cover
Contact Name
Edy Kurniawan
Contact Email
jsn.sekawan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jsn.sekawan@gmail.com
Editorial Address
Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara Jl. Bandeng No 25 Lingkungan Telaga Mas Kampung Arab Ampenan, Kota Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Sains Natural
ISSN : -     EISSN : 29873258     DOI : https://doi.org/10.35746/jsn.v1i2.343
Jurnal Sains Natural : merupakan Jurnal Ilmiah bidang sains dan eksakta yang dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (PUSLIBLTBANG) SEKAWAN Institue, Mataram, Nusa Tenggara Barat Jurnal ini dikelola oleh para dosen dan praktisi yang berasal dari berbagai background perguruan tinggi di Indonesia khususnya NTB. Jurnal Sains Natural terbit 4 (empat) kali dalam 1 tahun yaitu setiap bulan Februari, Mei, Agustus, danNovember. Jurnal Sains Natural menargetkan setiap issues terdiri dari 20 artikel per volume secara konsisten setiap terbit. Cakupan dan Fokus Jurnal ini pada Bidang Ilmu SainsĀ  dan atau yang serumpun dengannya dengan cakupan tema seperti Biologi, Kimia, Fisika, Matematika, Statistik, Ilmu Komputer, Sains Data dan lainnya yang masih serumpun dengan bidang Ilmu Sains dan Eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2023): November" : 4 Documents clear
Analisis mikroba pada penampungan air penyakit kulit di basement trainer Yusuf Abdussatars milik Kabupaten Lombok Barat Getas, I wayan; Mandayani , Baiq Dinda Annas Tasya; Anggit Jiwantoro, Yudha; Kristinawati, Erna
JSN : Jurnal Sains Natural Vol. 1 No. 4 (2023): November
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jsn.v1i4.394

Abstract

Penyakit kulit merupakan kelainan pada kulit yang dapat disebabkan oleh infeksi mikroba patogen seperti bakteri, jamur, parasit, dan virus. Selain itu, penyakit kulit dapat disebabkan oleh sanitasi lingkungan yang buruk, seperti ketersediaan air bersih. Ketersediaan air bersih di lingkungan pesantren mempengaruhi kondisi kesehatan santri. Minimnya ketersediaan air bersih memberikan sarana bagi mikroba untuk hidup dan berkembang seperti mikroba patogen yang dapat menyebabkan penyakit kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis mikroba penyebab penyakit kulit pada bak penampungan air di Pondok Pesantren Yusuf Abdussatar Kediri Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini teridentifikasi bakteri Aeromonas hydrophilla pada air tandon 1, 2, 5 dan 6, Escherichia coli pada air tandon 1, 3, 4 dan 6 dan bakteri Plesiomonas shigelloides pada air tandon 6 dan jenis jamur yang teridentifikasi adalah jamur Aspergillus. sp. di penampungan air 1 dan 6 di Pesantren Yusuf Abdussatar, Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ditemukannya jenis mikroba penyebab penyakit kulit di Pondok Pesantren Yusuf Abdussatar Kediri Kabupaten Lombok Barat.
Relationship of Urine Acidity to The Risk of Candidiasis Infection in Pregnant Mothers Aini, Aini; Ustiawaty, Jumari; Wahyuni, Devi
JSN : Jurnal Sains Natural Vol. 1 No. 4 (2023): November
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jsn.v1i4.398

Abstract

Candidiasis is a disease caused by fungi and the most common cause is candida albicans. The aim of this study was to measure the relationship between the degree of urine acidity and the risk of candidiasis infection in pregnant women. The benefit of research is to determine the degree of acidity on the incidence of candidiasis in pregnant women. The results of research from 42 urine samples from pregnant women found urine with an acidic pH of 30 urines or 71.4% and from these 30 samples 19 urine samples were found to be positive for Candida albicans. A neutral pH was found in 5 urines with the sample test results not finding Candida albicans, but 1 sample was found with the fungus Candida Sp. The results of the urine measurements found 7 urine with an alkaline pH and no Candida albicans was found, but overall Esterococcus bacteria were found in the urine with a neutral and alkaline pH and no Candida albicans was found.
Uji Aktivitas Penghambatan Bakteri Endofit Daun Pepaya (Carica papaya L.) Terhadap Staphylococcus aureus Faujiah, Putri; Hijriani, Baiq Isti; Kurniawan, Edy
JSN : Jurnal Sains Natural Vol. 1 No. 4 (2023): November
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jsn.v1i4.416

Abstract

Bakteri endofit merupakan bakteri yang mampu menghasilkan senyawa-senyawa bioaktif yang sama dengan tanaman inangnya, salah satunya senyawa antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri bakteri endofit daun pepaya (Carica papaya L) terhadap Staphylococcus aureus, Untuk menentukan daya hambat atau zona hambat bakteri endofit terhadap Staphylococcus aureus. Jenis penelitian adalah eksperimental laboratorium. Pengujian menggunakan metode Difusi sumuran pada media MHA. Dilakukan 5 perlakuan yaitu pada Replikasi 1, 2, 3, Kontrol positif ciprofloxacin, kontrol negative aquadest. Hasil pengujian aktivitas antibakteri dilakukan pada isolat yang telah dimurnikan dengan metode difusi sumuran yang menunjukkan bahwa pada bakteri uji Staphylococcus aureus tidak memiliki aktivitas antibakteri.
Formulasi dan Evaluasi Fisik Krim Kombinasi Ekstrak Daun Kelor dan Jahe dengan Variasi Konsentrasi Emulgator Yuni, Rohma; Ulya, Tuhfatul; Hardani; Suhada, Adriyan
JSN : Jurnal Sains Natural Vol. 1 No. 4 (2023): November
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jsn.v1i4.430

Abstract

Inflamasi merupakan respon tubuh terhadap kerusakan jaringan yang disebabkan oleh trauma fisik, zat kimia dan zat mikrobiologi. Tanaman yang dilaporkan memiliki aktivitas antiinflamasi adalah daun kelor dan jahe. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi dan mengevaluasi karakteristik fisik sediaan krim kombinasi ekstrak daun kelor dan jahe sebagai krim antiinflamasi. Formula krim disusun berdasarkan variasi konsentrasi emulgator (tween 80 & span 80). Ketiga formula krim selanjutnya di uji organoleptis, tipe krim, daya sebar, daya lekat, nilai pH, dan viskositas selama 14 hari penyimpanan (hari ke 0, 7 dan 14). Hasil uji organoleptis hari ke-0 menunjukkan krim berwarna hijau, bau khas ekstrak, dan berbentuk stabil. Sedangkan hari ke-7 dan 14 menunjukkan warna & bau tetap sama, tetapi krim memisah antara fase minyak dan air, pada ketiga formula. Hasil uji tipe krim hari ke-0,7,14 menunjukkan tipe krim minyak dalam air (M/A) untuk ketiga formula. Hasil uji daya sebar, daya lekat, dan nilai pH tidak berbeda antara ketiga formula baik sebelum ataupun sesudah penyimpanan. Hasil uji viskositas hari ke-0 menunjukkan nilai viskositas F1 (224,600 cPs), F2 (215,100 cPs), F3 (323,100 cPs), sedangkan penyimpanan selama 14 hari menyebabkan terjadinya penurunan nilai viskositas pada ketiga formula krim, dengan nilai viskoitas paling rendah pada formula 2 sebesar 76,290 cPs. Formula krim ekstrak daun kelor dan jahe dengan variasi konsentrasi emulgator memiliki karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan nilai pH, daya lekat, daya sebar, dan tipe krim yang tidak berubah selama 14 hari penyimpanan, namun tidak memenuhi persyaratan nilai viskositas dan mengalami breaking pada hari ke-7 dan 14.

Page 1 of 1 | Total Record : 4