearning dikatakan baik apa bila user (pemakai) merasa puas dengan web elearning, baik dari sisi tampilan maupun isi. Oleh karena itu perlu adanya analisis tingkat kepuasan mahasiswa terhadap e-learning untuk mengetahui kinerja ataupun kualitas layanan teknologi informasi e-learning yang digunakan dengan cara membandingkan tingkat kematangan teknologi informasi saat ini (Current Maturity) dan kondisi yang akan datang (Expected Maturity). Penelitian ini menggunakan framework ITIL V3 domain service operation dengan tujuan mengukur tingkat kematangan pada kondisi e-learning. Domain service operation memiliki sub-domain yaitu event management, incident management, reques fulfillment, problem management, dan access management. Hasil penelitian pada variabel event management tingkat kematangan 2.90, variabel incident management tingkat kematangan 2.45, variabel problem management tingkat kematangan 2.13, variabel reques fulfillment tingkat kematangan 2.24, variabel access management tingkat kematangan 3.18. secara keseluruhan indeks rata-rata dari seluruh variabel hasil kuisioner yang didapat sebesar 2.58, yang berada di skala 3 dari 5 tingkat kematangan yaitu defined.