cover
Contact Name
Sri Wahyuni
Contact Email
j.agronusantara@gmail.com
Phone
+6282168326290
Journal Mail Official
j.agronusantara@gmail.com
Editorial Address
Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Kampus H.M Arsyad Thalib Lubis Jalan Garu II No. 93 Medan, Provinsi Sumatera Utara, 20147
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Agro Nusantara
ISSN : -     EISSN : 27986381     DOI : https://doi.org/10.32696/jan.v3i1.1996
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agro Nusantara yang merupakan jurnal agribisnis yang focus terhadap kajian ilmiah yang berkaitan dengan konsep strategi pengembangan pasar , prilaku konsumen, kajian usahatani, peningkatan pendapatan petani, teknologi dan dan pengolahan bidang pertanian. Budidaya tanaman, manajemen perkebunan dan holtikultura, sumberdaya pangan, bisnis dan wirausaha, ekonomi pertanian, sistem informasi manajemen agribisnis.
Articles 84 Documents
ANALISIS FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN USAHA TANI CABAI MERAH (Capsicum Annum L) (Studi Kasus:Kelompok Tani “Juli Tani” Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang) Fajar Suhendra
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v4i2.3436

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh faktor produksi terhadap pendapatan petani cabai merah (Capsicum Annum L) di Kelompok Tani Juli Tani,untuk mengetahui tingkat pendapatan petani cabai merah dan untuk mengetahui kelayakan usahatani cabai merah di Kelompok Tani Juli Tani di Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang. Terdapat beberapa pengaruh faktor-faktor produksi terhadap pendapatan petani cabai merah (Capsicum Annum L)yaitu luas lahan, tenaga kerja, biaya produksi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode secara sengaja (purposive) dengan menggambarkan fenomena-fenomena yang ada di lapangan. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu bulan Mei –Agustus 2024 yang berlokasi Di Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang. Sedangkan untuk penentuan sampel yakni dengan mengambil 32 orang yang terlibat dalam usahatani cabai merah (Capsicum Annum L), Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari hasil pengujian diketahui nilai determinasi (R2) dari penelitian ini adalah sebesar 0,750, nilai ini mengindikasikan secara serempak pendapatan usaha tani cabai merah Kelompok Juli Tani Desa Sidodadi Ramunia dipengaruhi oleh luas lahan, tenaga kerja, dan biaya produksi sebesar 75%. Secara parsial dapat dilihat dari nilai signifikansi luas lahan 0,007 < 0.05, nilai signifikansi tenaga kerja 0.000 < 0,05,nilai signifikansi biaya produksi sebesar 0,003 < 0,05 artinya luas lahan, tenaga kerja dan biaya produksi berpengaruh secara nyata terhadap pendapatan usaha tani cabai merah. Pendapatan petani usaha tani cabai merah (Capsicum Annum L) terbilang tinggi berdasarkan aspek keuangan dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp 193.582.000,006 per musim tanam. Secara rata-rata usaha tani cabai merah Kelompok Tani Juli Tani diperoleh nilai R/C sebesar 4,44 > 1, dengan demikian usaha tani cabai merah (Capsicum Annum L) Kelompok Tani Juli Tani Desa Sidodadi Ramunia Layak untuk diusahakan
TATA NIAGA DAN FUNGSI PEMASARAN BAWANG MERAH VARIETAS LEMBAH PALU DI KECAMATAN PALU UTARA KOTA PALU Nurdin, Muh Fahruddin
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v4i2.3449

Abstract

Pemasaran sangat menentukan kinerja usahatani dan pendapatan petani bawang merah varietas lembah palu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tataniaga komoditas bawang merah lembah palu dan serta fungsi pemasaran tiap lembaga. Penentuan responden petani dengan cara sensus yaitu mengambil keseluruhan populasi untuk dijadikan sampel sebanyak 18 responden petani, penentuan responden mitra dan pedagang dengan cara penjajakan yaitu 1 mitra, 1 pedagang pengumpul, dan 2 pedagang pengecer. Hasil analisis menjukkan bahwa terdapat dua bentuk tataniaga pemasaran bawang merah di Kecamatan Palu Utara Kota Palu yaitu: (1) Petani menjual bawang merah kepada mitra kemudian mitra menjual kembali ke konsumen akhir, (2) Petani menjual kepada pedagang pengumpul lalu pedagang pengumpul menjual kepada pedagang pengecer dan pedagang pengecer menjual ke konsumen akhir. Margin total pemasaran saluran pertama yaitu Rp45.000/kg dan margin total pemasaran saluran kedua yaitu Rp15.000/kg. Bagian harga yang diterima petani pada saluran pertama yaitu sebesar 50% dan bagian harga pada saluran kedua yaitu sebesar 72,73%. Selain itu terdapat berbagai fungsi pemasaran yang berbeda pada tiap lembaga yang terlibat.
PERAN KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHATANI JAMUR TIRAM (pleurotus astreatus DI KELURAHAN SARI REJO KECAMATAN MEDAN POLONIA KOTA MEDAN Abdul Hakim Siregar
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v4i2.3451

Abstract

Penelitian ini tentang Peranan Kelompok Tani dalam Peningkatan Produksi Usahatani Jamur tiram Di Kelurahan Sari Rejo kecamatan Medan Polonia Kota Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan kelompok tani dalam peningkatan produksi usahatani Jamur tiram di Kelurahan Sari Rejo kecamatan Medan Polonia Kota Medan. Pengambilan populasi dalam penelitian ini adalah dilakukan dengan cara sengaja yaitu kelompok tani di Kelurahan Sari Rejo kecamatan Medan Polonia Kota Medan yaitu sebanyak 1 kelompok tani dan semua anggota kelompok tani beranggotakan 28 orang, jadi keseluruhan populasi sebanyak 28 orang. Sementara untuk penentuan sampel dilakukan dengan metode Purposive Sampling (sengaja dipilih) yaitu dipilih 28 orang dalam tiap kelompok tani dengan jumlah keseluruhan 28 orang. Analisis data yang digunakan adalah Deskriptif kuantitatif yaitu tiap variabel yang diukur terdiri dari tiga pilihan jawaban masing- masing bernilai skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tani berperan dalam peningkatan produksi usahatani jamur tiram di Kelurahan Sari Rejo kecamatan Medan Polonia Kota Medan dengan perolehan nilai rata-rata 2,45. Peran kelompok tani sebagai media belajar 2,45, sebagai media kerjasama 2,63, sebagai unit produksi 2,51 dan sebagai unit bisnis 2,20. Peran kelompok tani sebagai kelas belajar meliputi bidang penyuluhan, pelatihan, konsultasi, dan pemberi informasi. Peran sebagai media kerja sama meliputi kegiatan rapat, sumbang saran, dan penyelenggaraan kegiatan bersama kelompok tani. kata kunci: Peran, Kelompok tani, jamur tiram
PENGARUH PENGGUNAAN SARANA PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN USAHA TANI PADI SAWAH DI DESA MELATI II KECAMATAN PERBAUNGAN Nomi Noviani; Wahyuni, Sri
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 1 No. 2 (2021): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v1i2.3514

Abstract

Penggunaan sarana produksi adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesuksesan usaha tani padi sawah. Sarana produksi meliputi fasilitas dan sarana yang digunakan dalam proses produksi, seperti peralatan, teknologi, dan bahan baku seperti pupuk, obat-obatan dan lainnya. Ketersediaan sarana produksi yang memadai dapat meningkatkan efektifitas produktivitas petani dan hasil produksi. Sebaliknya, kurangnya sarana produksi dapat menghambat kemampuan petani untuk meningkatkan produksi dan menghasilkan pendapatan yang lebih baik. Pemerintah ikut berperan serta pada pengadaan Sarana produksi. Salah satunya melalui kebijakan pemberian pupuk dan benih kepada kelompok tani. Kebijakan dalam pengadaan sarana produksi ini sudah lama diterapkan oleh pemerintah. Yang tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan pendapatan petani melalui produksi komoditas yang dihasilkan.Tujuan Penelitian, Untuk mengetahui pengaruh Penggunaan Sarana Produksi Terhadap Usaha Tani Padi Sawah Di Desa Melati II. Metode Penelitian menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Penelitian Kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuann untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Teknik Analisis Data Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan secara kuantitatif, meliputi tahap pengolahan data dan interpretasi data secara deskriptif. Analisis yang digunakan terdiri dari analisis biaya, penerimaan, pendapatan. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui dan melakukan perhitungan dan membandingkan pendapatan petani sesuai dengan tujuan penelitian.hasil penelitian yang di peroleh adalah Sarana yang digunakan di Desa Melti II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai adalah Benih, Pupuk dan Pestisida, Rata-rata total biaya produksi yang dikeluarkan petani padi dalam satu kali musim tanam dengan luas lahan 1 Ha adalah sebesar Rp. 6.614.000, penerimaan sebesar Rp. 26.100.000 dan Pendapatan sebesar Rp. 19.671.000.
DAMPAK PELATIHAN PENGOLAHAN KELAPA BAGI MASYARAKAT PETANI: DAMPAK PELATIHAN PENGOLAHAN KELAPA BAGI MASYARAKAT PETANI Abdul Kadir, Rio Abji Pratama
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agro Nusantara
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v5i1.3530

Abstract

Abstrak. Artikel ini menjelaskan dampak pelatihan pengolahan kelapa di pedesaan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengolah produk kelapa menjadi produk bernilai tambah.Studi ini mengkaji dampak pelatihan terhadap kesejahteraan petani, produktivitas, dan diversifikasi produk olahan kelapa. Wawancara mendalam digunakan sebagai metode untuk mengukur perubahan kinerja teknis dan ekonomi setelah pelatihan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan pengaruh positif yang signifikan. Para petani melaporkan adanya peningkatan keterampilan dan pendapatan dalam pengolahan kelapa. Ada juga pengakuan yang semakin besar akan pentingnya teknologi untuk meningkatkan efisiensi produksi.Masyarakat petani kini dapat menghasilkan produk turunan kelapa seperti minyak kelapa, arang aktif, dan produk pangan lainnya yang berdaya saing di pasar. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan perlunya pelatihan dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan instansi terkait untuk meningkatkan kapasitas petani dalam pengolahan kelapa. Dampak dari pelatihan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani dalam jangka panjang. Kata kunci : Pelatihan, Pengolahan Kelapa, Petani, Keberlanjutan
PEMBUAHAN PADA ENTRES MUTAN SINAR GAMMA JERUK VARIETAS SIAM MADU (Citrus nobilis Lour) DENGAN PERLAKUAN PUPUK NANO NUTRIEN Hari Laksono, Imam; Tri Suwarni W; Muzayyanah Rahmiyah
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agro Nusantara
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v5i1.3667

Abstract

Upaya perbaikan kualitas dan kuantitas buah dapat dilakukan dengan induksi mutasi menggunakan radiasi sinar gamma dan pupuk nano nutrien. Penelitian dilaksanakan mulai 3 Maret sampai 31 Agustus 2023. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Kebun Jeruk Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Rancangan terdiri dari 2 faktor yaitu dosis sinar gamma (0 Gy, 50 Gy, 60 Gy) dan dosis pupuk nano nutrien (0, 1 ml/l, 2 ml/l, 3 ml/l). Hasil penelitian menunjukan pada dosis sinar gamma 50 Gy dihasilkan jumlah bunga 24 kuntum, jumlah buah 21 buah, satu sampel buah dengan diameter buah 6,26 cm dan berat buah 127 g. Perlakuan dosis sinar gamma 60 Gy dihasilkan jumlah biji 7 butir. Perlakuan sinar gamma 50 Gy dan perlakuan dosis pupuk nano nutrien 2 ml/l disemprot + 1 ml/l volume 5 l dikocor pada pohon 1 memiliki ukuran buah yang lebih besar dari perlakuan dosis pupuk nano nutrien dan dosis sinar gamma yang lainnya.
ANALISIS METODE SELEKSI BENIH MENGGUNAKAN LARUTAN NaCl UNTUK MENILAI KUALITAS BENIH PADI (ORYZA SATIVA L.), KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) DAN CABAI MERAH KERITING (CAPSICUM ANNUM L.) Arif Indra Jaya Gea; Juwita Sartika Halawa; Romanus Restu Gulo; Ningsi Kristiani Mendrofa; Viktoris Julman Waruwu; Veniman Gulo; Natalia Kristiani Lase
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agro Nusantara
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v5i1.3935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode seleksi benih menggunakan larutan NaCl dalam menilai kualitas benih. Seleksi benih menggunakan larutan NaCl merupakan teknik yang umum digunakan untuk menguji daya berkecambah dan kualitas benih, dimana benih yang berkualitas baik cenderung tenggelam pada tingkat salinitas tertentu. Dalam penelitian ini menggunakan metode observasi langsung, dimana kegiatan ini dilakukan pada saat pratikum dasar-dasar agronomi dalam menyeleksi benih yangh berkualitas dan tidak berkualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode seleksi benih dengan larutan NaCl efektif dalam membedakan benih yang berkualitas dan tidak berkualitas, dimana benih yang tenggelam dalam larutan NaCl menunjukkan kualitas yang lebih baik. Metode ini sederhana, murah, dan dapat dilakukan di lapangan tanpa memerlukan peralatan khusus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode seleksi benih menggunakan larutan NaCl dapat dijadikan alat yang bermanfaat untuk menilai kualitas benih secara cepat dan efektif dalam mendukung keberhasilan budidaya tanaman dengan menggunakan konsentrasi NaCl yang tepat.
PERAN MEDIA TANAM PADA PROSES PERTUMBUHAN BIBIT MENTE ( Anacardium occidentale L ) di UPTD. PERBENIHAN, KEBUN DINAS DAN LABORATORIUM HAYATI Laka, AIfridus Laurensius; Hendrikus Darwin Beja; Yovita Yasintha Bolly
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agro Nusantara
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v5i1.4113

Abstract

Penelitian Pengaruh Media Tanam terhadap Pertumbuhan Bibit Jambu Mete bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai media tanam terhadap pertumbuhan bibit jambu mete (Anacardium occidentale L). Metode eksperimental digunakan untuk menguji hipotesis dengan mengaplikasikan perlakuan berbeda pada media tanam dan mengamati parameter pertumbuhan tanaman. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang. Variasi media tanam terdiri dari kombinasi tanah, pasir, pupuk bokasi, dan sekam dengan lima perlakuan berbeda. Rancangan Perlakuan media tanam terdiri dari P0(Tanah + pasir), P1(tanah + pupuk bokasi), P2( tanah + sekam), P3( tanah + sekam + pupuk bokasi), P4(tanah + pupuk bokasi + pasir).Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perlakuan media tanam memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan bibit jambu mete pada selang umur 3 MST,4 MST, 5 MST dan perlakuan yang memberi pengarug significant yaitu terhadap media tanam sekam dan bokasi.
UJI EFEKTIVITAS PARASITOID Tetrastichus, sp DALAM MENGENDALIKAN HAMA : Brontispa Longissima PADA KELAPA Tewu, Erniana; Beja, Hendrikus Darwin; Bolly, Yovita Yasintha
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agro Nusantara
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v5i1.4119

Abstract

Tanaman kelapa (Cocos nucifera L) memiliki peran yang sangat penting sebagai salah satu komoditas ekonomi utama di berbagai negara tropis, termasuk Indonesia. Serangan hama Brontispa longissima dapat menyebabkan penurunan produktivitas kelapa secara signifikan, mengancam kelangsungan hidup petani serta pasokan industri berbasis kelapa. Tetrastichus sp. memiliki potensi besar sebagai agen hayati dalam pengendalian hama, khususnya untuk mengendalikan Brontispa longissima yang merusak tanaman kelapa. Parasitoid ini dikenal efektif karena kemampuannya untuk memarasit telur atau larva hama target, sehingga dapat menekan populasi hama secara signifikan. Rancangan percobaan yang di gunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat (4) perlakuan yaitu: A: 3 ekor pupa brontispa, B: 6 ekor pupa brontispa, C: 9 ekor pupa brontispa, D: 12 ekor pupa brontispa. Setiap perlakuan di ulang sebanyak empat kali sehingga di peroleh 16 petak percobaan. Hasil pengamatan jumlah pupa yang berhasil diparasit oleh Tetrastichus sp.. pada setiap perlakuan, jumlah pupa yang terparasit diakumulasi dari keempat ulangan untuk mendapatkan total, sedangkan rata-rata dihitung untuk menilai tingkat parasitasi per perlakuan. Hasilnya menunjukkan bahwa perlakuan A memiliki total pupa terparasit sebanyak 9 ekor dengan rata-rata 2,25 ekor per ulangan. Perlakuan B mencatat total 21 ekor (rata-rata 5,25), perlakuan C mencatat total 28 ekor (rata-rata 7), dan perlakuan D mencatat total 38 ekor (rata-rata 9,5). Data ini menunjukkan adanya peningkatan jumlah pupa terparasit seiring dengan bertambahnya jumlah pupa yang tersedia.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN NELAYAN (STUDI KASUS DESA KEDAI TIGA KECAMATAN BARUS) Irvan Sarumpaet; Bambang Hermanto
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agro Nusantara
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v5i1.4345

Abstract

Nelayan adalah orang/individu yang aktif dalam melakukan penangkapan ikan dan binatang air lainnya yang berada di dasar permukaan laut. Adapun yang menjadi permasalahan utama nelayan di Desa Kedai Tiga, Kecamatan Barus adalah jumlah tangkapan, alat tangkap, harga dan pendapatan nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap pendapatan nelayan. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan data primer yang dilakukan secara observasi dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini dilakukan dengan secara acak sederhana atau simple rondom sampling yaitu nelayan. Sedangkan untuk penentuan sampel yakni dengan mengambil 62 orang yang terlibat sebagai nelayan. Analisisis data yang di gunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan analisis faktor jumlah tangkapan sebesar t hitung 4,003 > t tabel 1,966 berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan di Desa Kedai Tiga Kecamatan Barus, analisis faktor alat tangkap sebesar t hitung 4,655 > ttabel 1,1966 berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan di Desa Kedai Tiga Kecamatan Barus, analisis faktor harga sebesar t hitung 7,989 > t tabel 1,966 berpengaruh signifikan. terhadap pendapatan nelayan di Desa Kedai Tiga Kecamatan Barus. Dan berdasarkan hasil dalam penelitian ini faktor jumlah tangkapan, alat tangkap dan harga berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan di Kecamatan Barus.