cover
Contact Name
Edy Kurniawan
Contact Email
jsn.sekawan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jsn.sekawan@gmail.com
Editorial Address
Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara Jl. Bandeng No 25 Lingkungan Telaga Mas Kampung Arab Ampenan, Kota Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Sains Natural
ISSN : -     EISSN : 29873258     DOI : https://doi.org/10.35746/jsn.v1i2.343
Jurnal Sains Natural : merupakan Jurnal Ilmiah bidang sains dan eksakta yang dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (PUSLIBLTBANG) SEKAWAN Institue, Mataram, Nusa Tenggara Barat Jurnal ini dikelola oleh para dosen dan praktisi yang berasal dari berbagai background perguruan tinggi di Indonesia khususnya NTB. Jurnal Sains Natural terbit 4 (empat) kali dalam 1 tahun yaitu setiap bulan Februari, Mei, Agustus, danNovember. Jurnal Sains Natural menargetkan setiap issues terdiri dari 20 artikel per volume secara konsisten setiap terbit. Cakupan dan Fokus Jurnal ini pada Bidang Ilmu SainsĀ  dan atau yang serumpun dengannya dengan cakupan tema seperti Biologi, Kimia, Fisika, Matematika, Statistik, Ilmu Komputer, Sains Data dan lainnya yang masih serumpun dengan bidang Ilmu Sains dan Eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2023): Februari" : 3 Documents clear
Perbedaan Nilai LED (Laju Endap Darah) Menggunakan Larutan Natrium Sitrat 3,8% Dengan Dextrosa 5% Hasanah, Nurul Hikmatil; Sukmana, Dhika Juliana; Sundayani, Lina; Diarti, Maruni Wiwin
JSN : Jurnal Sains Natural Vol. 1 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.763 KB) | DOI: 10.35746/jsn.v1i1.288

Abstract

Pemeriksaan LED (Laju Endap Darah) adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat kecepatan darah dalam membentuk endapan yang diukur selama 1 jam yang di dalam pemeriksaannya diperlukan larutan pengencer. Larutan pengencer yang biasanya digunakan adalah larutan Natrium sitrat3,8%, namun di lapangan sering juga digunakan larutan Dextrosa 5%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan nilai LED menggunakan larutan Natrium sitrat 3,8% dengan Dextrosa 5%. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Patologi Klinik Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian Observasional analitik. Sampel yang digunakan adalah darah responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Darah diambil sebanyak 3 ml kemudian dilakukan pemeriksaan nilai LED menggunakan Natrium sitrat 3,8% dan Dextrosa 5%. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan uji statistik Mann-Whitney. Hasil uji statistik dengan Mann-Whitney menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai LED menggunakan Natrium sitrat 3,8% dengan Dextrosa 5%, dimana didapatkan nilai P 0,219 > ? 0,05. Larutan Dextrosa 5% dapat digunakan sebagai alternatif lain larutan pengencer dalam pemeriksaan nilai LED.
Analisis Kandungan Pewarna Sintetis Pada Jajanan Pasar Di Kota Mataram Dengan Kromatografi Kertas Fardani, Roushandy Asri
JSN : Jurnal Sains Natural Vol. 1 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.086 KB) | DOI: 10.35746/jsn.v1i1.289

Abstract

Food Additives are ingredients that are usually not used, not the main ingredient of food, these ingredients are intentionally added to food. One food that is often added with food additive is jam. Jam is a food made simply from sour-tasting fruits such as strawberries, grapes, blueberries and pineapple. Jam making is strongly influenced by the type of fruit used, the temperature and the jam making process (Javanmard and Endan, 2010). The types of jam bread from various brands and unbranded ones can be found in traditional markets as well as in modern markets. Synthetic dyes are generally cheaper, easier to use, stable, better coloring power, and have a wider color range (Nollet, 2004). Some synthetic dyes are so harmful to health that their use is not permitted. One example, the red color given to food is Rhodamin B (Djalil et al., 2005). The type of research used is qualitative research conducted to determine the type of coloring substances contained in branded jam bread and unbranded jam bread using the paper chromatography method. Qualitative examination with paper chromatography method and this examination to see the type of coloring substances contained in the sample. Based on the results of the qualitative analysis, it is known that of the 4 samples, 2 branded jam samples and 2 unbranded jam samples use permitted coloring agents, namely Sample A1 does not contain synthetic dyes and Sample B does not contain synthetic dyes. After qualitative examination, it was found that there was no use of coloring agents that were not permitted in the branded jam samples. In the unbranded jam after qualitative examination was not found the use of coloring substances that are not permitted. Rhodamine B is a textile dye that can trigger diarrhea, allergies, cancer or kidney damage. After the research was conducted, it was found that from the branded and unbranded jam samples, no synthetic dyes were found. Based on the results of the examination on the types and synthetic dyes of branded jam and unbranded jam circulating in Keru Narmada Market, it can be concluded as follows: The results of the examination of branded and unbranded jam found no synthetic dyes.
Analisis Data Penelitian Kesehatan: Perbandingan Hasil antara SmartPLS, R dan IBM SPSS untuk Jumlah Sampel Kecil Permata, Reny Amalia; Syaidatussalihah; Abdurahim
JSN : Jurnal Sains Natural Vol. 1 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.828 KB) | DOI: 10.35746/jsn.v1i1.303

Abstract

Dalam menganalisa data penelitian kesehatan dapat menggunakan software seperti SmartPLS, R, maupun IBM SPSS. Akan tetapi masih banyak peneliti yang ragu untuk memilih tools yang baik atau cocok untuk penelitian yang sedang dilakukan. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dikaji performa dari ketiga software tersebut dan melihat jika terdapat perbedaan hasil yang signifikan atau tidak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan data penelitian berasal dari sampel yang kecil yakni berjumlah 44 responden. Adapun pada penelitian ini akan dibandingkan hasil analisis data menggunakan tiga software, yaitu SmartPLS, R, dan IBM SPSS ditinjau dari pengujian signifikansi t-statistics, signifikansi p-value, koefisien determinasi dan model regresi linier berganda. Analisis regresi berganda yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur besarnya pengaruh lingkungan, pelayanan kesehatan dan gaya hidup terhadap derajat kesehatan. Berdasarkan hasil analisis menggunakan ketiga software tersebut diperoleh hasil tidak ada perbedaan yang signifikan pada nilai signifikansi p-value dan t-statistics. Hasil pengujian signifikasi pada software R dan IBM SPSS menunjukkan hasil yang sama, sedangkan software SmartPLS tidak jauh berbeda. Nilai R Square ketiga software untuk derajat kesehatan (Y) adalah sama yakni 0,542. Dengan demikian, ketiga software tersebut bisa digunakan seluruhnya untuk penelitian-penelitian kesehatan untuk sampel yang kecil, tanpa ada keraguan terhadap perbedaan hasil pengolahan.

Page 1 of 1 | Total Record : 3