cover
Contact Name
Prananda Anugrah
Contact Email
jitet.journal@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jitet.journal@um.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Alamat: Graha Rektorat Lantai 6, Jl. Semarang No.5, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik
ISSN : -     EISSN : 27977196     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik menerbitkan naskah terkait Teknik Sipil, Teknologi Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Pendidikan Kejuruan. Fokus dan lingkup jurnal meliputi Teknik Sipil, Teknologi Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Pendidikan Kejuruan
Articles 261 Documents
Analisa Kestabilan Sistem dan Aksi Dasar Pengendalian dalam Prototipe Pengendali Pintu Darurat Bus Prasetya Widiharso; Aji Wibawa; Rizki Putra
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.171 KB)

Abstract

Bus merupakan sarana transportasi darat yang paling banyak digunakan. Sistem keselamatan penumpang berbasis sensor suhu dan sensor tekanan untuk mengendalikan motor dc diharapkan dapat mengendalikan pintu darurat bagi evakuasi penumpang pada saat terjadi kebakaran dan tabrakan atau kecelakaan lain. Untuk memperoleh kinerja yang optimal maka suatu sistem memerlukan pemrosesan sinyal yang terdiri dari teknik sampling dan interpolasi. Selanjutnya analisa kestabilan terhadap pembacaan sensor dan gangguan akibat kesalahan pembacaan sensor yang timbul melalui metode Routh Hurwitz, selanjutnya diberikan aksi pengendalian melalui pengendali Proportional, Derivatif, dan Integral untuk memberikan optimalisasi pada respon sistem.
Aliran Filsafat dan Progresivisme Teknologi Artificial Intelligence Agung Utama; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.021 KB)

Abstract

Progresivisme adalah aliran filsafat yang menuntut kemajuan, dimana kemajuan itu akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Progresivisme saat ini lebih menyukai penggunaan teknologi yang selalu berkembang pesat menjadi teknologi cerdas yang mirip dengan manusia atau yang dikenal dengan Artificial Intelligence (AI). Tujuan kemajuan teknologi AI adalah untuk mengubah praktik penggunaan teknologi yang belum mencapai potensi maksimalnya. Dengan menerapkan aliran progresif dalam teknologi AI diharapkan dapat membawa perubahan dan kemajuan dalam kehidupan masyarakat menjadi lebih terampil dan efisien, sehingga dapat tercapai. Hal tersebut dapat membantu melakukan pekerjaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dan membantu Chief Information Officer (CIO) sektor publik dan swasta untuk menghadapi tantangan yang ada di era industri 4.0.
Sistematika Filsafat Menurut Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi dalam Artificial Intelligence Khen Dedes; Aji Wibawa; Laksono Budiarto
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.373 KB)

Abstract

Artificial Intelligence (AI) has now made progress in research and development. The philosophy of science plays a big role in the advancement of AI. Understanding AI can be started by understanding aspects of ontology, epistemology, and axiology as these three things are indications of the elaboration of philosophy. Each method given to each component in AI will influence AI itself and us as users. Therefore, if AI wants to have human-level intelligence, ability, and reasoning, it requires more knowledge and insight from philosophers. Because the philosophers who had previously studied and observed so formed a philosophy. This article will present an overview of the current systematic philosophy of science with artificial intelligence (AI). Artificial Intelligence (AI) saat ini telah mengalami kemajuan dalam penelitian dan pengembangan. Filsafat ilmu berperan besar dalam kemajuan AI. Memahami AI dapat dimulai dengan memahami aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi sebagaimana ketiga hal tersebut merupakan indikasi penjabaran dari filsafat. Setiap metode yang diberikan pada setiap komponen pada AI akan memberikan pengaruh pada AI sendiri dan kita sebagai pengguna. Maka dari itu jika AI ingin memiliki kecerdasan, kemampuan, dan penalaran setingkat manusia, membutuhkan pengetahuan dan pandangan lebih dari para filsuf. Karena para filsuf yang telah lebih dahulu mempelajari dan mengamati sehingga terbentuk sebuah filsafat. Artikel ini akan menampilkan gambaran tentang sistematika filsafat ilmu dengan kecerdasan buatan (AI) saat ini.
Hakikat Epistemologi Artificial Intelligence Desi Azizah; Aji Wibawa; Laksono Budiarto
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.688 KB)

Abstract

Artificial Intelligence, commonly abbreviated as AI, is a scientifically intelligent entity created by humans. The entity is embedded into a machine, thus making the machine seem capable of thinking on its own to decide. The definition of AI can be viewed from two approaches, namely a scientific approach (A Scientific Approach) and an engineering approach (An Engineering Approach). The way artificial intelligence works is by combining a large amount of data, with a process that is fast, iterative and has an intelligent algorithm. Artificial intelligence is closely related to philosophy because both use concepts that have the same name and these include intelligence, action, consciousness, epistemology, even free will. Artificial intelligence has advantages and disadvantages. Artificial Intelligence yang biasa disingkat dengan AI adalah sebuah entitas cerdas secara ilmiah yang diciptakan oleh manusia. Entitas tersebut di tanamkan ke dalam sebuah mesin, sehingga membuat mesin tersebut seolah-olah mampu berpikir sendiri untuk mengambil sebuah keputusan. Pengertian AI dapat ditinjau dari dua pendekatan yaitu pendekatan ilmiah (A Scientific Approach) dan pendekatan teknik (An Engineering Approach). Cara kerja dari artificial intelligence ini adalah dengan menggabungkan sejumlah data yang terbilang cukup besar, dengan proses yang terbilang cepat, berulang serta memiliki algoritma yang cerdas. Kecerdasan buatan memiliki keterkaitan yang erat dengan filsafat karena keduanya menggunakan konsep yang memiliki nama yang sama dan ini termasuk kecerdasan, tindakan, kesadaran, epistemologi, bahkan kehendak bebas. Kecerdasan buatan memiliki kelebihan dan kekurangan.
Artificial Intelligence Sesuai Dengan Filsafat Pendidikan Ki Hajar Dewantara Denny Kurniawan; Aji Wibawa; Prananda Anugrah
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.935 KB)

Abstract

Ilmu informatika dalam bagiannya membahas dan mempelajari tentang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence yang konsepnya tidak lepas dari peran ilmu filsafat. Kecerdasan harus tetap diperbaharui secara terus menerus agar dapat beradaptasi dengan permasalahan yang semakin kompleks. Proses perkembangan dari kecerdasan buatan didasari pada konsep penalaran, pembelajaran, perencanaan dan kreativitas. Ki Hajar Dewantara dalam filsafatnya tentang ilmu pendidikan memiliki konsep Tri Pusat Pendidikan dan Sistem Among. Inti dari filsafat dari Ki Hajar Dewantara yang bersi: niteni (mencermati), nirokke (menirukan) dan nambahi (menambahkan) dapat diterapkan pada Artificial Intelligence dalam proses pembelajaran. Prinsip-Prinsip filsafat dari Ki Hajar Dewantara juga dapat membatasi sistem kecerdasan buatan secara etik dalam melakukan pembelajaran, agar tidak bertentangan dengan kemanausiaan.
Perancangan Sistem Basis Data Neraca Energi pada Sistem Kelistrikan Interkoneksi Sulawesi Utara dan Gorontalo Mudakir Mudakir; Tedi Tri Yulianto; Sukma Patrya
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.802 KB)

Abstract

PT PLN (Persero) Minahasa System Load Regulatory Implementation Unit is a unit of PT PLN (Persero) which is responsible for managing generator loading arrangements and substation settings in the North Sulawesi and Gorontalo Interconnection Systems. In this unit there is a section that handles the calculation of the amount of energy produced by the Generator and the energy sent to Distribution with the aim of calculating Transmission Loss which is still done manually in the form of Minutes of Recording kWh meters so that many obstacles occur in the field such as the distance between the main substation and Remote generators take time to take the Minutes form for kWh meter readings. This Energy Balance Database System is an application to support the performance of related units in accelerating the calculation of Transmission losses. This application system is designed on a web-based basis to display data in infographic form to make it easier to display energy recording data from each measured transaction point. This system is also designed to be able to carry out gradual data verification (from operator to management) to ensure the accuracy of data entered by substation operators and power plant operators. With this database system, it is hoped that reporting of transmission losses can be done more quickly because of the many unit performances related to the speed and accuracy of this transmission loss data. PT PLN (Persero) Unit Pelaksanan Pengatur beban Sistem Minahasa merupakan unit dari PT PLN (Persero) yang bertanggung jawab mengelola pengaturan pembebanan pembangkit dan pemgaturan Gardu Induk pada Sistem Interkoneksi Sulawesi Utara dan Gorontalo. Pada unit tersebut terdapat bagian yang menangani perhitungan jumlah energi yang dihasilkan oleh Pembangkit dan energi yang dikirimkan ke Distribusi dengan tujuan untuk mengitung Susut Transmisi yang masih dilakukan manual dalam bentuk formulir Berita Acara Pencatatan kWh meter sehingga banyak kendala yang terjadi dilapangan seperti jarak antar gardu Induk dan Pembangkit yang jauh memakan waktu untuk pengambilan form Berita Acara (B.A.) Pembacaan kWh meter. Sistem Basis Data Neraca Energi ini merupakan aplikasi pendukung kinerja unit terkait dalam mempercepat perhitungan susut Tramsisi. Sistem aplikasi ini Dirancang berbasis web untuk menampilkan data dalam bentuk infografis untuk lebih mempermudah dalam menampilkan data pencatatan energi dati setiap titik transaksi yang diukur. Sistem ini juga dirancang untuk dapat dilakukan verifikasi data secara berjencang ( dari operator sampai Management) untuk menjamin akurasi data yang dimasukkan oleh operator Gardu Induk dan operator Pembangkit. Dengan adanya sistem basis data ini diharapkan pelaporan susut transmisi dapat dilakukan lebih cepat karena banyaknya kinerja unit yang terkait dengan kecepatan dan akurasi data susut Transmisi ini.
Prinsip Etika Keilmuan Bidang Teknologi Informasi dan Penerapannya dalam Karya Tulis Ilmiah Agung Bella Putra Utama; Aji Prasetya Wibawa; Betty Masruroh; Vira Setia Ningrum
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.823 KB)

Abstract

Scientific ethics is widely used in the field of information technology to solve problems. This arises because there is no firmness in the ethical laws of the use of information technology. This article aims to explore the current application of scientific ethics in scientific writing. The method used is library research method. The results of the study show that researchers have used the application of scientific ethics in the field of information technology to find trends in the types of scientific publications. The most popular scientific ethics in the field of information technology is computer ethics. Computer ethics is the analysis of the nature and societal impact of computer technology, and the development and justification of relevant policies regarding the ethical use of information technology. Computer ethics has great potential to be developed because of the problems of: (a) privacy, (b) accuracy, (c) property, and (d) access which are very complex. For further research, researchers can have a broader perspective on the application of computer ethics in the field of information technology. Computer scientists can use this research to find applications of scholarly writing that deepen ethical issues in computer science, whether in conferences, journals, or book publications. Etika keilmuan banyak digunakan dalam bidang teknologi informasi untuk memecahkan masalah. Hal ini muncul karena belum adanya ketegasan dalam hukum etik penggunaan teknologi informasi. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan etika ilmiah terkini dalam penulisan ilmiah. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peneliti telah menggunakan penerapan etika ilmiah di bidang teknologi informasi untuk menemukan tren jenis publikasi karya ilmiah. Etika ilmiah yang paling populer di bidang teknologi informasi adalah etika komputer. Etika komputer adalah analisis sifat dan dampak sosial dari teknologi komputer, serta pengembangan dan pembenaran kebijakan yang relevan mengenai penggunaan teknologi informasi secara etis. Etika komputer memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena masalah: (a) privacy, (b) accuracy, (c) property, dan (d) access yang sangat kompleks. Untuk penelitian selanjutnya, peneliti dapat memiliki perspektif yang lebih luas tentang penerapan etika komputer di bidang teknologi informasi. Ilmuwan komputer dapat menggunakan penelitian ini untuk menemukan aplikasi penulisan ilmiah yang memperdalam masalah etika ilmu komputer, baik dalam konferensi, jurnal, atau publikasi buku.
Pemanfaatan Data Pokok Pendidikan pada Pelaporan Hasil Belajar Siswa dengan Aplikasi E-Rapor di SMKN 1 Bandung Tulungagung Siti Maslamah; Arif Hidayat; Yunan Yusmanto
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.646 KB)

Abstract

The benefit analysis of the following research has the objective of regarding Basic Education Data (Dapodik) in terms of reporting student learning outcomes using the e-Raport application at SMKN 1 Bandung Tulungagung. In the research process, data was collected using interviews, observation, and documentation. Furthermore, the data was analyzed in three steps, namely reducing the amount of data, presenting the data, and drawing conclusions. The results showed that the e-Report program is an innovation of Student Learning Reports as a form of service support from the Directorate of Vocational School Development, with data collection from Dapodik. Some of the advantages of this system are, automatic data retrieval, so there is no need for manual input, a good data backup system and a variety of printing features that can be accommodated, for example printing midterm, end of semester reports and even Competency Test certificates. The problem with implementing the e-Reports program at SMKN 1 Bandung Tulungagung is that if there is data from Dapodik that is invalid, then the data correction process must be carried out from Dapodik, then it needs to be synchronized with the e-Raport. In planning the e-Raport program the principal with the e-Raport team compiled a detailed schedule of activities and carried out intensive monitoring and coordination. The goal is that each activity can run optimally. Because these activities will have an impact on subsequent activities, especially for teachers in the process of planning and inputting grades into e-Raports, homeroom teachers in printing report cards, and the Curriculum Working Group in managing the assessment database. Analisa manfaat dari penelitian berikut ini memiliki tujuan mengenai Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dalam hal pelaporan hasil belajar siswa menggunakan aplikasi e-Rapor di SMKN 1 Bandung Tulungagung. Dalam proses penelitian, data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya, data tersebut dianalisis dengan tiga langkah, yaitu mengurangi jumlah data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program e-Rapor merupakan sebuah inovasi Laporan Belajar Siswa sebagai bentuk dukungan pelayanan dari Direktorat Pembinaan SMK, dengan pengambilan data dari Dapodik. Beberapa keuntungan dari sistem ini adalah, pengambilan data secara otomatis, sehingga tidak perlu input manual, sistem backup data yang bagus serta berbagai macam fitur pencetakan yang bisa terakomodir, misalnya cetak rapor tengah semester, akhir semester bahkan juga sertifikat Uji Kompetensi. Masalah yang ada dalam pelaksanaan program e-Rapor di SMKN 1 Bandung Tulungagung adalah jika terdapat data dari Dapodik yang kurang valid, maka proses pembenahan data harus dilakukan dari dapodik, kemudian perlu disinkronkan dengan e-Rapor. Dalam perencanaan program e-Rapor Kepala Sekolah dengan tim e-Rapor menyusun jadwal kegiatan secara rinci, dan melakukan pemantauan serta koordinasi yang intensif. Tujuannya agar setiap kegiatan dapat berjalan secara maksimal. Sebab kegiatan-kegiatan tersebut akan berdampak pada aktifitas selanjutnya, khususnya kepada bapak dan ibu guru dalam proses perencanaan dan penginputan nilai ke dalam e-Rapor, Wali Kelas dalam pencetakan raport, dan Pokja Kurikulum dalam pengelolaan data base penilaian.
Peran Etika dalam Teknologi Informasi Khen Dedes; Aji Prasetya; Eko Pramudya Laksana; Lisa Ramadhani; Vira Setia
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.32 KB)

Abstract

Information technology is one means that can facilitate the search for information and communication. Currently the use of information technology is increasingly widespread, but its use cannot be separated from the crimes that can approach every user. The use of information technology cannot be separated from the ethics that accompany or guide its users. In everyday life, the use of information technology is inseparable from security threats in the internet world or what is often known as Cyber ​​Crime. Therefore, ethics and a constitution are needed that can protect users from various kinds of threats that arise. According to the discussion above, it can be concluded that information technology cannot be used without ethics and accompanying laws because ethics and laws can protect users from various crimes. So, this article will discuss what are the roles of ethics and some violations of the code of ethics that occur in the use of information technology. Teknologi Informasi merupakan salah satu sarana yang dapat memudahkan dalam pencarian informasi dan berkomunikasi. Saat ini penggunaan teknologi informasi sudah semakin meluas, namun penggunaannya tidak dapat terlepas dari kejahatan-kejahatan yang dapat menghampiri setiap penggunanya. Penggunaan teknologi informasi juga tidak bisa terlepas dari etika-etika yang menjadi pendamping atau pegangan bagi penggunanya. Dalam kehidupan sehari-hari, Penggunaan teknologi informasi tidak terlepas dari ancaman keamanan di dunia internet atau yang sering dikenal dengan Cyber Crime. Oleh karena itu, dibutuhkan etika-etika dan UUD yang dapat melindungi pengguna dari berbagai macam ancaman-ancaman yang muncul. Menurut pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi tidak bisa digunakan tanpa adanya etika-etika dan undang-undang yang mendampinginya karena etika dan undang-undang dapat melindungi antar penggunanya dari berbagai macam kejahatan. Sehingga, artikel ini akan dibahas apa saja peran-peran etika dan beberapa pelanggaran kode etik yang terjadi dalam penggunaan teknologi informasi.
Peramalan Hasil Studi Terhadap Kehadiran Mahasiswa Menggunakan Metode Backpropagation I Putu Bagus Arya Pradnyana; I Gusti Sunaya
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.088 KB)

Abstract

Student success is an important component of higher education institutions because it is considered an important criterion for assessing the quality of educational institutions. Student success is assessed based on academic achievement, activeness, satisfaction, willingness to learn, skills, and competence, attendance, educational outcomes, and final performance results. In this study, the focus is on the data object of student arrivals to make forecasts. In supporting forecasting, there are several methods that can be used, starting from artificial intelligence, or artificial intelligence (AI). The method of artificial intelligence used in this study is the backpropagation method. Forecasting results with a small error rate indicate that the method is good for forecasting. It is expected that forecasting carried out with the backpropagation method can achieve a small error rate. The best forecasting results came in semester 3 with an MSE value of 0.0388. The best GPA value is also in semester 3. In conclusion, semester 3 is the best semester both in terms of forecasting and GPA value. Keberhasilan mahasiswa merupakan komponen penting lembaga pendidikan tinggi karena dianggap sebagai kriteria penting untuk menilai kualitas lembaga pendidikan. Keberhasilan siswa dinilai berdasarkan prestasi akademik, keaktifan, kepuasan, kemauan belajar, keterampilan, dan kompetensi, kehadiran, hasil pendidikan, dan hasil kinerja akhir. Pada penelitian ini fokusnya adalah pada objek data kedatangan siswa untuk membuat peramalan. Dalam mendukung peramalan, ada beberapa metode yang bisa digunakan, mulai dari kecerdasan buatan, atau artificial intelligence (AI). Metode kecerdasan buatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode backpropagation. Hasil peramalan dengan tingkat kesalahan yang kecil menunjukkan bahwa metode tersebut baik untuk peramalan. Diharapkan peramalan yang dilakukan dengan metode backpropagation dapat mencapai tingkat kesalahan yang kecil. Hasil peramalan terbaik diperoleh pada semester 3 dengan nilai MSE sebesar 0,0388. Terlihat bahwa nilai IPK terbaik juga ada di semester 3. Kesimpulannya, semester 3 adalah semester terbaik baik dari segi peramalan maupun nilai IPK.

Page 8 of 27 | Total Record : 261