cover
Contact Name
Yanuarti Petrika
Contact Email
polkesppnj@gmail.com
Phone
+6285282627240
Journal Mail Official
polkesppnj@gmail.com
Editorial Address
Jl. 28 Oktober, Siantan Hulu, Pontianak Utara Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Pontianak Nutrition Journal (PNJ)
ISSN : 26221691     EISSN : 26221705     DOI : https://doi.org/10.30602/pnj.v6i1
Core Subject : Health, Education,
This journal has been published by Department of Nutrition, Poltekkes Kemenkes Pontianak. All articles with subject of Nutrition from national and international researchers are welcome to be submitted to this journal. All published articles were peer-reviewed by reputable reviewers. All published articles were published in Pontianak Nutrition Journal include results of original scientific research and case studies in the field of : clinical nutrition and dietetics community nutrition Maternal and Child Nutrition Food Service Management Food Science and Technology sports nutrition molecular nutrition nutritional biochemistry functional food
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020" : 6 Documents clear
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN MENARCHE DENGAN DISMENORE REMAJA DI KOTA MAGELANG Rosmauli Jerimia Fitriani
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.061 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i1.625

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa anak – anak menjadi dewasa, yang ditandai dengan pubertas. Pubertas pada wanita ditandai dengan menstruasi. Menstruasi merupakan proses alamiah, namun terkadang terdapat gangguan menstruasi yang sering mengganggu aktivitas, diantaranya adalah Dismenore. Dismenore dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup remaja putri, maka harus ditangani agar tidak terjadi dampak yang lebih buruk. Dismenore berisiko terjadi pada wanita dengan kondisi malnutrisi dan status gizi lebih. Dismenore umumnya terjadi setelah menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dan menarche dengan Dismenore pada remaja di Kota Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan Cross sectional. Sampel dimasukkan dalam penelitian bila memenuhi kriteria, yaitu siswa SMA/SMK kelas X dan XI di Kota Magelang yang bersedia menjadi subyek penelitian dengan menandatangani informed consent. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan purposive sampling untuk menentukan lokasi penelitian dan simple random sampling untuk menentukan responden penelitian. Pengumpulan data melalui wawancara dan pengukuran antropometri. Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan status gizi dengan Dismenore dan terdapat hubungan menarche dengan Dismenore pada remaja di Kota Magelang.
PENGARUH MEDIA KALENDER TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE PADA PENJAMAH MAKANAN Nurul Aulia; Widyana Laksmi Puspita; Ayu Rafiony
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.433 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i1.626

Abstract

Personal hygiene merupakan perilaku bersih, aman dan sehat untuk mencegah kontaminasi pada makanan. Pengetahuan, sikap dan perilaku hygiene perorangan sangat penting di dalam penyelenggaraan makanan. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan penjamah makanan tentang personal hygiene adalah dengan memberikan informasi menggunakan media kalender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media kalender terhadap pengetahuan dan perilaku personal hygiene pada penjamah makanan di instalasi gizi RSUD dr. Achmad Diponegoro. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest – posttest. Sampel penelitian 12 orang penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD dokter Achmad Diponegoro. Pengumpulan data melalui lembar soal dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t test dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi media kalender (p=0,001), ada perbedaan perilaku sebelum dan sesudah intervensi media kalender (p=0,016). Simpulan penelitian ada pengaruh media kalender terhadap pengetahuan dan perilaku personal hygiene pada penjamah makanan.
ANALISIS ZAT GIZI DAN DAYA TERIMA COOKIES TEPUNG TALAS PONTIANAK Jihan Rizla Megadianti; Jonny Syah R Purba; Shelly Festilia Agusanty
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.21 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i1.627

Abstract

Anak sekolah umumnya berada dalam masa pertumbuhan yang sangat cepat dan aktif, gizi menjadi bagian penting dalam pertumbuhan dan kecerdasan anak, ini dikarenakan dapat berpengaruh serta menghambat pertumbuhan fisik,mental maupun kemampuan berfikir pada anak. Asupan yang diperlukan oleh tubuh dapat melalui makanan yang dikonsumsi seperti makanan selingan, makanan selingan merupakan makanan yang disukai oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak hingga dewasa. Pemberian makanan selingan umumnya dalam porsi kecil dengan kandungan zat gizi berkisar 10%- 20% dari kebutuhan energi sehari. Salah satu produk yang mudah dibuat dan disukai anak-anak ialah cookies. Penelitian ini bertujuan mengetahui analisis zat gizi serta daya terima cookies. Metode yang digunakan yaitu eksperimen, dengan perlakuan tepung talas pontianak dan tepung pisang kepok pontianak adalah F1 (75% : 25%), F2 (50% : 50%), F3 (25% : 75%). Uji yang dilakukan yaitu uji organoleptik untuk melihat tingkat kesukaan dan uji kimia untuk menganalisa zat gizi. Berdasarkan uji organoleptik, dari 3 perlakuan dilihat dari tingkat kesukaannya paling tertinggi adalah F3 (25% : 75%) dengan kandungan protein (5.535%), lemak (28.214%), karbohidrat (10.635%), kadar abu (1.451%), kadar air (4.470%).
PENGETAHUAN TENTANG PEDOMAN GIZI SEIMBANG DAN POLA MAKAN SISWA SMAN 1 PONTIANAK Endah Mayang Sari; Ayu Rafiony
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.662 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i1.623

Abstract

Pedoman Gizi Seimbang adalah bagian dari acuan masyarakat terhadap gizi termasuk pada remaja, sehingga hal ini merupakan suatu upaya dalam peningkatan pengetahuan remaja dengan harapan untuk mengubah perilaku gizi tidak seimbang. Pengetahuan tersebut akan menimbulkan kesadaran, dan akhirnya akan menyebabkan orang berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan tentang pedoman gizi seimbang dengan pola makan siswa SMAN 1 Pontianak. Jenis penelitian analitik dengan metode cross sectional dilakukan terhadap sampel sebanyak 87 orang pada bulan Desember 2018 di SMAN 1 Pontianak. Data pengetahuan diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner dan data pola makan diperoleh menggunakan food recall 1x24 jam. Hasil Penelitian diperoleh sebanyak 78,2% sampel memiliki pengetahuan tidak baik mengenai Pedoman Gizi Seimbang dan sebanyak 79,3% sampel memiliki pola makan tidak baik. Tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan pola makan pada sampel dibuktikan dengan p value sebesar 0,185. Perlu dilakukan edukasi tentang Pedoman Gizi Seimbang bagi anak sekolah.
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR (BBLR) DAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK PADA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN Dahliansyah Dahliansyah; Diffah Hanim; Harsono Halimo
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.341 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i1.628

Abstract

Gangguan dalam proses pembentukan otak dapat memiliki konsekuensi jangka panjang pada kapasitas struktural dan fungsional otak yang berperan dalam perkembangan beberapa domain termasuk kapasitas kognitif, bahasa dan motorik sensorik seorang balita. Menurut Masten dalam Kattula (2014), faktor dominan yang mempengaruhi kognitif dan pertumbuhan fisik yaitu faktor biologis, yang terdiri dari gizi ibu selama kehamilan, usia kehamilan, berat badan lahir, lamanya menyusui, kekurangan gizi pada anak, adanya infeksi pada masa kanak-kanak. Gangguan perkembangan motorik pada balita dapat diperparah jika bayi lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), serta saat lahir tidak mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) yang dimulai dengan kegiatan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Menurut UNICEF dalam Damanik (2016) lebih dari 20 juta bayi (sekitar 15% secara global) lahir dengan BBLR. Adanya interaksi antara ibu, dan anak serta kandungan nilai gizi ASI paling diperlukan dalam proses perkembangan sistem syaraf di otak. Menurut Tasnim (2014), menyusui dapat memberikan dampak positif pada perkembangan kognitif bayi, memiliki Intelligence Quotient (IQ) tinggi dibandingkan bayi yang tidak memperoleh ASI. Investasi dalam pencegahan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), Stunting, dan meningkatkan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI Eksklusif berkontribusi dalam menurunkan risiko gangguan penyakit. Pasokan nutrisi yang memadai, pencegahan infeksi, dan kesempatan untuk interaksi sosial, bermain dan stimulasi merupakan beberapa faktor yang berkontribusi positif terhadap pencapaian potensi penuh balita untuk tumbuh dan berkembang . Berdasarkan hal itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai ada tidaknya hubungan antara hubungan Berat Badan Lahir (BBLR) dan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dengan perkembangan motorik pada 1000 hari pertama kehidupan
PENGARUH KONSELING GIZI, AKTIFITAS FISIK, DAN ASUPAN MAKANAN TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN REMAJA SMA YANG KEGEMUKAN Emilia emilia; Risya Cilmiyati
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.954 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i1.624

Abstract

Hasil RISKESDAS (2013) menunjukkan prevalensi obesitas pada remaja usia 13-15 tahun di Indonesia sebesar 10,8%. Bangka Belitung merupakan salah satu dari 13 provinsi dengan prevalensi obesitas tertinggi yang prevalensinya di atas prevalensi nasional yaitu: 12%. Sebagai upaya untuk mengintervensi remaja obesitas melalui perubahan perilaku dengan tidak memperhatikan kebutuhan makannya dengan melakukan penyuluhan gizi. Penelitian ini merupakan analitik dan eksperimental semu dengan pre-post test control group design. Penentuan sampel menggunakan teknik stratified purposive sampling dan dihitung dengan menggunakan uji beda dua mean dengan 46 sempel dengan 3 kelompok yaitu (P1) eksperimen dengan penyuluhan sebulan sekali (P2) eksperimen dengan penyuluhan dua kali sebulan, dan (P3) kelompok kontrol. Pengumpulan data aktivitas fisik melalui kuesioner IPAQ, asupan makanan dikumpulkan melalui kuesioner FFsQ, serta berat badan dan tinggi badan dikumpulkan menggunakan alat uji antropometri. Hasil uji multivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara penyuluhan, aktivitas fisik, dan asupan makanan dengan penurunan berat badan pada siswa SMA obesitas yang ditunjukkan dengan p-value> 0,05 dengan determinasi. koefisien (R2) = 0,3%, dan Dari ketiga variabel tersebut penyuluhan gizi memiliki pengaruh terbesar terhadap penurunan berat badan (r = 0,56). Penyuluhan gizi, aktivitas fisik, dan asupan makanan tidak berpengaruh terhadap penurunan berat badan siswa SMA yang mengalami obesitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 6