cover
Contact Name
Prananda Anugrah
Contact Email
jitet.journal@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jitet.journal@um.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Alamat: Graha Rektorat Lantai 6, Jl. Semarang No.5, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik
ISSN : -     EISSN : 27977196     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik menerbitkan naskah terkait Teknik Sipil, Teknologi Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Pendidikan Kejuruan. Fokus dan lingkup jurnal meliputi Teknik Sipil, Teknologi Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Pendidikan Kejuruan
Articles 270 Documents
Society 5.0 dan Masa Depan Pekerjaan: Beradaptasi dengan Perubahan Lanskap Anita Qotrun Nada; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i92022p434-440

Abstract

The technology initiated by the Japanese government in 2016 became the basis of Society 5.0 society. One of the impacts of Society 5.0 is a change in the work landscape, where technology will replace human work. In this study, researchers will examine how to adapt to changes in the landscape within the world of work. This research uses a descriptive-qualitative research method. The target of this research is the people affected by the changes in the work landscape due to Society 5.0. Researchers will interview experts and practitioners in the fields of technology, human resources, and education who have experience in dealing with changing work landscapes. The Society 5.0 concept creates new opportunities for types of work that have never existed before. However, traditional jobs based on manual and routine skills are threatened to be replaced by automation and robotics. Some types of work are threatened with being replaced by technology, but jobs that require unique human skills and abilities are still difficult to be replaced by machines. With the right efforts, it is hoped that workers will continue to adapt and remain productive in the Society 5.0 era and an increasingly competitive future. Teknologi yang digagas oleh pemerintah Jepang pada tahun 2016 menjadi dasar masyarakat Society 5.0. Salah satu dampak dari Society 5.0 adalah perubahan lanskap kerja, di mana teknologi akan terus menggantikan pekerjaan manusia secara bertahap. Pada penelitian ini, peneliti akan meneliti mengenai cara beradaptasi dengan perubahan lanskap dalam lingkup dunia kerja. Pada paper ini, peneliti menerapkan metode teknik analisis data deskriptif-kualitatif. Sasaran dari penelitian ini adalah masyarakat yang terdampak oleh perubahan lanskap kerja akibat Society 5.0. Subjek penelitian ini adalah para ahli dan praktisi di bidang teknologi, sumber daya manusia, dan pendidikan yang memiliki pengalaman dalam menghadapi perubahan lanskap kerja. Penelitian ini akan dilakukan melalui wawancara dengan para ahli dan praktisi yang dipilih. Society 5.0 memiliki konsep yang mampu membuat peluang baru dalam menciptakan jenis pekerjaan yang sebelumnya belum pernah ada. Namun, pekerjaan tradisional yang berbasis pada keterampilan manual dan rutin terancam untuk digantikan oleh otomatisasi dan robotika. Beberapa jenis pekerjaan terancam akan tergantikan oleh teknologi, namun pekerjaan yang memerlukan keterampilan dan kemampuan manusia yang unik masih sulit untuk tergantikan oleh mesin. Dengan upaya yang tepat, diharapkan para pekerja dapat terus beradaptasi dan tetap produktif di era Society 5.0 dan masa depan yang semakin kompetitif.
Urgensi Mahasiswa dalam Mendalami Literasi Digital dengan Konsep Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Kewarganegaraan sebagai Penguatan Karakter di Era Society 5.0 Ardi Anugerah Wicaksana; Harits Ar Rosyid
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i102022p441-445

Abstract

In the age of society 4.0, digital literacy is a talent that every student needs to possess. Through digital literacy in online media, pupils can develop their own unique character. But in the current 4.0 age, where technology can alter a person's attitude and perspective, it is very difficult to develop strong student character. With today's lightning-fast technology, any information can be quickly accepted by a person, allowing all foreign cultural material to enter without being filtered first and allowing students to mix up and imitate negative things. The significance of digital literacy for students is discussed in this article, along with how learning about Islamic religious education and citizenship can bolster character when dealing with society 5.0. The author stresses the significance of digital literacy skills for students in a time when reliance on technology is growing. The author also emphasizes the significance of having a strong character when overcoming obstacles in the digital age. The technique that has been suggested is a theoretical investigation of the idea of learning Islamic religious education and citizenship, which can be a useful substitute for building students' moral character and preparing them for the Society 5.0 era. Literasi digital adalah kemampuan yang pasti dimiliki oleh setiap mahasiswa saat ini di era society 4.0. Dengan literasi digital mahasiswa dapat membangun personal karakternya sendiri melalui literasi digital di media online. Namun membangun karakter mahasiswa yang kuat di era society 4.0 sangatlah rumit, sebab di era 4.0 sekarang ini teknologi mampu merubah sikap dan cara pandang seseorang. Dengan teknologi yang super cepat, semua informasi dapat dengan mudah diterima oleh seseorang sehingga semua konten budaya asing dapat masuk dengan mudah tanpa penyaringan terlebih dahulu, sehingga hal-hal negatif dapat tercampur dan ditiru oleh mahasiswa. Artikel ini membahas tentang pentingnya literasi digital bagi mahasiswa dan bagaimana konsep pembelajaran pendidikan agama Islam dan kewarganegaraan dapat menjadi penguatan karakter ketika menjumpai masa society 5.0. Penulis menekankan bahwa dalam era yang semakin tergantung pada teknologi, kemampuan literasi digital menjadi semakin penting bagi mahasiswa. Selain itu, penulis juga menyoroti pentingnya karakter yang kuat dalam menghadapi tantangan di era digital. Metode yang diusulkan adalah kajian teori tentang konsep pembelajaran pendidikan agama Islam dan kewarganegaraan dapat menjadi alternatif yang efektif dalam mengembangkan karakter mahasiswa yang tangguh dan mampu menghadapi era Society 5.0.
Dampak Teknologi Digital Terhadap Perilaku Sosial Masyarakat 5.0 Ayu Puspita; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i102022p446-451

Abstract

Along with the times that continue to develop every day, people's mindsets and behavior also change to follow newer trends according to the times. Various concepts in areas of life, starting from the fields of technology, education, health, economics, and others, are also developing rapidly, especially in the field of technology. Discussing the current technology that dominates society 5.0. The development of this developing technological concept certainly has a goal to make it easier for the community. However, it should be noted that developing technology always has positive and negative impacts. Many aspects of life are affected by technological developments, for example, changes in the pattern of forms of human interaction in social life as a focus area of social work practice. The purpose of this article is for the public to understand more about the influence or impact caused by the development of this technology, so that it is hoped that the public can utilize each technology properly, to avoid possible bad effects of technology. The literature study method was used in compiling this article; thus, the aim is to examine the impact of digital technology on social behavior in society 5.0. The results of the research are various kinds of social behavior of the 5.0 community which are influenced by the development of digital technology. Seiring dengan perkembangan zaman yang terus berkembang setiap harinya, pola pikir dan perilaku masyarakat juga turut ikut berubah mengikuti tren yang lebih baru sesuai dengan zaman. Berbagai konsep bidang kehidupan mulai dari bidang Teknologi, pendidikan, kesahatan, ekonomi, dan lainnya turut berkembang dengan pesat terutama dalam bidang teknologi. Membahas mengenai Teknologi saat ini sangat mendominasi masyarakat 5.0. Perkembangan konsep teknologi yang berkembang ini tentunya memiliki tujuan untuk semakin memudahkan masyarakat. Namun perlu untuk diketahui bahwa teknologi yang berkembang selalu memiliki dampak yang positif dan negatif. Banyak aspek kehidupan yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, contohnya saja perubahan dari pola bentuk suatu interaksi manusia dalam kehidupan sosial sebagai bidang focus dari praktik perkerjaan sosial. Tujuan dibuatnya artikel ini adalah agar masyarakat semakin paham akan pengaruh atau dampak yang ditimbulkan oleh adanya perkembangan teknologi ini, sehingga diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan setiap teknologi dengan sebagaimana semestinya, guna menghindari kemungkinan pengaruh buruk teknologi. Metode studi literatur digunakan dalam menyusun artikel ini, dengan demikian adapun tujuan menelaah mengenai dampak teknologi digital terhadap perilaku sosial masyarakat 5.0. Hasil penelitian berupa berbagai macam perilaku sosial masyarakat 5.0 yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital.
Peran dan Tantangan Kecerdasan Buatan dalam Mengembangkan Smart Stadium menuju Era Society 5.0 Brillianta Zayyan Muhammad; Harits Ar Rosyid
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i102022p452-456

Abstract

Society 5.0 era is a continuation of the industry 4.0 era, which integrates AI, IoT, and robotics into human life with the aim of improving human quality of life and well-being. AI plays a crucial role in developing Smart Stadiums towards the Society 5.0 era. Its role includes improving stadium management, enhancing visitor experiences, and ensuring their safety and security. Nonetheless, some hindrances require attention to be resolved, such as technological limitations, visitor data security, and high costs. Overcoming these challenges, the implementation of Smart Stadiums can yield substantial advantages for the entire society. The aim of this article is to furnish insights that can be discussed to prepare us to develop the concept of Smart Stadiums in the future era,namely Society 5.0. The writing technique utilized is a literature review conducted through collecting various information through journals, books, and the internet. The research results obtained provide information on the role of AI and its challenges in developing Smart Stadiums towards the Society 5.0 era. Society 5.0 yaitu kelanjutan dari era sebelumnya yakni Industri 4.0, yang mengintegrasikan AI, IoT,dan robotika ke dalam kehidupan manusia dengan tujuan meningkatkan kualitas dan kesejahteraan hidup manusia. Kecerdasan Buatan memainkan peran penting dalam mengembangkan stadion pintar (Smart Stadium) menuju era Society 5.0. Peran AI yaitu memperbaiki manajemen stadion, meningkatkan pengalaman, keamanan dan keselamatan pengunjung. Namun, terdapat beberapa hambatan yang perlu untuk diatasi, seperti keterbatasan teknologi, keamanan data pengunjung, dan biaya yang tinggi. Dalam mengatasi tantangan ini, stadion pintar dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat secara keseluruhan. Penulisan paper ini memiliki tujuan untuk memberikan sebuah informasi yang dapat didiskusikan supaya kita lebih siap untuk mengembangkan konsep Smart Stadium di era yang akan dating yaitu era Society 5.0. Metode penulisan menggunakan studi literatur dengan cara mengumpulkan berbagai informasi melalui jurnal,buku dan internet. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu berupa suatu informasi mengenai peran AI dan tantangannya dalam mengembangkan Smart Stadium menuju era Society 5.0.
Pendidikan Agama Islam dan Tantangan yang Dihadapi di Era Society 5.0 Difa Hananta Firdaus Am; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i102022p457-460

Abstract

Islamic religious education is a continuous educational process and effort between teachers and students, with the ultimate goal being students who have good morals. The research conducted by the author is research using library research. Islamic religious education in Indonesia is currently experiencing various problems that are quite complicated. The challenges that occur in the society 5.0 require educators to have an important role in dealing with these problems. All of these challenges must be faced by Islamic religious education so that education about religious knowledge can adapt to the times. Pendidikan agama Islam merupakan proses dan usaha pendidikan yang berkesinambungan antara guru dan peserta didik, dengan tujuan akhir yaitu peserta didik yang berakhlakul karimah. Penelitian yang dilakukan oleh penulis menggunakan jenis penelitian library research. Pendidikan agama Islam di Indonesia saat ini sedang mengalami berbagai masalah yang cukup rumit. Tantangan yang terjadi di era society 5.0 tersebut mengharuskan pendidik mempunyai peranan penting dalam menghadapi permasalahan tersebut. Semua tantangan tersebut harus bisa dihadapi oleh pendidikan agama Islam supaya pendidikan tentang ilmu beragama dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
Optimalisasi Sistem Parkir Masyarakat Teknologi dan Strategi Pemasaran Inovatif Era 5.0 Elfonda Daffa Risqullah; Harits Ar Rosyid
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i102022p461-479

Abstract

The parking system needs to be optimized in the age of Society 5.0. The use of cutting-edge technology and marketing techniques can boost parking systems' productivity and efficacy while also enhancing the general public's experience. Several technologies, like the Internet of Things (IoT), artificial intelligence (AI), and mobile payments, can be applied in this situation to improve productivity and streamline the parking procedure. Moreover, cutting-edge marketing techniques like personalization, gamification, and continuous bidding aid in boosting the parking system's effectiveness. This parking system innovation is working well and genuinely tries to improve people's experiences by utilizing cutting-edge technology and marketing techniques. The purpose of this research is to find out whether the use of the latest technology and marketing tactics can effectively optimize the parking system. This research uses qualitative and quantitative methods. Finding a parking spot is made a lot easier by using a smart parking app as drivers can reserve a space from anywhere and park right away when they get there, saving time and fuel. can be done by implementing it and applying it everywhere, which will help the government solve current problems for the benefit of the public. Sistem parkir perlu dioptimalkan di era Society 5.0. Penggunaan teknologi mutakhir dan teknik pemasaran dapat meningkatkan produktivitas dan kemanjuran sistem parkir sekaligus meningkatkan pengalaman masyarakat umum. Beberapa teknologi, seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan pembayaran seluler, dapat diterapkan dalam situasi ini untuk meningkatkan produktivitas dan merampingkan prosedur parkir. Selain itu, teknik pemasaran mutakhir seperti personalisasi, gamifikasi, dan bantuan penawaran berkelanjutan dalam meningkatkan efektivitas sistem parkir. Inovasi sistem parkir ini bekerja dengan baik dan benar-benar berusaha meningkatkan pengalaman masyarakat dengan memanfaatkan teknologi mutakhir dan teknik pemasaran. Tujuam penelitian ini untuk mengetahui apakah pemanfaatan teknologi mutakhir dan taktik pemasaran dapat secara efektif mengoptimalkan sistem perpakiran. Peneltian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Menemukan tempat parkir menjadi jauh lebih mudah dengan menggunakan aplikasi parkir pintar karena pengemudi dapat memesan tempat dari mana saja dan langsung parkir saat tiba di sana, menghemat waktu dan bahan bakar. dapat dilakukan dengan menerapkannya dan menerapkannya di mana-mana, yang akan membantu pemerintah menyelesaikan masalah saat ini untuk kepentingan masyarakat umum.
Dampak Penggunaan E-commerce Terhadap Kalangan Remaja pada Society 5.0 Faradhila Saffa Dhamira; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i102022p480-484

Abstract

In the increasingly advanced era of Society 5.0, the use of e-commerce is becoming more widespread, including among teenagers. However, the impact of e-commerce use on teenagers is still a concern for many. This article discusses the impact of e-commerce use on teenagers in Society 5.0. Along with the increasing use of e-commerce by teenagers, this article discusses the positive and negative impacts of e-commerce use on teenagers and society. In addition, this article also discusses efforts that can be made to minimize the negative impacts of e-commerce use on teenagers. Through this article, it is hoped to gain a more complete understanding of e-commerce use among teenagers in Society 5.0 and to help society make wiser decisions in using this technology. Dalam era Society 5.0 yang semakin maju, penggunaan e-commerce semakin meluas, termasuk di kalangan remaja. Namun, dampak penggunaan e-commerce terhadap kalangan remaja masih menjadi perhatian banyak orang. Artikel ini membahas tentang dampak penggunaan e-commerce terhadap kalangan remaja pada Society 5.0. Seiring dengan meningkatnya penggunaan e-commerce oleh remaja, artikel ini mengulas dampak positif dan negatif dari penggunaan e-commerce terhadap remaja dan masyarakat secara keseluruhan. Selain itu, artikel ini juga membahas tentang upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir dampak negatif dari penggunaan e-commerce bagi kalangan remaja. Melalui artikel ini diharapkan dapat memperoleh pengetahuan yang lebih lengkap mengenai penggunaan e-commerce di kalangan remaja dalam era Society 5.0 dan membantu masyarakat untuk mengambil keputusan yang lebih bijak dalam menggunakan teknologi tersebut.
E-Learning Telah Menjadi Platform Pembelajaran Yang Dominan di Era Society 5.0 Shohwatul Hana; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i102022p481-491

Abstract

The fourth industrial revolution is a technological advancement that centers around machine-based systems as a solution to human error, with the aim of improving life on a global scale. While Japan considers society 5.0 as a substitute for technology-driven fourth industrial revolution remains a crucial component in supporting global education, particularly through the implementation of an e-learning system. This study employs a qualitative approach and presents descriptive research, concluding that e-learning is a safe and viable option in the ongoing industrial revolution 4.0. By means of electronic learning, students are able to easily engage in the learning process, while educators such as lecturers and teachers can prepare learning materials and upload them onto the e-learning platform. Such examples of e-learning can effectively enhance the practicality of teaching and learning activities, with students able to produce interactive activities and easily access teaching materials uploaded onto the platform. Perkembangan adalah hal yang terjadi dalam Jepang menganggap pendekatan "Rakyat 5.0" sebagai alternatif yang mendorong pemanfaatan teknologi dalam Revolusi Industri 4.0, dengan fokus pada pengembangan sistem yang lebih manusiawi dan berkelanjutan, sebagai solusi untuk mengatasi kelemahan manusia dalam memperbaiki kualitas hidup global. teknologi juga bersifat krusial pada menunjang pembelajaran kegiatan global pendidikan. lalu disebut sistem e-learning. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan untuk menyajikan hasil penelitian secara deskriptif. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa E-learning dapat menjadi opsi pembelajaran yang efektif dan aman pada era Revolusi Industri 4.0. Dengan memanfaatkan E-learning, proses pembelajaran dapat menjadi lebih mudah bagi siswa dan staf pengajar, baik itu dosen atau guru. Staf pengajar hanya perlu menyiapkan materi pembelajaran secara daring yang kemudian dapat diunggah ke platform E-learning. Sebagai contoh, pembelajaran semacam ini dapat membuat kegiatan belajar mengajar lebih praktis. terutama dari siswa yaitu seorang siswa yang mampu dengan praktis menghasilkan aktivitas interaktif dengan pendidik dan siswa bisa dengan simpel mengakses sebuah materi ajar yang sudah diunggah di e-learning.
Indonesia Berpetualang ke Dunia Digital: Society 5.0 Mikel Ega Wijaya; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i112022p492-497

Abstract

Society 5.0 offers a platform where technology and innovation can enhance societal well-being by utilizing data and artificial intelligence to solve social issues. In the era of Society 5.0, Indonesia is faced with technology that enables virtual access as if it were physical access. AI based on big data and robots are utilized to support human labor in Society 5.0 technology. In this "new" world, digitalization, virtuality, and continuous internet access have become common for most of the world's population. In the face of the digital era and rapid technological advancements, Indonesia needs to take action. As a country with the world's largest population, it is crucial for Indonesia to utilize technology and innovation to improve the quality of life and societal well-being. Despite these challenges, Indonesia also has enormous potential to utilize technology and innovation in various sectors such as education, healthcare, and agriculture. Therefore, a joint effort between the government, industry, and society is needed to overcome these challenges and accelerate digital transformation in Indonesia to achieve maximum benefit from the potential of Society 5.0 in Indonesia. Society 5.0 menawarkan di mana teknologi dan inovasi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menggunakan data dan kecerdasan buatan untuk memecahkan masalah sosial. Dalam era Society 5.0, Indonesia berhadapan dengan teknologi yang memungkinan akses ke tempat virtual seakan-akan seperti akses ke tempat fisik. AI berbasis big data dan robot digunakan untuk memberikan dukungan pada pekerjaan manusia. dalam teknologi Society 5.0. Di dunia "baru" ini, digitalisasi, virtualitas, dan akses internet yang terus-menerus telah menjadi hal yang umum bagi sebagian besar populasi dunia. Di hadapan era digital dan perkembangan teknologi yang pesat, Indonesia perlu mengambil tindakan. Sebagai sebuah negara yang memiliki populasi jumlah penduduk terbesar di dunia, dalam memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakatnya.Namun dibalik tantangan tersebut, Indonesia juga memiliki potensi besar pada pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan dan pertanian. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya bersama antara pemerintah, industri, dan masyarakat untuk mengatasi tantangan tersebut dan mempercepat transformasi digital di Indonesia agar dapat meraih manfaat maksimal dari Potensi Society 5.0 di Indonesia.
Dampak dan Maraknya Cyberbullying pada Society 5.0 Mochamad Fikri Fauzi; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i112022p498-503

Abstract

This article discusses the impact and prevalence of cyberbullying on Society 5.0, where information technology is the focus of human life. Cyberbullying is the act of intimidation, harassment, or humiliation carried out through social media, email, or instant messaging. The impact of cyberbullying on Society 5.0 is significant, affecting work productivity, quality of life, and even individual safety. In addition to discussing its impact, this article also explores several strategies that can be implemented by society, authorities, and educational institutions to address the issue of cyberbullying. This article is supported by data and facts that demonstrate the increasing cases of cyberbullying in Society 5.0 and the resulting effects. By reading this article, readers are expected to gain a better understanding of the impact and prevalence of cyberbullying on Society 5.0 and ways to overcome this phenomenon in order to create a safer and more positive online environment for everyone. Artikel ini membicarakan tentang dampak dan prevalensi cyberbullying pada Society 5.0, di mana teknologi informasi menjadi fokus utama kehidupan manusia. Cyberbullying adalah perilaku intimidasi, pelecehan, atau penghinaan yang dilakukan melalui media sosial, email, atau pesan instan. Dampak dari cyberbullying pada Society 5.0 sangatlah besar, dapat mempengaruhi produktivitas kerja, kualitas hidup, dan bahkan keselamatan individu. Selain membahas dampaknya, artikel ini juga mengupas beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh masyarakat, pihak berwenang, dan lembaga pendidikan dalam menangani masalah cyberbullying. Artikel ini didukung oleh data dan fakta yang menunjukkan peningkatan kasus cyberbullying pada Society 5.0 dan dampak yang dihasilkan. Dengan membaca artikel ini, pembaca diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang dampak dan prevalensi cyberbullying pada Society 5.0 dan cara-cara untuk mengatasi fenomena ini guna menciptakan lingkungan daring yang lebih aman dan positif untuk semua orang.