cover
Contact Name
Prananda Anugrah
Contact Email
jitet.journal@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jitet.journal@um.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Alamat: Graha Rektorat Lantai 6, Jl. Semarang No.5, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik
ISSN : -     EISSN : 27977196     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik menerbitkan naskah terkait Teknik Sipil, Teknologi Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Pendidikan Kejuruan. Fokus dan lingkup jurnal meliputi Teknik Sipil, Teknologi Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Pendidikan Kejuruan
Articles 261 Documents
Implementasi SCRUM pada Pengembangan Aplikasi Sistem ADI STETSA SMAN 4 Malang: Bidang Kesiswaan Muhammad Rifai; Aji Wibawa; Ilham Zaeni; Dony Setiawan
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.629 KB)

Abstract

The development of an information system for SHS 4 Malang, including the field of student, was made to facilitate the management of data relating to students, parents, teachers, and employees. Student rights and responsibilities, including extracurricular activities, reporting breaches, and compassion initiatives, are governed by studentship. Agile development is being done in this project using the SCRUM methodology. The advantages of SCRUM are that it can save cost, time, and can cope with change. Five research sprints covering the period of December 20, 2021, to December 30, 2022, were completed. In sprint three, the student field worked on. This study's output is an information system for SMAN 4 Malang's student affairs. The report, kindness project, and extracurricular activities are the three features. These features are at the request of the person in charge of the student affairs field. Pengembangan sistem informasi untuk SMAN 4 Malang, termasuk bidang kesiswaan, dibuat untuk memudahkan pengelolaan data yang berkaitan dengan siswa, orang tua, guru, dan karyawan. Kesiswaan mengatur hak dan kewajiban siswa, seperti kegiatan ekstrakurikuler, pelaporan pelanggaran, dan proyek kebaikan. Pengembangan ini menggunakan metode agile dengan kerangka kerja SCRUM. Kelebihan dari SCRUM yaitu dapat menghemat biaya, waktu, dan dapat mengatasi perubahan. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 20 Desember 2021 sampai 30 Desember 2022, dengan total lima sprint. Bidang kesiswaan dikerjakan pada sprint tiga. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi untuk bidang kesiswaan di SMAN 4 Malang. Terdapat 3 fitur yaitu laporkan, proyek kebaikan, dan kegiatan ekstrakurikuler. Fitur-fitur tersebut telah sesuai dengan permintaan penanggung jawab bidang kesiswaan.
Implementasi SCRUM pada Pengembangan Aplikasi Sistem ADI STETSA SMAN 4 Malang: Bidang Kurikulum Muhammad Arrazy; Aji Wibawa; Ilham Zaeni; Amalia Sufa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.955 KB)

Abstract

The Digital Studium et Sapientia (ADI STETSA) application is an information system developed specifically to meet the demands of State Senior High School (SMAN) 4 Malang in implementing school digitization. SMAN 4 Malang requires an information system to facilitate data management in various fields, including the curriculum. System development in the field of curriculum helps SMAN 4 Malang in detecting duplication of data and data loss. the features implemented in the curriculum area are teaching schedules, e-journals, student attendance, and student report cards. The method used in this research is SCRUM. SCRUM can break complex problems into multiple sprints and adapt well to change. SCRUM has 6 stages, namely product backlog, sprint planning, sprint backlog, daily SCRUM, sprint review, and sprint retrospective. This research has an output in the form of an android application and a website-based web admin. This information system uses the Software Requirements Specification (SKPL) document. The information system was developed for 5 sprints and has been in accordance with the request of SMAN 4 Malang which is a priority. Aplikasi Digital Studium et Sapientia (ADI STETSA) adalah sistem informasi yang dikembangkan secara khusus untuk memenuhi permintaan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Malang dalam mengimplementasikan digitalisasi sekolah. SMAN 4 Malang membutuhkan sistem informasi untuk memudahkan manajemen data di berbagai bidang, termasuk bidang kurikulum. Pengembangan sistem pada bidang kurikulum membantu SMAN 4 Malang dalam mendeteksi duplikasi data dan mencegah kehilangan data. Fitur yang diimplementasikan pada bidang kurikulum adalah jadwal mengajar, e-jurnal, presensi siswa, dan rapor siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SCRUM. SCRUM dapat memecah masalah yang kompleks menjadi beberapa sprint dan beradaptasi dengan baik terhadap perubahan. SCRUM memiliki 6 tahapan yakni product backlog, sprint planning, sprint backlog, daily SCRUM, sprint review, dan sprint retrospective. Penelitian ini memiliki luaran berupa aplikasi android dan web admin berbasis website. Sistem informasi ini didokumentasikan menggunakan dokumen Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak (SKPL). Sistem informasi ini dikembangkan selama 5 sprint dan telah sesuai dengan permintaan SMAN 4 Malang yang menjadi prioritas.
Implementasi SCRUM pada Pengembangan Aplikasi Sistem Adi Stetsa SMAN 4 Malang: Bidang Perpustakaan Aji Wibawa; Ilham Zaeni; Muhammad Firmansyah
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.419 KB)

Abstract

To improve the quality of school services, including in the field of libraries, SMA Negeri 4 Malang created the innovation of an ADI STETSA academic information system based on SCRUM. SCRUM can overcome the development of complex information systems by breaking the work into sprints and getting the desired results with good quality. ADI STETSA work is divided into 5 sprints. The results of the development of information help data management and the process of borrowing library books at SMA Negeri 4 Malang. Untuk meningkatkan mutu pelayanan sekolah termasuk pada bidang perpustakaan, SMA Negeri 4 Malang menciptakan inovasi sebuah sistem informasi akademik ADI STETSA berbasis SCRUM. SCRUM dapat mengatasi pengembangan sistem informasi yang komplek dengan memecah pengerjaan dalam bentuk sprint, serta mendapatkan hasil sesuai dengan keinginan dengan kualitas yang baik. Pengerjaan ADI STETSA terbagi dalam 5 sprint. Hasil dari pengembangan informasi membantu pengelolaan data serta proses peminjaman buku perpustakaan di SMA Negeri 4 Malang.
Implementasi SCRUM pada Pengembangan Aplikasi Sistem ADI STETSA SMAN 4 Malang : Bidang Sarana Prasarana Kevin Raihan; Aji Wibawa; Ilham Zaeni; Afifah Salim
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.22 KB)

Abstract

Educational facilities and infrastructure are all equipment/facilities used in the learning process to achieve educational goals. Educational facilities and infrastructure have a function to support the learning process carried out by students and teachers in the classroom. Management of educational facilities and infrastructure is a management activity that begins with planning needs, procurement, inventory, storage, school maintenance efficiently and on target. An example of the implementation of facilities and infrastructure management activities is at SMAN 4 Malang, where the facilities and infrastructure management activities carried out are data collection of goods and rooms catalogs as well as data collection of borrowed goods and rooms. Management of facilities and infrastructure at SMAN 4 Malang is difficult because of the large amount of data that must be managed. The development of the ADI STETSA Information System (Digital Application Studium Et Sapientia) for SMAN 4 Malang was developed using the SCRUM method because in this method everyone can adaptively overcome complex problems while productively and creatively producing high-value products. The process of developing the ADI STETSA information system was carried out in 5 sprints. The resulting information system can be used for infrastructure services at SMAN 4 Malang. Sarana dan prasarana pendidikan adalah semua perlengkapan/fasilitas yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Sarana dan prasarana pendidikan memiliki fungsi untuk mendukung proses pembelajaran yang dilakukan siswa dan guru di dalam kelas. Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan merupakan kegiatan manajemen yang dimulai dengan perencanaan kebutuhan, pengadaan, inventarisasi, penyimpanan, pemeliharaan sekolah secara efisien dan tepat sasaran. Contoh pelaksanaan kegiatan pengelolaan sarana dan prasarana terdapat di SMAN 4 Malang, dimana kegiatan pengelolaan sarana dan prasarana yang dilakukan adalah pendataan katalog barang dan ruangan serta pendataan barang dan ruangan yang dipinjam. Pengelolaan sarana dan prasarana di SMAN 4 Malang sulit dilakukan karena banyaknya data yang harus dikelola. Pengembangan Sistem Informasi ADI STETSA (Aplikasi Digital Studium Et Sapientia) untuk SMAN 4 Malang dikembangkan dengan menggunakan metode SCRUM karena dalam metode ini setiap orang dapat secara adaptif mengatasi masalah kompleks sambil secara produktif dan kreatif menghasilkan produk bernilai tinggi. Proses pengembangan sistem informasi ADI STETSA dilakukan sebanyak 5 sprint. Sistem informasi yang dihasilkan dapat digunakan untuk layanan sarana prasarana di SMAN 4 Malang.
Implementasi SCRUM Pada Pengembangan Aplikasi Sistem ADI STETSA SMAN 4 Malang: Bidang TATA Usaha Muhammad Usman; Aji Wibawa; Ilham Zaeni; Anggraeni Budiarti
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.3 KB)

Abstract

The development of information systems at SMAN 4 Malang, including administration, aims to help the education system run. One of them is in the field of administration which has the task of managing data for teachers, employees, students, transfers, and the main book which was developed using the SCRUM method. SCRUM encourages teams to create products of the highest possible quality in a productive and creative way. The result of this research is an information system in the form of an application that is received after doing 5 sprints. Pengembangan sistem informasi pada SMAN 4 Malang, termasuk tata usaha, bertujuan untuk membantu jalannya sistem pendidikan. Salah satunya di bidang tata usaha yang memiliki tugas untuk mengelola data guru, karyawan, siswa, mutasi, dan buku induk yang dikembangkan menggunakan metode SCRUM. SCRUM mendorong tim untuk menciptakan produk dengan kualitas setinggi mungkin secara produktif dan kreatif. Hasil dari penelitian ini berupa sistem informasi dalam bentuk aplikasi yang diterima setelah melakukan 5 sprint.
Implementasi SCRUM pada Pengembangan Aplikasi Sistem ADI STETSA SMAN 4 Malang: Bidang Adiwiyata Khafit Zaman; Aji Wibawa; Ilham Zaeni; Ivatus Sunaifah
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.907 KB)

Abstract

The digitization of SMAN 4 Malang by developing the ADI STETSA system, including adiwiyata, aims to make it easier for adiwiyata staff to process data on adiwiyata activities. As well as making it easier for school residents to find information on adiwiyata activities. The method applied in this research is the SCRUM method. This method contains six stages, namely product backlog, sprint planning, sprint backlog, daily SCRUM, sprint review and sprint retrospective. The sprint planning stage to the sprint retrospective stage is called a sprint, which is done repeatedly. The SCRUM method has advantages in the process of checking and changes that can be made as needed. During the development of the information system, discussions were held with Mrs. Ivatus Sunaivah, as the person in charge of the adiwiyata field at SMAN 4 Malang. The ADI STETSA application was resolved during five sprints. Adiwiyata in the development of the ADI STETSA information system consists of 14 features that are in accordance with the school's request. The information system can be accessed by students, teachers, and employees on a mobile application. Meanwhile, Adiwiyata staff can access it through the web admin. Digitalisasi SMAN 4 Malang dengan mengembangkan sistem ADI STETSA, termasuk bidang adiwiyata, bertujuan untuk mempermudah staf adiwiyata mengolah data kegiatan adiwiyata. Serta memudahkan warga sekolah untuk mengetahui informasi kegiatan adiwiyata. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah metode SCRUM. Metode ini berisi enam tahapan, yaitu product backlog, sprint planning, sprint backlog, daily SCRUM, sprint review dan sprint retrospective. Tahap sprint planning hingga sprint retrospective disebut sprint, yang dilakukan secara berulang. Metode SCRUM memiliki kelebihan pada proses pengecekan dan perubahan yang dapat dilakukan sesuai kebutuhan. Selama pengembangan sistem informasi, diskusi dilakukan bersama Ibu Ivatus Sunaifah, selaku penanggung jawab bidang adiwiyata SMAN 4 Malang. Penelitian ini menghasilkan aplikasi ADI STETSA dengan pengerjaan selama lima sprint. Bidang adiwiyata pada pengembangan sistem informasi ADI STETSA terdiri dari 14 fitur yang telah sesuai dengan permintaan sekolah. Sistem informasi dapat diakses oleh siswa, guru, dan karyawan pada aplikasi mobile. Sedangkan staf adiwiyata dapat mengakses melalui web admin.
Evaluasi User Experience pada Pengembangan Aplikasi Sistem ADI STETSA SMAN 4 Malang menggunakan User Experience Questionnaire Maftuh Ahnan; Aji Wibawa; Ilham Zaeni
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.206 KB)

Abstract

SMAN 4 Malang is one of the institutions that has implemented digitalization of education by developing an information system called ADI STETSA. This information system was developed to facilitate the process of teaching and learning activities and administration at SMAN 4 Malang in 10 organizational fields. The 10 fields include adiwiyata, counseling guidance, public relations, student affairs, curriculum, finance, libraries, facilities and infrastructure, administration, and quality assurance units. This system is still relatively new, so it is necessary to evaluate the quality of the system. One way to test the quality of the system is by testing the User Experience (UX). The method used in testing user experience is the User Experience Questionnaire (UEQ) method. The UEQ method can give an impression on all aspects of UX. In addition, the UEQ method is easy, free, and fast to use. In the UEQ method, there are 6 scales tested, namely attractiveness, perspicuity, dependability, efficiency, novelty, and stimulation. The stages in this research are conducting a literature study, evaluation planning, data collection, analysis and discussion, and conclusions. SMAN 4 Malang adalah salah satu instansi yang telah menerapkan digitalisasi pendidikan dengan mengembangkan sistem informasi yang bernama ADI STETSA. Sistem informasi ini dikembangkan untuk memudahkan pada proses kegiatan belajar mengajar dan administrasi pada SMAN 4 Malang pada 10 bidang organisasinya. 10 bidang tersebut antara lain adiwiyata, bimbingan konseling, hubungan masyarakat, kesiswaan, kurikulum, keuangan, perpustakaan, sarana dan prasarana, tata usaha, dan unit penjamin mutu. Sistem ini masih terbilang baru sehingga perlu dilakukan evaluasi pada kualitas sistem. Salah satu cara untuk menguji kualitas sistem adalah dengan pengujian User Experience (UX). Metode yang digunakan dalam pengujian user experience adalah metode User Experience Questionnaire (UEQ). Metode UEQ mampu memberikan hasil impresi pada seluruh aspek UX. Selain itu metode UEQ mudah, gratis, dan cepat untuk digunakan. Pada metode UEQ ada 6 skala yang diujikan yaitu daya tarik, ketepatan, kejelasan, efisiensi, kebaruan, dan stimulasi. Tahap-tahapan dalam penelitian ini yaitu melakukan studi literatur, perencanaan evaluasi, pengumpulan data, analisis dan pembahasan, serta kesimpulan.
Implementasi SCRUM pada Pengembangan Aplikasi Sistem ADI STETSA SMAN 4 Malang: Bidang Bimbingan Konseling Mahisha Laila; Aji Wibawa; Ilham Zaeni; Zafifatuz Zuhriyah
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.642 KB)

Abstract

The development of digital applications at State 4 Malang, including counseling, aims to facilitate the management of data related to teachers and students. Counseling provides services for the personal, social, learning, and career problems of students and teachers. The development method used is the SCRUM model framework. The service process in the field of counseling has not yet a clear service flow. Thus, with the SCRUM method, the information system development process can change and there is no need to return to the initial steps of the method. SCRUM can manage projects more efficiently and make teamwork more effective through a step process known as sprint. The process of implementing the sprint in the creation of the Application Digital Studium Et Sapientia (ADI STETSA) project was carried out in 5 sprints. The field of counseling was developed in the 4th sprint. The features developed have been approved by the person in charge of the counseling field. The resulting features are alumni, specialization and cross-interest, and consultation. An information system based on a website and a mobile application. This development is equipped with a software requirement specification document as a reference for using the system, especially for schools. Pengembangan aplikasi digital pada Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Malang, termasuk bimbingan konseling, bertujuan untuk memudahkan pengelolaan data yang berkaitan dengan guru, dan siswa. Bimbingan konseling memberikan layanan masalah pribadi, sosial, belajar, dan karier siswa serta guru. Metode pengembangan yang digunakan adalah kerangka kerja model SCRUM. Proses pelayanan bidang bimbingan konseling belum memiliki alur pelayanan yang jelas. Sehingga, dengan metode SCRUM proses pengembangan sistem informasi dapat berubah dan tidak perlu kembali pada langkah awal metode. SCRUM dapat mengelola proyek menjadi lebih efisien dan membuat kerja tim menjadi lebih efektif melalui proses tahapan yang disebut dengan sprint. Proses pelaksanan sprint dalam pembuatan proyek sistem Aplikasi Digital Studium Et Sapientia (ADI STETSA) dilakukan sebanyak 5 sprint. Bidang bimbingan konseling dikembangkan pada sprint ke-4. Fitur yang dikembangkan telah disetujui oleh penanggung jawab bidang bimbingan konseling. Fitur yang dihasilkan yaitu alumni, peminatan dan lintas minat serta konsultasi. Sistem informasi yang dibuat berbasis website dan aplikasi mobile. Pengembangan ini dilengkapi dengan dokumen spesifikasi kebutuhan perangkat lunak sebagai acuan menggunakan sistem khususnya untuk pihak sekolah.
Implentasi Scrum pada Pengembangan Aplikasi Sistem ADI STETSA SMAN 4 Malang: Bidang Unit Penjamin Mutu Muhammad Syauqi; Aji Wibawa; Ilham Zaeni; Liliek Rahayu
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.713 KB)

Abstract

The information system developed is called the Digital Studium et Sapientia Application (ADI STETSA). The development of this information system is a form of collaboration between the State Senior High School 4 Malang and the State University of Malang. The development of administrative services at State Senior High School 4 Malang is still manual. Therefore, an information system is needed. The purpose of developing the ADI STETSA information system in the field of Quality Assurance Unit (UPM) is to assist administrative data processing. The features developed in the UPM field are assignment decrees (SK) and UPM book materials. An information system developed on the website platform and the android operating system. The development of this information system uses the scrum method. This information system is carried out by ten people with divided teams. The work on the development of the academic information system was carried out in five sprints which were carried out in stages. This work is managed with the scrum framework which makes it more efficient. The results of the development of the ADI STETSA information system are information systems, Software Requirements Specifications (SKPL), and user manuals. Sistem informasi yang dikembangkan bernama Aplikasi Digital Studium et Sapienta (ADI STETSA). Pengembangan sistem informasi ini merupakan bentuk kerjasama antara Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Malang dengan Universitas Negeri Malang. Pengembangan layanan administrasi di SMAN 4 Malang masih bersifat manual. Oleh Karena itu, dibutuhkan sistem informasi. Tujuan pengembangan sistem informasi ADI STETSA pada bidang Unit Penjamin Mutu (UPM) untuk membantu pengolahan data administrasi. Fitur yang dikembangkan pada bidang UPM yaitu surat keputusan (SK) tugas dan bahan buku UPM. Sistem informasi dikembangkan pada platform website dan sistem operasi android. Pengembangan sistem informasi ini menggunakan metode scrum. Sistem informasi ini dikerjakan oleh sepuluh orang dengan tim yang telah dibagi. Pengerjaan pengembangan sistem informasi akademik ini dilakukan lima sprint yang dilakukan bertahap. Pengerjaan ini dikelola dengan kerangka kerja scrum yang menjadikan lebih efisien. Hasil keluaran dari pengembangan sistem informasi ADI STETSA yaitu sistem informasi, Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak (SKPL), dan buku panduan penggunaan.
Analisis Kritis Etika Keilmuan Dalam Bidang Teknologi Sains Denny Kurniawan; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.513 KB)

Abstract

Teknologi ilmu pengeahuan dan sains erat kaitannya dengan pendidikan, penelitian dan kebijakan. Teknologi sains diharapkan dan wajib untuk menerpakan etika dalam segala bidang. Penerapan etika dalam teknologi sains dimulai dari bidang pendidikan. Tenaga pengajar dan mahasiswa yang menerapkan etika keilmuan ketika melakukan penelitian dapat menghasilkan hasil penelitian beretika atau sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat. Teknologi sains yang menerapakan etika keilmuan akan mendapatkan persepsi positif oleh masyarakat. Etika keilmuan dalam bidang teknologi sains secara informal sudah ada dan diperkuat dengan aturan kebijakan yang bersifat normatif dan formal. Kebijakan etika keilmuan dibuat bukan untuk membatasi perkembangan teknologi sains, akan tetapi mengarahkan teknologi sains kearah yang sesuai dengan kaidah kenormaan yang berlaku dimasyarakat.

Page 7 of 27 | Total Record : 261