cover
Contact Name
Donna Okthalia Setiabudhi
Contact Email
donna_setiabudi@unsrat.ac.id
Phone
+6289612891712
Journal Mail Official
tumoutoulawreview@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Jalan Kampus Bahu Unsrat, Lantai 3, Malalayang, Manado, 95115, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Tumou Tou Law Review
ISSN : -     EISSN : 29642574     DOI : https://doi.org/10.35801/tourev.v1i2.44828
Core Subject : Social,
Tumou Tou Law Review (TOUREV) adalah terbitan berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Hukum Unsrat 2 (dua) kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini merupakan sarana publikasi bagi akademisi, praktisi dan peneliti di bidang hukum untuk menerbitkan hasil penelitian (original research) atau artikel telaah konseptual (review article). Ruang lingkup jurnal ini mencakup bidang Hukum Pidana; Hukum Perdata; Hukum Tata Negara; Hukum Internasional; Hukum Acara; Hukum Administrasi Negara; Dasar-Dasar Ilmu Hukum; serta Hukum dan Masyarakat. ISSN Online: 2964-2574
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 25 Documents
Penguatan Kesejahteraan Masyarakat Desa melalui Program CSR PT. Telkom Indonesia: Studi tentang Pencapaian SDGs Desa Christopher Elia Julio; Mutiara Hermawati; Selma Dwi Amalia; Mohammad Akmal Taris Hakim; Mexi Christian Simamora; Imam Haryanto
Tumou Tou Law Review VOLUME 2 NOMOR 2, DESEMBER 2023
Publisher : The Department of Constitutional Law, Faculty of Law, Sam Ratulangi University, North Sulawesi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tourev.v2i2.56102

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT. Telkom Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan fokus pada implementasi dan dampaknya tentang pedoman umum pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa sesuai yang diatur dalam Peraturan Menteri Desa. PT. Telkom Indonesia, sebagai perusahaan BUMN, telah mengembangkan berbagai program CSR yang ditujukan pada pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan pengembangan wilayah terpencil. Program-program ini mencakup kemitraan dengan UMKM, digitalisasi pendidikan, serta pengembangan infrastruktur dan teknologi di desa-desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Telkom Indonesia tidak hanya berhasil meningkatkan kualitas hidup masyarakat tetapi juga memperkuat hubungan dengan komunitas lokal melalui program-program CSR yang inklusif dan partisipatif. Melalui pendekatan yang holistik dan kolaboratif, CSR PT. Telkom Indonesia mendukung pencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) desa, mempromosikan prinsip-prinsip keadilan, keberlanjutan, dan keterbukaan, serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang intensif serta berkelanjutan di Indonesia.
Religious Education Challenges for Children Post-Divorce: Insights from Manado, North Sulawesi Misbahul Munir Makka; Ahmad Rajafi; Frangky Suleman
Tumou Tou Law Review VOLUME 2 NOMOR 2, DESEMBER 2023
Publisher : The Department of Constitutional Law, Faculty of Law, Sam Ratulangi University, North Sulawesi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tourev.v2i2.57564

Abstract

This study describes the phenomenon of religious education that is felt by children after the child’s parents’ divorce in Manado, North Sulawesi. The researcher identified the children’s personality and how the child’s religious personality (morals) was. Researchers also conducted interviews with religious teachers and recitation teachers to understand the process of accepting religious teachings of these children. We analyzed subsequent studies through reduction, assessment, and drawing conclusions. The results obtained are that children do not get a good education, lack of motivation, enthusiasm for learning, decreased comprehension, do not try himself, are not disciplined. And the impact of divorce on children’s religious education is that children are lazy to recite the Koran, lazy to pray, polite to others and lazy to perform other obligatory worship. In Islam, parents are the first educators for children. Both from the mother’s and father’s sides. Each has a portion. A husband as well as a father has a big duty and responsibility, namely to prohibit good values for the child and for the wife, understand them, advise them and give love. As much as possible, maintain a husband-and-wife relationship so that it remains harmonious and away from conflict so that divorce does not occur. Because cases of divorce of parents greatly impact the physical, psychological and religious education of children.
Meletakkan Realisme Hukum Sebagai Pendekatan Dalam Judicial Reasoning Melalui Pedoman Pemidanaan Rizka Fakhry Alfiananda
Tumou Tou Law Review VOLUME 2 NOMOR 2, DESEMBER 2023
Publisher : The Department of Constitutional Law, Faculty of Law, Sam Ratulangi University, North Sulawesi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tourev.v2i2.57565

Abstract

Kebebasan Hakim diwujudkan dengan adanya keterbukaan dan obyektifitas dalam setiap tahapan penyelesaian perkara termasuk penyelesaian perkara pidana. Hakim memiliki kebebasan dalam memeriksa serta memutus perkara yang diajukan kepadanya. Penelitian hukum ini merupakan jenis penelitian hukum (legal research) termasuk ke dalam penelitian hukum normatif (normative law research) yang menggunakan beberapa pendekatan yaitu pendekatan undang-undang (statute approach), pendekatan sejarah (historical approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perkara pidana, penentuan salah atau tidaknya Terdakwa sepenuhnya diserahkan pada pandangannya ataupun juga keyakinan Hakim yang bersangkutan. Meskipun demikian, dalam banyak perkara khususnya perkara pidana, pertimbangan-pertimbangan dalam menjatuhkan putusan pemidanaan tidak benar-benar dapat dipertanggungjawabkan judicial reasoning-nya dan bahkan dalam banyak kasus justru sering terlihat subyektifitasnya. Oleh karena itu, Hakim harus benar-benar menggunakan pendekatan realisme hukum dalam judicial reasoning-nya yang kemudian diwujudkan melalui pedoman pemidanaan. Sejalan dengan hal itu, penelitian ini berusaha untuk menganalisis pedoman pemidanaan dalam sudut pandang realisme hukum.
Transformasi Hukum Waris Adat Batak Toba dalam Konteks Kesetaraan Gender Mita Yuliana; Fitri Nia Nur Aini
Tumou Tou Law Review VOLUME 2 NOMOR 2, DESEMBER 2023
Publisher : The Department of Constitutional Law, Faculty of Law, Sam Ratulangi University, North Sulawesi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tourev.v2i2.57566

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara hukum nasional Indonesia dan keberagaman hukum adat, dengan fokus pada waris adat Batak Toba. Ditemukan ketidaksetaraan gender yang signifikan dalam pewarisan dan kepemilikan tanah, yang secara tradisional tidak mengakui anak perempuan sebagai ahli waris. Hal ini berdampak serius pada hak-hak anak perempuan dalam masyarakat Batak Toba. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan konseptual, melibatkan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, literatur, dan informasi relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun secara tradisional anak perempuan tidak diakui sebagai ahli waris dalam hukum waris adat Batak Toba, terjadi evolusi pandangan yang dipengaruhi oleh regulasi nasional seperti Putusan Mahkamah Agung dan Undang-Undang Perkawinan. Saat ini, anak perempuan mulai diakui haknya untuk memiliki tanah dan menerima warisan, sejalan dengan perkembangan sosial dan hukum. Untuk mengatasi ketidaksetaraan gender dalam hukum waris adat Batak Toba, diperlukan pengembangan solusi hukum dan implementasi kebijakan yang mendukung kesetaraan gender serta perlindungan hak anak perempuan. Pemberdayaan anak perempuan dan dukungan terhadap hak-hak mereka sangat penting untuk mencapai kesetaraan ini.
Menggugat Akses Air: Jalan Menuju Kesehatan yang Terabaikan Rangga Hotman Hasibuan; Theodorus HW Lumunon; Vensy Ch Eman
Tumou Tou Law Review VOLUME 2 NOMOR 2, DESEMBER 2023
Publisher : The Department of Constitutional Law, Faculty of Law, Sam Ratulangi University, North Sulawesi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tourev.v2i2.57570

Abstract

Air merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa dan kebutuhan dasar esensial bagi semua makhluk hidup, terutama manusia. Pemenuhan akses terhadap air bersih adalah hak asasi manusia yang fundamental. Gangguan terhadap akses air bersih dapat menimbulkan dampak negatif yang luas, termasuk pada infrastruktur sanitasi, kesehatan, ekonomi, pendidikan, lingkungan, serta aspek sosial dan politik. Dalam konteks meningkatnya krisis air global dan tantangan terhadap ketersediaan air bersih, penelitian ini menjadi sangat mendesak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip-prinsip tanggung jawab negara dalam memastikan pemenuhan hak atas air dan kaitannya dengan peningkatan kesehatan masyarakat. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang didukung oleh data lapangan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa negara memiliki tanggung jawab mutlak dalam memenuhi hak atas air, yang diakui sebagai hak non-derogable dalam hukum hak asasi manusia. Hak atas air memiliki keterkaitan yang erat dengan hak atas kesehatan dan kehidupan, serta termasuk dalam hak-hak ekonomi, sosial, dan budaya yang harus dilindungi dan dipenuhi oleh negara. Mengingat pentingnya akses terhadap air bersih bagi kelangsungan hidup dan kesehatan masyarakat, penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kebijakan yang lebih efektif dan adil dalam mengatasi krisis air.

Page 3 of 3 | Total Record : 25